
selamat membaca
💕
💕
💕
💕
enjoy
_________________________
hari ini abi, chacha,rey dan juga naima menginjakan kaki di Amerika setelah beberapa bulan tidak pernah menjengguk dion
chacha" pasti anak itu akan senang kita datang ya pa, setelah enam bulan hanya bisa menanyakan nya via telepon, terimakasih pa sudah mengizin kan bunda melihat dion
abi"papa juga khawatir ma, dion selalu sudah di hubungi karena jadwal padat nya..
chacha" iya itu juga yang membuat bunda takut pa
rey" Kira-kira adik kecil ku itu sudah berubah atau masih sama
abi" tidak tahu kita liat saja nantinanti, papa berharap dia berubah seperti yang kita harapkan
abi dan keluarga nya sangat berharap jika putra bungsu nya itu bisa berubah menjadi lebih baik, dan siap untuk menggantikan posisi nya sebagai pemimpin perusahaan mengingat dirinya sudah cukup tua untuk hal itu
dion yang tengah berasa di kampus dan duduk bersama jully, wanita itu kini kembali dekat dengan dion, semenjak kejadian di kampus
flasback
mario" cepat lah datang kemari, atau kau akan tertinggal pertunjukan yang sangat seru
mario mengakhiri panggilannya , hal itu membuat dion penasaran, dengan cepat dion bersiap dan berpamitan pada jems
dion" uncle aku pergi
jems" tidak sarapan dulu
dion" buru-buru uncle
dion pergi dengan Terburu-buru membuat jems menggelengkan kepalanya melihat tingkah dion
jems" pasti dia lupa lagi jika ada tugas dari kampus
sekitar lima belas menit dion tiba di kampus, karena tempat tinggal dion tidak jauh dari kampus
dion menghubungi mario untuk menanyakan keberadaan nya
dion*dimana?
mario" taman populer, cepat lah kamu akan senang melihat ini, pertunjukan nya semakin seru
dion mengerenyitkan dahinya hingga menimbulkan garis di dahi pria itu
dengan segera dion berlari menuju yang di beritahukan mario
sesampainya di sana dion melihat orang-orang yang sangat ramai, karena penasaran dion pun menerobos kerumunan itu, agar dirinya bisa melihat
dion sangat terkejut saat melihat jully yang tengah di pukul oleh kekasihnya di hadapan banyak orang
dengan kesal dion menghampiri kedua kekasih yang tengah bertengkar itu, bukan karena dion mencintai jully hanya saja, dion tidak suka jika ada seorang laki-laki memukul seorang wanita,
dion langsung berlari saat laki-laki itu akan memukul wanita itu
__ADS_1
dion" jangan kau berani memukul nya lagi
mario yang melihat dion langsung buru-buru menarik dion
mario" ayo dion, jangan ikut campur kamu tidak tahu dia siapa
dion" lepas, aku tidak bisa diam saja, wanita ini teman ku
mario" apa tidak mungkin
lucas" oooo kamu laki-laki itu ya, laki-laki yang yang selalu memperhatikan wanita ****** ini dari ke jauhan
dion" jaga ucapan anda saya tidak perduli dengan siapa anda, saya hanya ingin menolong teman saya
lucas" bawa pergi wanita ****** ini, cuih tidak sudi melihat nya lagi
lucas akan pergi namun sebelum pergi lucas mengatai dion
lucas" aku rasa kalian berdua lahir dari perut ******
mendengar perkataan lucas, dion yang sedari awal tidak mau mencari masalah langsung menghajar lukas tanpa ampun
bag, bug, bag, bug
dion" jaga ucapan mu jika tidak tahu siapa yang kamu ajak bicara, dan ibu ku wanita mulia, ingat itu
setelah puas menghajar lucas, dion membawa jully dan juga mario pergi dari sana
"klinik kesehatan"
dion, mario dan juga jully tengah berada di klinik untuk mengobati luka-luka wanita yang pernah menyakiti nya
mario" aduh dion, habis lah kita lucas pasti akan balas dendam, lucas adalah anak dari pemilik perusahaan ternama, dan rektor kita adalah paman nya habis lah kita berdua
dion" biar saja, aku tidak perduli, aku tidak suka melihat pria memukul seorang wanita
perbincangan dion dan mario terhenti saat jully keluar dari ruangan pengobatan
dion" bagaimana ke adaan mu?
