
enjoy.
.
.
.
.
.
happy reading
°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°
Zain sampai di rumah pukul sembilan lebih tiga puluh menit,Marwan setelah dari cafe Zain mendapat panggilan dari rumah sakit yang mengatakan jika Anam sang kakak memberikan respon saat namanya di sebut oleh dokter
Zain merasa sangat senang mengetahui jika kakaknya akhirnya memiliki kemajuan tidak sia-sia menunggu selama ini,ternyata Anam tidak menyerah
Rey masuk kedalam rumah itu dengan terburu-buru namun langkah kakinya terhenti saat melihat Dian memanggilnya
Dian" Zain
Zain" iya Tante ada apa ?
Dian" Zain bisa tolong Tante ?
Zain" iya Tante,apa ?
Dian" ini sih Lea mau beli sesuatu ke minimarket dan supir tidak ada apa kamu mau mengantar Lea
Zain berfikir sejenak,ia ingat jika cyra tidak pernah menyukai jika Zain berada di dekat Lea atau Dian,Zain tidak mau menambah masalah di dalam hidupnya,apa lagi itu berkaitan dengan cyra
Zain" maaf Tante bukan tidak mau,tapi Zain ada urusan yang sangat penting dan tidak bisa di undur,maaf ya tante
Dian"oooo ya sudah (kesal)
setalah Dian pergi Zain melanjutkan langkahnya menuju kamar untuk bertemu cyra dan menanyakan hal yang sangat ingin Zain dengar
sesampainya di depan pintu kamar Zain menarik nafas lebih dulu,agar tidak gugup saat bertemu cyra
Zain masuk kedalam kamar itu dan mendapati cyra sedang duduk diam di tempat tidur,sambil memandang ke sembarang tempat
Zain" key
cyra tersadar dari lamunannya
cyra" Zain,maaf atas ucapan ku tadi,aku tidak akan bertanya atau melakukan hal bodoh yang bisa membuat mu marah
Zain" (tersenyum) key boleh aku bertanya sesuatu ?
cyra" apa?
Zain duduk di tepian kasur agar lebih dekat dengan cyra
Zain" key,tolong jawab jujur pertanyaan ku,agar aku bisa mengambil langkah yang benar untuk masa depan kita
cyra diam sejenak mencerna perkataan Zain
cyra" mengenai masa depan kita?
Zain" ya,jadi aku mohon kamu jawab jujur
cyra" baik lah
Zain" key apa kamu mempunyai rasa pada ku ? (menatap penuh harap)
cyra tidak langsung menjawab,
" apa aku harus jujur,atau tidak,jika aku jujur apa semua akan baik-baik saja" gumam cyra
Zain" key kenapa tidak menjawab
cyra" Zain jika aku katakan aku sudah mencintaimu,apa kamu akan meninggalkan ku
__ADS_1
Zain" apa itu yang terjadi saat ini ?
cyra" aku hanya bertanya
Zain" kenapa kamu bertanya lagi,kata kan dengan jujur agar aku bisa memutuskan masa depan kita
cyra"(menarik nafas) apa ini demi masa depan kita?
Zain" acyra tolong jawab,aku tidak butuh pertanyaan lagi
cyra" Zain aku mulai menyukai mu,tapi jika kamu tidak menyukai ku tidak apa-apa aku siap melepaskan mu,aku tidak memaksa kamu untuk menyukai ku,tolong jangan marah
Zain"(tersenyum) marah,siapa yang marah,dan siapa yang berniat meninggalkan mu,buang fikiran itu jauh-jauh karena aku hanya akan menikah sekali,dan hidup bahagia dengan mu,ingat itu
Zain meninggalkan cyra,Zain masuk kedalam kamar mandi untuk berganti pakaian
"huh lega sekali rasanya mendengar perkataan cyra" dalam hati Zain
cyra yang masih mencerna kata-kata Zain,masih terdiam di atas ranjang itu sambil terus memandang pintu kamar mandi yang tertutup rapat
cyra" Zain dia,apa aku bermimpi
cyra mencubit lengannya sendiri,dan merasakan sakit
cyra" aw sakit, aku tidak bermimpi,Zain (tersenyum)
Zain keluar dari kamar mandi,dan melihat cyra yang sedang duduk di tepian ranjang
Zain merasa sedikit malu,namun ia berusaha biasa saja
Zain" kenapa kamu belum tidur
cyra" aku belum mengantuk Zain
Zain" tidur lah besok kamu harus bekerja bukan
cyra" Zain
Zain" besok saja bertanya nya aku lelah,dan mengantuk
"dasar menyebalkan tidak bisakah kamu bersikap manis Zain " cyra bergumam di dalam hati dengan kesalnya
