
selamat membaca
.
.
.
.
.
semoga pada dapet feel nya ya ... hehehe
enjoy
________________________________
malam itu Rara tidak bisa tidur karena memikirkan isi kotak yang tidak di perbolehkan oleh taya untuk di lihat,
"apa isi kotak itu,ah menyebalkan membuat ku sungguh penasaran" dalam hati Rara
rara berpikir tentang hal yang tidak tidak mengenai kotak itu,
taya merasa terganggu oleh ulah Rara yang terus saja membolak balik kan tubuhnya
taya" kamu kenapa sih ? kok dari tadi gak bisa diam
rara" tidak apa apa, aku hanya tidak bisa tidur saja ...
taya merubah posisi nya bersandar pada tempat tidur
taya" ada apa? apa kamu memiliki masalah ? cerita pada ku?
rara" tidak ...
"kamu yang membuat ku seperti ini, kamu malah bertanya " batin Rara kesal
taya" lalu, kenapa kamu tidak bisa tidur ?
rara" tidak ada, sudah lah aku mau tidur
rara membaringkan tubuhnya namun ia membelakangi taya
"maaf aku sangat malu untuk menunjukan kotak itu pada mu, ah kenapa aku sangat bodoh mengumpulkan begitu banyak foto dan puisi untuknya, dan aku tak bisa menunjukan nya pada mu" dalam hati
taya tahu jika Rara marah dan kesal mengenai kotak itu, namun dirinya malu jika harus menunjukan kelakuan bodohnya pada Rara
taya menatap Rara yang membelakangi nya, tanpa pikir panjang taya memeluk Rara dari belakang
taya" maaf (mencium puncak kepala Rara)
Rara"untuk apa (ketus)
taya" soal kotak, nanti jika sudah waktunya aku memberitahu kamu,
rara" tidak usah,aku sudah tidak ingin
taya" sayang, apa kamu marah?
rara" tidak (kesal)
taya" sayang lihat aku
taya membalikan tubuh Rara menghadap ke arahnya
taya tersenyum karena melihat Rara sudah meneteskan air mata
taya" sayang kenapa kamu menagis? aku bukan nya tidak mau memberi tahu mu soal kotak itu, hanya saja, kotak itu jika aku memberi tahu pada mu, aku akan merasa malu
rara" malu ? kenapa?
taya" ah ... oke beri aku waktu tiga hari, aku akan memberi tahu isi kotak itu, tapi janji kamu tidak boleh tertawa
rara" tiga hari ? em baik lah tapi aku mau kotak itu tetap utuh tidak boleh ada yang kamu hilangkan
taya" iya, senyum dong ... jangan nangis lagi, kamu kok cengeng sih, nanti kalo punya anak gimana kalo mama nya aja cengeng kayak kamu
rara" enak aja, aku tuh kuat (tersenyum)
taya mencium sekilas bibir Rara
taya" i love you, good night mom
rara"(malu malu) go... good night
mereka tertidur dengan perasaan bahagia
ke esokkan paginya Rara terbangun lebih dulu,
rara mengerjakan tugasnya sebagai istri, Rara membersihkan rumah, dan menyiapkan bahan untuk membuat sarapan
setelah selesai Rara mandi dan bersiap beribadah salat subuh
rara membangunkan taya agar mereka bisa salat bersama
setelah selesai Rara memasak,dan menyediakan sarapannya
selesai sarapan Rara ikut dengan taya ke kantor karena dirinya ingin bertemu Nara, Rara sangat prihatin melihat Nara, karena Nara terlihat sedih, saat mengatakan hubungan nya dengan Alvin sudah kandas
sesampainya di kantor Rara langsung menuju ruangan Nara
disana Rara bertemu dengan teman teman yang lain
mereka menyambut Rara dengan gembira bagai mana tidak, status Rara sebagai istri pemimpin perusahaan membuatnya di hormati oleh teman teman nya
dan hak itu malah membuat Rara risih karena teman teman nya berubah menjadi sangat sopan
Mahesa" selamat pagi nyonya Dimitri
Aldi" selamat pagi nyonya Dimitri
Kiki" selamat pagi nyonya Dimitri
rara sangat risih dengan sikap yang di tunjukan oleh teman temannya itu
rara" bisa kalian bersikap biasa saja
aku adalah Rara teman kalian tidak perlu bersikap sopan sepeti itu ..
tiba tiba Aldi mendekat ke arah Rara
Aldi" lu gila ya, nyuruh kita biasa aja di dalam kantor ini, yang ada kita di pecat karena gak sopan sama lu (berbisik)
__ADS_1
rara bee oo ria dan tertawa ...
