
happy reading
.
.
.
.
...
⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️
pagi pagi sekali ponsel taya sudah berdering terus menerus ... hingga membuat si pemilik ponsel harus terpaksa membuka matanya
taya mengangkat panggilan itu dengan sedikit kesal
taya* halo ... (kesal)
ozzil* hey tuan muda, santai saja, tidak usah pakai emosi, habis berolahraga malam kah (tertawa)
taya* astaga paman tua, ada apa kamu menelpon sepagi ini
ozzil* hey tuan muda,buka tv mu,dan lihat berita, kamu enak sekali tertidur sedangkan kami bekerja kerasa di sini
taya bangun dari tempat tidur nya dan mengambil remot tv nya dan menyalakan tv
ozzil" selamat tuan Dimitri , kasus anda sudah berhasil diterima dan Sarah sudah kami aman kan , tapi kamu dan istrimu harus menyiapkan banyak tenaga untuk bolak balik kemari (tertawa)
taya" terimakasih , sungguh aku sangat berterimakasih pada mu paman tua, tidak tahu aku harus melakukan apa jika tidak ada kamu dan yang lain
ozzil" kamu sudah ku anggap adik ku, meski kadang kamu suka menyebalkan
taya" terimakasih sekali lagi
ozzil" baik lah, kalau begitu, aku masih ingin mengerjakan urusan ku, dan kamu nikmati berita pagi ini oke
panggilan berakhir, taya tidak bisa menahan rasa bahagia dan haru nya , tak terasa air matanya mengalir
taya sungguh bersyukur kini hidup nya bisa terbebas dari ancaman dan bisa melakukan apa pun yang iya mau, dan membahagiakan rara
rara masuk kedalam kamar berniat membangunkan suaminya itu
rara" kamu kenapa? kenapa menagis? apa semua baik baik saja ?( panik)
taya" (memeluk) perjuanganku tidak sia-sia wanita itu dia yang sudah mendapat balasannya, aku sangat bersyukur
rara" selamat mas, akhirnya ke Adilan bisa ditegakkan dan Clara pasti senang melihat ini
taya" pasti, dia juga bahagia, sayang kita bersiap siap , karena kita akan ke kantor polisi
ozzil meminta kita kesana
rara" baik lah, tapi aku harus ikut ? (ragu)
taya" tidak perlu, aku akan mengantar mu bertemu papa dan bunda , ingat kamu harus meminta maaf pada papa
rara" baik lah,tapi kita sarapan pagi dulu, aku sudah selesai memasak
setelah bersiap Rara dan taya menyantap makan pagi mereka setelah selesai mereka bersiap untuk pergi
sesampainya di hotel taya dan Rara langsung naik ke atas dimana keluarga mereka berada
sesampainya di sana taya dan Rara di sambut dengan senang bunda
__ADS_1
cha-cha" ya ampun kalian pagi pagi sekali sudah kemari,
rara" kakak mau melampiaskan rindu pada bunda dan yang lain lebih lama, karena mas taya harus ke kantor, iya kan mas (memberi kode)
taya" oooo iya Bun, papa dan yang lain kemana Bun
cha-cha" sedang lari pagi, cyra masih terlelap sepertinya, karena dia belum juga keluar kamar
ponsel taya terus berdering menandakan panggilan masuk, namun taya tidak mengangkat panggilan itu,
cha-cha" seperti nya pak bos kita ini sangat sibuk, pergi lah, biar bunda yang beritahu yang lain nanti
taya" baik lah bun aku pergi ,(mencium tangan)
cha-cha" kak antar ke depan suami mu
rara beranjak dari duduk nya dan mengantar taya sampai ke pintu
rara" kamu hati hati ya disana, jangan terpengaruh oleh Sarah,(sedikit berbisik)
taya" iya sayang, tenang saja, ya sudah aku pergi ya (mencium kening)
tiba tiba saja Rara dan taya di kejutkan oleh seseorang
"Hem Hem "
rara" papa,Rey
Dion" Hay kak ada aku juga di sini , aduh pagi pagi udah lihat adegan romantis drama Korea
taya" pa,
taya hendak mencium tangan Abi namun Abi malah pergi meninggal kan taya dan masuk ke dalam
Rey" huh panas ya dek, yuk masuk
taya" mereka kenapa?
