Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 196


__ADS_3

enjoy


.


.


.


happy guys


✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨


setelah meninggalkan rumah Rey terus menghubungi nomor yang tadi menghubunginya,namun tidak ada jawaban,namun Rey terus menghubungi nomor itu,ia ingin memastikan jika itu Rizki


beberapa saat mencoba akhirnya panggilan itu di jawab


Rizki* Rey kamu menghubungi aku


Rey* kamu di mana ?


Rizki* aku berada di kafe tempat biasa kita bersama


Rey* tunggu aku di sana


Rizki* pasti aku akan menunggu mu


panggilan berakhir Rey langsung mengarah kan mobilnya menuju kafe,sesampainya di sana Rey terburu-buru masuk ke dalam kafe itu,Rey mencari kesana kemari melihat setiap sudut di kafe itu


Rey" itu dia


Rey langsung berlari menghampiri Rizki yang sedang menatap ke luar jendela,Rey langsung memeluk Rizki


Rizki" aku merindukan mu


Rey hanya diam tidak menjawab perkataan Rizki,Rey mempererat pelukannya pada Rizki,setelah puas Rey melepas pelukan itu dan memandang wajah Rizki


Rey" kenapa kamu pergi,kamu tahu aku sangat sedih,saat kamu meninggalkan ku,bunda dan yang lain pun sama,kenapa kamu meninggalkan ku


Rizki" itu sudah tidak penting,sekarang aku sudah kembali,kita bisa memulai nya lagi kita akan membangun keluarga kita, dan kita akan bahagia,seperti yang dulu kita rencanakan


Rey" maaf, aku tidak bisa


Rizki" Kenapa, aku sudah kembali,kita tinggal temui keluarga mu dan kita akan memulainya


Rey" itu tidak akan terjadi


Rizki" kenapa? apa kamu tidak mencintai ku lagi?


Rey" bukan-bukan karena itu,aku sudah menikah (menunjukan cincin di jarinya)


Rizki" kamu bercanda kan,kamu pasti sedang mengerjai ku


Rey" tidak aku tidak bercanda,aku sungguh sudah menikah


Rizki" kamu jahat Rey,kamu membuatku sakit hati,kamu sangat jahat (menangis)


Rizki pergi meninggalkan kafe itu,Rey mengejar Rizki namun Rizki sudah lebih dulu naik ke dalam taksi


Rey" argh sial!!


di dalam taksi Rizki menghapus air matanya


"aku akan mendapatkan mu kembali,dan wanita itu akan menyesal berurusan dengan ku" batin Rizki


Rey melajukan mobilnya menuju ke rumah,saat melintasi rumah sakit Rey teringat jika Naima harus checkup,ke rumah sakit


Rey" astaga Naima,aku melupakannya


sesampainya di rumah Rey mencari Naima


Rey" mba nyonya di mana ?


Mba Sri" nyonya sedang di halaman belakang bersama yang lain tuan


Rey" baik lah terimakasih


Rey berjalan menuju halaman belakang,Rey melihat Naima sedang tertawa bersama para asisten rumah tangga

__ADS_1


Bu Linda" tuan


Naima membalikan badan melihat Rey yang berjalan menuju mereka


Rey" cepat bersiap kita ke rumah sakit


Naima" tidak perlu,aku sudah ke sana bersama pak Kadir


Rey" (mengerutkan dahi) oooo apa hasilnya?


Naima" baik-baik saja,tidak perlu khawatir


Naima langsung melanjutkan pembicaraan nya dan para asisten dan mengabaikan Rey yang masih berdiri di sana


para asisten merasa tidak enak pada Rey,dan terus menatap Rey


Naima" pak Tarno lanjutkan melukisnya aku sangat penasaran


pak Tarno" oooo iya nyonya


Naima" Bu Linda cepat beti warna kita harus selesai dalam waktu cepat bukan


Rey yang merasa tidak di perduli kan memilih untuk pergi dari tempat itu


diam-diam Naima melihat ke arah Rey berjalan menjauhi mereka


"maaf aku hanya tidak ingin terlihat lemah saat di hadapan mu,dan saat kita berpisah" dalam hati Naima


Rey" ada apa dengannya,apa dia benar baik-baik saja


Rey membuka lemari untuk Menganti bajunya,Rey tidak melihat baju-baju milik Naima,Rey melihat di sekitar kamarnya barang-barang Naima pun sudah tidak ada


Rey keluar dari kamar dan menemui Naima yang sedang asik bersama para asisten


Rey" semuanya boleh pergi,tinggalkan saya dan nyonya


perkataan Rey langsung di laksanakan para asisten rumah tangga


Rey" apa maksud semua ini ?


