Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 87


__ADS_3

enjoy


.


.


.


.


.


Heppy reading guys


💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞


malam ini Dimas mengadakan makan malam untuk keluarga nya, karena dirinya ingin memberi tahu jika dirinya kini sudah pensiun sebagai pemegang perusahaan


Rika" kota London sangat indah ya jika malam hari


Dimas" tetap indah wajah mu mom, dari pada apa pun di dunia ini (mencium kening)


Rika" (tersenyum) ternyata masih pintar menggombal suami ku ini


Dimas" aku tidak gombal sayang, aku jujur


fahri" Hem Hem aduh, lupa ya kalo di sini ada anak kecil


Dimas" kamu bukan anak kecil Fahri, kamu itu sudah besar, cuma kamu nya aja iri lihat Daddy mesra mesraan sama mommy


fahri" enak saja siapa yang iri, aku kan memang masih kecil, di banding Daddy(terkekeh)


taya" dasar anak ini, malah ngatain Daddy nya


Rika" itu kenyataan Daddy, Menag Daddy sudah tua


Dimas" mommy !


Rika" apa?


Dimas" tidak hanya memanggil saja (tersenyum)


fahri tertawa melihat Daddy nya yang sangat takut Dnegan mommy nya itu


fahri" mom kenapa dulu mau menikah dengan Daddy


Dimas" karena hanya Daddy yang mau menikah dengan mommy mu


Rika" ngaur (memukul bahu Dimas)


fahri" tahu nih Daddy percaya diri sekali


Rika" em karena Daddy mu ini, laki-laki gentle yang sangat bertanggung jawab dan laki-laki yang selalu bisa membuat mommy tertawa


Dimas" mom aku terharu


Rika hanya tersenyum melihat suaminya itu


fahri" yah intinya Daddy beruntung mendapatkan mommy, tapi mommy musibah mendapatkan Daddy


Dimas" dasar anak ini,(melempar tisu pada Fahri)


fahri"(terkekeh) mas taya sama kakak kok belum datang ya, Fahri sudah lapar


Rika" sabar nak, mungkin merekante kena macet


Dimas" coba kamu telepon dulu ri


fahri menelepon taya, namun tidak ada jawaban


setelah beberapa kali baru lah taya menjawab


fahri* sudah di mana mas ?


taya* di belakang mu


taya mematikan panggilan itu, karena mereka sudah tiba di restoran tersebut


fahri" ngapain di angkat coba, kalo udah di sini mah mas


taya" biar kamu ada kerjaan aja


Rika" Sina Ra sebelah aunty

__ADS_1


mereka memulai makan malam karena memang waktu nya sudah terlewat


setelah selesai mereka mengobrol santai


Dimas" mom sebenar nya, Daddy mengajak kalian untuk makan malam karena ada hal yang ingin Daddy sampaikan


Rika menyapa suaminya itu


Dimas" mom mau kah kamu, selalu berada di sampingku kemana pun aku pergi, selalu bersama aku walau nanti aku sudah tua dan rambut ku mulai memutih semua , mau kah kamu menikmati sisa hidup mu untuk terus bersama ku


Rika" tentu aku istri mu, ada apa ini ? (bingung)


Dimas" mom Tidka malukan jika memiliki suami pengangguran


Rika" maksudnya ?


Dimas" mom, Daddy akan pensiun dari perusahaan karena Daddy Meu menikmati hari hari Daddy bersama mommy dan melihat anak anak kita sukses bersama sama


Rika" Daddy pensiun ,


Dimas" iya, Daddy mau terus sama mommy


Rika memeluk suaminya itu


Rika" Daddy terimakasih sudah mengabulkan keinginan mommy


Dimas" selama itu baik untuk kita, aku akan melakukannya mom


rara" jadi siapa yang menggantikan om Dimas ? em pasti anak ajaib ini kan (tersenyum) selamat ya ri, atas kenaikan pangkatnya


fahri hanya tersenyum menanggapi perkataan Rara


selesai makan malam taya dan Rara kembali ke apartemen mereka


rara" em om Dimas dan aunty sangat romantis ya, aku jadi iri,


taya" maaf aku tidak bisa romantis sepeti om Dimas


rara" bukan begitu maksud ku, kamu romantis kok, maksud aku tuh


taya" sudah lah tidak usaha di bahas, aku kan membersihkan diri, tolong siap kan baju ku


taya langsung masuk, kedalam kamar mandi meninggalkan Rara


setelah selesai membersihkan diri taya melihat istrinya sedang duduk gelisah di tepian ranjang


taya" kamu kenapa ?


