Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season) 58


__ADS_3

enjoy


.


.


.


.


.


.


let's reading


✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨


pagi ini Rara terbangun dengan rasa yang berbeda setiap hari dirasakan Rara semakin indah saja


iya sudah seminggu dari ke pulangan taya dari rumah sakit,kini taya dan Rara berada di rumah, karena para keluarga masih berada di Inggris


hal itu juga yang membuat Rara dan taya susah hanya sekedar untuk berduaan ada saja gangguan dari keluarga mereka


rara ingat sekali hari pertama taya pulang dari rumah sakit dirinya bahkan tidak di hirau kan, semua perhatian tertuju pada taya


flashback


pagi itu Rara sudah bersiap siap untuk mereka kembali ke rumah, hanya tinggal menunggu obat saja, setelah itu mereka bisa pulang


setelah selesai Rara dan taya pulang bersama dengan steven dan Fahri


di perjalanan mereka membicarakan kasus Sarah hingga membuat Rara bosan,karena dirinya tidak di anggap ada


fahri" mas, dua Minggu lagi kamu harus ke kantor polisi untuk menandatangani berkas


taya" akhirnya kasus ini selesai, dan aku bisa bernafas lega


Steven" selamat pak, semoga setelah ini anda bisa hidup dengan senang dan tenang


taya" terimakasih stev, apa kabar istri mu stev, apakah dia sudah baik baik saja


Steven" sudah pak, dia hanya ke kelahan , mungkin karena dia banyak lembur kemarin


fahri" kenapa kamu tidak menyuruh istrimu berhenti bekerja stev


Steven" saya tidak mau, menganggu kesenangannya pak , saya Hanay bisa memberi arahan saja, jika dirinya masih nyaman saya tidak melarang


taya" benar itu stev, karena jika kita memaksa belum tentu dia senang ... yang ada malah kalian akan selalu bertengkar


fahri" kalian tahu, Devan asisten sekaligus manager Sarah


taya" iya, ada apa dengan nya


fahri" dia setiap hari menangis karena ingin di bebaskan dan dia selalu mengaku ngaku jika Harry adalah kekasih nya dan Harry akan membebaskannya (tertawa)


Steven" kasian agen Harry mendapat fans seperti dia, aku rasa Devan mulai terganggu jiwanya


taya" apakah hukuman Devan sama dengan Sarah


fahri" tidak, Devan hanya di penjara selama dua puluh tahun, dan tidak dapat remisi atau pengajuan banding


taya" aku berdoa agar dirinya bisa bertobat, dan menjadi orang yang benar setelah ini


mereka bertiga tertawa, sementara Rara hanya diam karena dirinya tidak tahu siapa yang di bicarakan ke tiga pria itu


rasa nya Rara ingin sekali keluar dari mobil itu,karena dirinya sudah kesal


sesampainya di rumah semua keluarga menyambut taya dengan senang


mereka bahkan menghias rumah sepeti akan ada pesta besar saja


chacha" (memeluk) maaf kan bunda ya taya, karena kami kamu jadi begini


taya" (tersenyum) tidak Bun ini bukan salah kalian ini salah taya sendiri yang kurang hati hati menjaga diri sendiri


cha-cha" tetap saja kami salah , apa lagi penilaian kami tentang kamu

__ADS_1


taya" sudah lah, semua nya sudah berlalu sekarang, taya hanya ingin bahagia bersama kalian


setelah selesai makan siang mereka semua berbincang bincang bersama


Bu Lia" kamu kenapa gak pernah bilang ke ibu sih Jiak kamu memiliki Maslah sebesar itu,


taya" ibu sudah lah, tidak usah membahas hal itu lagi, semuanya sudah selesai


Bu Lia" tapi tetap saja, ibu merasa bersalah, sebagai ibu, sampai tidak tahu jika putra ibu mempunyai tekanan dan masalah yang berat


pak Lukman" wis to Bu, tidak usah di bahas lagi, sekarang kita fokus ke depan saja, sebagai keluarga kita harus saling menguat kan dan saling terbuka


Radit" benar pak say setuju dengan itu, karena jika kita tidak membagi atau memberi tahu Maslah kita maka akan terjadi ke salah pahaman antara kita


taya" soal itu taya minta maaf, seharusnya taya bercerita, namun, karena panik dan takut taya malah menjadi pengecut


Fani" kamu hebat taya, bisa merelakan cinta kamu, dan hampir menikah dengan orang lain


taya" merelakan cinta?