Mahesa" kalo mau begitu, di luar ya ibu Dimitri (tersenyum)
rara" (terkekeh) maaf aku lupa, kalau begitu kita ketemu saat makan siang saja ya, aku tunggu kalian di kafe dekat kantor
Aldi" di traktir ?
rara" em
"siap" bersamaan
rara kembali ke ruangan taya, karena dirinya tidak bisa bertemu teman temannya
taya" kenapa kembali lagi ?
rara" aku tidak bisa bertemu mereka,
taya" kenapa?
rara" mereka takut jika mereka akan di pecat jika bersikap biasa pada ku
taya" (terkekeh) itu resiko
rara" dasar, lalu apa yang aku lakukan di sini
taya" duduk diam dan temani aku bekerja
rara" baik lah ...
baru dua jam Rara menemani taya, dirinya merasa sangat bosan karena tidak melakukan apa pun
akhirnya ia memutuskan untuk bermain dengan ponselnya
rara membuka akun media sosialnya melihat lihat video Samapi iya menemukan akun milik chef Michel , guru di tempat kursusnya
rara melihat foto foto milik Michel dan tanpa sadar Rara berucap jika Michel tampan
di depan taya hal itu membuat taya menghentikan aktivitasnya
taya" siapa yang tampan ? (melihat tajam ke arah Rara)
rara" OOO ini chef di tempat kursus ku, lihat dia sangat tampan bukan (menunjukan ponselnya)
taya" jadi menurut mu dia tampan (kesal)
rara" iya, ya ampun dia sexi sekali, waw
rara terus memuji Michel tanpa dia sadari jika suaminya itu sudah merasakan cemburu yang luar biasa
taya mendekati Rara dan merebut ponselnya
taya" jangan memuji dia lagi (marah)
rara melihat taya yang sangat marah itu, bukanya takut malah tertawa
rara"(tertawa) kamu cemburu
taya" tidak ...
rara" kamu kalo cemburu ganteng loh
taya" enggak siapa yang cemburu, aku cuma takut saja jika ada yang dengar istri ku menuju laki laki lain kan tidak enak
taya" enggak aku gak cemburu
rara" bohong dosa sayang ...
taya menarik Rara kedalam pelukannya
taya" iya aku cemburu, kan jangan pernah memuji laki laki lain selain aku, aku tidak suka
rara"(tersenyum) ya ampun suami aku pencemburu rupanya
taya membungkam mulut Rara dengan mencium bibir Rara, dengan sangat rakus
sampai Samapi Rara hampir ke habisan nafas
taya menyudahi permainan mereka
taya" ini hukumannya jika kamu memuji laki laki lain selain aku (terengah engah )
rara memeluk taya dengan erat, karena dirinya sangat malu
taya tertawa melihat sikap istrinya itu
taya" sayang apa kamu mau berbulan madu
rara" apa ?
