
let's read
.
.
...
.
.
enjoy
💧💧💧💧💧💧💧💧💧💧💧
ataya benar benar merasakan pusing yang luar biasa pada kepalanya,
hingga dirinya harus berbaring sejenak ditempat tidur nya,taya kini hanya bisa memasrahkan hidupnya pada allah
walau banyak hal yang iya hadapi dirinya tidak pernah lupa sedikit pun untuk beribadah
hal itu juga yang membuat Steven sangat salut pada atasannya itu
hari ini agenda taya menjadi seorang saksi dalam kasusnya, karena iya adalah saksi terakhir dimana setelah itu majelis hakim bisa memutuskan hukuman untuk Sarah
Steven" pak Dimitri , ke pala polisi ozzil sudah menelpon
taya membuka matanya
taya" pukul berapa sekarang stev
Steven" sebelas siang pak, sidang akan di mulai pukul satu pak
taya" ayo kita pergi temui ozzil
Steven" pak lebih baik bapak makan lebih dulu,
taya" tidak stev saya tidak lapar
Steven" tapi pak wajah anda sangat pucat
taya" saya hanya kurang istirahat stev, ayo cepat sebelum ozzil kembali bawel
taya dan steven pergi menuju ke pengadilan untuk bertemu dengan ozzil
sesampainya di sana. sudah banyak wartawan yang menunggu hal itu membuat taya sedikit risih apalagi saat para wartawan itu memotret dirinya,
ozzil" taya apa kamu baik baik saja
taya" (tersenyum) aku baik paman tua,
ozzil" tapi wajah mu sangat pucat sekali, apakah kamu sakit
taya" paman tua kamu menyuruh ku kemari untuk berbincang atau mau membahas kasus ini
ozzil" baik lah baiklah
ozzil mulai menjelaskan semuanya pada taya agar taya nanti tidak salah dalam memberi keterangan di depan majelis hakim, agar Sarah bisa mendapat hukuman yang setimpal dengan perbuatannya
setelah selesai taya melakukan kewajibannya sebagai muslim untuk beribadah
taya berdoa sangat khusuk sekali karena iya ingin sekali jika kasusnya secepatnya selesai, hingga dirinya bisa menjemput istrinya
setelah selesai taya mulai .asik ruang persidangan
selama persidangan di mulai taya mencoba menguat kan dirinya , agar dirinya tidak tumbang, dan malah memperpanjang kasusnya
selama sesi tanya jawab, taya menjawab dengan sangat baik, dan tidak terpengaruh sedikit pun oleh Sarah yang menagis menampilkan air mata buaya nya itu
Sarah pun sesekali bertriak jika dirinya mencintai taya
namun taya tak sedikit pun terganggu dan hilang konsen
namun sayang putusan untuk Sarah akan di adakan dalam. waktu tiga hari lagi, dan para saksi yang terkait tidak boleh berpergi sampai kasus selesai
taya sangat kecewa, namun dirinya mencoba menenangkan diri
"tenang lah hanya tiga hari setelah ini kamu bisa menjemput istri mu " Dalma hati taya yang sedang tertidur lemas karena keputusan hakim
__ADS_1
taya keluar dari ruang sidang dan tidak sengaja berpapasan dengan Sarah
Sarah" taya kenapa kamu tega pada ku, padahal aku sangat mencintai mu,kamu hanya boleh bersama ku,taya jangan cintai wanita itu
taya diam dan tidak menggubris karena dirinya takut jika dirinya marah maka hakim akan memberi penilaian yang berbeda pada kasusnya
Sarah" taya, wanita itu tidak baik untuk mu, aku lah yang baik untuk mu, taya , taya
taya memejamkan matanya agar dirinya tidak terpengaruh dan menahan emosinya yang bisa meledak
ozzil langsung menarik taya dari genggaman Sarah dan membawa taya pergi dari ruangan itu
ozzil" wanita itu sungguh mengerikan, dia benar benar tidak waras
taya" aku tahu ,
ozzil" kamu sangat penyabar tuan Dimitri, jika aku yang jadi kau tadi sudah habis wajah wanita sialan itu
taya" kamu terlalu memuji paman tua
brug
taya terjatuh dan terkulai lemas di lantai ruangan ozzil
ozzil" taya,taya, Steven (bertriak)
Steven" ada apa,astaga tuan Dimitri
taya sudah tidak sadarkan diri,dan suhu tubuhnya juga meningkat, badan taya sangat panas
ozzil, Steven dan beberapa staf lainya membawa tubuh taya masuk ke dalam mobil agar di larikan ke rumah sakit dengan segera
sementara di Indonesia
rumah Rika sudah mulai ramai karena keluarga mulai berkumpul
mereka semua sudah duduk di meja makan yang di atur sngat indah di taman belakang rumah Rika
Abi" ayolah dek kita nyali, mas mulai lapar
Rika" tunggu sebentar mas, masih ada tamu lagi
"assalamualaikum "
semua orang menengok melihat ke arah suara itu ...