rara" biar aku yang tanya nanti( kesal)
taya" ingat tanya baik baik jangan pakai emosi
rara" iya iya, ya sudah sana, nanti kamu terlambat, kabari aku jika terjadi sesuatu
taya" baik lah
taya pergi meninggalkan hotel itu
rara masuk kedalam kamar itu dengan kesal
rara" kalian kenapa hah ?
melihat ke arah Dion dan Rey
Rey" kenapa ? kita gak apa apa, baik baik saja kan dek
Dion" iya kita baik baik aja, emang kenapa kak ?
rara" kalian kenapa gak sopan sama mas taya ?
Rey" gak sopan? emang kita gak sopan gimana ?
rara" bunda lihat Rey dan Dion (bertriak)
cha-cha" ada apa sih kakak, pagi pagi udah ribut aja, ini lagi Dion sama Rey kenapa ganggu kakak nya
__ADS_1
Dion" kita gak ganggu kakak Bun, kakak nya aja aneh
rara" dion dan Rey bersikap hak sopan Bun, masa mereka mengacuhkan mas taya, papa juga sama
cha-cha" kalian lakuin itu ke taya, ?
Rey" bunda percaya sama kakak, kalo bunda percaya berarti bunda, mengakui kalo bunda gak pernah nagari kita yang baik
rara" dion,Rey kalian jangan berkata seperti itu
Abi" Bun, bilang ke taya, jika Rara tidak usah dia jemput, dan satu jangan biar kan Rara meninggalkan hotel ini
rara" papa , apa apaan sih, Rara gak suka tanpa begini, papa itu kenapa ? Bun !!
cha-cha" maaf kak, bunda gak bisa bantu
cha-cha mengambil ponselnya dan mengetik sesuatu disana untuk dikirim pad taya
rara" kalian semua gak berhak ngelakuin ini semua sama Rara,
rara berjalan hendak keluar pintu namun sial pintu itu sudah terkunci
rara" kalian semua kenapa, (menagis) Rara benci kalian
rara berlari masuk ke kamar mandi berniat menelpon taya namun, ternyata ponselnya sudah tidak ada di dalam tas
hampir setengah jam Rara menangis di dalam kamar mandi,
tok tok
Dion" kak betah sekali di dalam, keluarkan Dion mau pup
rara dengan kesal keluar dari kamar mandi dengan wajah berantakan dan mata sembab
Rara sangat kesal pada orang tuanya karena mereka tiba tiba bersikap sangat posesif pada Rara bahkan merek mengurung Rara di dalam hotel ini
melihat jika Rey sudah membereskan barang barang nya dan menenteng koper
rara" kamu mau kemana?
Rey" mau pulang ?
rara" pulang kemana ?
Abi" kita semua akan pulang ke rumah
rara" kita ?
Abi" iya kita, termaksud kamu juga
rara" enggak Rara gak mau pulang pa, papa gak bisa kayak gini sama Rara, pa ingat Rara istri dari mas taya, Rara gak bakal ninggalin suami Rara di sini
Abi" tidak ada tapi kamu ikut papa dan yang lain pulang
rara" bunda tolong Bun jelaskan ke papa, bunda jangan diam saja
chacha hanya diam tak menggubris Rara
rara hanya bisa menangis dan pasrah saat ini karena iya tidak akan bisa melawan papa nya Jiak tidak ada seorang pun yang mendukungnya
💠💠💠💠💠💠💠💠💠💠💠
TBC
next
__ADS_1
like dan komen ya
terimakasih