Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season2) 29


__ADS_3

enjoy


.


.


.


.


your reading


°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°


ataya berdiri di depan cermin melihat pantulan dirinya di cermin itu ataya sudah siap sebagai pengantin laki laki, iya sudah mengenakan baju akad ... ataya masih memperhatikan dirinya sendiri


"aku benci hari ini, aku benci semua yang melekat pada diri ku saat ini, aku benci wanita itu, aku benci semuanya " batin ataya sambil menatap dirinya di cermin


ataya sungguh kesal dengan dirinya sendiri yang harus menikah dengan wanita yang iya tak cintai sama sekali


tak lama pintu kamar taya di ketuk oleh seseorang yang tak lain adalah sang ayah


pak Lukman" taya cepat sedikit,santai saja jangan nerves


taya keluar dari kamar mandi dan menatap sang ayah


taya" apa Sarah sudah tiba


pak Lukman" belum Ghani dan Rey masih menjemputnya di hotel


taya duduk di tepian ranjang nya, dan menundukan kepala,seraya berdoa


" ya Allah jika ini yang terbaik aku mohon lancarkan semuanya, jika tidak berikan hamba jalan yang baik" taya berdoa di dalam hati


pak Lukman yang melihat itu langsung duduk di sebelah Sanga anak, walau pun iya tidak menyukai calon menantunya,namun iya sebagai seorang ayah seharusnya memberikan nasehat kepada sang anak


pak Lukman" nak,


taya" iya pak


pak Lukman" nak nanti saat kamu sudah mengucapkan ijab kabul itu artinya kau sudah menjadi seorang pemimpin di rumah tangga mu, sebagai seorang pemimpin bapak harap kamu bisa memimpin keluarga mu ke jalan yang baik,nak memang tidak mudah mengatur seseorang tapi percaya, jika kamu selalu taat dan berdoa pada allah makan Allah akan memberikan jalan yang indah untuk mu


taya mendengar kan setiap kalimat yang keluar dari mulut bapak nya


pak Lukman" jujur bapak tidak suka pada calon menantu bapak tapi karena itu pilihan kamu, dan mungkin kamu tahu bagai mana dia, sifat baik nya, dan semuanya tentang dia bapak tidak melarang karena itu pilihan kamu, bapak yakin, bapak sama ibu tidak mungkin membuat mu memilih hal yang buruk, karena kami pun tidak pernah mengajarkan hal itu pada kamu


taya berusaha air matanya, dan ingin rasanya iya bertriak melampiaskan semua rasa yang selalu menyesakan dada nya itu, ingin sekali iya meminta bantuan, namun apa adanya iya tidak mungkin melibatkan ibu dan bapaknya


pak Lukman" nak bapak sama ibu akan tetap stay di sini setelah kamu menikah, bapak dan ibu ingin menghabiskan masa tua kami di sini, bapak dan ibu lega melepas mu di sana jika kamu sudah menikah, berarti kami tidak perlu khawatir tentang kamu karena istri mu akan mengurus segalanya


taya sedikit terkejut mendengar penuturan bapak nya


taya" kenapa kalian gak ikut taya, taya kan sudah janji bakal mengurus bapak sama ibu


(mulai berkaca kaca)


pak Lukman" nak, itu adalah rumah tangga mu, bapak dan ibu takut jika kamu disana bersama mu dan istri, kami takut kami akan ikut campur, dan malah merusak hubungan kalian sebagai suami dan istri , maka dari itu bapak dan ibu tetap stay di sini


taya hanya bisa menghela nafas panjang saja


setidak nya iya tidak perlu khawatir dengan keselamatan bapak dan ibu nya jika mereka di sini walau berat rasanya untuk iya menanggung penderitaannya sendiri


pak Lukman " ya sudah nak, ayo kita bergabung dengan yang lain,sambil menunggu Sarah

__ADS_1


taya mengikuti bapaknya untuk bergabung dengan keluarga yang lain


sesampainya di bawah taya sudah melihat begitu banyak keluarga yang berkumpul


mata taya mencari seseorang taya terus mencari di setiap kerumunan sampai taya mendengar suara tawa yang sangat iya kenal


"itu dia " batin taya


taya memperhatikan wanita itu tidak lepas dari pandangannya


sedang asik memandangi Rara, ya wanita yang di cari oleh taya adalah Rara,


tiba tiba Rey dan Ghani berlari menuju pak Lukman


aku melihat ke dua ke ponakan ku berlari tergopoh gopoh menuju ke arah bapak ku


mereka membisikan sesuatu pada bapak ku


aku melihat ekspresi bapak ku seketika berubah, melihat itu aku langsung menghampiri merek


taya" ada apa Rey, ?