rara" apa kamu marah pada ku ?


taya" tidak, kenapa ?


rara" apa benar?


taya" iya sayang, aku tidak marah, aku bersumpah


rara"(tersenyum) terimakasih sayang


taya" mom tolong ambilkan, jas yang tadi siang aku pakai


rara mengambil jas itu


rara" ini (memberikan pada taya)


taya" tolong ambilkan kertas yang ada di saku jas itu


rara merogoh saku di jas itu


rara" ini (menunjukan kertas tersebut)


taya" iya, coba tolong kamu bacakan sayang, aku mau mencatat nya di ponsel ku


rara" baik lah


rara membuka lipatan kertas itu, dan mulai membaca


rara" kuitansi pembelian rumah, ini kan alamatnya di indonesia


taya" memang


rara" rumah siapa ? ibu sama bapak ?


taya" bukan

__ADS_1


rara" lalu rumah siapa ?


taya berjalan mendekati istrinya


taya" sayang maaf, jika aku memiliki satu rahasia yang seharusnya aku beritahu pada mu


rara" apa itu ? (menatap tajam)


taya" sayang maaf, aku memiliki dua hunian mulai dari sekarang


rara" maksud mu? jangan bilang kamu ? (menagis)


taya" maaf sayang, aku baru akan memulainya , aku membeli rumah itu untuk


rara" kamu jahat, kamu kenapa harus selingkuh kenapa gak ceraikan aku saja , kamu jahat , kamu gak sayang pada anak mu


"selingkuh siapa yang selingkuh" batin taya


taya" sayang dengarkan aku dulu ?


rara" kamu jahat mas, (menagis)


taya" aku gak jahat sayang, makanya dengar aku dulu


rara menatap taya dengan amarah yang sudah berkobar di matanya


taya" rumah itu aku beli untuk kita sayang


rara" kita? maksud kamu?


taya" sayang om Dimas sudah pensiun dan jabatannya kosong ,


rara" apa hubungan nya ?


taya" sayang dengar aku jangan memotong


jadi posisi om Dimas di serahkan pada ku, kita akan pulang, kita akan kumpul Dnegan keluarga kita sayang


rara" ka... kamu serius kan, ini gak bercanda kan


taya" tidak sayang ini sungguh sungguh ...


rara langsung memeluk taya, dengan sangat erat


taya" apa kamu senang sayang


rara" a... a...aku sangat senang sayang, aku


rara tidak bisa berkata kata lagi dirinya hanya bisa meneteskan air mata bahagia saja Karana kini mereka Mbida kembali ke tanah air


taya" sayang kenapa kamu mikirnya aku selingkuh ?


rara melepaskan pelukannya ...


rara" abis kami segala bilang dua hunian aku kan jadi mikir yang enggak enggak


taya" (tertawa) astafirlohalazim jadi karena itu


rara" lain kali jangan pakai bahasa yang ambigu


taya" aku sayang kamu mom


rara" aku juga sayang kamu dad , tunggu kamu beli rumah siapa yang cariin kan kamu di sini terus


taya" aku minta tolong asisten om Dimas, dan juga bapak untuk melihat rumah itu, sayang


rara" kamu ini, harus nya kita kesana dulu kita lihat dulu seperti apa rumahnya baru kamu bayar jika aku bilang cocok ,kalo gak cocok gimana , rugi dong ...


taya hanya bisa menerima Omelan dari Sinaga istri


" ini lah nasib suami tidak pernah , benar selalu saja ada salah nya di mata istri, ya Allah engkau sungguh maha adil, menciptakan wanita, yang tidak akan pernah ada salah nya " dalam hati taya ...


yang harus memasang senyum melihat istrinya yang terus mengomel


___________________________________


TBC


next ya guys


jangan lupa kasih dukungannya buat aku,


terimakasih

__ADS_1


__ADS_2