Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 227


__ADS_3

selamat membaca


💕


💕


💕


💕


enjoy


_________________________


hari ini abi, chacha,rey dan juga naima menginjakan kaki di Amerika setelah beberapa bulan tidak pernah menjengguk dion


chacha" pasti anak itu akan senang kita datang ya pa, setelah enam bulan hanya bisa menanyakan nya via telepon, terimakasih pa sudah mengizin kan bunda melihat dion


abi"papa juga khawatir ma, dion selalu sudah di hubungi karena jadwal padat nya..


chacha" iya itu juga yang membuat bunda takut pa


rey" Kira-kira adik kecil ku itu sudah berubah atau masih sama


abi" tidak tahu kita liat saja nantinanti, papa berharap dia berubah seperti yang kita harapkan


abi dan keluarga nya sangat berharap jika putra bungsu nya itu bisa berubah menjadi lebih baik, dan siap untuk menggantikan posisi nya sebagai pemimpin perusahaan mengingat dirinya sudah cukup tua untuk hal itu


dion yang tengah berasa di kampus dan duduk bersama jully, wanita itu kini kembali dekat dengan dion, semenjak kejadian di kampus


flasback


mario" cepat lah datang kemari, atau kau akan tertinggal pertunjukan yang sangat seru


mario mengakhiri panggilannya , hal itu membuat dion penasaran, dengan cepat dion bersiap dan berpamitan pada jems


dion" uncle aku pergi


jems" tidak sarapan dulu


dion" buru-buru uncle


dion pergi dengan Terburu-buru membuat jems menggelengkan kepalanya melihat tingkah dion


jems" pasti dia lupa lagi jika ada tugas dari kampus


sekitar lima belas menit dion tiba di kampus, karena tempat tinggal dion tidak jauh dari kampus


dion menghubungi mario untuk menanyakan keberadaan nya


dion*dimana?


mario" taman populer, cepat lah kamu akan senang melihat ini, pertunjukan nya semakin seru


dion mengerenyitkan dahinya hingga menimbulkan garis di dahi pria itu


dengan segera dion berlari menuju yang di beritahukan mario


sesampainya di sana dion melihat orang-orang yang sangat ramai, karena penasaran dion pun menerobos kerumunan itu, agar dirinya bisa melihat


dion sangat terkejut saat melihat jully yang tengah di pukul oleh kekasihnya di hadapan banyak orang


dengan kesal dion menghampiri kedua kekasih yang tengah bertengkar itu, bukan karena dion mencintai jully hanya saja, dion tidak suka jika ada seorang laki-laki memukul seorang wanita,


dion langsung berlari saat laki-laki itu akan memukul wanita itu

__ADS_1


dion" jangan kau berani memukul nya lagi


mario yang melihat dion langsung buru-buru menarik dion


mario" ayo dion, jangan ikut campur kamu tidak tahu dia siapa


dion" lepas, aku tidak bisa diam saja, wanita ini teman ku


mario" apa tidak mungkin


lucas" oooo kamu laki-laki itu ya, laki-laki yang yang selalu memperhatikan wanita ****** ini dari ke jauhan


dion" jaga ucapan anda saya tidak perduli dengan siapa anda, saya hanya ingin menolong teman saya


lucas" bawa pergi wanita ****** ini, cuih tidak sudi melihat nya lagi


lucas akan pergi namun sebelum pergi lucas mengatai dion


lucas" aku rasa kalian berdua lahir dari perut ******


mendengar perkataan lucas, dion yang sedari awal tidak mau mencari masalah langsung menghajar lukas tanpa ampun


bag, bug, bag, bug


dion" jaga ucapan mu jika tidak tahu siapa yang kamu ajak bicara, dan ibu ku wanita mulia, ingat itu


setelah puas menghajar lucas, dion membawa jully dan juga mario pergi dari sana


"klinik kesehatan"


dion, mario dan juga jully tengah berada di klinik untuk mengobati luka-luka wanita yang pernah menyakiti nya


mario" aduh dion, habis lah kita lucas pasti akan balas dendam, lucas adalah anak dari pemilik perusahaan ternama, dan rektor kita adalah paman nya habis lah kita berdua


dion" biar saja, aku tidak perduli, aku tidak suka melihat pria memukul seorang wanita


perbincangan dion dan mario terhenti saat jully keluar dari ruangan pengobatan


dion" bagaimana ke adaan mu?


