
enjoy
.
.
.
happy guys
✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨
setelah meninggalkan rumah Rey terus menghubungi nomor yang tadi menghubunginya,namun tidak ada jawaban,namun Rey terus menghubungi nomor itu,ia ingin memastikan jika itu Rizki
beberapa saat mencoba akhirnya panggilan itu di jawab
Rizki* Rey kamu menghubungi aku
Rey* kamu di mana ?
Rizki* aku berada di kafe tempat biasa kita bersama
Rey* tunggu aku di sana
Rizki* pasti aku akan menunggu mu
panggilan berakhir Rey langsung mengarah kan mobilnya menuju kafe,sesampainya di sana Rey terburu-buru masuk ke dalam kafe itu,Rey mencari kesana kemari melihat setiap sudut di kafe itu
Rey" itu dia
Rey langsung berlari menghampiri Rizki yang sedang menatap ke luar jendela,Rey langsung memeluk Rizki
Rizki" aku merindukan mu
Rey hanya diam tidak menjawab perkataan Rizki,Rey mempererat pelukannya pada Rizki,setelah puas Rey melepas pelukan itu dan memandang wajah Rizki
Rey" kenapa kamu pergi,kamu tahu aku sangat sedih,saat kamu meninggalkan ku,bunda dan yang lain pun sama,kenapa kamu meninggalkan ku
Rizki" itu sudah tidak penting,sekarang aku sudah kembali,kita bisa memulai nya lagi kita akan membangun keluarga kita, dan kita akan bahagia,seperti yang dulu kita rencanakan
Rey" maaf, aku tidak bisa
Rizki" Kenapa, aku sudah kembali,kita tinggal temui keluarga mu dan kita akan memulainya
Rey" itu tidak akan terjadi
Rizki" kenapa? apa kamu tidak mencintai ku lagi?
Rey" bukan-bukan karena itu,aku sudah menikah (menunjukan cincin di jarinya)
Rizki" kamu bercanda kan,kamu pasti sedang mengerjai ku
Rey" tidak aku tidak bercanda,aku sungguh sudah menikah
Rizki" kamu jahat Rey,kamu membuatku sakit hati,kamu sangat jahat (menangis)
Rizki pergi meninggalkan kafe itu,Rey mengejar Rizki namun Rizki sudah lebih dulu naik ke dalam taksi
Rey" argh sial!!
di dalam taksi Rizki menghapus air matanya
"aku akan mendapatkan mu kembali,dan wanita itu akan menyesal berurusan dengan ku" batin Rizki
Rey melajukan mobilnya menuju ke rumah,saat melintasi rumah sakit Rey teringat jika Naima harus checkup,ke rumah sakit
Rey" astaga Naima,aku melupakannya
sesampainya di rumah Rey mencari Naima
Rey" mba nyonya di mana ?
Mba Sri" nyonya sedang di halaman belakang bersama yang lain tuan
Rey" baik lah terimakasih
Rey berjalan menuju halaman belakang,Rey melihat Naima sedang tertawa bersama para asisten rumah tangga
__ADS_1
Bu Linda" tuan
Naima membalikan badan melihat Rey yang berjalan menuju mereka
Rey" cepat bersiap kita ke rumah sakit
Naima" tidak perlu,aku sudah ke sana bersama pak Kadir
Rey" (mengerutkan dahi) oooo apa hasilnya?
Naima" baik-baik saja,tidak perlu khawatir
Naima langsung melanjutkan pembicaraan nya dan para asisten dan mengabaikan Rey yang masih berdiri di sana
para asisten merasa tidak enak pada Rey,dan terus menatap Rey
Naima" pak Tarno lanjutkan melukisnya aku sangat penasaran
pak Tarno" oooo iya nyonya
Naima" Bu Linda cepat beti warna kita harus selesai dalam waktu cepat bukan
Rey yang merasa tidak di perduli kan memilih untuk pergi dari tempat itu
diam-diam Naima melihat ke arah Rey berjalan menjauhi mereka
"maaf aku hanya tidak ingin terlihat lemah saat di hadapan mu,dan saat kita berpisah" dalam hati Naima
Rey" ada apa dengannya,apa dia benar baik-baik saja
Rey membuka lemari untuk Menganti bajunya,Rey tidak melihat baju-baju milik Naima,Rey melihat di sekitar kamarnya barang-barang Naima pun sudah tidak ada
Rey keluar dari kamar dan menemui Naima yang sedang asik bersama para asisten
Rey" semuanya boleh pergi,tinggalkan saya dan nyonya
perkataan Rey langsung di laksanakan para asisten rumah tangga
Rey" apa maksud semua ini ?
