
selamat membaca
.
.
...
.
.
.......................................
kini kehidupan Naima dan Rey semakin membaik,kini setiap pagi Naima terbangun dengan mendapati dirinya dalam dekapan suaminya,dan tidak merasa terkejut atau takut
seperti pagi ini Naima terbangun lebih dulu,dan melihat wajah suaminya yang begitu dekat dengan nya
Naima memperhatikan wajah yang sangat berkarisma di hadapannya
"dia tampan sekali jika seperti ini,pantas saja banyak wanita yang tergila-gila padanya" dalam hati Naima
Naima meraba wajah Rey dengan perlahan menikmati mahluk ciptaan tuhan yang sangat luar bisa menurut nya
Rey" kamu sangat mengganggu
Rey membuka matanya,hal itu membuat Naima merasa terkejut di buat nya
Naima" oh maaf,kamu jadi terbangun ya (merasa malu)
Rey" siapa yang tidak terbangun jika di goda sepagi ini oleh istri (tersenyum)
Naima" siapa yang menggoda kamu
Naima hendak meninggalkan tempat tidur namun Rey kembali memeluk Naima
Rey" buna mau kemana ? ini hari libur tidak usah bangun pagi kita lanjutkan tidur kita saja ya
Naima" papa,buna harus tetap membuat sarapan,bunda juga harus tetap merapikan rumah,dan masih banyak lagi tugas buna
Rey" biarkan Bu Linda dan yang lain mengerjakan itu,buna temani papa saja
Naima" papa seperti Kean saja manja sekali
Rey" buna
Naima" iya
Rey" tidak jadi (terkekeh)
Naima" ya sudah papa mandi,buna mau menyiapkan sarapan,setelah itu kita pergi ke rumah kakak,papa tidak lupa kan
Rey" astaga acara empat bulanan kakak ya
Naima" sudah buna duga papa pasti lupa,cepat bersiap lah,sudah buna ingat kan tadi saat salat subuh masih saja lupa
Rey" buna
Naima" ada apa lagi ?
Rey" i love you
Naima" too
__ADS_1
Rey" astaga buna tidak bisa menjawab yang benar
Naima berjalan keluar meninggalkan suaminya yang masih berbicara,kini Rey lebih menunjukan sikap aslinya manja,terkadang cerewet,penyayang dan protektif
namun Naima tidak merasa keberatan dengan itu semua,Naima menikmati semua yang di berikan Rey pada nya
Naima mulai memasak,di bantu dengan mba sri,setelah selesai Naima kembali ke kamar dan membersihkan dirinya
setelah itu mengajak suaminya untuk sarapan pagi
Rey" sayang usia kandungan kak Rara sudah empat bulan,itu artinya sebentar lagi nada akan melahirkan
Naima" lalu ?
Rey" sayang,itu artinya baby cia kini berusia dua bulan
Naima" benar,apa ada masalah ?
Rey" (menarik nafas) apa kamu tidak ingin memberi teman bermain untuk baby cia dan Kean
Naima" Hem,habiskan makan nya pa,bunda menunggu kita
Naima terdiam,dan tidak melanjutkan kata-katanya,begitu juga dengan Rey yang tidak lagi berbicara
Naima paham yang di maksud oleh suaminya,namun Naima masih merasa belum siap untuk melakukan hal itu
kini Naima dan juga Rey sudah berada dalam perjalanan menuju rumah Rara,tidak ada pembicaraan antara ke duanya,setelah pembahasan di meja makan itu
Rey merasa sedikit kesal karena istrinya itu,selalu saja menghindar setiap kali dirinya menanyakan hal seperti itu
sesampainya di rumah Rara,Rey sangat acuh pada Naima,Rey meninggalkan Naima begitu saja dan bergabung bersama keluarga yang lain sementara Naima di biarkan membawa beberapa barang seorang diri
cyra" eh buna,sudah datang,mari bergabung
Naima " i-
Rey" Naima mau membatu kakak,jadi dia tidak bisa ikut bergabung dengan kita,benar kan ?
Naima"(menarik nafas) i-iya, aku harus membantu kakak dulu,setelah itu aku akan bergabung
Naima pergi meninggalkan tempat itu
"sepertinya dia marah,apa salah ku,aku tidak bermaksud berbuat seperti itu,kenapa dia marah sekali " dalam hati Naima
Naima mengerjakan tugas yang di berikan Rara padanya namun,semua yang di kerjakan nya tidak ada yang benar karena dirinya kurang konsentrasi,karena Rey benar-benar mendiamkan nya,hal itu membuat Naima sedih
Rara" apa kamu dan Rey ada masalah ?
