Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 120


__ADS_3

selamat membaca.


.


.


...


.


.


enjoy


_____________________________


"tunggu, hey tunggu tahan pintu liftnya"


Suara itu terdengar sangat kukenal, saat melihatnya di hadapan ku, aku merasa sedikit takut, karena aku mengingat jika dia lah orang yang sangat membenciku,orang yang sangat tidak suka pada ku,


selama berada di dalam lift aku merasa tubuhku bergetar Karana takut, namun ia sepeti orang yang tidak mengenalku, ia hanya diam , membuatku takut untuk menyapa nya


"mungkin dia memang sudah tidak mau kenal pada ku" batin nada


mereka turun dari lift nada pergi terburu-buru meninggalkan Ghani


Ghani"argh astaga, ada apa dengan ku,kenapa aku jadi sangat bodoh di hadapannya


Ghani terus bergumam membuat Andi merasa heran dan takut pada atasannya itu


Andi" pak apakah anda baik-baik saja


Ghani" saya baik, Andi apakah saya boleh bertanya sesuatu


Andi" apa pak ?


Ghani" kamu pernah jatuh cinta ?


Andi" tentu pak, semua manusia pasti pernah jatuh cinta


Ghani" apa kamu pernah, suka pada seseorang yang dulunya kamu tidak suka, bahkan kamu benci


Andi" em pernah pak, saat SMA , sudah lama sekali , ada ala pak?


ghani" apa yang kamu lakukan, saat mendekatinya


Andi" saya selalu mengganggunya, mengikuti kemana pun dia pergi, dan terus berada di dekatnya


Ghani" lalu tanggapan wanita itu?


Andi" em dia kesal, dan risih pada saya pak


Ghani" kalian jadian ?


Andi" tidak dia sudah suka pada orang lain, dan saya mengikhlaskan saja (tersenyum)


"harus tragis sepeti itu kah, atau menyerah saja, ah tidak,tidak ada kata menyerah dalam kamus seorang Ghani Nugroho " dalam hati Ghani


sesampainya di kantor Ghani langsung menuju ke ruangannya dan di sana sudah ada saudara kembarnya


Fahri" kenapa wajah Lo,jelek sekali


Ghani" diem Lo, gue ketemu dia tadi ?


Fahri" dia siapa?


Ghani" yang sering gue ceritain ke Lo lah, siapa lagi


fahri" nada ?? dimana ? bukanya di luar negri ?


Ghani" di pertemuan tadi, ah gue gak tahu kenapa mulut gue berasa kaku, dan gue gak menyapa dia sama sekali

__ADS_1


Fahri"hah serius Lo? kok bisa? terus dia gimana?


Ghani" ah gue gak tahu pusing (mengacak rambut )


Fahri" hebat tuh cewek bisa mainin perasaan kembaran gue ini (tertawa) kenapa tidak Lo cari tahu, dimana dia bekerja, kemaren aja Lo semangat gangguin gue buat cari dia di luar negri, giliran di depan mata Lo diam saja


Ghani" astaga kenapa gue jadi bodoh ya, benar Lo, gue harus cari dia, tapi kalo dia udah ada yang punya gimana ?


Fahri" wow... sejak kapan seorang Ghani Nugroho menjadi seorang yang pesimis begini, kemana Ghani yang selalu percaya diri dan pantang menyerah


Ghani" sialan Andi, gara-gara dia gue jadi takut


Fahri" ya udah pertemuan khusus kita sampai di sini, gue mau nganter mom belanja selamat berjuang


Ghani" woy jangan ember Lo sama mom awas aja


Fahri" insya Allah kalo mulut gue kagak ke lepasan ya


Fahri meninggalkan ruangan Ghani


Ghani" Andi !!


Andi" iya pak, ada apa ?


ghani" hubungi om brand, tolong Carikan info tentang dia (memberi berkas nada)


Andi" nada pak?