Naima" apa ?
Naima" aku memindahkan ke tempat seharusnya,di kamar ku
Rey" sudah aku bilang kita akan tidur bersama (meninggikan suara)
Naima" aku sadar akan posisi ku,aku tahu kamu terpaksa,dan aku hanya tidak ingin memaksakan sesuatu yang bukan untuk ku
Rey" pindahkan semua barang mu kembali
Naima" tidak
Rey" aku bilang pindahkan (kesal)
Naima" aku Tidka mau
Rey" pindahkan sekarang atau aku keluarkan kamu dari rumah ini (membentak)
Naima merasa takut,mendengar Rey membentak nya,tubuh Naima seketika bergetar karena takut
Naima" tidak,tidak aku tidak mau (menundukan kepalanya)
Rey yang sadar akan perbuatannya langsung meminta maaf
Rey" maafkan aku,sungguh aku tidak bermaksud
Naima" jangan dekati aku,jangan,jangan
Naima berlari menuju ke kamarnya,kini dirinya merasa sangat takut,melihat Rey yang membentak nya
tok tok tok
Rey" nai buka pintunya maaf kan aku nai,nai aku mohon
tidak ada jawaban dari Naima,Rey menarik nafasnya,dan meninggalkan kamar itu
Rey" kenapa dia harus kembali,dan Naima astaga kepala ku rasanya pusing sekali
__ADS_1
Rey mulai memejamkan matanya karena mengantuk
Naima melihat ponselnya dan menghubungi Arif
Naima* Kak Arif
Arif* iya nai ada apa ?
Naima* aku ingin bertemu
Arif* baiklah di mana nai
Naima* di taman dekat rumah kak Arif saja
Arif* baiklah
Naima mematikan panggilannya,dan bersiap pergi menemui Arif
Arif merasa sangat senang setelah berbulan-bulan akhirnya Naima menghubunginya
setelah selesai bersiap Naima meminta pada pak Kadir untuk mengantarnya
sesampainya di taman itu Naima melihat Arif sudah menunggunya
Arif" nai maaf kan kak Arif seharusnya kak Arif tidak meragukan mu
Naima memotong pembicaraan Arif
Naima" kak Arif bisa bantu Naima ?
Arif" oooo iya, apa itu ?
Naima memberikan lukisannya dan sebuah selembaran
Arif" apa ini ?
Naima" kak tolong daftarkan karya Naima, di acara ini,Naima mohon bantu Naima untuk terakhir kalinya
Arif" nai kamu baik-baik saja ?
Naima" (tersenyum) Naima sangat baik kak,kak tolong Naima,jika sudah tolong kabari Naima,Naima pamit kak
Naima langsung pergi meninggalkan Arif yang masih mencerna kata-kata Naima
Arif" apa maksud semua ini? lakukan saja Arif, turuti saja adik mu sudah kembali
Arif membawa barang yang di berikan Naima pada nya untuk memenuhi permintaan Naima
sepanjang perjalanan Naima hanya bisa menagis dalam diam, dan menatap keluar jendela
pak Kadir terus memperhatikan Naima yang hanya diam saja
malam hari Naima mulai memejamkan matanya karena lelah setelah bermain bersama para boneka nya
sementara rey Tidka bisa memejamkan matanya,merasa ada yang kurang,ya setiap malam sebelum tidur biasanya Rey memperhatikan wajah Naima,dan juga memeluk Naima sampai ia tertidur, namun malam ini hal itu tidak bisa ia lakukan
Rey memilih keluar dari kamar nya,bermaksud membuat kopi namun saat dirinya melihat kamar Naima,Rey berjalan mendekati pintu itu dan membuka pintu yang ternyata tidak terkunci
Rey melihat kamar yang di penuhi boneka beruang itu
"kalian beruntung bisa mengetahui isi hatinya" memegang salah satu boneka Naima
Rey tertuju pada sebuah kanvas yang tertutup kain,Rey berjalan mendekati kanvas itu dan membuka penutup nya
Rey" ini (terkejut) ini aku
Rey melihat tulisan kecil di sudut kanvas
"mimpi yang hanya manjadi angan"
rey menatap Naima, yang tertidur sangat pulas,Rey berbaring di sebelah Naima dan memasukan Naima ke dalam pelukannya hingga matanya terpejam
__________________________
TBC
next
__ADS_1
terimakasih