Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 2


__ADS_3

happy reading


.


.


.


.


.


enjoy...


_______________________________________


hari ini semua berjalan lancar untuk rara karena tak ada hambatan sedikit pun dalam ia mengerjakan tugasnya yang sangat menumpuk di hari pertama bekerja


waktu sudah menunjukan waktu pulang kantor dan itu artinya semua karyawan di perbolehkan pulang


Rara sedang membereskan barang-barang nya dan bersiap untuk pulang


Nara" Ra kita pulang bersama ya


Rara" iya mba mari


Nara" gak usah panggil mba Ra,panggil nana aja atau gak cablak kayak yang lain, lagian umur kita gak jauh-jauh banget


Rara" (tersenyum) oke deh na


mereka berdua berjalan menuju lift yang ternyata sudah penuh oleh karyawan lain terpaksa mereka menunggu sampai lift selanjutnya


sedang asik menunggu tiba tiba Nara heboh sendiri membuat Rara heran


Nara" haduh gimana ini ,haduh, aduh Ra wajah gue berantakan gak,(memperlihatkan wajahnya didepan Rara )


Rara" enggak kok, cantik wajahnya


Nara" aduh makin Deket lagi ...


Rara hanya menengok kanan dan kiri mencari apa yang membuat Nara salah tingkah namun Rara tak menemukan siapa pun kecuali adik sepupunya Fahri


Fahri" sudah mau pulang semuanya


Rara" iya pak


Nara hanya diam, tak menjawab


Fahri" kalo begitu saya duluan semuanya


Rara" iya pak,hati-hati pak


Fahri memasuki lift khusus untuk para atasan dan meninggalkan kedua wanita itu


Nara" huh (membuang nafas) akhirnya pergi juga, haduh Ra, hampir aja masuk IGD gue gara-gara tuh anak


Rara" kenapa na?


Nara" panjang ra kalo mau di ceritain ... nanti aja kalo ada waktu gue ceritain


Rara" oke


***


sesampainya di rumah Rara di sambut dengan bundanya


cha-cha" gimana kak, hari pertama kerjanya


Rara" biasa aja Bun, tapi Bun kakak baru tahu bos Rara ternyata Fahri ,


cha-cha" OOO jadi bos kamu sih anak ajaib itu, pasti seru ya kak


Rara" seru apa Bun, yang ada kakuk mulut kakak manggil dia bapak

__ADS_1


cha-cha" ya udah kakak mandi, terus bantu bunda oke


Rara" dion sama Rey kemana Bun, tumben sepi?


cha-cha" mereka lagi pergi Sama papa ke rumah opgan


Rara" OOO yasudah lah kakak mandi dulu Bun


Rara pergi meninggalkan cha-cha , iya naik ke kamarnya dan mengistirahatkan tubuh nya


sudah selesai membersih kan dirinya Rara turun untuk membantu bunda nya ... walau


mereka punya banyak asisten rumah tangga namun cha-cha tak pernah mau menjadikan anak anaknya pemalas dan tak bisa apa-apa


Rara" apa yang bisa kakak bantu Bun


cha-cha" kakak beresin meja nya ya, terus susun piring piring , oooo iya susun piring nya lebih tiga ya nak, mau ada tamu soalnya


Rara" oooo iya Bun,


Rara mulai mengerjakan tugasnya selesai Rara membatu memasak


semuanya sudah beres hanya tinggal menunggu yang lain datang


tak terasa adzan magrib sudah berkumandang Rara menunaikan kewajibannya sebagai muslimah, seusai itu Rara menonton tv sambil menunggu papa dan adik-adiknya


cha-cha" kakak kok belum berganti pakaian sih,


Rara" emang mau kemana Bun ? (bingung)


cha-cha" ya Allah kak, kamu lupa bunda bilang apa tadi,


Rara"apa Bun(sambil mengingat)


cha-cha" mau ada tamu kak, masa kamu pakai daster begitu


Rara" astafirlohalazim Bun, kakak lupa


Rara langsung berlari ke kamarnya dan mengganti bajunya


Rara" bunda (bertriak) bunda dimana ?


tak ada jawaban dari cha-cha


Rara memanggil lagi dan lebih kencang dari sebelumnya


tiba tiba Rara di kaget kan oleh laki-laki yang tidak tahu kapan datangnya itu


Dion" dorr ...


Rara" Dion buat kakak jantungan aja kamu ini loh


Dion" maaf kak, solnya kakak berisik banget


Rara" bunda mana ?


Dion" lagi di kamar sama papa


Rara" oooo, ngomong-ngomong tamu kita siapa sih, kok kakak gak tahu


Dion" Dion juga gak tahu kak,coba tanya Abang Rey aja


Rara meninggalkan Dion dan masuk ke kamar Rey


Rara" Rey , aaaaaa (bertriak)


rey hanya memakai celana dalam dan belum memaki baju


Rey" kakak!! kebiasaan deh main masuk aja, gak ketuk pintu dulu (kesal)


Rara" maaf-maaf , kakak gak tahu hehe


Rey"kakak itu kebiasaan

__ADS_1


Rara" Rey memang tamu kita siapa sih? (bersandar di pintu)


Rey" oooo tamu kita


belum selesai Rara mendengar ucapan Rey bundanya sudah memanggil


Rara" iya Bun ... ya udah deh Rey kakak di panggil bunda


Rara turun menuju kamar bunda nya


tok tok tok


Rara" Bun boleh masuk


cha-cha" masuk kak,


cklek


Rara" ada apa Bun ?


cha-cha" kak kamu pakai ini ya ... biar terlihat cantik


Rara" aduh Bun , Rara gak suka pakai perhiasan bunda kan tahu


cha-cha" kak cuma kalung saja sayang gak pakai yang lain, biar manis gitu kamu nya kak


Rara dengan terpaksa memakai kalung itu


Rara" emang tamu kita siapa sih bun, kayak nya sepesial banget


cha-cha" liat saja nanti kak, kamu pasti suka dengan tamu ini


Rara" semoga ...


pukul delapan tepat pintu bel rumah itu berbunyi


Ting tong


Lulu langsung berlari membuka pintu


"selamat malam "


Lulu" silahkan masuk bu,pak,tuan muda,silahkan duduk saya akan panggil tuan dan nyonya


Lulu berlalu menuju dapur untuk memberi tahu cha-cha


Lulu" Bu tamu nya sudah di depan Bu,


cha-cha" OOO ini lu tolong kamu pegang dulu saya mau menemui mereka


cha-cha langsung berlari memanggil suami dan anak anaknya


karena cha-cha sudah tidak sabar untuk bertemu dengan tamunya tersebut karena iya sudah sangat rindu pada kedua orang yang pernah membantu nya berjuang dulu


cha-cha" ibu !! (memeluk) cha-cha merindukan ibu, ibu apa kabar


bu Lia" ibu juga rindu Cha, maaf ibu tidak bisa pulang waktu Bu Mia meninggal Cha (menangis)


ya tamu mereka malam ini adalah keluarga pak Lukman yang sudah tinggal di luar negri bersama ataya


cha-cha berganti memeluk pak Lukman dan juga taya


Abi dan anak-anaknya mulai berkumpul, Rara sangat terkejut melihat tamunya malam ini


sampai iya tak bisa berkata kata lagi, iya senang , malu,dan juga sedih


karena di saat terakhir bertemu dia membuat kesalahan yang membuat taya sangat marah padanya


________________________________________


TBC


next

__ADS_1


jangan lupa setelah baca kasih like dan komen ya semua


terimakasih


__ADS_2