Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 26


__ADS_3

enjoy


.


.


.


.


.


happy reading


🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾


tanpa mengetuk Rara langsung menerobos masuk dalam kamar itu dan Rara tak menemukan apa pun selain ruangan yang sepi dengan tv yang menyala


"astaga jadi itu suara tv" gumam Rara kesal


rara menengok kanan dan kiri iya tak mendapati taya di dalam kamar itu Rara melihat ke arah pintu balkon yang terbuka


" mungkin dia di sana" batin Rara


rara berjalan ke arah balkon dan benar saja taya sedang tertidur di kursi santai panjang itu


rara memperhatikan wajah taya yang tampan nyaris sempurna itu


(author: menurut Rara ya tapi wkwk)


iya melihat setiap inci wajah taya, mengingat bagai mana dia tersenyum,bagaimana iya marah,Rara membayangkan semua ekspresi taya


rara" oooo astaga ayo lah Ra, jangan tergoda lagi, ingat kamu sudah menyerah,dan dua pun akan jadi milik orang


rara menyadarkan dirinya,namun Rara masih memperhatikan taya


" dia pasti lelah ,sampai tertidur di sini " gumam Rara


rara melihat taya memeluk sebuah bingkai foto


rara hendak mengambil bingkai itu, berniat menaruh di meja namun taya lebih dulu membuka matanya


taya" apa yang kau lakukan ( ketus)


karena terkejut Rara sontak memundurkan badannya dan Rara terpleset


melihat hal itu dengan sigap taya langsung menarik pinggang Rara dan mendekap tubuh Rara


tidak tahu kenapa jantung Rara berdetak tak karuan seperti orang yang sedang dangdutan ...


rara langsung menjauhkan tubuhnya dari taya iya takut jika Yaya bisa mendengar detak jantungnya

__ADS_1


rara" ma... maaf


taya" lain kali hati hati,jangan sembarangan bergerak, kamu itu sudah dewasa bukan anak anak lagi


rara" maaf


rara sadar jika itu memang salahnya


rara melihat bingkai foto yang tergerak di atas bangku itu namun dengan cepat taya membalikan foto itu dan menimpah dengan bantal


taya" kenapa kamu ke mari


rara" oooo iya, eyang meminta om taya untuk fitting baju, karena orang butik sudah menunggu


taya" em


rara masih berdiri dan tidak bergerak sedikit pun di tempat nya,iya memperhatikan taya yang sedang merapikan barang barangnya itu,merasa di perhatikan taya menegur Rara


taya" apa masih ada lagi yang ingin kamu katakan


rara" em tidak ada


taya" lalu


rara" lalu ?


taya menarik nafas panjang


rara"astaga iya, baik lah aku turun


rara langsung berlari keluar dari kamar itu dan meninggalkan taya


setelah keluar Rara menarik nafas panjang untuk mengembalikan fokusnya


"astaga Rara kenapa kamu jadi bodoh seperti itu,aku pasti terlihat seperti orang bodoh tadi " mengacak rambutnya frustasi


rara bergumam memaki diri sendiri, diam diam taya memperhatikan tingkah Rara dan tertawa melihat sikap nya


" seandainya saat itu tidak terjadi, mungkin kamu adalah pengantin ku saat ini" batin taya yang berubah menjadi murung kembali


rara terus berjalan menuruni anak tangga sambil bergumam, sampai sampai iya membuat heran bunda,dan omcan nya


cha-cha" kak, kamu kenapa ?


rara terkejut karena di tegur oleh bundanya


rara" hah, kenapa bunda ?


cha-cha" kakak kenapa, kok ngomel ngomel sendiri om taya mana ?


rara" oooo gak Bun kakak cuma lagi inget inget barang barang yang kakak taruh tadi (tersenyum)

__ADS_1


cha-cha" olah bunda kira kmu kenapa kak, om taya nya mana ?


belum sempat Rara menjawab taya sudah berdiri tepat di belakang Rara semakin membuat Rara merasa malu akan kebodohannya


taya" udah di sini mba, takut bener adek nya yang ganteng ini gak mau coba baju nya


rara langsung pergi begitu saja meninggalkan ketiga orang itu


Fani" si kakak kenapa nyolong aja


cha-cha" kebiasaan pasti ada yang dia lupain itu, ya sudah dek coba dulu bajunya ibu udah ngomel aja dari tadi


taya pergi menuju ke tempat sang ibu berada dan mencoba baju yang sudah di sediakan


sementara Rara sedang asik duduk di gazebo mencari udara segar untuk nya dan menetralkan degup jantungnya yang sedari tadi tidak mau tenang karena taya


rara" hey jantung bisakah kita bekerja sama, bisa tidak bersikap biasa saja, jika bertemu dia, kamu tahu bukan aku itu sedang mencoba melupakannya tapi kenapa kamu seolah enggan melakukannya


menarik nafas panjang dan mengelus elus dadanya


"bagai mana bisa lupa jika dia selalu saja berada di pikiranku " Rara bergumam dalam hati sambil menggelengkan kepalanya


sudah cukup lama iya memarahi jantungnya dan mencoba menenangkan pikiran nya


sampai sampai Rara tidak tahu jika ada orang yang sudah berdiri di sebelah tempat duduk nya


taya" apa sudah berhasil melupakan ku ?


rara terkejut mendengar suara taya yang ada di sebelahnya


rara" astafirlohalazim , bisa gak buat kaget gak sih (kesal)


taya" aku harap kamu sudah melupakan ku, karena aku tidak mau melihat kamu menangis histeris saat pernikahanku


rara" maaf ya tuan ataya Anda sungguh percaya diri sekali, saya beritahu anda saya sudah melupakan anda, Bahakan anda sudah bersih dari hati dan pikiran saya, dan satu lagi saya tidak akan menagis saat pernikahan anda, saya akan menjadi orang yang paling bahagia di pernikahan anda (berbohong)


rara mengatakan itu dengan sangat ketus sampai sampai taya diam dan hanya bisa memandangi nya saja


rara" oooo satu lagi, saya harap kelak anda dan istri anda bisa bersikap baik pada eyang dan anda bisa mengajarkan dia soal tatak ramah yang baik


rara pergi meninggalkan taya dengan kesal dan membiarkan taya diam mematung di tempat nya


"semoga kamu benar benar melupakan ku, dan dengan semua rasa sakit yang aku berikan itu akan membantu mu melupakan aku"gumam taya yang menatap Rara yang telah pergi menjauh darinya


______________________________________


TBC


next


jangan lupa setelah membaca kasih like dan komennya ya

__ADS_1


terimakasih


__ADS_2