Zain hanya bisa tersenyum melihat cyra yang langsung berbaring membelakanginya
Dnegan keberanian Zain memeluk cyra yang tengah memunggunginya
cyra merasa terkejut karena Zain memeluknya seperti itu,ini kali pertama untuk cyra,di peluk laki-laki yang bukan keluarganya
jantung cyra berdetak lebih cepat dari sebelumnya,membuat cyra takut jika Zain bisa mendengar
Zain" tidur lah,besok kita bahas,aku mengantuk dan tarik nafas mu agar jantung mu tidak secepat itu berdetak
cyra merasa malu sekali mendengar Zain mengucapkan hal itu
Zain sudah tertidur pulas berbeda dengan cyra yang masih terjaga,cyra tidak berani bergerak ia takut jika Zain akan terbangun jika dirinya bergerak
lambat laun cyra pun terpejam,dan terbuai di alam mimpinya
ke esokkan paginya kira cyra terbangun karena suara bising ponsel milik Zain,yang membuatnya membuka mata dengan enggan namun suara itu membuatnya harus membuka matanya
cyra" Zain ponselmu berbunyi Zain
Zain" em,biarkan saja
Zain masih memejamkan mata,dan mempererat pelukannya pada cyra
cyra melihat layar ponsel Zain,melihat orang yang terus menghubungi Zain
"ayah"
nama itu tertera pada layar ponsel Zain
cyra" Zain ini ayah yang menelepon
dengan cepat Zain mengambil ponselnya dan menjawab panggilan itu
__ADS_1
Zain" iya yah ada apa ? kenapa menelepon sepagi ini ? ayah baik-baik saja
Affandi" Zain kakak mu,dia (menangis)
Zain" ada apa dengan Abang yah,apa dia baik-baik saja
Affandi" Abang mu,dia sudah membuka matanya Zain,dia telah kembali dari tidur panjangnya Zain Abang mu Zain, Anam,Anam kembali Zain (menangis)
cyra yang merasa penasaran,terus memperhatikan Zain yang berada di hadapannya,Zain meneteskan air mata membuat cyra merasa sesuatu yang buruk terjadi
Zain menutup panggilan itu,dan memeluk cyra dengan erat
cyra" Zain ada apa? apa semua baik-baik saja (merasa bingung)
Zain" key Abang key, Abang,Abang sudah bangun dari tidur panjangnya key (menagis)
cyra"(terkejut) kamu serius,alhamdulilah Abang mu bisa kembali bersama kalian lagi Zain
Zain" aku akan pergi bersama ayah key kami akan mengurus keperluan Abang di sana. sampai dia bisa kembali ke mari
cyra" aku tidak bisa ikut Zain,di sini harus ada yang aku urus
Zain" iya key,tidak apa-apa aku mengerti
cyra" Zain
Zain" ya
cyra" berapa hari kamu akan pergi ?
Zain" mungkin seminggu ada apa?
cyra" aku akan siapkan pakaian mu (tersenyum)
Zain" key terimaksih
tidak lama adzan subuh berkumandang Zain dan cyra salat bersama,setelah itu cyra meyiapkan sarapan pagi untuk mereka semua
setelah selsai makan pagi Zain memberitahu Fani jika dirinya akan pergi selama seminggu untuk mengurus kakak nya
Zain" ma Zain pamit ma,Zain titip cyra ya ma
Fani" hati-hati ya nak,jangan lupa Samapi kan salam kami pada Anam ya
Zain" tentu ma,key aku pergi kamu jaga diri baik-baik jangan terlalu lelah,jangan terlalu asik bekerja dan ingat makan
cyra" kamu hati-hati Zain,aku akan merindukan mu
Dian" kalian saling menyebut nama,kalian suami istri (sinis)
cyra ingin menjawab namun Zain menahan cyra agar tidak menjawab
Zain" itu cara kami menunjukan kasih sayang,apa ada yang salah Tante
Fani" iya Dian, dulu aku dan Radit juga dulu begitu tidak masalah
Dian" ya tidak masalah aku hanya sedikit risih saja mendengar pasangan suami istri tapi saling memanggil nama
Zain dan cyra hanya menarik nafas mendengar perkataan Dian
Zain" kamu baik-baik,setelah semuanya selesai kita akan pindah dari sini, jaga diri mu (berbisik)
cyra" em, hati-hati
Zain pergi meninggalkan cyra,Zain merasa sangat bahagia,dan Zain merasa jika hari ini hari yang sangat sempurna di dalam hidup nya
_____________________________
TBC
next
jangan lupa like komen nya ya,
maaf baru up,karena author sedikit sibuk Dnegan pekerjaan,mohon maaf ya semuanya
__ADS_1
terimaksih