
selamat membaca
.
.
.
.
.
.
enjoy
_______________________________
hari ini benar benar menjadi hari yang sangat melelahkan untuk Zain,dan tidak bisa tidur dengan nyenyak di kantor nya
Chand " pak apa kita akan langsung pulang
Zain" iya Chand,memang nya kita akan kemana ?
chand" rumah yang tadi pagi
Zain" iya Chand (sedikit kesal)
chand" baik pak (takut)
Zain melihat ke arah luar jendela
"seharusnya aku sudah pulang ke rumah,apa ayah sehat,sudah dua hari aku tidak menghubungi nya " dalam hati Zain
Zain" Chand bisa ntar saya ke rumah ayah saya
chand" baik pak
chand memutar arah mobilnya menuju rumah ayah Zain
sesampainya di sana,Chand melihat ke arah Zain yang masih memejamkan mata
chand" pak,pak,pak kita sudah sampai
Zain" oooo iya,em Chand kamu pulang saja,nanti saya akan pulang sendiri,terimaksih Chand
chand" sama-sama pak
Zain meninggalkan mobil Chand dan masuk kedalam rumah ayah nya
"aku akan memberi tahu cyra,ah nanti saja,setelah aku bertemu ayah" Zain langsung masuk ke dalam rumah itu
Zain" assalamualaikum yah
Affandi" walaikum salam nak,loh kamu sendiri
Affandi langsung memeluk putranya itu
Zain" cyra di rumah yah,Zain kemari karena merindukan ayah,yah apa ada kabar dari Abang
Affandi" belum nak,ayah masih menunggu,kita doakan saja,Hem ayah merindukan menantu ayah itu kenapa kamu Tidka membawanya,oooo iya apa kabar Rey dan calon istrinya itu,apa baik-baik saja
Zain" nanti Zain bawa dia kemari ya yah,mereka sudah baik-baik saja yah,yah Zain ingin istirahat dulu,Zain sangat lelah
Affandi melihat wajah anaknya yang terlihat sangat lelah ,dengan mata yang memerah
Affandi" istirahat lah, nanti saat adzan ayah akan membangunkan mu
Zain menuju ke kamarnya,Zain memperhatikan setiap sudut kamarnya
Zain" tidak ada yang berubah,aku merindukan tempat ini
Zain langsung berbaring di ranjangnya,dan langsung memejamkan mata,ia lupa jika harus menghubungi cyra dan memberitahu keberadaanya
__ADS_1
sementara di kediaman Radit cyra sedang asik memasak untuk Zain,karena cyra kini sudah tahu makanan yang di sukai Zain,
Fani" aduh anak mama,sekarang rajin sekali datang ke dapur, mama jadi senang
cyra" apa sih ma,biasanya juga cyra di sini walau hanya membantu
Fani" iya deh,kamu masak apa nak?
cyra" sedang mencoba memasak daging balado, kata ayah Zain sangat suka dengan makanan ini
Fani" em jadi sekarang masak nya hanya untuk suami nya saja
cyra" tidak,cyra memasak banyak ma,ma dimana Lea dan Tante Dian
Fani" mereka ada dikamar,ada apa sayang ?
cyra" tumben sekali Tidka mengganggu
Fani" key kah ucapan mu
cyra" oke oke ma
cyra menyelesaikan masakannya,setelah itu ia membersihkan dirinya kembali,menunggu suaminya itu datang
suara adzan magrib berkumandang,namun belum ada tanda-tanda jika Zain akan pulang,cyra menunaikan salat lebih dulu,setelah selsai,cyra mencoba menghubungi Zain, namun tidak ada jawaban dari Zain,berkali-kali cyra menelepon Zain,namun tidak ada jawaban
kini cyra merasa khawatir,takut terjadi sesuatu pada suaminya itu,cyra menunggu di ruang tamu namun hingga pukul tujuh belum juga ada tanda-tanda jika Zain pulang
Fani" sayang kita makan dulu ya,kasihan yang lain sudah menunggu
cyra" tidak ma,mama dan yang lain saja yang makan,key masih menunggu Zain,tidak enak jika nanti dia kembali tapi key tidak menemani nya makan
Fani" baik lah jika begitu,mama dan yang makan dulu,ya
cyra" iya ma
cyra kembali menghubungi Zain, namun tidak ada jawaban dari Zain
Dian" jangan-jangan suami mu,sedang asik dengan yang lain,hingga dia tidak mengangkat telepon dari mu
cyra" jaga bicara Tante ya,Zain bukan orang yang seperti itu,lebih baik Tante urusi saja hidup Tante jangan urusi hidup key
Dian" kamu dan Zain itu menikah bukan karena cinta tapi perjodohan,mungkin dia tidak mencintai mu
deg
perkataan Dian terasa sangat menyakitkan di hati cyra,cyra merasa hatinya teriris pisau
cyra" jangan berkata seperti itu,tanya tidak punya hak untuk menilai seseorang (kesal) dan satu lagi Tante tidak usah menasehati ku masalah perjodohan,Tante saja menikah karena cinta,harus menjadi janda kerena suami Tante selingkuh,jadi jangan pernah katakan hal itu padu ku atau yang lain,ingat itu
cyra pergi meninggalkan Dian,yang terlihat sangat marah mendengar perkataan cyra,cyra menuju taman di halaman rumahnya agar dirinya tidak berdebat lagi dengan Dian,jika hal itu ia lakukan,Dian akan mendapat kan simpati dari Fani,yang membuat cyra sangat tidak suka