Rey" lebih baik kita tidak bicara disini ...


taya membawa bapaknya,Rey, Ghani serta ibunya,


cha-cha, Abi,Radit, Fani,Dimas serta Rika langsung mengikuti yang lain


mereka masuk kedalam ruang kerja taya


taya" ada apa, mana Sarah ?


Rey" kami sudah menunggu lama di hotel, tapi setelah sejam kami kami tidak mendapati Sarah atau manager tidak juga terlihat akhirnya kami memutuskan untuk bertanya pada resepsionis hotel


taya" tapi apa Rey ...


Ghani" tapi kami malah mendapat kan ini


Ghani memberi baju pengantin yang sudah di siapkan dan sebuah note kecil


taya melihat note tersebut


"aku ada pemotretan di Paris,aku harap kamu dan keluarga mu baik baik saja "


begitu bunyi note tersebut di tambang emoticon tersenyum yang membuat taya semakin marah dan juga merasa lega dimana itu artinya iya tidak harus menikahi wanita itu


tapi saat taya melihat ibu dan bapak nya yang berubah sedih malah membuatnya merasa kecewa


" kenapa bapak sama ibu gak bahagia aku tidak jadi menikahi wanita itu" batin taya yang melihat bapak dan ibunya mulai bersedih


Abi" bagaimana ini pak, tamu serta keluarga sudah berkumpul tidak mungkin kita memberitahu mereka kalo kita membatalkan acara ini kita akan malu


taya baru sadar apa yang membuat bapak serta ibunya sedih karena malu,


"kenapa aku tidak terpikir hal itu" batin taya


cha-cha" kita harus melakukan sesuatu


Bu Lia" Rara dimana dia ?


Abi" apa hubungannya dengan Rara Bu?


cha-cha" iya kakak, Rey cepat panggil kakak mu kemari

__ADS_1


Rey pun langsung berlari memanggil Rara tanpa tahu maksud dan tujuan untuk memanggil kakak nya


sesampainya di bawah semua orang memandang Rey dan penuh pertanyaan


Rey" kak ayo ikut Rey


rara" ada apa Rey ? kenapa semuanya pergi ?


Rey" udah ayo ikut Rey kak


Rey menarik tangan kakak nya dan menuju ruang kerja taya


rara melihat eyang nya sudah banjir air mata dan taya hanya diam duduk dengan mata penuh amarah


rara" ada apa Bun?


semua orang menatap Rara


cha-cha" kak, sini kak Deket bunda


rara berjalan mendekati sang bunda dan duduk di sebelah bundanya


rara" ada apa Bun ? (menatap bingung )


cha-cha" kak, jadi gini


Belum selesai cha-cha berbicara Abi sudah angkat bicara


Abi" enggak Bun, papa gak izinin Rara buat nikah karena ini


rara langsung kaget mendengar kata kata dari papa nya ..


rara" ada apa ini bunda sebenarnya, kenapa kakak harus menikah, ada apa ini ?


Rika" kak, Sarah pergi meninggal taya, dan kita semua bingung harus bagai mana tidak mungkin kita batalkan acara ini, sementara tamu dan para undangan sudah hadir


rara mendengar itu langsung terkejut dan melihat ke arah taya yang masih duduk tak bergeming dari tempatnya sambil menundukkan kepala terlihat seperti sangat terpukul


rara" lalu apa hubungannya dengan kakak ?


Bu Lia" Rara cuma kamu satu satunya orang yang bisa menjaga nama baik keluarga ini, cuma kamu orangnya yang bisa membantu keluarga eyang agar tetap mempunyai muka di hadapan semua orang (kembali menangis)


rara terdiam sejenak mencerna semua kata kata semua orang


rara" jadi kakak harus nikah sama om taya?


cha-cha mengangguk kan kepalanya untuk menjawab pertanyaan sang putri


Abi" saya gak setuju, pasti ada solusi lain selain mengorbankan anak saya (kesal)


rara memandang papanya yang masih kekeh dengan pendiriannya dan memandang semua orang yang ribut dengan perkataannya masing


suasana itu membuat Rara merasa pusing dan tidak bisa berfikir dengan baik, Rara merasa syok bukan main, dan di tambah ke ribuan yang terjadi di ruangan ini semakin membuat nya merasa kepala nya semakin berat dan tidak bisa berfikir


--------------------------------------------------------


TBC


next


jangan lupa like dan komen kalian buat cerita aku ya


terimakasih

__ADS_1


__ADS_2