pak Lukman dan Bu Lia baru saja tiba , hal itu membaut Abi sangat kesal
Abi" kenapa kamu mengundang mereka
Rika" mas aku sudah bilang jika kita akan makan malam keluarga, mereka adalah keluarga kita
Abi" heh, keluarga, kalau begitu mas pulang
Abi berdiri dan hendak beranjak dari tempat duduk nya , pak Lukman dan Bu Lia merasa tidak enak hati,
fahri" tunggu dulu papa Abi
Abi" ada apa Fahri
fahri" Fahri mohon semuanya untuk duduk,Karan ada satu hal yang akan Fahri beritahu,
cha-cha meminta suaminya untuk duduk kembali
fahri" eyang ayo duduk
pak lukaman dan Bu Lia pun duduk
fahri" oke, Fahri minta kakak Rara, untuk duduk di kursi di dalam Fahri
rara bangun dari tempat duduk nya dan berpindah posisi tepat di depan Fahri
fahri" Fahri sebelumnya meminta maaf karena terlambat memberi tahu hal ini, Karan keterlambatan Fahri kita semua jadi salah paham
semua mulai serius menatap Fahri dan. tidak ada suara sedikit pun
fahri" ini masalah yang sangat besar sebenarnya, menyangkut kelurga kita, dan kakak
kini semua orang mulai bertanya tanya apa masalah yang di maksud oleh Fahri
__ADS_1
Abi" apa maksud mu ?
ghani" (tersenyum) tenang pa, dengarkan Fahri lebih dulu, dan jangan ada yang memotong
fahri melanjutkan perkataannya
fahri" ini semua salah paham, Maslah kakak dan mas taya semuanya salah paham
fahri mulai bercerita Maslah yang sebenarnya terjadi, mengapa taya harus bersikap begitu
kenapa taya, harus menjauh dari keluarga, kenapa taya, tidak pernah berkomunikasi
dan sebagainya
semau keluarga sangat terkejut mendengar cerita Fahri, Bahakan para ibu kini mulai mengais mengetahui apa yang terjadi sebenarnya
Bu Lia" apa kah taya baik baik saja, bagai mana dengan dia sekarang ri
fahri" mas taya sedang tidak baik eyang, dia sangat terpukul karena kasus ini dan karena kakak meninggalkannya
rara tidak bisa berkata kata lagi kini dirinya bahagia dan sedih , bahagia mengetahui jika sudah sejak lama taya juga mencintainya walau bukan dari taya , tapi itu adalah suatu hal yang sangat besar untuknya, dan dirinya sedih mengetahui jika suaminya itu sepeti orang yang tidak terurus
(karena Fahri memperlihatkan foto taya)
Abi merasa sangat bersalah karena sikap nya yang egois, dan tidak mau mendengarkan penjelasan sang putri bahkan dirinya tega mengunci Rara di kamarnya
Abi kini mulai menangis mengetahui fakta yang sebenarnya
bukan hanya Abi tapi juga keluarga yang lain merasa sangat bersalah sekarang
pak Lukman bangkit dari duduk nya
pak Lukman " ayo Bu kita temui anak kita, dia pasti sangat sedih sekarang
Bu Lia " pak ibu gak berguna pak sebagai ibu, ibu gak tahu kalo anak ibu punya masalah sebesar itu (menangis)
pak Lukman " sudah lah Bu, menyesal itu tidak menyelesaikan masalah,ayo Bu kita ke bandara. sekarang kita temui anak kita
rara bangun dari duduk nya
rara " Rara ikut Bu,pak
pak Lukman" (menarik nafas) minta izin dulu pada Abi Ra, bapak tidak mau membawa mu tanpa izin orang tau mu
rara menatap Abi yang masih menangis
Radit" kita pergi sama sama, kita dampingi taya, bersama dia butuh kita, dia butuh keluarga nya, dan dia butuh istrinya
Fani" benar ayo kita pergi bersama sama
(memeluk ibu Lia)
Dimas" Fahri telpon yude suruh dia siapkan pesawat malam ini juga
fahri mengambil ponselnya, belum sempat menelpon ponsel Fahri lebih dulu berdering
"Steven"
fahri* iya ada apa stev, apa! sekarang bagaimana ke adanya,baik lah stev aku akan segera pulang
semua mata tertuju pada Fahri yang terlihat panik itu
Ghani" ada apa dengan mas taya
sontak semua orang terkejut dengan pertanyaan Ghani
fahri" mas taya sedang tidak sadarkan diri
perkataan Fahri membuat Rara menangis histeris , dan keluarga yang lain pun terkejut di buatnya
⚡⚡⚡⚡⚡⚡⚡⚡⚡⚡⚡⚡
TBC
next ya
jangan lupa kasih like dan komen nya buat aku oke
terimakasih
__ADS_1