Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 211


__ADS_3

happy reading


.


...


.


...


enjoy


💢💢💢💢💢💢💢💢💢💢💢


"jleb" benda tajam itu menusuk perut nya,membuat semua orang panik,melihat darah yang mengalir


tita" darah,putriku berdarah


brug


tita terjatuh dan tidak sadarkan diri,Reno dengan sigap memegang istrinya,brand langsung berlari menyiapkan mobil,Rey langsung mendekat pada Naima yang terlihat syok


Febi" maaf kan kakak nai


Febi menutup matanya,Arif langsung membawa Febi menuju mobil yang di sediakan brand,jika menunggu ambulance itu akan terlalu lama,


Reno" kalian pergi lah,mama biar papa yang urus temani Febi nai


Rey membatu Naima bangun dan menyusul kakak nya itu


di dalam mobil Naima terus memegang tangan kakak nya itu,dan air matanya tidak bisa berhenti


Naima" kakak kenapa melakukan ini,kak Naima sayang kakak,jangan tinggalkan Naima


Arif" feb kenapa kamu melakukan ini,kami tidak berharap seperti ini,aku mohon jangan tinggalkan aku


darah dari perut Febi tidak berhenti,dan terus mengeluarkan darah,sesampainya di rumah sakit Febi langsung di tangani oleh tim medis


Naima merasa takut,takut jika kakak nya itu akan meninggalkan nya,Rey yang melihat itu langsung memeluk Naima


Rey" tenang lah kakak mu akan baik-baik saja,kita doakan yang terbaik


Naima" ini salah ku,ini salah ku,seharusnya kita tidak melakukan ini,kakak ku (menagis)


Rey"(memeluk) tidak,ini bukan salah mu,kita tidak tahu jika Febi akan melakukan ini,dan kita tidak pernah berharap jika Febi bertindak seperti ini


Arif" benar nai,niat kita baik,kita hanya ingin Febi berubah dan meluruskan masalah ini


suster" permisi keluarga Febi


Naima" saya,ada apa ?


suster" pasien mengeluarkan banyak darah,dan pasien memerlukan transfusi darah segera


Naima" saya siap,darah saya dan kakak saya sama sus anda boleh mengambil darah saya


suster" baik lah nona mari ikut saya


Naima mengikuti suster itu,untuk mengambil darah nya,setelah selesai Naima kembali menemui yang lain,dan melihat keluarga Rey dan mama,papa nya sudah berada di sana


cha-cha" nak apa kamu baik-baik saja (memeluk)


Naima" bunda (memeluk)


tita" bagaimana Febi ? (menangis)


Rey" kami masih belum tahu ma,kami juga masih menunggu

__ADS_1


Abi" apa yang terjadi ?


brand menarik Abi untuk menjelaskan hal yang terjadi


brand" aku fikir Febi orang yang akan melawan,ternyata hanya sebatas penjelasan dia sudah luluh,dan memilih mengakhiri hidupnya


Abi" tidak waras kamu brand,kenapa kamu tidak melihat ke adaan nya


brand" aku lupa soal itu ( menundukan kepala) aku salah


Abi" huh,tebus kesalahan mu nanti,dan kamu pergi lah berlibur tenangkan fikiran mu


brand" astaga kamu memang yang terbaik Abimanyu


tidak lama kemudian,Febi di nyatakan selamat,dan sudah berpindah ke ruangan rawat


Naima" kakak bangun lah,nai ingin melihat senyum kakak lagi


Rey" nai ganti lah,pakaian mu bunda membawanya untuk mu


Naima" terimaksih kak Rey


Naima mengganti pakaian nya yang kotor oleh noda darah,setelah selesai Naima keluar dari kamar mandi dan melihat Febi hanya seorang diri


Naima" kak Rey di mana ?


