
selamat membaca
.
.
enjoy
_______,,,,______,,,,_______,,,,_____
pagi ini Rey tidak berniat untuk pergi ke kampus karena iya sangat malas, mengurus tugas skripsinya, namun ia tidak mau di anggap pecundang yang kalah dengan Ghani yang tinggal menunggu ke lulusannya saja
sedang bersiap tiba-tiba ponsel Rey berdering
Rey menjawab panggilan itu
Rey* halo
cyra* Rey berangkat bareng gue ke kampus nya, papa gue udah berangkat
Rey* nyusahin gue Lo key
cyra" Rey tampan mau ya ,ya,ya
Rey* iya bawel, gue gak mau tahu, gue Sampek Lo udah beres gue gak mau nungguin Lo dandan dan kegiatan lainnya ya, kalo Lo belum siap gue tinggal
cyra* ah Abang Rey gemes , iya,iya
Rey langsung mematikan panggilnya agar cyra tidak banyak bicara
cyra" yey gue kutuk baru tahu rasa Lo, main matiin aja (kesal)
setelah selsai bersiap Rey pergi, untuk menjemput cyra
Rey" bunda Rey pergi ya
cha-cha" hati-hati sayang, jangan ngebut bawa mobilnya,
Rey"iya Bun (mencium tangan)
cha-cha" OOO iya nanti ini kalo kamu udah pulang tolong kamu antar ini ke rumah kakak ya
Rey" iya Bun,ya sudah Rey pergi Bun
Rey pergi meninggalkan rumah,menuju ke rumah cyra
sesampainya di sana Rey langsung turun,untuk memanggil cyra
Rey" assalamualaikum omcan,
Fani" eh Abang Rey, mau jemput key ya
Rey" iya omcan, apa key udah siap
Fani" sudah panggil saja
Rey masuk kedalam rumah itu
Rey" key!! (bertriak)
cyra menuruni anak tangga dengan terburu-buru,
cyra" berisik Lo Rey, berasa kayak di hutan teriak-teriak
Rey" Lo lama kalo gue panggil baik-baik, udah cepet gue mau ketemu pak fahruk , gue mau bimbingan ini, keburu ngambek nanti itu dosen
cyra" iya bawel, Lo liat mama gue gak
Rey" omcan di depan lagi siram bunga
cyra" oooo ya sudah, ayo
mereka berpamitan pada Fani, kemudian pergi menuju kampus
sesampainya di kampus, cyra di sambut oleh Ranti
Ranti" hey key, apa kabar (tersenyum)
cyra" hey ran, ada apa nih Lo pagi-pagi udah nunggu gue di sini
Ranti" enggak apa-apa cuma lagi pengen aja
cyra" OOO
__ADS_1
tidak tahu kenapa cyra memang kurang suka pada Ranti, walau dia terkenal anak baik, dan cantik namun cyra,dan Rey tidak pernah suka saja terlalu akrab dengan Ranti
Ranti" kita ke kantin dulu yuk key, sebelum mulai kelas
cyra" sorry ran gue mesti ke perpus, balikin buku, Lo tahu kan di perpus gimana ngantrinya kalo lagi masa ujian gini
Ranti" oooo ya sudah, aku temani sampai di perpus, sekalian aku mau ke toilet
cyra" em
"nih anak kenapa,mesti banget gitu ke toilet perpus, perasaan toilet banyak di kampus ini" batin cyra yang merasa curiga pada Ranti
sepanjang perjalanan cyra berpura-pura membaca bukunya, iya ingin tahu apa yang di inginkan Ranti dari nya
Ranti" key keluarga kamu seru ya, aku suka sama keluarga kamu
cyra" em
Ranti" key orang yang kalian bahas waktu itu saudara kamu juga ya, kok Fahri tidak pernah cerita
cyra" oooo, siapa ya ? yang mana ?
