
selamat membaca
.
.
.
.
.
☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️
keesokan harinya Rara terbangun dengan perasan yang sangat bahagia , karena kini iya merasa menjadi istri yang sesungguhnya dari ataya Dimitri
rara" sa... sayang Bagun sudah subuh, solat dulu
taya membuka matanya
taya" pagi sayang, sudah pukul berapa
rara" Liam pagi,
rara beranjak dari tempat tidur dan membersihkan dirinya di kamar mandi,
setelah selesai taya pun melakukan hal yang sama
setelah itu mereka menunaikan salat subuh bersama
setelah selesai Rara membuat sarapan untuk mereka taya , pergi bersiap untuk ke kantor
tak perlu menunggu lama Rara sudah selesai membuat sarapan untuk mereka berdua
rara" makan sudah siap,
taya" sayang kamu ikut aku ke kantor ya
rara" kenapa?
taya" agar stev bisa meminta data mu untuk membeli ponsel baru
rara" baik lah, kalo begitu aku berganti pakaian dulu, kamu tunggu saja di meja makan
taya" baik lah
setelah selesai Rara langsung bergegas keluar menuju meja makan
rara" ayo pergi, apa kamu sudah selesai sarapannya
taya" sudah, (terpesona) kamu tidak makan
rara" aku masih kenyang , nanti saja aku makan bersama Nara
taya" baik lah,
taya menggenggam tangan Rara, dan berjalan beriringan menuju lift
taya" aku rasa password pintu apartemen harus aku ganti
rara" kenapa?
taya" agar tidak ada yang sembarangan masuk
rara" oooo tapi kan yang tahu hanya kamu, stev, dan Fahri, aku saja masuk mengunakan kunci
"astaga iya aku, tidak memberitahunya karena password nya salah tanggal lahirnya," batin taya
rara melihat taya tersenyum senyum sendiri
rara" kamu kenapa? apa ada yang lucu ? kenapa kamu tersenyum senyum seperti itu ?
__ADS_1
taya" ah tidak, aku hanya mengingat wajah jelek stev saja
rara"(bingung) aneh
pintu lift terbuka menandakan mereka sudah Samapi di lantai yang mereka tuju
rara" pagi stev (tersenyum)
Steven" pagi
Steven melihat seperti ada yang berbeda pada kedua atasannya itu
taya" stev hari ini tolong Anatar istriku mencari ponsel dan nomor baru
Steven" baik pak
Steven membuka kan pintu untuk taya dan Rara
sepanjang perjalanan Steven mempethatikan kedua sejoli tersebut mencari hal yang berbeda dari keduanya
taya" stev fokus menyetir jangan selalu mencuri pandang seperti itu
Steven" maaf pak
sesampainya di kantor Rara malu untuk turun karena iya takut jadi bahan pembicaraan para karyawan
taya" sayang tenang lah, mereka semua tahu jika kamu itu adalah istriku, aku kan sudah berjanji pada papa mu, jika aku tidak menutupi pernikahan ku dengan mu
rara" tapi malu, mana di luar ramai sekali
taya"(tertawa) ya namanya kantor pasti ramai , sudah ayo keluar kasihan stev berdiri di situ
akhirnya Rara dan taya turun dari mobil itu dan memasuki gedung perkantoran itu
semua mata tertuju pada taya dan Rara,
taya melingkarkan tangan nya di pinggang Rara dengan sempurna hal itu justru membuat Rara tidak nyaman
"rara!!"
siapa lagi kalo bukan Nia dan Nara
Nia" Ra jadi bener Lo istri nya pak Dimitri
rara" Nia, orang itu tanya kabar dulu, ini mah langsung nanya begitu
Nia" gak bisa bada nadi gue kalo masalah begini
taya" Hem Hem
Nia" maaf pak
taya" sayang aku naik duluan, kamu berbincang saja dulu dengan mereka
taya mencium kening Rara , hal itu membuat Nia iri dan membuat Nara terkejut
taya sudah masuk kedalam lift dan meninggalkan ke tiga perempuan itu
Nia" hebat Lo Ra, paket dukun dari mana Lo ? (tertawa)
Nara" yey mulut Lo nyet
Nia" ya kan sapa tahu gue , bisa kesana minta ajiannya (tertawa) gak nyangka gue orang biasa kayak Lo bisa dapetin kak Dimitri z Menag sih Lo cantik tapi kita kan orang biasa
rara hanya tersenyum karena iya tahu Nia belum tahu siapa dirinya sebenarnya
Nara" udah Ra, gak usah dengerin bacot orang satu ini mending kita ke atas ngopi Tah ngapain yah,
Nia" ih ya udah sana, gue masih banyak kerjaan nanti gue nyusul, inget ra siapin kontak dukunnya (tertawa)
Nara" itu anak semakin menggila semenjak di sini
__ADS_1
rara"(tertawa) ada ada aja ya dia itu
Nara" Ra, itu pak Dimitri kerasukan apaan kenapa jadi baik banget sama Lo, segala cium kening udah kayak mama papa sungguhan
rara" panjang ceritanya na, cuma intinya kita sama sama sepakat membangun semuanya dari awal
Nara" alhamdulilah jadi lega gue dengarnya, gue doain semoga Lo sama pak Dimitri bahagia terus ya
rara" amin, semoga kamu juga bahagia sama Alvin
Nara hanya tersenyum menanggapi perkataan Rara
mereka naik ke atas dimana kantin berada , mereka melanjutkan perbincangan di sana
sementara di ruangan taya
taya" ri minta Kell melacak semua pesan dan panggilan dari ponsel ini
fahri melihat ponsel yang di berikan taya
fahri" bukanya ini ponsel kakak
taya" iya
fahri" kenapa melacak ponsel kakak , kamu cemburu buta ya mas (curiga)
taya" enak saja, bukan seperti itu, rara baru bilang jika sudah seminggu ini dirinya selalu di teror oleh seseorang
fahri" apakah Sarah
taya" tidak tahu, maka dari itu aku meminta mu , untuk menghubungi Kell
fahri" mas aku rasa kamu sama kakak harus pindah , aku takut jika Sarah mengetahui tempat tinggal kalian ,
taya" tidak perlu , aku malah takut jika Rara akan curiga
fahri" lalu bagai mana ?
taya" aku akan memperketat penjagaan untuk Rara,
fahri" baik lah jika memang itu yang terbaik
dimana kakak sekarang?
taya" sedang bersama teman temannya ,
fahri" kalo begitu aku akan menghampirinya dulu, ngomong ngomong apa kalian sudah membuat ponakan buat ku (tertawa)
taya" pergi! sebelum buku ini melayang ke arah mu
fahri" (berlari) astaga ada singa mengamuk
taya menelepon Steven meminta jadwalnya hari ini
setelah selesai taya mulai bekerja ...
sementara Rara asik berbincang dan tertawa bersama Fahri dan Nara
hingga mereka tidak sadar jika sedari tadi ada yang memperhatikan mereka
" sekarang kamu boleh bahagia dan tertawa, tapi sebentar lagi, tawa mu itu akan berubah menjadi tangisan, dan raungan kesakitan( tersenyum sinis)" dalam hati wanita itu sungguh kesal mendengar suara tawa rara yang terdengar bahagia itu membuat nya ingin cepat cepat menyingkirkan Rara
--------------------------------------------------
TBC
next
jangan lupa setelah membaca budayakan like dan komen ya
terimakasih
__ADS_1