
enjoy
.
.
.
.
.
Heppy reading guys
💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞
malam ini Dimas mengadakan makan malam untuk keluarga nya, karena dirinya ingin memberi tahu jika dirinya kini sudah pensiun sebagai pemegang perusahaan
Rika" kota London sangat indah ya jika malam hari
Dimas" tetap indah wajah mu mom, dari pada apa pun di dunia ini (mencium kening)
Rika" (tersenyum) ternyata masih pintar menggombal suami ku ini
Dimas" aku tidak gombal sayang, aku jujur
fahri" Hem Hem aduh, lupa ya kalo di sini ada anak kecil
Dimas" kamu bukan anak kecil Fahri, kamu itu sudah besar, cuma kamu nya aja iri lihat Daddy mesra mesraan sama mommy
fahri" enak saja siapa yang iri, aku kan memang masih kecil, di banding Daddy(terkekeh)
taya" dasar anak ini, malah ngatain Daddy nya
Rika" itu kenyataan Daddy, Menag Daddy sudah tua
Dimas" mommy !
Rika" apa?
Dimas" tidak hanya memanggil saja (tersenyum)
fahri tertawa melihat Daddy nya yang sangat takut Dnegan mommy nya itu
fahri" mom kenapa dulu mau menikah dengan Daddy
Dimas" karena hanya Daddy yang mau menikah dengan mommy mu
Rika" ngaur (memukul bahu Dimas)
fahri" tahu nih Daddy percaya diri sekali
Rika" em karena Daddy mu ini, laki-laki gentle yang sangat bertanggung jawab dan laki-laki yang selalu bisa membuat mommy tertawa
Dimas" mom aku terharu
Rika hanya tersenyum melihat suaminya itu
fahri" yah intinya Daddy beruntung mendapatkan mommy, tapi mommy musibah mendapatkan Daddy
Dimas" dasar anak ini,(melempar tisu pada Fahri)
fahri"(terkekeh) mas taya sama kakak kok belum datang ya, Fahri sudah lapar
Rika" sabar nak, mungkin merekante kena macet
Dimas" coba kamu telepon dulu ri
fahri menelepon taya, namun tidak ada jawaban
setelah beberapa kali baru lah taya menjawab
fahri* sudah di mana mas ?
taya* di belakang mu
taya mematikan panggilan itu, karena mereka sudah tiba di restoran tersebut
fahri" ngapain di angkat coba, kalo udah di sini mah mas
taya" biar kamu ada kerjaan aja
Rika" Sina Ra sebelah aunty
__ADS_1
mereka memulai makan malam karena memang waktu nya sudah terlewat
setelah selesai mereka mengobrol santai
Dimas" mom sebenar nya, Daddy mengajak kalian untuk makan malam karena ada hal yang ingin Daddy sampaikan
Rika menyapa suaminya itu
Dimas" mom mau kah kamu, selalu berada di sampingku kemana pun aku pergi, selalu bersama aku walau nanti aku sudah tua dan rambut ku mulai memutih semua , mau kah kamu menikmati sisa hidup mu untuk terus bersama ku
Rika" tentu aku istri mu, ada apa ini ? (bingung)
Dimas" mom Tidka malukan jika memiliki suami pengangguran
Rika" maksudnya ?
Dimas" mom, Daddy akan pensiun dari perusahaan karena Daddy Meu menikmati hari hari Daddy bersama mommy dan melihat anak anak kita sukses bersama sama
Rika" Daddy pensiun ,
Dimas" iya, Daddy mau terus sama mommy
Rika memeluk suaminya itu
Rika" Daddy terimakasih sudah mengabulkan keinginan mommy
Dimas" selama itu baik untuk kita, aku akan melakukannya mom
rara" jadi siapa yang menggantikan om Dimas ? em pasti anak ajaib ini kan (tersenyum) selamat ya ri, atas kenaikan pangkatnya
fahri hanya tersenyum menanggapi perkataan Rara
selesai makan malam taya dan Rara kembali ke apartemen mereka
rara" em om Dimas dan aunty sangat romantis ya, aku jadi iri,
taya" maaf aku tidak bisa romantis sepeti om Dimas
rara" bukan begitu maksud ku, kamu romantis kok, maksud aku tuh
taya" sudah lah tidak usaha di bahas, aku kan membersihkan diri, tolong siap kan baju ku
taya langsung masuk, kedalam kamar mandi meninggalkan Rara
setelah selesai membersihkan diri taya melihat istrinya sedang duduk gelisah di tepian ranjang
taya" kamu kenapa ?