Naima" tidak kak,kami baik-baik saja
Rara" nai,kakak ini kakak nya Rey,dan kakak sangat mengenal Rey,jadi kakak tahu jika Rey sedang marah atau tidaknya
Naima" kak apa salah jika istri belum memberikan dirinya sepenuhnya pada sang suami
Rara" jelas sangat salah nai,di dalam agama pun hal seperti itu tidak di benarkan,Naima kakak tahu masalah kalian,tapi jika menunggu mu untuk siap maka itu tidak akan terjadi,Naima dengar kakak,ikuti saja naluri mu,dan berjalan apa ada nya,kamu akan bisa melakukan itu,tidak perlu takut,dan jangan banyak berfikir yang tidak-tidak
Naima" baik lah kak,nai akan coba
Rara" cepat lakukan sebelum suami mu di ambil oleh wanita lain (terkekeh)
perkataan Rara semakin membuat Naima merasa takut,dirinya tidak bisa membayangkan bagaimana jika itu benar-benar terjadi
setelah selesai acara,Rey dan Naima kembali ke rumah nya,dan sama seperti tadi kedua nya hanya berdiam diri,Naima ingin berbicara namun Rey lebih dulu meninggalkan nya untuk beristirahat
__ADS_1
keesokan paginya,Naima terbangun dan tidak mendapati suaminya Naima mencari di setiap tempat di kamar itu Namaun Tidka menemukan Rey dimana pun
Naima turun untuk melihat keruang makan,namun ia tidak menemukan Rey
Naima" mba ika,apa melihat tuan ?
mba Ika" tuan sudah pergi sedari pagi-pagi sekali nyonya
Naima" oooo terimaksih mba Ika
Naima merasa bersalah pada Rey kali ini dia tahu jika dirinya sudah melebihi batas
"aku harus bisa,aku akan melakukan itu" dalam hati Naima
Naima kembali baik ke kamar nya dan membuka sebuah lemari dimana banyak sekali kaset film berada di sana,Naima mengambil sebuah kaset,yang ia dapatkan dari cyra,sebelum melihat film itu Naima mengerjakan tugas nya lebih dulu setelah usai baru Naima melihat film tersebut
Naima" kata kak key,film ini bagus untuk pemula seperti aku
Naima mempersiapkan dirinya untuk melihat setiap adegan yang ada pada kaset itu,Naima merasa malu namun dirinya berusaha terus untuk menatap layar televisi yang berada di hadapannya
sedang asik menonton suara ketukan pintu membuat Naima harus menghentikan aktivitasnya
Bu Linda" nyonya di bawah ada mas Dion
Naima"Dion,baik lah buat kan minum lima menit lagi aku akan turun
Naima mematikan film tersebut dan menemui adik iparnya itu
Dion" kak nai,temani Dion ke toko buku ya,
Naima" sekarang
Dion" iya kak,cepat lah nanti keburu sore
Naima" baik lah adik bawel,tunggu lah kakak bersiap dulu
Dion" baik lah
setelah siap Dion dan Naima pergi,tak lupa Naima menghubungi suaminya untuk meminta izin
Naima* assalamualaikum kak Rey,Naima ingin meminta izin. untuk mengantar Dion ke toko buku
Rey* pergi lah,dan jangan menelepon ku jika tidak penting aku sedang sibuk
Naima* o,baik lah
panggilan berakhir,Naima merasa sedih dengan perkataan Rey pada nya
kini Naima dan juga Dion tiba di toko buku di pusat perbelanjaan,Dion mulai mencari buku yang iya perlukan, sementara Naima berkeliling melihat buku
namun pandangan Naima teralih pada sebuah tempat makan, ia melihat pria yang sangat ia kenal sedang asik berbincang dan tertawa bersama seorang wanita
Hal itu membuat hatinya merasa sakit,kata-kata Rara terngiang di kepala Naima,hal itu semakin membuat dadanya semakin sakit tak terasa air mata Naima terjatuh
melihat Rey yang berada di sana bersama seorang wanita,Naima tidak bisa menahan air matanya
tanpa mengatakan apa pun Naima pergi meninggalkan tempat itu,hal itu membuat Dion sedikit bingung melihat kakak iparnya pergi begitu saja
"aku yang salah,tidak perlu menangis,aku yang bodoh,aku bukan istri yang baik" dalam hati Naima sepanjang perjalanan Naima terus mengatakan hal itu
______________________________
TBC
__ADS_1
next
.terimakasih