
selamat membaca
.
.
.
.
.
enjoy
🐎🐎🐎🐎🐎🐎🐎🐎🐎🐎
usia pernikahan Ghani dan nada sudah memasuki bulan ke tiga,nada mulai banyak belajar menjadi istri yang baik untuk Ghani
seperti ini nada membuatkan kue kesukaan suaminya yang di jamin tidak akan berasa asin
Ghani" pagi sayang,kamu sedang membuat apa ?
nada" pagi Daddy,ini dia aku buat cupcake kesukaan mu
Ghani" wah sepertinya enak
nada" coba lah,aku jamin tidak akan asin (terkekeh)
Ghani" baik lah
Ghani mencoba cupcake buatan nada
nada" bagaimana ?
Ghani" em (mengunyah) em enak sayang kamu berhasil (tersenyum)
nada" benar kah,apa kamu suka,jika kamu suka aku akan membuatnya setiap hari
Ghani" tidak harus setiap hari sayang,buat kan saat kau mau oke
nada" siap pak bos,kamu mau sarapan apa sayang
Ghani" aku makan ini saja,aku akan habiskan semuanya
nada"(tertawa) ada-ada saja Daddy ini
Ghani" sayang apa hasil yang kemarin
nada"(menarik nafas) masih garis satu,maaf ya
Ghani" tidak apa-apa,kita usaha lagi ya,jangan bersedih
nada" terimaksih sayang,kamu tidak marah pada ku kan,tidak akan meninggalkan ku
Ghani" tidak, dan tidak akan pernah,kita berjuang bersama aku yakin jika Allah akan kasih kita Rezki itu nanti di saat yang tepat
nada" aku sayang kamu Daddy (memeluk)
Ghani" aku juga sayang kamu mom,mom itu artinya nanti malam kita usaha lagi ya (tertawa)
nada" Daddy mesum
Ghani hanya bisa tertawa mendengar perkataan istrinya itu
sementara di kediaman cyra,cyra sedang bersiap-siap untuk menjemput suami serta ayah mertuanya yang akan tiba di Indonesia
cyra" ma, cyra pergi sekarang ya,takut terlambat menjemput nya
Fani" kamu tidak sarapan dulu
__ADS_1
cyra" nanti saja ma,bersama Zain,key berangkat ma,oooo iya ma,obat papa sudah key siapkan,dan papa sudah siap untuk di jemur
Fani" iya sayang,hati-hati salam buat mas Affandi ya
cyra" iya ma (mencium tangan)
cyra pergi bersama supir,dirinya sudah tidak sabar untuk bertemu suaminya,untuk melepaskan rindunya
kira sampai lima belas menit lebih awal,agar dirinya bisa menyambut suaminya itu
chand" ibu cyra ?
cyra menoleh ke sumber suara
cyra" iya saya, ada apa mas ?
chand" perkenalkan bu saya Chandra asisten bapak Zain
cyra" oooo saya iya pak Chandra maaf saya tidak mengenali anda
chand" tidak apa-apa Bu, memang seharusnya saya yang memperkenalkan diri
cyra" terimaksih pak Chandra sudah mengenali saya
chand" jangan memanggil saya bapak, Bu cukup panggil saya Chand saja
cyra" oooo baik lah Chand
tidak lama menunggu Zain dan juga ayah Affandi tiba,cyra sangat senang melihat Zain yang tengah berjalan menuju mereka,ingin rasa cyra berlari dan memeluk Zain namun dirinya merasa sangat malu jika harus melakukan itu,apa lagi di tempat umum seperti ini
Zain" (memeluk cyra) aku merindukan mu (mencium kening)
cyra sangat malu,karena Zain memeluk dan menciumnya di hadapan orang lain,wajah cyra kini sudah memerah karena malu
Affandi" dasar anak muda,baru berpisah beberapa hari saja sudah umbar kemesraan (terkekeh)
cyra" ayah apa kabar (mencium tangan )
Affandi" baik sayang,bagaimana ke adaan papa mu
cyra" ya begitu lah yah,belum ada kemajuan
Affandi" kita doa kan yang terbaik ya key
cyra" iya yah
Affandi" Chand kamu datang juga ( menepuk bahu)
chand" iya pak
Zain" Chand bawa tas ayah ke mobil,barang ku akan ku bawa sendiri,yah,ayah pulang bersama Chand ya
Affandi" baik lah,ayah tidak akan menggangu kalian,tapi ingat beri ayah kabar baik setelah ini (tertawa)
Zain" sudah lah,pulang lah yah,dan beristirahat,lusa aku dan key akan ke rumah ayah
Affandi" baik lah anak ayah,key (mengedipkan sebelah mata) sayang ayah pulang ya
cyra" hati-hati yah (mencium tangan)
Affandi meninggalkan cyra dan juga Zain
cyra" kamu apa-apaan sih Zain,malu tahu di depan orang
Zain" kenapa aku suami kamu,kamu istri aku,tidak ada yang salah kan
cyra" tapi kan malu Zain,ih kamu ini
Zain" apa kamu lapar? aku lapar sekali tadi tidak sempat makan
__ADS_1
cyra" aku juga belum makan
Zain" kamu sengaja menunggu ku ?