Naima duduk di sebelah Febi,masih memejamkan matanya


Naima" kak bangun lah,nai masih di sini nai mau memeluk kakak lagi


karena waktu sudah sangat larut,mata Naima mulai mengantuk dan tertidur di sebelah Febi dengan posisi terduduk


pukul tiga subuh mata Febi terbuka dan melihat di sekitarnya


Febi" kenapa aku masih hidup (bergumam)


Febi melihat di sekitarnya,Febi melihat Naima yang tertidur di sebelah nya


Rey" perbaiki sikap mu,jangan hanya meminta maaf


Febi terkejut mendengar suara Rey baru saja masuk ke dalam ruangan itu


Febi" ka-kamu,sedang apa kamu


Rey" aku rasa yang terluka perut mu bukan kepala mu,kenapa kamu jadi amnesia,aku suami adik mu,dan tidak mungkin aku meninggalkan nya


Febi" kamu benar,huh apa mereka mau memaafkan aku


Rey" tergantung pada sikap mu,aku rasa jika kamu menunjukan nya dan bersungguh sungguh orang akan memaafkan sikap mu


Febi" kamu sebagai laki-laki terlalu kasar aku tidak suka


Rey" (tersenyum) aku juga tidak suka pada mu,dan satu lagi,jangan pernah macam macam pada istri ku


Febi" aku yakin adik ku ini tersiksa menikah dengan orang seperti mu


Rey" aku juga yakin,jika adik mu ini juga tersiksa memiliki kakak sepertimu


Febi" diam kamu,aw


Febi merasakan sakit di perutnya


rey" rasakan


Febi" aku akan meminta adik ku,untuk memarahi mu nanti


Rey" coba saja

__ADS_1


****


mata hari sudah mulai menampakan cahaya nya, membuat Naima membuka matanya karena merasakan cahaya matahari menerpa wajahnya


Naima mendapatkan dirinya tertidur di sofa rumah sakit,Naima mengingat jika dirinya tertidur di sebelah Febi,Naima melihat pembaringan yang kosong


Naima" kak Febi


Naima langsung beranjak,dan mencari Febi di setiap sudut ruangan itu,namun tidak menemukan Febi


Naima keluar Rungan untuk mencari Febi,dengan sangat khawatir Naima mencari ke sana kemari


Rey" nai


Naima" kak Rey,kak Febi tidak ada,dia tidak ada di ruangan,kak cepat cari kak Febi aku terjadi sesuatu padanya (menangis)


rey" hey jangan menangis,ikut aku (menarik lembut tangan Naima)


Naima mengikuti Rey yang membawanya menuju ke taman rumah sakit


Rey" mereka di sana (menunjuk Febi dan juga Arif )


Naima melepas tangan Rey,dan berlari menuju kakak nya


Naima" kak Febi (memeluk)


Febi terkejut mendapat pelukan dari adiknya itu


Febi" aw nai,perut kakak sakit


Naima" maaf kak,maaf


Febi" dasar kamu,nai maaf kan kakak ya,kakak tidak seharusnya bersikap seperti itu,dan maaf kakak seharusnya melindungi kamu sebagai kakak


Naima" Naima juga minta maaf,sebagai adik Naima seharusnya,tahu perasaan kakak


Febi" kita sama-sama mulai semuanya lagi,kakak akan memperbaiki semuanya,maaf kan kakak nai (memeluk)


Arif" sudah malu di lihat banyak orang,kita sambung lagi nanti,sekarang kita masuk ke ruangan saja


Naima" kak Arif iri ya melihat kami berpelukan (tertawa)


Arif" enak saja, tidak aku malu melihat kalian berdua seperti itu seperti anak kecil,benar kan pak Rey


Rey" tidak aku biasa saja melihatnya,dan Rif bisa panggil saya biasa saja. ini bukan kantor,saya seperti tua sekali di panggil bapak


Febi" memang anda tau (mencibir Rey)


Naima sedikit heran dengan kakak nya yang mengatai Rey


Rey" hey nona saya dan anda sama,jadi anda juga tua


Arif" iya berasa muda sekali kamu feb


Febi" oooo sekarang kami membela bis mu ini


Arif" bukan begitu tapi memang seperti itu


Naima" kalian kenapa ? (bingung)


"tidak ada" bersamaan


Naima merasa sangat bahagia dirinya kini bisa kembali akur dengan kakak perempuannya,dan ia berharap setelah ini hanya ada kebahagian untuk dirinya dan keluarga nya


_______________________________


TBC

__ADS_1


next


terimaksih


__ADS_2