taya" berbulan madu sayang, aku ingin segera memiliki anak
rara" aku ikut saja apa mau mu
taya" baik lah aku selesaikan pekerjaan ku, setelah itu kita berbulan madu
rara tersenyum dan mengeratkan pelukannya pad ataya
rara merasa sangat bahagia saat ini,karena
dirinya merasakan hasil dari penantiannya yang tidak sia sia
di sisi lain kantor Nara mencoba menyibukkan diri dengan pekerjaan, iya mencoba menghilangkan seseorang yang terus saja mengganggu pikirannya dan membuat nya terkadang hilang konsen
ponsel Nara terus saja berdering membuat teman teman yang lain merasa risih dengan suara ponsel Nara yang terus bergetar
Aldi" na angkat dulu ngapa itu telpon berisik tau
Nara" maaf ... Nara mengambil ponselnya dan memasukannya dalam saku baju nya
Aldi" lu ngerasa aneh gak sih sama Nara,(berbisik)
Kiki" iya sering banget minta maaf,terus ngomongnya sekarang lebih sopan, dan sering melamun
Mahesa" gue pikir gue doang yang ngerasa gitu
Aldi" kenapa ya tuh anak,apa kangen emak nya ya
Mahesa " bisa jadi di, secara ibunya kan sendiri di indo
Kiki" gimana nanti kita ajak Rara buat hibur dia, kan Rara sama Nara Deket tuh Rara pasti tahu cara buat dia senang
Aldi" setuju gue, tumben otak Lo ke pake ki , biasanya mulut sama otak Lo isinya mesum semua
__ADS_1
Kiki" kampret Lo di
teman teman Nara tidak tahu jika yang selama ini mereka anggap ibu nya nara adalah asisten rumah tangga di rumahnya
waktu makan siang tiba Nara dan yang lain sedang menunggu Rara di parkiran
tidak lama orang yang di tunggu tunggu datang bersama sang suami
Aldi" ah elah pake bawa suaminya lagi
Mahesa" haduh jaga sikap lagi deh kita
Nara" biasa aja kali, pak Dimitri gak gitu orangnya
Nia" iya pak Dimitri mah seru kalo di luar kantor
ke tiga pria itu menatap kedua wanita itu
rara" nunggu lama gak
Nara lama Ra, gue udah mau jadi oncom disini
Nia" tahu, ngapain kali
taya" buat ponakan buat Kalina dulu (tertawa)
sontak ke tiga pria itu terheran heran melihat atasnya itu
Nara" serius pak
taya" (terkekeh) bercanda na, serius bener
Hay, di, sa,Ki
"iya pak" bersamaan
taya" kaku banget kalian macem kanebo
(tertawa) santai saja saya juga manusia kok
mereka mulai berjalan menuju ke kafe di perjalanan Aldi mendekati Rara
taya melihat ke arah Aldi yang tiba tiba mendekati istrinya
Aldi" pak boleh pinjam Rara sebentar
taya" ada apa?
Aldi " ada yang ingin kami bicarakan ,
taya" katakan di depan saya
Aldi"(menarik nafasnya) Ra, Lo tahu gak, Nara akhir akhir ini suka sedih (berbisik)
rara" kenapa?
Aldi" gak tahu Ra, lah gue pikir Lo tahu Ra
rara" enggak di (berbohong)
Aldi" kita kita niat pengen menghibur Nara , gue sama yang lain udah siapin semuanya untuk menghibur Nara
rara" oooo begitu .. baik lah jadi apa yang bisa aku bantu
Aldi" gak ada Lo cukup temenin dia aja ...
rara" oke
mereka sampai di kafe yang mereka tuju , sesampainya di sana mereka mulai memesan setelah itu mereka menunggu, sambil menunggu mereka berbincang bincang
sampai Aldi dan yang lain memberi kan kejutan pada Nara
yang justru membuat Nara sangat marah pada mereka ...
Kiki" kejutan ...
mereka membawa sebuah bener yang dimana foto Alvin terpasang
Nara" kalian apa apaan ...
Nara pergi dari kafe tersebut sambil menangis
rara" kalian (kesal) heh
rara berlari mengejar Nara yang sudah keluar dari kafe itu
taya ikut menyusul istrinya,
Aldi"Nara kenapa ? bukannya ini pacarnya kok malah marah
Kiki" gak tahu
rara terus meneriaki nama Nara Sabil berlari mengejar Nara
namun Nara terus saja berlari tanpa menghiraukan Rara, karena iya tidak ingin karena rasa iri yang iya miliki membuatnya kehilangan sahabat satu satunya yang iya punya
rara berhasil mengejar Nara dan menahan Nara agar tidak berlari
rara" na, jangan sedih, aku tahu perasaan mu
Nara hanya diam dan menagis dalam pelukan Rara
rara" aku tamu kamu pasti masih sakit hati, maaf kan mereka mereka tidak tahu yang terjadi pada mu,
Nara" Ra, bisa tinggalin gue sendiri Ra, gue butuh sendiri Ra gue mohon
rara" tapi na
Nara" please Ra, gue butuh waktu buat sendiri
rara" baik lah, jika kamu sudah baik, hubungi aku
Nara berjalan meninggalkan Rara , yang masih menatap ke arahnya
"na, kamu kenapa, kenapa kamu gak mau cerita sama aku, aku teman kamu na, aku sahabat kamu,apa kamu sudah tidak menganggap ku lagi sebagai teman " batin Rara
➿➿➿➿➿➿➿➿➿➿➿➿
TBC
next ya
jangan lupa kasih like dan komen buat aku ya
__ADS_1
terimakasih