Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 3) 190


__ADS_3

selamat membaca


.


.


.


.


.


✨✨✨✨✨✨✨✨✨


hari ini adalah hari dimana,hari yang akan menjadi hari di mana semua wanita inginkan,ya hari pernikahan mereka yang membuat mereka merasa bahagia dan senang melihat semua keluarga berkumpul dan menjadi saksi dimana kedua insan saling mengikat janji sehidup semati


namun berbeda dengan Naima,yang terlihat murung dan tidak ada aura bahagia di wajahnya,walau dirinya ikhlas menjalankan semua nya namun Tidka tahu kenapa dirinya merasa hatinya semakin sakit dan sedih


perias" aduh kayak pengantin wanita nya terlalu tegang,senyum sedikit dong,jangan tegang (terkekeh)


tita" maklum jeng masih muda putri saya jadi gugup nya berlebihan


perias" cantik loh kamu ini,senyum dong, nanti pengantin prianya kabur loh


"bagus pergi saja yang jauh agar aku tidak bertemu" batin Naima


setelah selsai Naima duduk di sebelah mamanya sambil menunggu rombongan pengantin pria tiba


tita" nai kamu jadi istri yang baik ya,jangan bikin malu papa mu


Naima" Naima mengerti ma, Naima kan hanya boneka yang bisa seenak hati bisa kalian atur


tita" Naima jaga ucapan mu


Naima" lebih baik mama pergi ke depan untuk bersiap menyambut tamu,Naima ingin sendiri


tita" nai


Naima" pergi lah ma


tita meninggalkan Naima sendiri,air mata Naima mulai mengalir wanita itu tidak bisa menahan rasa sakit di hatinya


rombongan Rey sudah tiba,semua acara berjalan dengan lancar,sampai ijab pun semuanya berjalan lancar


Naima di bimbing menuju tempat ijab karena kini dirinya sudah resmi manjadi istri Reyhan Brawijaya


semua orang menatap Naima yang terlihat sangat cantik bagai boneka Barbie


Naima mulai mengisi berkas- berkas yang di perlukan lalu menjalani sungkeman


setelah mereka mengadakan resepsi di sebuah gedung, setelah selesai acara Naima dan Rey pergi menuju hotel yang sudah di sediakan oleh keluarga


sesampainya di hotel Naima langsung membersihkan dirinya dan mengganti pakaian nya menjadi piyama


Rey" kamu tidur di sofa,aku Tidka mau satu tempat tidur dengan wanita seperti mu


Naima hanya diam dan menuruti apa yang di kata kan Rey


Naima membaringkan tubuhnya di sofa itu,dan berusaha memejamkan matanya namun mata Naima tidak mau terpejam karena merasakan lapar


Naima melihat di sekeliling kamar itu,Rey Tidka terlihat di sana Naima memeriksa tas yang ia bawa berharap ada makan yang bisa mengganjal perutnya


namun Naima Tidka menemukan apa pun Naima melihat di atas meja ada beberapa buah yang bisa mengganjal perut keroncongannya itu


Naima" aku sangat lapar, sedari siang aku belum memakan apa pun


Naima memakan buah pir dan apel tanpa diri nya sadari jika Rey sedang memperhatikan dirinya yang sedang menikmati buah-buah itu

__ADS_1


Rey" ternyata selain wanita mata duitan kamu juga sangat rakus


Naima" (terkejut) maaf aku sangat lapar,aku sedari siang belum makan apa pun,maaf kan aku


Rey" aku tidak perduli


Rey berlalu dan berbaring di atas tempat tidur membelakangi Naima


setelah selesai Naima kembali berbaring di sofa itu dan mulai memejamkan matanya


pukul empat pagi mata Naima sudah terjaga Naima memilih untuk membersihkan dirinya dan bersiap-siap untuk menuaikan salat


Naima ingin membangunkan Rey,namun dirinya tidak berani,karena dirinya takut jika rey akan marah


adzan subuh berkumandang Naima sudah siap untuk menunaikan salat,setelah selesai Naima banyak sekali memanjatkan doa


Rey membuka matanya karena dirinya mendengar suara tangisan yang halus di telinganya


Rey mencari sumber suara itu,Rey melihat Naima yang sedang berdoa sambil menagis itu membuat Rey sedikit iba,namun ia menepis rasa iba nya itu


setelah selsai Naima duduk di sofa itu sambil menunggu Rey bangun


sekitar lima belas menit Rey pura-pura Beru membuka matanya,Naima hanya diam saja Tidka berkata apa pun


Rey" apa yang kamu lakukan di sana ?