Ranti" itu loh yang namanya na
belum Ranti menjawab cyra memotong perkataan Ranti
cyra" na...nah gue udah sampai perpus, nah Lo silahkan melanjutkan perjalanan
cyra langsung masuk ke dalam perpus,meninggalkan Ranti yang menahan amarahnya
"kurang ajar si cyra, awas aja gue bakal dapet info nya , gue bakal cari caranya " batin Ranti
...
nada sedang bersiap-siap untuk bekerja, dan melihat pantulan dirinya di cermin
nada" aku memerlukan tenaga ekstra berjaga-jaga siapa tahu bos itu akan menyuruh ku memanjat gedung hari ini
setelah selsai,nada bergabung dengan keluarga nya untuk sarapan
Nara" nada cepat makan ini (memberi piring yang terisi banyak makanan)
nada" mba banyak sekali, nada bisa kekenyangan
Nara" ayolah nad, keponakan mu ingin melihat mu makan semua ini
mereka berdua hanya menganggukkan kepala dan menahan tawanya
nada" bisa separuh nada bawa untuk bekal
Nara" mba mau lihat kamu makan (sedih)
nada" yah mba, nada
mami" makan saja , nanti kalo gak habis baru kamu bawa buat bekal
nada mulai memakan, makanan yang berada di dalam piring nya,nada sungguh heran kenapa keponakannya itu senang sekali melihatnya makan
nada" man nada sudah tidak kuat nada bawa untuk bekal saja
Nara" satu kali lagi, ya,ya ini kamu makan yang ini (mengambil telur)
nada" em
setelah selesai nada berpamitan untuk pergi ke kantor
Alvin" nad kamu barang mas saja, biar pak Idris bisa antar mami ke pasar
nada" iya mas
Nara" nada pulang nya jangan malam-malam ya, oke
nada" iya mba,nada pergi mba (mencium tangan)
Alvin" sayang aku pergi ya, kamu baik-baik di rumah(mencium kening),anak papa sama Mama ya, di rumah jangan nakal,banyak istirahat sama mama ya (mengelus perut Nara)
nada" aduh bikin iri aja deh (terkekeh)
Alvin" nanti kamu masih kecil, jangan nikah dulu
nada" iya mas alvin,iya nada masih polos,masih mudah dibodohi,belum ngerti apa-apa nada ingat semua nya dengan baik
Nara terkekeh mendengar perkataan adiknya itu
__ADS_1
Nara" ya sudah sana, pada pergi nanti terlambat
Alvin dan nada pergi bersama, Alvin mengantar nada lebih dulu a
Alvin" nah nad, selamat bekerja, dan ini uang saku mu
nada" nada kayak anak SD ya mas, masih dapat uang saku (tertawa kecil)
Alvin" memang kamu itu anak SD , sudah sana turun nanti kamu terlambat
nada"nada pamit mas (mencium tangan )
Alvin" hati-hati ya
nada masuk ke dalam kantor itu,dan di sambut oleh satpam
satpam" selamat pagi
nada" pagi pak
nada berjalan menuju lift, dan bertemu Deni
asisten taya
Deni" pagi nada
nada" pagi pak Deni
Deni" bagaimana sudah menyiapkan materi rapatnya
nada" rapat, memang ada rapat pak
Deni" pak Ghani tidak memberitahu kamu
nada" tidak pak,
Deni" baik lah, nanti aku kirim kan ke kamu ya, materi rapatnya agar kamu bisa menyerahkan nya pada pak.ghani
nada" terimakasih pak Deni
nada sudah Samapi di ruangannya , dan mulai mengerjakan tugasnya yang di berikan oleh Deni
Ghani datang dengan santai, dan menghampiri nada
Ghani" hari ini ada rapat saya mau, kamu menyiapkan materinya dan saya mau setengah jam sudah ada di meja saya
Ghani pergi meninggalkan nada, tanpa memberi tahu apa pun mengenai rapat itu
"untung pak Deni sudah memberiku materi rapatnya, aku hanya tinggal mengeditnya sedikit " dalam hati nada
belum setengah jam nada sudah sudah menyerahkan materi rapat pada ghani
nada" ini pak materi rapat yang bapak minta
(meletakan di meja)
Ghani melihat materi rapat yang di berikan nada
"dari mana dia tahu, ini materi rapat nya, hah gagal rencana ku untuk mengerjai nya" dalam hati Ghani
nada" pak jadwal anda hari ini, rapat jam sepuluh, siang ada pertemuan dengan pihak periklanan,pukul tiga harus sudah berada di kantor dan menghadiri pertemuan khusus
"pertemuan khusus,apa itu ?" batin nada
Ghani" baik lah terimakasih, kamu boleh pergi
hari ini berjalan dengan baik, Ghani tidak bisa mengerjai nada sedikit pun hari ini dan nada bisa menikmati hari nya walau masih sedikit merasa kesal karena kelakuan bos nya itu
________________________________
TBC
next
jangan lupa kasih kau dukungan ya
like
komen
vote
favorit
__ADS_1
jangan bosen ya buat kasih dukungannya ...
terimakasih