
enjoy
.
.
...
Heppy guys
🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
sudah dua Minggu Naima bekerja dan tidak pernah bertemu Rey sama sekali,Naima menukar posisi nya dengan Asep
agar menghindari Rey yang selalu membuatnya merasa takut
Asep" Ima kamu gak capek apa,gantiin aku kerja lihat itu tangan mu jadi memar
Naima" gak apa-apa a'asep,hanya memar saja tidak masalah,sudah antar saja kopinya nanti a'asep kena marah pak bos
Asep" ya sudah jika begitu, nanti a'asep bantu setelah mengantar kopi
Naima" terimaksih a'a
Naima kembali menarik galon-galon berisi air masuk kedalam pantry
setelah selsai dengan pekerjaan nya Naima beristirahat,kini hubungannya dengan Arif semakin meregang karena Naima merasa takut pada Febi, yang mengancam ke selamatan mama nya jika Naima mendekat pada Arif
"aku punya keluarga utuh tapi hidup ku seperti sebatang kara, itu lebih sakit dari pada mereka yang memang tidak punya orang tua" gumam Naima
Naima melihat ponselnya dimana begitu banyak pesan dari nada dan juga cyra yang yang terus mengajak nya untuk bertemu
Naima membalas satu persatu pesan yang kirim oleh nada dan juga cyra,yang bisa menghibur dirinya
Naima
( baik lah aku akan ikut dengan kalian )
nada
(yes bagus,kita tunggu di kafe ********* )
cyra
(adik imut kamu harus datang kami punya sesuatu untuk mu)
Naima
(baik lah,aku akan datang)
setelah selesai membalas pesan Naima menuju kantin untuk makan siang
Naima berjalan menuju lift,dan bertemu Rey di sana
Naima tidak berani menatap Rey, yang berdiri tepat di sampingnya
Rey" Minggu aku jemput tepat jam sebelas dan aku tidak suka terlambat
Naima melihat ke arah Rey masih menatap pintu lift itu
Naima" ma-mau kemana ?
Rey" bersiap saja dan jangan banyak bertanya
pintu lift Rey terbuka,Rey langsung masuk dan meninggal kan Naima Dnegan rasa bingung mencerna kata-kata Rey
Naima menikmati makan siang nya,walau hanya makan dengan nasi sayur Naima sangat menikmati makanan nya
diam-diam Arif memperhatikan Naima yang sedang makan dengan lahapnya
__ADS_1
Arif" apa yang terjadi pada nai,kenapa dia menghindari ku dan kenapa dia terlihat murung akhir-akhir ini
Arif sangat penasaran dengan Naima,yang ia kenal ramah,ceria dan selalu bergantung padanya nya
sepulang bekerja Arif memutuskan untuk bertemu Febi dan bertanya tentang Naima yang berubah pada nya
Arif" bee adik mu kenapa ya kok dia berubah pada ku,apa aku berbuat salah pada nya
Febi" nai memang berubah semenjak dia mau menikah dengan tuan muda,sekarang dia pun sangat sombong pada ku
Arif" menikah ?!! kamu kenapa baru memberi tahu aku,apa semua baik-baik saja,kenapa terdengar terburu-buru,Naima masih kecil masih berusia dua puluh tahun
Febi" nai yang meminta karena pria itu berasal dari keluarga kaya,aku tidak tahu kenapa adik ku jadi begini ( berbohong)
Arif merasa tidak percaya dengan apa yang di bicarakan Febi,Arif sangat mengenal Naima yang sudah ia anggap sebagai adik nya sendiri
"aku harus mendapat jawaban ya dari Naima" batin Arif
setiap malam Naima menjadi susah tidur karena dirinya selalu memikirkan nasib nya setelah menikah yang hanya tinggal hitungan Minggu,Naima merasa sangat tertekan dengan semua yang harus dirinya hadapi
"bagaimana jika aku kabur saja,ah tidak aku akan membahayakan mama,atau aku pura-pura lumpuh saja,ah tidak itu sangat beresiko, atau aku bunuh diri saja,ah tidak,tidak mama akan lebih sedih dan susah karena itu" Naima terus berfikir
akhirnya Naima memutuskan untuk mengambil wudu dan menunaikan salat agar dirinya lebih tenang dan bisa menemukan jawaban atas kegelisahan nya
tidak terasa hari Minggu sudah tiba, setelah menunaikan salat subuh Naima tidak melanjutkan tidurnya,ia membantu mama nya membuat sarapan dan bersiap menunggu Rey menjemputnya