Naima" apa ?


Naima" aku memindahkan ke tempat seharusnya,di kamar ku


Rey" sudah aku bilang kita akan tidur bersama (meninggikan suara)


Naima" aku sadar akan posisi ku,aku tahu kamu terpaksa,dan aku hanya tidak ingin memaksakan sesuatu yang bukan untuk ku


Rey" pindahkan semua barang mu kembali


Naima" tidak


Rey" aku bilang pindahkan (kesal)


Naima" aku Tidka mau


Rey" pindahkan sekarang atau aku keluarkan kamu dari rumah ini (membentak)


Naima merasa takut,mendengar Rey membentak nya,tubuh Naima seketika bergetar karena takut


Naima" tidak,tidak aku tidak mau (menundukan kepalanya)


Rey yang sadar akan perbuatannya langsung meminta maaf


Rey" maafkan aku,sungguh aku tidak bermaksud


Naima" jangan dekati aku,jangan,jangan


Naima berlari menuju ke kamarnya,kini dirinya merasa sangat takut,melihat Rey yang membentak nya


tok tok tok


Rey" nai buka pintunya maaf kan aku nai,nai aku mohon


tidak ada jawaban dari Naima,Rey menarik nafasnya,dan meninggalkan kamar itu


Rey" kenapa dia harus kembali,dan Naima astaga kepala ku rasanya pusing sekali

__ADS_1


Rey mulai memejamkan matanya karena mengantuk


Naima melihat ponselnya dan menghubungi Arif


Naima* Kak Arif


Arif* iya nai ada apa ?


Naima* aku ingin bertemu


Arif* baiklah di mana nai


Naima* di taman dekat rumah kak Arif saja


Arif* baiklah


Naima mematikan panggilannya,dan bersiap pergi menemui Arif


Arif merasa sangat senang setelah berbulan-bulan akhirnya Naima menghubunginya


setelah selesai bersiap Naima meminta pada pak Kadir untuk mengantarnya


sesampainya di taman itu Naima melihat Arif sudah menunggunya


Arif" nai maaf kan kak Arif seharusnya kak Arif tidak meragukan mu


Naima memotong pembicaraan Arif


Naima" kak Arif bisa bantu Naima ?


Arif" oooo iya, apa itu ?


Naima memberikan lukisannya dan sebuah selembaran


Arif" apa ini ?


Naima" kak tolong daftarkan karya Naima, di acara ini,Naima mohon bantu Naima untuk terakhir kalinya


Arif" nai kamu baik-baik saja ?


Naima" (tersenyum) Naima sangat baik kak,kak tolong Naima,jika sudah tolong kabari Naima,Naima pamit kak


Naima langsung pergi meninggalkan Arif yang masih mencerna kata-kata Naima


Arif" apa maksud semua ini? lakukan saja Arif, turuti saja adik mu sudah kembali


Arif membawa barang yang di berikan Naima pada nya untuk memenuhi permintaan Naima


sepanjang perjalanan Naima hanya bisa menagis dalam diam, dan menatap keluar jendela


pak Kadir terus memperhatikan Naima yang hanya diam saja


malam hari Naima mulai memejamkan matanya karena lelah setelah bermain bersama para boneka nya


sementara rey Tidka bisa memejamkan matanya,merasa ada yang kurang,ya setiap malam sebelum tidur biasanya Rey memperhatikan wajah Naima,dan juga memeluk Naima sampai ia tertidur, namun malam ini hal itu tidak bisa ia lakukan


Rey memilih keluar dari kamar nya,bermaksud membuat kopi namun saat dirinya melihat kamar Naima,Rey berjalan mendekati pintu itu dan membuka pintu yang ternyata tidak terkunci


Rey melihat kamar yang di penuhi boneka beruang itu


"kalian beruntung bisa mengetahui isi hatinya" memegang salah satu boneka Naima


Rey tertuju pada sebuah kanvas yang tertutup kain,Rey berjalan mendekati kanvas itu dan membuka penutup nya


Rey" ini (terkejut) ini aku


Rey melihat tulisan kecil di sudut kanvas


"mimpi yang hanya manjadi angan"


rey menatap Naima, yang tertidur sangat pulas,Rey berbaring di sebelah Naima dan memasukan Naima ke dalam pelukannya hingga matanya terpejam


__________________________


TBC


next

__ADS_1


terimakasih


__ADS_2