jully" baik, te-terimakasih dion, kamu sudah membantuku
dion" tidak masalah, ya sudah kami pergi kamu hati-hati
dion hendak pergi namun jully memeluk dion dari belakang
jully" maaf pernah menyakiti mu, kamu laki-laki baik maaf kan aku
dion melepaskan pelukan jully dan menjauhkan tubuh nya dari Jully
dion" lupakan dan jangan menagis,pulang dan beristirahat lah
kali ini dion dan mario benar-benar pergi meninggalkan jully
mario" bagimana kau mengenal jully, setahu ku pacar lucas itu tidak memiliki teman, apa lagi dia pacar lucas, sudah pasti dia
dion" dia teman ku saat di Indonesia, dia dan aku satu sekolah dulu, namun dia kakak kelas ku
mario" apa? kau serius?
dion" sajak kapan aku berbohong pada mu
mario" benar, kalian ada hubungn apa, kenapa jully memeluk mu, aku tidak mengerti bahasa kalian
dion" dia hanya berterimakasih
__ADS_1
flasback off
sudah tiga hari mario tidak masuk kampus karena merasa takut pada lucas, namun tidak dengan dion yang tetap masuk, tanpa memperdulikan lucas
jully" apa lucas tidak menganggu mu
dion" tidak,kenapa kau terus menemui ku?
jully" aku tidak punya teman, hanya kau saja yang aku kenal
dion" cari lah teman dan jangan terus mengikuti ku
dion pergi meninggalkan jully yang masih duduk mematung melihat ke arah dion yang semakin menjauh
ponsel dion berdering menandakan panggilan masuk, dion segera mengangkat panggilan itu
dion" halo bunda
chacha" dimana kamu?
dion" dion sedang di kampus, ada apa bunda?
chacha" oooo kamu di kampus,kamu terlihat tampan sekali memakai baju hitam itu nak
dion mencerna perkataan chacha dan memperhatikan baju yang ia kenakan
dion" bagaimana bunda tahu dion memakai baju hitam? (bingung)
chacha" jangan bingung seperti itu, wajah mu jadi tidak tampan lagi
dion" bunda ada di kampus ku?
dion mata dion mulai mencari ke sana ke mari, saat ia mendapati bunda nya sedang berdiri di bawah pohon dion langsung tersenyum
chacha" cepat lah kemari, bunda lelah berdiri
chacha mengakhiri panggilan nya dan menunggu dion yang tengah berlari ke arah nya
dion" bunda
chacha" hay sayang, bunda sangat merindukan mu (memeluk)
dion" dion juga merindukan bunda
chacha" apa kuliah mu sudah selesai?
dion" sudah, bunda ke mari bersama siapa?
chacha" jika begitu kita kembali ke apartemen mu, kasihan papa, abang dan juga naima menunggu kita
dion" mereka semua ikut (tersenyum paksa)
chacha" tentu, kenapa?
dion" tidak bun, ayo kita pulang di luar sekarang mulai terasa dingin
dion mengajak chacha menuju parkiran untuk mengambil mobilnya, chacha merasa ada yang berbeda dari putra bungsunya, tak biasanya putranya itu tidak membalas pelukannya, dan sikap dion seperti seseorang yang tengah menyembunyikan sesuatu
chacha memperhatikan dion sepanjang perjalanan, karena merasa ada yang berbeda dari putranya
" astaga kenapa bunda melihat mu seperti ini, apa bunda curiga pada ku, atau uncle jems sudah bercerita" kepala dion terus di penuhi pertanyaan dan jawaban-jawaban yang aneh membuat nya sedikit tidak konsen
________________________________
tbc
__ADS_1
next
terimakasih