rara" apa kamu marah pada ku ?
taya" tidak, kenapa ?
rara" apa benar?
taya" iya sayang, aku tidak marah, aku bersumpah
rara"(tersenyum) terimakasih sayang
taya" mom tolong ambilkan, jas yang tadi siang aku pakai
rara mengambil jas itu
rara" ini (memberikan pada taya)
taya" tolong ambilkan kertas yang ada di saku jas itu
rara merogoh saku di jas itu
rara" ini (menunjukan kertas tersebut)
taya" iya, coba tolong kamu bacakan sayang, aku mau mencatat nya di ponsel ku
rara" baik lah
rara membuka lipatan kertas itu, dan mulai membaca
rara" kuitansi pembelian rumah, ini kan alamatnya di indonesia
taya" memang
rara" rumah siapa ? ibu sama bapak ?
taya" bukan
__ADS_1
rara" lalu rumah siapa ?
taya berjalan mendekati istrinya
taya" sayang maaf, jika aku memiliki satu rahasia yang seharusnya aku beritahu pada mu
rara" apa itu ? (menatap tajam)
taya" sayang maaf, aku memiliki dua hunian mulai dari sekarang
rara" maksud mu? jangan bilang kamu ? (menagis)
taya" maaf sayang, aku baru akan memulainya , aku membeli rumah itu untuk
rara" kamu jahat, kamu kenapa harus selingkuh kenapa gak ceraikan aku saja , kamu jahat , kamu gak sayang pada anak mu
"selingkuh siapa yang selingkuh" batin taya
taya" sayang dengarkan aku dulu ?
rara" kamu jahat mas, (menagis)
taya" aku gak jahat sayang, makanya dengar aku dulu
rara menatap taya dengan amarah yang sudah berkobar di matanya
taya" rumah itu aku beli untuk kita sayang
rara" kita? maksud kamu?
taya" sayang om Dimas sudah pensiun dan jabatannya kosong ,
rara" apa hubungan nya ?
taya" sayang dengar aku jangan memotong
jadi posisi om Dimas di serahkan pada ku, kita akan pulang, kita akan kumpul Dnegan keluarga kita sayang
rara" ka... kamu serius kan, ini gak bercanda kan
taya" tidak sayang ini sungguh sungguh ...
rara langsung memeluk taya, dengan sangat erat
taya" apa kamu senang sayang
rara" a... a...aku sangat senang sayang, aku
rara tidak bisa berkata kata lagi dirinya hanya bisa meneteskan air mata bahagia saja Karana kini mereka Mbida kembali ke tanah air
taya" sayang kenapa kamu mikirnya aku selingkuh ?
rara melepaskan pelukannya ...
rara" abis kami segala bilang dua hunian aku kan jadi mikir yang enggak enggak
taya" (tertawa) astafirlohalazim jadi karena itu
rara" lain kali jangan pakai bahasa yang ambigu
taya" aku sayang kamu mom
rara" aku juga sayang kamu dad , tunggu kamu beli rumah siapa yang cariin kan kamu di sini terus
taya" aku minta tolong asisten om Dimas, dan juga bapak untuk melihat rumah itu, sayang
rara" kamu ini, harus nya kita kesana dulu kita lihat dulu seperti apa rumahnya baru kamu bayar jika aku bilang cocok ,kalo gak cocok gimana , rugi dong ...
taya hanya bisa menerima Omelan dari Sinaga istri
" ini lah nasib suami tidak pernah , benar selalu saja ada salah nya di mata istri, ya Allah engkau sungguh maha adil, menciptakan wanita, yang tidak akan pernah ada salah nya " dalam hati taya ...
yang harus memasang senyum melihat istrinya yang terus mengomel
___________________________________
TBC
next ya guys
jangan lupa kasih dukungannya buat aku,
terimakasih
__ADS_1