cyra" memangnya kenapa jika di jodohkan,apa menikah dengan cinta menjamin akan ke bahagian (kesal)
pukul sepuluh malam cyra sudah sangat lelah menunggu Zain yang tidak kunjung pulang,dan kini perut cyra sudah tidak bisa di ajak kompromi lagi untuk di isi,namun cyra mengabaikan hal itu
di rumah Affandi Zain yang baru membuka matanya langsung terkejut melihat jam yang berada di dinding kamarnya
Zain" sudah jam sepuluh,astaga cyra pasti menunggu ku
Zain buru-buru untuk pulang,dan berpamitan pada ayah nya,Affandi yang melihat putranya terburu-buru hanya bisa menggelengkan kepalanya saja
Affandi" akhirnya kamu bangun juga Zain,sedari tadi ayah membangunkan mu,tapi tidak kunjung bangun
Zain" maaf yah,ya Zain pamit,cyra pasti menunggu Zain lupa memberitahunya tadi
Affandi" astaga Zain,sudah pulang lah,bawa saja mobilnya,kasihan istrimu pasti sedang cemas menunggu mu
Zain" iya yah,Zain pulang (mencium tangan)
Zain pergi meninggalkan kediaman Affandi,ia sangat yakin jika cyra pasti mengkhawatirkannya,Zain mencoba menelepon cyra namun tak ada jawaban dari cyra
"ah mungkin dia marah pada ku,biar aku jelaskan saat di rumah saja" dalam hati Zain
__ADS_1
Zain melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang,sesampainya di rumah Zain melihat lampu rumah menyala menandakan jika masih ada orang yang bangun
Zain membuka pintu rumah itu,mengunakan kunci cadangan yang di berikan cyra pada nya
Zain masuk dengan perlahan,dan tak lupa mengunci kembali pintu itu,saat berbalik Zain melihat cyra yang sedang tertidur di kursi
"dia menunggu ku,sampai tertidur " gumam zain,Zain berjalan mendekati cyra yang masih tertidur
dengan perlahan Zain mencoba menggendong cyra agar pindah kedalam kamar,namun belum sempat mengendong,cyra membuka matanya
cyra" Zain kamu sudah pulang (memeluk) aku sangat takut Zain,aku sudah berfikir hal buruk terjadi pada mu,(menangis)
Zain" maaf,seharusnya aku memberitahu kamu,(melepaskan pelukan)
Zain melihat cyra sudah meneteskan air matanya,membuat Zain semakin merasa bersalah
Zain" kenapa menagis,aku yang salah,seharusnya aku yang meminta maaf pada mu jangan menangis
cyra" aku merasa lega kamu pulang dengan selamat Zain
Zain"(memeluk) maaf kan aku,seharusnya aku memberitahu mu,maaf key
cyra" sudah tidak apa-apa,apa kamu sudah makan,aku membuat makanan ke Sukana mu
Zain" makan kesukaan ?
cyra" cepat ikut aku (menarik tangan Zain)
Zain mengikuti cyra menuju ruang makan,
cyra" kamu duduk saja biar aku siapkan
Zain menuruti perintah cyra,Zain memperhatikan cyra yang tengah sibuk menyiapkan makan malam untuk mereka
cyra" ini dia makan kesukaan mu (memperlihatkan pada Zain)
Zain" dari mana kamu tahu? aku tidak pernah memberitahu mu
cyra" aku ini cenayang (terkekeh) tidak-tidak aku bertanya pada ayah,mari kita makan,aku sudah sangat lapar menunggu mu
Zain" kamu belum makan malam?
cyra menggelengkan kepalanya
Zain semakin merasa bersalah karena hari ini dirinya menjadi suami yang sangat buruk,membiarkan istrinya khawatir tentang dirinya dan membiarkan istrinya kelaparan karena menunggu nya
dengan lahap Zain memakan masakan cyra yang mengingatkan Zain pada ibunya,masakan cyra sangat mirip dengan masakan ibunya,membuat Zain tanpa ragu menghabiskan semuanya tak bersisa
cyra sangat senang melihat Zain menghabiskan semua masakannya,cyra merasa Tidka sia-sia dirinya memasak
setelah selesai cyra membereskan bekas makan mereka,sementara Zain membersihkan dirinya di kamar,setelah selesai cyra langsung naik ke kamarnya untuk menyiapkan baju untuk suaminya itu
setelah selsai Zain mengenakan baju yang telah di sediakan oleh cyra
Zain duduk di tepian kasur
Zain" key kamu dapat salam dari ayah,tadi aku mampir ke rumah ayah,dan aku tertidur di sana maaf ya membuatmu khawatir key
cyra" tidak apa-apa asal jangan kamu ulangi setidaknya kirimkan pesan pada ku agar tidak berfikir hal-hal buruk
Zain" baik lah,aku tidak akan mengulanginya,maaf istriku membuat mu khawatir
cyra hanya tersenyum mendengar perkataan Zain,mendengar Zain menganggap nya sebagai istri saja cyra sudah sangat senang
"Zain maaf aku mulai mencintai mu,aku tidak berharap jika kamu juga mencintai ku,aku hanya berharap kamu tetap seperti ini pada ku " dalam hati cyra
______________________________
TBC
next
jika kalian suka dengan ceritanya jangan lupa kasih dukungannya ya,terimakasih
__ADS_1