jully" baik, te-terimakasih dion, kamu sudah membantuku


dion" tidak masalah, ya sudah kami pergi kamu hati-hati


dion hendak pergi namun jully memeluk dion dari belakang


jully" maaf pernah menyakiti mu, kamu laki-laki baik maaf kan aku


dion melepaskan pelukan jully dan menjauhkan tubuh nya dari Jully


dion" lupakan dan jangan menagis,pulang dan beristirahat lah


kali ini dion dan mario benar-benar pergi meninggalkan jully


mario" bagimana kau mengenal jully, setahu ku pacar lucas itu tidak memiliki teman, apa lagi dia pacar lucas, sudah pasti dia


dion" dia teman ku saat di Indonesia, dia dan aku satu sekolah dulu, namun dia kakak kelas ku


mario" apa? kau serius?


dion" sajak kapan aku berbohong pada mu


mario" benar, kalian ada hubungn apa, kenapa jully memeluk mu, aku tidak mengerti bahasa kalian


dion" dia hanya berterimakasih

__ADS_1


flasback off


sudah tiga hari mario tidak masuk kampus karena merasa takut pada lucas, namun tidak dengan dion yang tetap masuk, tanpa memperdulikan lucas


jully" apa lucas tidak menganggu mu


dion" tidak,kenapa kau terus menemui ku?


jully" aku tidak punya teman, hanya kau saja yang aku kenal


dion" cari lah teman dan jangan terus mengikuti ku


dion pergi meninggalkan jully yang masih duduk mematung melihat ke arah dion yang semakin menjauh


ponsel dion berdering menandakan panggilan masuk, dion segera mengangkat panggilan itu


dion" halo bunda


chacha" dimana kamu?


dion" dion sedang di kampus, ada apa bunda?


chacha" oooo kamu di kampus,kamu terlihat tampan sekali memakai baju hitam itu nak


dion mencerna perkataan chacha dan memperhatikan baju yang ia kenakan


dion" bagaimana bunda tahu dion memakai baju hitam? (bingung)


chacha" jangan bingung seperti itu, wajah mu jadi tidak tampan lagi


dion" bunda ada di kampus ku?


dion mata dion mulai mencari ke sana ke mari, saat ia mendapati bunda nya sedang berdiri di bawah pohon dion langsung tersenyum


chacha" cepat lah kemari, bunda lelah berdiri


chacha mengakhiri panggilan nya dan menunggu dion yang tengah berlari ke arah nya


dion" bunda


chacha" hay sayang, bunda sangat merindukan mu (memeluk)


dion" dion juga merindukan bunda


chacha" apa kuliah mu sudah selesai?


dion" sudah, bunda ke mari bersama siapa?


chacha" jika begitu kita kembali ke apartemen mu, kasihan papa, abang dan juga naima menunggu kita


dion" mereka semua ikut (tersenyum paksa)


chacha" tentu, kenapa?


dion" tidak bun, ayo kita pulang di luar sekarang mulai terasa dingin


dion mengajak chacha menuju parkiran untuk mengambil mobilnya, chacha merasa ada yang berbeda dari putra bungsunya, tak biasanya putranya itu tidak membalas pelukannya, dan sikap dion seperti seseorang yang tengah menyembunyikan sesuatu


chacha memperhatikan dion sepanjang perjalanan, karena merasa ada yang berbeda dari putranya


" astaga kenapa bunda melihat mu seperti ini, apa bunda curiga pada ku, atau uncle jems sudah bercerita" kepala dion terus di penuhi pertanyaan dan jawaban-jawaban yang aneh membuat nya sedikit tidak konsen


________________________________


tbc

__ADS_1


next


terimakasih


__ADS_2