Naima" aku ha-hanya duduk saja menunggu mu bangun


Rey" kenapa tidak membangunkan ku


Naima" a-aku takut jika kamu marah


Rey" itu kewajiban mu bukan jadi lakukan,kerjakan apa yang menjadi kewajiban mu,tapi ingat jangan melebihi itu semua,pesan kan aku kopi dan makan pagi


Naima" baik lah


Rey masuk ke dalam kamar mandi,Naima melakukan tugas pertamanya sebagai seorang istri


akhirnya Naima memesankan nasi goreng dan segelas kopi


setelah selesai menyiapkan semuanya,Rey juga selesai dari mandinya,Rey melihat hanya ada satu piring nadi goreng dan segelas kopi


Rey" kamu sudah makan ?


Naima" aku ?


Rey" iya siapa lagi vas bunga,kenapa hanya satu


Naima" tidak aku,akan beli sendiri makanan ku nanti kamu makan saja,aku akan membereskan barang-barang karena kita akan segera pulang bukan


Naima langsung membereskan semua barang sementara Rey menikmati makan nanya


Rey" kita akan pulang ke rumah kita sendiri, aku tidak mau kita tinggal bersama orang tua,karena aku tidak mau setiap hari berpura-pura bersama mu


Naima" (menarik nafas) aku akan ikut apa kata mu


setelah selesai Naima dan Rey menuju rumah mereka,sepanjang perjalan Naima hanya diam,dan lebih banyak melihat ke luar jendela seolah-olah semua itu adalah pemandangan yang sangat indah


sesampainya di rumah itu Rey dan Naima di sambut beberapa asisten rumah tangga yang sudah Rey siap kan


Bu Linda" selamat pagi tuan dan nyonya muda


Naima" pagi Bu,saya Naima


Bu Linda" saya bu Linda saya kepala asisten di sini


Naima" iya Bu salam kenal

__ADS_1


Rey" Bu minta Kadri dan Tarno membawa barang-barang ini dan beri tahu nyonya di mana kamar nya


Naima mendengar sedikit aneh dengan perkataan Rey,namun Naima tidak mau ambil pusing


Naima masuk ke dalam rumah itu dan Naima sangat takjub melihat rumah yang sekarang akan ia tempati


Bu Linda" mari nyonya kamar nyonya ada di sebelah sini,nyonya tadi tuan berpesan jika sebagian barang nyonya harus di masukan ke dalam kamar taun


Naima" kamar tuan ? oooo iya nanti saya yang akan menaruh nya Bu,terimaksih sudah membantu saya Bu


Bu Linda" sudah kewajiban saya nyonya


setelah kepergian Bu Linda Naima menata barang-barang yang ia perlukan dan sebagian barang nya ia masukan ke dalam kamar Rey yang berada tepat di depan kamarnya


setelah selesai Naima berkeliling rumah itu dan membatu Bu Linda yang berada di dapur


bu Linda" ada apa nyonya,ada yang bisa saya bantu


Naima" tidak Bu, saya kemari hanya ingin membantu saja,agar aku memiliki pekerjaan


Bu Linda" tidak perlu nyonya ini sudah tugas saya


Naima" tidak apa-apa saya suka melakukannya,sini biar saya yang memotong sayuran itu


Naima mengambil paksa pekerjaan bu Linda,Naima sangat senang bisa capat akrab dengan Bu Linda setelah selsai Bu Linda menata semua masakan itu di atas meja


Bu Linda" silahkan nyonya ini sudah waktu makan siang


Naima" nanti biar aku mencari Rey


Bu Linda" nyonya tuan sedang pergi,dan Tidka tahu kapan akan kembali,jadi. nyonya hanya akan makan sendiri saja


Naima" pergi kemana Rey?(bergumam) Bu ada berapa pegawai di rumah ini


Bu Linda" ada enam orang yang berada di rumah ini tapi jika di hitung semua ada dua belas orang nyonya


Naima" apa semuanya ada


Bu Linda" tidak nyonya hanya ada enam orang saja


Naima" em baiklah tolong panggil mereka semua


Bu Linda" baik nyonya


tidak menunggu lama ke enam orang itu tiba


Naima" siapa saja nama kalian


Bu Linda" ini sri dia yang merapihkan rumah ini,ini Ika dia juga membatu Sri,ini pak Kadir supir di rumah ini dan pak Tarno yang mengurus area luar rumah


Naima" perkenalkan saya Naima,saya mohon bantuan kalian


Bu Linda" itu sudah kewajiban kami nyonya


Naima" baik lah jika begitu,sebagai bentuk terimakasih saya,saya mengajak kalian untuk makan siang di sini bersama saya


Bu Linda" tapi nyonya


Naima" tidak ada tapi,dan saya tidak mau mendengar bantahan,mari kita makan aku sudah lapar,cepat duduk


semua asisten itu ikut makan siang bersama Naima di meja makan yang sama


"semoga ini menjadi awal yang baik untuk ku,dan aku bisa hidup tenang di sini " dalam hati Naima


------------------------------------------


TBC

__ADS_1


next


terimaksih


__ADS_2