
happy reading
.
.
.
.
enjoy
⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️
setelah mengurus semua yang mereka butuh kan,Alvin memboyong keluarga nya untuk kembali ke Jakarta,
setelah mengantar mama uti mereka langsung bergegas pergi menuju bandara
sesampainya di Jakarta mereka langsung menuju rumah Nara, Karana Alvin dan Nara memutuskan mereka akan tinggal di rumah itu untuk menjaga mami dan nada
mama Ervina dan papa Reza pun tidak ke Beratan dengan keputusan mereka berdua
nada sangat senang dirinya bisa melihat kota dimana diri nya ingin mewujudkan cita-cita nya
nada" mba apa nada bisa mendapat kerja di sini ya mba
Nara" pasti bisa, asal kamu mau berusaha
nada" mba kerja ya ?
Nara" dulu sekarang sudah tidak, mba mau fokus jadi istri saja (tersenyum) kapan kamu mulai mencari kerja
nada" besok mba, nada akan mulai mencari kerja besok,
Nara" tapi kamu belum mendapat ijazah kan ?
nada" nada mendapat surat rekomendasi dari kampus mba ,jadi nada bisa pakai itu untuk mencari kerja
Nara" ternyata adik mba ini pintar ya,ya sudah tidur sudah malam besok kamu membutuhkan tenaga bukan
nada" siap mba
Nara meninggalkan kamar nada, dan menuju kamarnya, Nara melihat suaminya itu masih sibuk mengerjakan tugasnya yang menumpuk karena di tinggal beberapa hari
Nara " kamu belum selesai, mau aku buatkan kopi ?
Alvin" belum sayang, em boleh
Nara" baik lah
alvin" sayang
Nara" apa?
Alvin" i love you
Nara "i love you to sayang
Nara langsung pergi menuju ke dapur untuk membuat kopi,
mami" Nara kamu belum tidur
Nara" belum ma, Nara mau buatkan kopi dulu buat Alvin
mami" nada bagaimana ? apa dia sudah tidur ?
Nara" seperti nya sudah, besok dia akan mencari kerja mi,
mami" kasihan anak itu, lahir Dnegan ke adaan papi yang sudah terlilit banyak hutang, harus berjuang untuk sekolahnya,
Nara" sekarang dia punya kita mi, kita akan selalu ada untuk nya
mami" mami bangga sama kamu nak (mencium Nara)
Nara" ya sudah mami sekarang tidur, sudah malam, oke
mami" iya kamu sama Alvin juga jangan tidur malam malam
Nara meninggalkan dapur sambil membawa kopi yang sudah iya buat
__ADS_1
Nara" kamu sudah selesai , aku baru buatin kopi nya
Alvin" sudah, terimakasih sayang,gak apa apa sini biar aku minum
Nara" jangan nanti kamu begadang, terus besok ke siangan
Alvin " ya kalo begadang nya sama kamu kan, kesiangan nya ada temannya
Nara" enak aja, aku mau tidur tahu
Alvin" kok tidur sih
Nara" ya sudah malam itu tidur sayang, memang mau ngapain
Alvin"ah kamu mah, gitu ya sudah aku mau tidur
Nara merasa bingung melihat sikap suaminya itu, yang tiba tiba kesal
keesokan paginya Nara terbangun lebih dulu dan membangunkan Alvin untuk salat bersama
setelah menunaikan salat Nara membantu mami membuat sarapan dan membatu adiknya menyiapkan berkas yang akan dia bawa
setelah semuanya selesai , mereka makan pagi bersama, setelah selesai Alvin pergi ke kantor dan nada mulai mencari kerja
Nara" nada kamu di antar pak Idris ya, kamu kan baru di sini, mba takut kamu ke sasar
nada" tidak usah mba, nada naik bus atau kendaraan umum yang lain saja, sekalian belajar mba
Nara" kamu yakin ?
nada". yakin mba
Alvin" ya sudah nada, ini uang jajan dari mas, lumayan buat kamu beli makan siang
nada" tidak usah mas, nada punya kok
Nara"ambil itu nad, punya kamu tabung saja
nada" baik lah mba, ya sudah nada pergi mba mas, mami mana mba ?
