
enjoy
.
.
.
.
.
let's read
•••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••
rara sampai di ruangan nya dengan wajah memerah dan penuh peluh akibat is menaiki tangga ke lantai lima belas akibat ulah Alvin yang pagi-pagi sudah berada di kantor Rara
Nara" ya ampun non Lo kenapa ? keringet Lo banyak sekali,muka Lo juga kayak udang rebus ...
rara"panjang ceritanya (terengah engah ) ada minum gak na,haus nun
Nara" ada-ada , nih (memberi minum) ...
rara meminum minuman yang di beri Nara pada nya sampai tak bersisa ...
Nara" lu beneran haus neng,ya ampun Ra minum nya tidak pakai nafas lagi
rara" kering tenggorokan na, naik tangga sampai kemari
Nara" hah serius Lo,kan lift nya tidak rusak kenapa Lo naik tangga,gila salut gue sama Lo
rara" ih di bilangin panjang ceritanya
Nara" ya udah cerita dong, biar gue tidak penasaran
rara" males capek akunya
Nara" dih apa lah buat gue penasaran saja lo Ra, kalo gue mati nih arwah gue pasti penasaran nih, gara-gara Lo gak cerita
rara" ih Nara seram sekali sih na
Nara" ya udah cerita Lo nya
dengan terpaksa Rara menceritakan semua pada Nara
Nara" gila tau darimana itu orang lo kerja disini Ra
rara" mana aku tahu , iya juga ya kok dia bisa tahu aku kerja disini
Nara" lah Jubaidah gue nanya Lo, Lo nanya lagi
rara hanya tertawa melihat Nara yang kesal pada dirinya
sementara di bawah Alvin masih mencari kesana,kemari memperhatikan setiap karyawan karena dari pagi sampai pukul sepuluh iya tak melihat sosok Rara di sana
" apa gue salah baca id card nya ya kemaren,ah tapi benar kok disini, tapi kenapa tidak ada ya, ah apa dia tidak masuk " batin Alvin yang masih memperhatikan setiap karyawan
__ADS_1
melihat sikap Alvin satpam mulai curiga karena Alvin sedari tadi memperhatikan semua orang dan selalu berbicara sendiri
satpam" selamat pagi pak, maaf sebelumnya, ada ke perluan apa bapak ke mari
Alvin" oooo saya mau menemui teman saya pak
satpam" tapi dari tadi bapak tidak terlihat menyapa atau mengobrol dengan karyawan di sini
Alvin" aduh sumpah pak, saya kemari mau ketemu temen saya eh bukan sih calon pacar lebih tepat nya
satpam" (menatap curiga) mari ikut kami ke kantor pak, anda bisa jelaskan di sana
Alvin" gak usah pak di sini aja saya janji tidak bakal berbuat yang aneh-aneh
satpam" maaf pak, bapak sudah mengganggu ketertiban di sini , dan anda terlihat mencurigakan
Alvin" pak sumpah pak saya tidak ada niat jahat pak, say cuma mau, ketemu calon pacar saya saja pak
satpam membawa Alvin menuju ke pos dan di sana Alvin sepeti di interogasi
satpam" saya tanya siapa teman kamu itu, jika ia benar bekerja disini ...
Alvin" mikayra pak, saya sudah bilang namanya mikayra
satpam" di sini tidak ada yang namanya itu anda ini mau berbuat jahat kan
Alvin " ya Allah pak, saya beneran pak, teman saya itu namanya mikayra
jelas saja satpam itu tak tahu karena iya tahunya nama Rara, ya Rara
satpam itu menghubungi seseorang dan meminta mengecek karyawan yang bernama mikayra
satpam" oooo iya,baik,iya, siap saya mengerti
satpam itu menutup panggilan itu
satpam" kamu tunggu disini dan jangan kemana-mana, sampai kamu kabur, saya lapor polisi kamu (mengancam)
satpam itu pergi meninggalkan Alvin sendiri yang duduk dengan tenang di sana
"siap juga yang mau kabur, orang gue kesini nyari orang,huh" gumam Alvin
satpam itu naik ke divisi Rara untuk memanggil dan memastikan jika Alvin adalah temannya
rara" ada apa ya pak
satpam" mba saya mau tanya di bawah ada yang mengaku jika ia adalah teman mba, apa benar teman mba ke mari
rara sudah tahu yang di maksud oleh satpam itu
rara" dimana dia pak ?
satpam" di pos saya mba ,
rara" terimakasih infonya pak, biar saya temui dia (merasa kesal)
Rara turun dan menuju pos satpam untuk melihat orang yang sudah membuat nya malu itu
__ADS_1
Alvin melihat ke arah Rara saat Rara membuka pintu pos itu
Alvin" ya Allah bidadari dari mana ini (menatap Rara)
rara" udah tidak usah gombal, kamu mau apa lagi sih, kamu itu buat saya malu tahu
Alvin" ya Allah, calon pacar galak sekali sih
kalem saja tidak perlu emosi, kenapa gue telepon Lo tidak di angkat,
rara" jadi kamu kemari dan buat aku malu cuma mau tanya itu saja
Alvin" ya ampun belum, jadian udah aku kamu sih, jadi malu, (tersenyum, manaik turun kan alis) tidak cuma itu saja kok, gue juga rindu
rara" ya ampun kamu tuh ya, cepet pergi sebelum saya minta satpam mengusir kamu
Alvin" iya iya, tapi satu syarat
rara"(memutar mata malas) apa lagi?
Alvin" pulang gue jemput ya,
rara" tidak usah saya lembur
Alvin" gue tungguin, Sampai besok pagi juga gue tungguin
"astaga orang ini benar-benar buat kesal" batin Rara
Alvin" ayolah cuma di jemput kok, belum mau di lamar
rara" (menggelengkan kepalanya) oke, saya mau,dan jangan terlambat karena saya tidak suka terlambat,
rara meninggalkan Alvin dan keluar dari pos itu menuju lift
Alvin" bye bye calon pacar, nanti pulang gue jemput (bertriak)
membuat Rara berjalan dengan cepat agar iya tidak malu, karena saat ini lobby sedang ramai
Alvin menuju ke parkiran dengan girang karena iya bisa menjemput Rara saat pulang
"aduh gue lupa tanya, dia pulang jam berapa, udah lah gue ke kantor dulu,nanti gue kesini lagi sebelum orang-orang bubar kantor " gumam Alvin
rara sungguh sangat malu dengan sikap Alvin, yang berteriak teriak di keramaian
tanpa kedua nya sadari ada seseorang yang memperhatikan ke duanya dari kejauhan,dan membuat orang tersebut bertanya-tanya dengan apa yang ia lihat dan dengar
"siapa laki-laki itu" gumam orang tersebut
_________________________________________
TBC
next
jangan lupa setelah baca kasih like komen buat aku ya
terimakasih
__ADS_1
.