Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 214


__ADS_3

selamat membaca


.


.


...


.


.


.......................................


kini kehidupan Naima dan Rey semakin membaik,kini setiap pagi Naima terbangun dengan mendapati dirinya dalam dekapan suaminya,dan tidak merasa terkejut atau takut


seperti pagi ini Naima terbangun lebih dulu,dan melihat wajah suaminya yang begitu dekat dengan nya


Naima memperhatikan wajah yang sangat berkarisma di hadapannya


"dia tampan sekali jika seperti ini,pantas saja banyak wanita yang tergila-gila padanya" dalam hati Naima


Naima meraba wajah Rey dengan perlahan menikmati mahluk ciptaan tuhan yang sangat luar bisa menurut nya


Rey" kamu sangat mengganggu


Rey membuka matanya,hal itu membuat Naima merasa terkejut di buat nya


Naima" oh maaf,kamu jadi terbangun ya (merasa malu)


Rey" siapa yang tidak terbangun jika di goda sepagi ini oleh istri (tersenyum)


Naima" siapa yang menggoda kamu


Naima hendak meninggalkan tempat tidur namun Rey kembali memeluk Naima


Rey" buna mau kemana ? ini hari libur tidak usah bangun pagi kita lanjutkan tidur kita saja ya


Naima" papa,buna harus tetap membuat sarapan,bunda juga harus tetap merapikan rumah,dan masih banyak lagi tugas buna


Rey" biarkan Bu Linda dan yang lain mengerjakan itu,buna temani papa saja


Naima" papa seperti Kean saja manja sekali


Rey" buna


Naima" iya


Rey" tidak jadi (terkekeh)


Naima" ya sudah papa mandi,buna mau menyiapkan sarapan,setelah itu kita pergi ke rumah kakak,papa tidak lupa kan


Rey" astaga acara empat bulanan kakak ya


Naima" sudah buna duga papa pasti lupa,cepat bersiap lah,sudah buna ingat kan tadi saat salat subuh masih saja lupa


Rey" buna


Naima" ada apa lagi ?


Rey" i love you


Naima" too

__ADS_1


Rey" astaga buna tidak bisa menjawab yang benar


Naima berjalan keluar meninggalkan suaminya yang masih berbicara,kini Rey lebih menunjukan sikap aslinya manja,terkadang cerewet,penyayang dan protektif


namun Naima tidak merasa keberatan dengan itu semua,Naima menikmati semua yang di berikan Rey pada nya


Naima mulai memasak,di bantu dengan mba sri,setelah selesai Naima kembali ke kamar dan membersihkan dirinya


setelah itu mengajak suaminya untuk sarapan pagi


Rey" sayang usia kandungan kak Rara sudah empat bulan,itu artinya sebentar lagi nada akan melahirkan


Naima" lalu ?


Rey" sayang,itu artinya baby cia kini berusia dua bulan


Naima" benar,apa ada masalah ?


Rey" (menarik nafas) apa kamu tidak ingin memberi teman bermain untuk baby cia dan Kean


Naima" Hem,habiskan makan nya pa,bunda menunggu kita


Naima terdiam,dan tidak melanjutkan kata-katanya,begitu juga dengan Rey yang tidak lagi berbicara


Naima paham yang di maksud oleh suaminya,namun Naima masih merasa belum siap untuk melakukan hal itu


kini Naima dan juga Rey sudah berada dalam perjalanan menuju rumah Rara,tidak ada pembicaraan antara ke duanya,setelah pembahasan di meja makan itu


Rey merasa sedikit kesal karena istrinya itu,selalu saja menghindar setiap kali dirinya menanyakan hal seperti itu


sesampainya di rumah Rara,Rey sangat acuh pada Naima,Rey meninggalkan Naima begitu saja dan bergabung bersama keluarga yang lain sementara Naima di biarkan membawa beberapa barang seorang diri


cyra" eh buna,sudah datang,mari bergabung


Naima " i-


Rey" Naima mau membatu kakak,jadi dia tidak bisa ikut bergabung dengan kita,benar kan ?


Naima"(menarik nafas) i-iya, aku harus membantu kakak dulu,setelah itu aku akan bergabung


Naima pergi meninggalkan tempat itu


"sepertinya dia marah,apa salah ku,aku tidak bermaksud berbuat seperti itu,kenapa dia marah sekali " dalam hati Naima


Naima mengerjakan tugas yang di berikan Rara padanya namun,semua yang di kerjakan nya tidak ada yang benar karena dirinya kurang konsentrasi,karena Rey benar-benar mendiamkan nya,hal itu membuat Naima sedih


Rara" apa kamu dan Rey ada masalah ?