pukul sebelas telat Rey sudah berada di rumah Naima
Reno" mau ajak Naima jalan-jalan ya Rey, bagus biar kalian lebih akrab,maklum ya Rey jika Naima sedikit kampungan dai jarang keluar rumah tidak seperti Febi
Naima" ma nai pergi (mencium tangan) pa
tita" mama titip nai ya Rey, tolong jaga dia
Reno" hati-hati Rey
sepanjang perjalanan Naima hanya diam saja tidak mengeluarkan sedikit pun suara,Rey memperhatikan Naima yang memakai rok yang tidak terlalu pendek,baju kaos dan flat shoes terlihat sangat sederhana sekali
Rey" kamu berpakaian seperti ini agar aku membelikan mu baju mahal bukan
Naima" apa ? tidak aku tidak berfikir seperti itu
Rey" walau kamu berfikir seperti itu aku Tidka akan melakukannya
Naima" terserah apa kata mu
Rey memberhentikan mobilnya di depan sebuah kafe
"bukan kah ini kafe yang di bicarakan kak nada dan cyra waktu itu, mau apa dia membawa ku ke mari " dalam hati Naima
Rey" kamu mau di sini atau turun bertemu cyra dan juga nada
Naima" oooo iya baik lah
Naima bergegas turun dari mobil itu dan mengikuti Rey masuk ke dalam kafe itu
nada" nai (memeluk) apa kabar akhirnya kamu datang
Ghani" hey gadis kecil
Zain" Hay imut
cyra" iya dia sangat imut sekali,aku jadi gemas
nada" nai,nai aku punya sesuatu untuk mu
nada mengambil bingkisan lumayan besar
nada" ini dia untuk mu, saat aku sedang berjalan-jalan dengan Ica kemarin dan melihat baju ini aku rasa kamu akan sangat imut mengenakannya
__ADS_1
cyra" nah ini dari ku,nai kamu ke toilet dan ganti baju mu serta sepatu mu cepat lah aku ingin sekali melihat mu menggunakan ini
Naima" harus sekarang kak ?
nada" iya cepat aku sangat ingin melihat nya
Naima membawa semua yang di berikan dan berganti pakaian nya
Naima keluar dari toilet dengan rasa tidak nyaman,karena ia merasa jika rok yang iya kenakan terlalu pendek
nada" aaaa sayang kita tidak perlu ke Korea untuk melihat iren,Naima sangat mirip dengan nya,key lihat lah
cyra" apa aku bilang Naima sangat cantik bukan
naima duduk dengan sedikit risih,karena iya merasa jika kakinya terlalu terekspos,Rey yang menyadari ke tidak nyamanan Naima,melepaskan jaket yang ia kenakan dan menutupi paha Naima
Naima" terimakasih
Zain" romantis sekali Rey
nada" nai kita berfoto dulu, aku ingin menyimpannya agar bisa melihat nya
nada merubah posisi duduk nya berdekatan dengan Naima
nada" astaga sayang,aku sangat puas,kita tidak perlu ke Korea untuk melihat iren
Ghani" (memberi kode pada Zain) iya sayang iya,thanks Rey mau bantu gue
Zain" Rey beruntung Lo dapet artis Korea ( tertawa)
mereka saling berbincang satu sama lain hingga cyra,Zain,Ghani dan nada meninggalkan Rey dan juga Naima
nada" iren lokal sampai berjumpa Minggu depan di rumah mu (memeluk)
cyra" sampai berjumpa lagi adik imut
Naima" iya kak, terimaksih bajunya
Ghani" kita duluan Rey, anterin pulang tuh anak orang jangan Lo bawa ke mana-mana belum mukhrom
Zain" hati-hati nai Rey sedikit nakal (tertawa)
setelah kepergian ke empat orang itu Naima pun bersiap untuk pulang,Karana melihat Rey bangun dari duduk nya
Rey" mau kemana ?
Naima" pulang kamu ingin pulang bukan
Rey" siapa yang mengajak mu, pulang lah sendiri jangan harap aku mau mengantar mu
Naima" baik lah
Naima keluar lebih dulu dari kafe saat keluar tiba-tiba tangan Naima di tarik oleh seseorang dan menghempaskan tubuh Naima dengan kencang hingga Naima terjatuh dan lututnya berdarah
_____________________________
TBC
next
jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya terimaksih
aku kasih foto bajunya ya biar gak bingung bayangin nya hehe
beginilah kira-kira
sekali lagi terimaksih
__ADS_1