Fani" iya cinta kamu buat rara,aku salut sama kamu


taya" kalian tahu dari mana ?


taya langsung menatap ke arah Fahri dengan tajam


fahri yang sadar di tatap seperti itu oleh taya langsung terkekeh sambil menggaruk belakang kepalanya yang tidak gatal


"jadi Rara juga udah tahu, tapi kenapa dia tidak bilang hal itu" batin taya


stelah beberapa hari semua orang masih saja mengutamakan taya dan seperti melupakan Rara


seperti saat ini waktu makan malam, hanya taya yang ajak untuk makan, dan di perhatikan ,


setiap taya dan Rara sedang bermesraan ada saja yang mengganggu


pak Lukman yang ingin mengobrol,adik adik Rara, yang mengajak taya bermain game lah, atau para ibu ibu yang terus saja membuat makanan untuk taya


"kapan kalian semua pergi, tidak tahu kah kalian aku tersiksa dan aku sangat merindukan suamiku itu" batin Rara yang sangat kesal melihat keluarga nya


rara berdiri di balkon menghirup udara pagi yang sangat segar sekali


taya" selamat pagi sayang (memeluk dari belakang)


rara" pagi


taya" apa yang kamu lakukan sepagi ini di balkon


rara" menghirup udara segar saja, mencari ketenangan


taya" memang kamu sedang ada masalah


rara" banyak!!! sekali


taya mengerutkan dahinya


taya" apa ? kenapa tidak cerita pada ku


rara" kamu tahu, sikap keluarga kita kepada mu itu sungguh berlebihan , aku kesal melihatnya


taya" jadi karena itu kamu kesal ... (terkekeh)


rara" tertawa lah tertawa,


taya" kamu ini ada ada saja sayang,kamu kalo lagi ngambek itu malah bikin aku gemas ingin sekali aku mencium mu


rara mendorong taya,dan berlari menjauhi taya


rara" enak saja, cium saja lampu balkon itu (tertawa)


taya mengejar Rara yang berlari masuk ke kamar dengan sangat mudah taya menangkap Rara


taya menjatuhkan tubuh Rara ke atas kasur sedang kan dirinya berada di atas tubuh Rara


taya" mau lari kemana kamu, nyonya Dimitri


rara" (tersenyum) kamu cepat sekali taun Dimitri

__ADS_1


taya" aku tidak akan melepaskan mu, bahkan kamu berlari kemana pun aku akan mendapatkan mu


rara" percaya diri sekali anda taun Dimitri


taya ******* bibir Rara, dengan sangat lembut membuat Rara terhanyut dan membalas ciuman itu


sedang menikmati waktu berdua mereka pintu kamar di ketuk oleh seseorang


tok tok tok


taya" shit ... astaga siapa yang mengganggu


siapa? (meninggikan suara)


Bu Lia" ibu nak


taya menunduk lemas karena ibunya yang datang jika yang datang Fahri atau Rey dirinya sudah siap untuk memaki


rara" iya sebentar Bu,ih bangun aku mau buka pintu,ibu nungguin (berbisik)


taya" harus


rara" sayang (membulat kan matanya)


taya" baik lah


dengan terpaksa taya bangun dari tubuh Rara dan duduk di tepian ranjang


"awas saja sampai datang hanya menanyakan kabar atau, mengatakan hal yang tidak penting aku akan mengusir mereka,ah tapi aku tidak berani takut kualat," taya Seperi orang yang tidak waras bergumam sendiri


rara" ada apa Bu, masuk lah


Bu Lia masuk kedalam kamar itu dan melihat taya yang tersenyum pada nya


taya" ada apa Bu


Bu Lia" gini, ibu,bapak dan yang lain sudah memutuskan akan pulang hari ini ke indonesia, karena kami meninggalkan banyak pekerjaan di sana,


taya bersorak dalam hati, karena dirinya memang merasa sedikit kesal, bagai mana tidak sudah seminggu dirinya dan Rara tidak bisa berduaan


taya" oooo begitu


Bu Lia" tapi jika kamu, masih ingin kami disini


belum bu Lia menyelesaikan kata kata nya taya dan Rara kompak menjawab


"tidak, tidak apa apa" bersamaan


Bu Lia melihat ke arah keduanya dengan tatapan heran


Bu Lia" kalian senang ya jika kami pergi ?


rara" Bu... bukan begitu Bu,kami hanya tidak mau kalian meninggalkan pekerjaan kalian, lagi pula, bapak dan ibu baru saja memulai usaha jika di tinggal lama lama, bagaimana kedepannya


Bu Lia" benar juga kamu nduk, jadi tidak apa apa kalian kami tinggal


taya" tidak apa apa, lagi pula di sini, ada stev,Fahri,dan Nara kan sayang


rara" iya Bu, ibu tidak usah khawatir , kami akan baik baik saja di sini


Bu Lia" tapi ingat jika ada apa apa langsung kabari kami ya


rara" iya Bu


rara dan taya sangat senang karena mereka akan terbebas dari keluarga yang selalu saja menggangu mereka ...


walau niat nya buka sengaja, namun tetap saja mereka berdua, merasa tidak nyaman dengan kehadiran keluarga mereka,


"maaf Bu bukan nya senang atau mengusir, tapi kami butuh waktu berdua,dan kami masih butuh melepas rindu" Dalma hati taya


----_____----_____----______----_____----


TBC


jangan lupa budayakan like dan komen setelah membaca ya


terimakasih

__ADS_1


__ADS_2