Naima" tidak kak,kami baik-baik saja


Rara" nai,kakak ini kakak nya Rey,dan kakak sangat mengenal Rey,jadi kakak tahu jika Rey sedang marah atau tidaknya


Naima" kak apa salah jika istri belum memberikan dirinya sepenuhnya pada sang suami


Rara" jelas sangat salah nai,di dalam agama pun hal seperti itu tidak di benarkan,Naima kakak tahu masalah kalian,tapi jika menunggu mu untuk siap maka itu tidak akan terjadi,Naima dengar kakak,ikuti saja naluri mu,dan berjalan apa ada nya,kamu akan bisa melakukan itu,tidak perlu takut,dan jangan banyak berfikir yang tidak-tidak


Naima" baik lah kak,nai akan coba


Rara" cepat lakukan sebelum suami mu di ambil oleh wanita lain (terkekeh)


perkataan Rara semakin membuat Naima merasa takut,dirinya tidak bisa membayangkan bagaimana jika itu benar-benar terjadi


setelah selesai acara,Rey dan Naima kembali ke rumah nya,dan sama seperti tadi kedua nya hanya berdiam diri,Naima ingin berbicara namun Rey lebih dulu meninggalkan nya untuk beristirahat

__ADS_1


keesokan paginya,Naima terbangun dan tidak mendapati suaminya Naima mencari di setiap tempat di kamar itu Namaun Tidka menemukan Rey dimana pun


Naima turun untuk melihat keruang makan,namun ia tidak menemukan Rey


Naima" mba ika,apa melihat tuan ?


mba Ika" tuan sudah pergi sedari pagi-pagi sekali nyonya


Naima" oooo terimaksih mba Ika


Naima merasa bersalah pada Rey kali ini dia tahu jika dirinya sudah melebihi batas


"aku harus bisa,aku akan melakukan itu" dalam hati Naima


Naima kembali baik ke kamar nya dan membuka sebuah lemari dimana banyak sekali kaset film berada di sana,Naima mengambil sebuah kaset,yang ia dapatkan dari cyra,sebelum melihat film itu Naima mengerjakan tugas nya lebih dulu setelah usai baru Naima melihat film tersebut


Naima" kata kak key,film ini bagus untuk pemula seperti aku


Naima mempersiapkan dirinya untuk melihat setiap adegan yang ada pada kaset itu,Naima merasa malu namun dirinya berusaha terus untuk menatap layar televisi yang berada di hadapannya


sedang asik menonton suara ketukan pintu membuat Naima harus menghentikan aktivitasnya


Bu Linda" nyonya di bawah ada mas Dion


Naima"Dion,baik lah buat kan minum lima menit lagi aku akan turun


Naima mematikan film tersebut dan menemui adik iparnya itu


Dion" kak nai,temani Dion ke toko buku ya,


Naima" sekarang


Dion" iya kak,cepat lah nanti keburu sore


Naima" baik lah adik bawel,tunggu lah kakak bersiap dulu


Dion" baik lah


setelah siap Dion dan Naima pergi,tak lupa Naima menghubungi suaminya untuk meminta izin


Naima* assalamualaikum kak Rey,Naima ingin meminta izin. untuk mengantar Dion ke toko buku


Rey* pergi lah,dan jangan menelepon ku jika tidak penting aku sedang sibuk


Naima* o,baik lah


panggilan berakhir,Naima merasa sedih dengan perkataan Rey pada nya


kini Naima dan juga Dion tiba di toko buku di pusat perbelanjaan,Dion mulai mencari buku yang iya perlukan, sementara Naima berkeliling melihat buku


namun pandangan Naima teralih pada sebuah tempat makan, ia melihat pria yang sangat ia kenal sedang asik berbincang dan tertawa bersama seorang wanita


Hal itu membuat hatinya merasa sakit,kata-kata Rara terngiang di kepala Naima,hal itu semakin membuat dadanya semakin sakit tak terasa air mata Naima terjatuh


melihat Rey yang berada di sana bersama seorang wanita,Naima tidak bisa menahan air matanya


tanpa mengatakan apa pun Naima pergi meninggalkan tempat itu,hal itu membuat Dion sedikit bingung melihat kakak iparnya pergi begitu saja


"aku yang salah,tidak perlu menangis,aku yang bodoh,aku bukan istri yang baik" dalam hati Naima sepanjang perjalanan Naima terus mengatakan hal itu


______________________________


TBC

__ADS_1


next


.terimakasih


__ADS_2