cyra" percaya diri sekali kamu,cepat lah aku sudah sangat lapar
Zain" key
cyra" ya
Zain" kamu cantik sekali hari ini
cyra" Kenap pujian mu terdengar aneh di telinga ku,tapi terimakasih Zain (terkekeh)
Zain hanya menarik nafas usahanya untuk merayu,malah membuat cyra tertawa bukanya membuat cyra merona
sesampainya di rumah Zain menemui Radit terlebih dahulu,ia ingin melihat keadaan mertuanya itu
Zain" pa Zain sudah kembali,bagaimana ke Adaan papa
Radit hanya tersenyum melihat Zain yang penuh kasih menggenggam tangannya
Zain" pa Zain mohon izin untuk membawa cyra untuk hidup bersama Zain,kami akan pindah menempati rumah kami sendiri, kami mau belajar membangun rumah kami sendiri pa
Radit tersenyum mendengar perkataan Zain,Radit tahu jika putrinya itu bukan lah miliknya lagi,hal ini sudah ia persiapkan sejak dirinya meminta cyra untuk menikah
"kamu laki-laki yang baik Zain,bimbing lah cyra menjadi wanita yang lebih baik lagi,papa percaya pada mu " batin Radit
setelah menemui Radit Zain menemui Fani,Zain pun meminta izin pada Fani untuk meninggalkan rumah itu, dan tinggal di rumah mereka sendiri
Fani" mama izin kan nak,pergi lah,tolong bimbing Fani agar menjadi wanita yang lebih baik,mama percaya pada mu Zain
Dian" kamu yakin jika cyra bisa mengurus rumah,setiap hari saja selalu keluar rumah bahkan sering di antar laki-laki
Fani" Dian apa-apaan sih kamu,Fani tidak seperti itu,putri ku bukan ornag seperti itu,aku sudah sering mendengar kamu menjelek-jelekan putriku,aku selalu diam tapi kali ini kamu sudah ke terlaluan kamu fikir aku tidak tahu,jika kamu menyuruh Lea untuk menggoda Zain,dan kamu ingin menghancurkan ke bahagian anak ku,kamu ingat Dian aku mau menerima mu hanya karena rasa kasiahan,pantas tidak ada saudara yang mau kamu singgah ke rumahnya,aku mau sore ini kamu dan putri mu pergi dari rumah ku,dan jangan pernah kembali ke mari,dan satu lagi semua ornag tidak akan ada yang percaya dengan cerita bohong mu tentang keluarga ku
Dian benar-benar terkejut melihat Fani membentak dan bertriak pada nya,bukan hanya diam bahkan Zain pun terkejut melihat ibu mertuanya yang biasanya hanya diam dan tersenyum jika ada yang membicarakan cyra,namun kali ini berbeda
cyra yang mendengar kebisingan di ruang keluarga pun keluar untuk melihat apa yang terjadi
cyra" ada apa ini,Tante kenapa menangis ?
Fani" jangan pedulikan dia,naik lah ke kamar mu,dan ajak suami mu untuk istirahat
Fani meninggalkan mereka,Dian pun melakukan hal yang sama,sebelum pergi Dian menatap tajam cyra,yang masih merasa bingung
Zain membawa istrinya itu masuk ke dalam kamar mereka
cyra" ada apa Zain,kenapa mama terlihat marah,dan Tante Dian ?
Zain" mama mengusir Tante Dian dan Lea key,mama sudah geram melihat sikap Tante Dian dan Lea
cyra" kamu tidak berbohong ?
Zain" tidak,aku takut sekali melihat mama marah
cyra" apa yang membuat mama marah seperti itu dan mengusir Tante Dian dan Lea
Zain menceritakan kejadiannya pada cyra,hal itu membuat cyra sangat terharu
cyra" aku kira mama sudah tidak sayang lagi pada ku,karena mama selalu saja membela Tante Dian,ternyata mama sangat sayang dan perduli pada ku
cyra tidak menyangka jika Fani sangat menyayanginya dan memperhatikan setiap orang yang berkata buruk tentang krluarga nya
❣️❣️❣️❣️❣️❣️😍😍😍😍
TBC
next jangan lupa dukungannya buat aku ya
__ADS_1