Ghani" iya, masa kamu


Andi" baik pak


Andi hendak pergi meninggalkan ruangan Ghani


Ghani" Andi saya mau sore ini berkas tantang dia sudah ada di meja saya


Andi" baik pak


belum selesai dengan pekerjaan yang masih menumpuk pak Heru datang dan membawa beberapa tumpuk berkas lagi


nada" pak Heru, sengaja mau kerjain nada ya, ini saja belum selesai udah di tambah lagi, ya ampun pak, bisa lembur sampai subuh nada pak


Heru" sabar, nad kerjakan dengan santai,ini resiko kita bekerja bukan


nada" benar pak, bisa besok saja nada kerjakan ini, sebab nada ada janji dengan mba Nara untuk menemani nya pergi


Heru" baik lah, ini bisa besok kamu kerjakan,tapi kamu harus selesaikan ini


nada" terimakasih pak Heru yang tampan


Heru" maaf nad saya sudah punya istri jadi tidak tertarik pada mu (tertawa)


nada" aduh pak, bapak juga bukan tipe saya (tertawa)


setengah lima sore nada sudah menyelesaikan tugasnya, dan ia sudah bersiap untuk pulang


pukul lima sore nada sudah berada di jalan bersama Alvin


nada" mas agak cepat sedikit mba nada nanti marah jika kita terlambat


Alvin" bagaimana mau cepat nad lihat jalanan padat begini


nada" aduh kenapa ramai sekali, sih aduh bisa kena marah mba Nara begini


Alvin tertawa melihat wajah cemas nada,


Alvin" kamu takut banget sih nad (tertawa)


nada" mas Alvin ini malah tertawa, mas kan tahu mba nara bagaimana sekarang lagi sangat sensitif jadi nada Hanay menjaga mood mba nara aja, kan kata dokter nya begitu


Alvin" iya deh Bu bidan, saya nurut saja

__ADS_1


sesampainya di rumah benar saja Nara sudah memasang wajah cemberutnya


nara" kenapa kalian pulang terlambat ?


Alvin" maaf sayang di jalan sangat padat, jadi kami mengalami kemacetan makanya kami beri sampai jam segini


nada" iya mba, di jalan tadi ramai sekali , mas Alvin juga bawa mobilnya tadi sudah sangat cepat


Nara" ya sudah,sana kalian bersih kan diri kalian bau


Alvin dan nada saling pandang, saat Nara pergi Alvin dan nada saling bertanya


Alvin" emang mas bau banget ya nad


nada" emang nada juga bau ya mas


mereka mengendus badan masing-masing


setalah itu mereka pergi untuk membersihkan diri ..


nada mengingat kejadian siang tadi dimana dirinya bertemu dengan Ghani


"sepertinya dia tidak mengenal ku lagi, bagus lah, itu artinya aku juga tidak perlu menghindar jika bertemu dengan nya, tapi kenapa aku merasa kecewa ya, ah nada apa yang kamu pikirkan, buang jauh-jauh pikiran itu fokus pada pekerjaan mu dan cita-cita mu saja " nada menggelengkan kepalanya agar dirinya tidak mengingat kejadian itu


sementara di kediaman Abimanyu, Rara merasa perutnya sangat tidak enak, dan merasa perut Naya sedikit nyeri,


Rara" dad, bangun dad, dad


taya" ada apa mom ?


Rara" dad perutku rasanya tidak enak


taya" tidak enak bagaimana ?


Rara" tidak tahu, tanya seperti nyeri


taya" apa itu sangat sakit ?


Rara" aaaa, dad aaaa sakit sekali dad


taya merasa panik dan berteriak memanggil anggota keluarganya


taya" bunda, papa, tolong cepat lah


merasa mendengar keributan cha-cha terbangun dan berlari ke kamar taya dan Rara


chacha" astaga Rara kamu kenapa ? astaga taya darah cepat bawa Rara ke rumah sakit


dengan sigap taya membawa istrinya menuju ke mobil ,chacha membangunkan suami serta anak-anaknya


dengan masih mengunakan piyama mereka semua pergi ke rumah sakit


sesampainya di rumah sakit darah yang di keluarkan Rara semakin banyak, taya sangat takut melihat itu, iya takut Jiak terjadi sesuatu pada anak istrinya


taya" bunda Rara kenapa Bun, istri taya kenapa, Bun mereka akan selamat kan (menagis di pelukan cha-cha)


semua orang juga merasa sangat syok dan juga sedih, melihat wajah Rara yang sudah pucat dan mengeluarkan banyak darah


_______________________________


TBC


next


maaf sekali ya yang minta visual, bukan nya tidak mau memberi, cuma takut saja tidak sesuai ekspetasi kalian, jadi ane saranin kalian memikirkan sesuai bayangan kalian aje ye, soal nya ane takut gak sesuai


maaf ya bukannya tidak mau memenuhi


jangan lupa setelah baca kasih dukungan kalian buat aku seperti like,komen,vote,favorit dll ...


terimakasih ya semuanya

__ADS_1


author sayang kalian 💓💓💓💓


__ADS_2