Nara" mami pergi ada urusan, kamu hati hati
nada meninggalkan rumah mengunakan ojek,menuju ke halte
nada menginjakan kaki nya di perusahaan pertama,nada menaruh berkas nya ke perusahaan itu walau perusahaan itu menolak namun nada tetap memohon untuk mengambil berkasnya
Nara melanjutkan perjalanan nya menuju perusahaan selanjut nya, hingga waktu makan siang nada berada di Nugroho company, perusahaan milik keluarga Dimas
"semoga perusahaan ini mau menerimaku" dalam hati nada
nada sangat kagum melihat perusahaan yang sangat besar hingga nada tidak sengaja menabrak seseorang
brug
nada" maaf, maaf saya tidak sengaja
ghani" Lo gak punya mata ya,liat ni baju gue jadi kotor gara gara Lo
nada" maaf mas, saya gak sengaja, maaf
Ghani" mas mas lo pikir gue tukang parkir apa
minggir (Ghani mendorong nada)
nada" galak sekali orang itu...
nada menemui resepsionis untuk bertanya tentang pekerjaan
nada" maaf mba apa perusahaan ini membuka lowongan pekerjaan
resepsionis" maaf nona, kami belum membuka lowongan
nada" yah mba bisa ambil saja berkas saya, nanti jika ada lowongan tolong hubungi saya
resepsionis" maaf nona tidak bisa, kami harus mengikuti prosedur
nada" baik lah mba, terimakasih
nada duduk di kursi, menghilangkan penat nya
__ADS_1
"ternyata susah mencari kerja, Hem besok aku akan me cari lagi,em perut ku sudah lapar " gumam nada
nada meninggalkan perusahaan itu, dan pergi mencari tempat makan,nada duduk di salah satu restoran dan mulai memesan makanan
setelah selesai nada berniat untuk pulang namun dirinya tidak sengaja menyenggol nampan milik pelayan restoran tersebut
"tar" suara piring pecah kerena terjatuh (aku gak tahu bunyi piring pecah maklumi ya )
kali ini nada benar benar dalam masalah besar
nada" aduh mas maaf,saya benar benar minta maaf, aduh gimana ini
pelayan" gimana sih mba, lihat lihat dong jadi pecah semua kan
nada" aduh mas maaf ,saya tidak sengaja maaf mas
pelayan" maaf maaf ganti mba, saya bisa kena potong gaji kalo begini
nada" iya iya mas berapa yang harus saya ganti
pelayan" satu juta
nada terkejut mendengar nominal yang di sebutkan pelayan itu
nada" satu juta? mas harga makanan nya saja tidak sampai ratusan ribu, dan piring nya juga gak sampai segitu yang benar dong mas
pelayan" mau ganti gak, kalo enggak saya perpanjang Maslah ini sampai ke atasan saya
biar mba di penjara
nada" mas jangan jangan, tapi saya gak punya uang segitu mas, mas jangan laporkan saya ke polisi, kasian mama saya, mba saya nanti malu mas jangan mas
pelayan" ya udah bayar kalo gitu
nada" tapi mas (mulai menagis)
nada melihat disekitarnya semua orang hanya menatap pada nya, dan tak ada yang membantunya, nada hanya bisa menagis, ia membayangkan bagaimana malunya keluarga nya jika dirinya di than oleh polisi
"mas kalo mau nipu jangan sama orang bodoh, sini sama saya,restoran ini milik teman saya, dan saya bisa minta dia buat pecat mas"
pelayan itu melihat ke sumber suara
pelayan" mas... mas (takut)
" ini saya ganti dan jangan pernah melakukan hal ini lagi ingat" laki laki itu pergi dari restoran itu
nada mengejar laki laki itu, untuk berterimakasih namun laki laki itu sudah pergi
"Hem dia sudah pergi, aku mau berterimakasih " batin Nada
waktu menunjukan pukul dua siang nada baru sampai ke rumah,
nada" assalamualaikum nada pulang
mami" eh anak gadis mami sudah pulang, gimana hari ini udah keliling nada
nada" sudah mi tapi kelilingnya karena ke sasar (tertawa)
mami" loh kok bisa, besok kamu di antar saja jangan naik kendaraan umum
nada" gak apa apa mi, nada bisa kok, nada malah senang ke sasar , jadi tahu jalan jalan yang sering nada liat di berita berita
mami" em ada ada saja kamu ini, ya sudah sana istirahat, kamu sudah makan
nada" sudah mi, mba Nara mana mi?
mami" lagi bertemu temannya, ya sudah kamu bersih bersih terus istirahat ya,
nada" iya mi
nada menuju ke kamarnya, dan merebahkan tubuhnya lebih dulu,
"ternyata benar Jakarta benar benar kejam, huh jangan menyerah ini baru hari pertama, perjalanan ku masih panjang, semangat nada " nada menyemangati diri sendiri
___________________________________
TBC
next
__ADS_1
jangan lupa kasih, like,komen,dan dukungan yang lainnya buat aku ya,eh lupa jangan lupa vote juga
terimakasih