Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 103


__ADS_3

happy reading


.


.


.


.


enjoy


⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️


setelah mengurus semua yang mereka butuh kan,Alvin memboyong keluarga nya untuk kembali ke Jakarta,


setelah mengantar mama uti mereka langsung bergegas pergi menuju bandara


sesampainya di Jakarta mereka langsung menuju rumah Nara, Karana Alvin dan Nara memutuskan mereka akan tinggal di rumah itu untuk menjaga mami dan nada


mama Ervina dan papa Reza pun tidak ke Beratan dengan keputusan mereka berdua


nada sangat senang dirinya bisa melihat kota dimana diri nya ingin mewujudkan cita-cita nya


nada" mba apa nada bisa mendapat kerja di sini ya mba


Nara" pasti bisa, asal kamu mau berusaha


nada" mba kerja ya ?


Nara" dulu sekarang sudah tidak, mba mau fokus jadi istri saja (tersenyum) kapan kamu mulai mencari kerja


nada" besok mba, nada akan mulai mencari kerja besok,


Nara" tapi kamu belum mendapat ijazah kan ?


nada" nada mendapat surat rekomendasi dari kampus mba ,jadi nada bisa pakai itu untuk mencari kerja


Nara" ternyata adik mba ini pintar ya,ya sudah tidur sudah malam besok kamu membutuhkan tenaga bukan


nada" siap mba


Nara meninggalkan kamar nada, dan menuju kamarnya, Nara melihat suaminya itu masih sibuk mengerjakan tugasnya yang menumpuk karena di tinggal beberapa hari


Nara " kamu belum selesai, mau aku buatkan kopi ?


Alvin" belum sayang, em boleh


Nara" baik lah


alvin" sayang


Nara" apa?


Alvin" i love you


Nara "i love you to sayang


Nara langsung pergi menuju ke dapur untuk membuat kopi,


mami" Nara kamu belum tidur


Nara" belum ma, Nara mau buatkan kopi dulu buat Alvin


mami" nada bagaimana ? apa dia sudah tidur ?


Nara" seperti nya sudah, besok dia akan mencari kerja mi,


mami" kasihan anak itu, lahir Dnegan ke adaan papi yang sudah terlilit banyak hutang, harus berjuang untuk sekolahnya,


Nara" sekarang dia punya kita mi, kita akan selalu ada untuk nya


mami" mami bangga sama kamu nak (mencium Nara)


Nara" ya sudah mami sekarang tidur, sudah malam, oke


mami" iya kamu sama Alvin juga jangan tidur malam malam


Nara meninggalkan dapur sambil membawa kopi yang sudah iya buat

__ADS_1


Nara" kamu sudah selesai , aku baru buatin kopi nya


Alvin" sudah, terimakasih sayang,gak apa apa sini biar aku minum


Nara" jangan nanti kamu begadang, terus besok ke siangan


Alvin " ya kalo begadang nya sama kamu kan, kesiangan nya ada temannya


Nara" enak aja, aku mau tidur tahu


Alvin" kok tidur sih


Nara" ya sudah malam itu tidur sayang, memang mau ngapain


Alvin"ah kamu mah, gitu ya sudah aku mau tidur


Nara merasa bingung melihat sikap suaminya itu, yang tiba tiba kesal


keesokan paginya Nara terbangun lebih dulu dan membangunkan Alvin untuk salat bersama


setelah menunaikan salat Nara membantu mami membuat sarapan dan membatu adiknya menyiapkan berkas yang akan dia bawa


setelah semuanya selesai , mereka makan pagi bersama, setelah selesai Alvin pergi ke kantor dan nada mulai mencari kerja


Nara" nada kamu di antar pak Idris ya, kamu kan baru di sini, mba takut kamu ke sasar


nada" tidak usah mba, nada naik bus atau kendaraan umum yang lain saja, sekalian belajar mba


Nara" kamu yakin ?


nada". yakin mba


Alvin" ya sudah nada, ini uang jajan dari mas, lumayan buat kamu beli makan siang


nada" tidak usah mas, nada punya kok


Nara"ambil itu nad, punya kamu tabung saja


nada" baik lah mba, ya sudah nada pergi mba mas, mami mana mba ?


Nara" mami pergi ada urusan, kamu hati hati


nada meninggalkan rumah mengunakan ojek,menuju ke halte


nada menginjakan kaki nya di perusahaan pertama,nada menaruh berkas nya ke perusahaan itu walau perusahaan itu menolak namun nada tetap memohon untuk mengambil berkasnya


Nara melanjutkan perjalanan nya menuju perusahaan selanjut nya, hingga waktu makan siang nada berada di Nugroho company, perusahaan milik keluarga Dimas


"semoga perusahaan ini mau menerimaku" dalam hati nada


nada sangat kagum melihat perusahaan yang sangat besar hingga nada tidak sengaja menabrak seseorang


brug


nada" maaf, maaf saya tidak sengaja


ghani" Lo gak punya mata ya,liat ni baju gue jadi kotor gara gara Lo


nada" maaf mas, saya gak sengaja, maaf


Ghani" mas mas lo pikir gue tukang parkir apa


minggir (Ghani mendorong nada)


nada" galak sekali orang itu...


nada menemui resepsionis untuk bertanya tentang pekerjaan


nada" maaf mba apa perusahaan ini membuka lowongan pekerjaan


resepsionis" maaf nona, kami belum membuka lowongan


nada" yah mba bisa ambil saja berkas saya, nanti jika ada lowongan tolong hubungi saya


resepsionis" maaf nona tidak bisa, kami harus mengikuti prosedur


nada" baik lah mba, terimakasih


nada duduk di kursi, menghilangkan penat nya

__ADS_1


"ternyata susah mencari kerja, Hem besok aku akan me cari lagi,em perut ku sudah lapar " gumam nada


nada meninggalkan perusahaan itu, dan pergi mencari tempat makan,nada duduk di salah satu restoran dan mulai memesan makanan


setelah selesai nada berniat untuk pulang namun dirinya tidak sengaja menyenggol nampan milik pelayan restoran tersebut


"tar" suara piring pecah kerena terjatuh (aku gak tahu bunyi piring pecah maklumi ya )


kali ini nada benar benar dalam masalah besar


nada" aduh mas maaf,saya benar benar minta maaf, aduh gimana ini


pelayan" gimana sih mba, lihat lihat dong jadi pecah semua kan


nada" aduh mas maaf ,saya tidak sengaja maaf mas


pelayan" maaf maaf ganti mba, saya bisa kena potong gaji kalo begini


nada" iya iya mas berapa yang harus saya ganti


pelayan" satu juta


nada terkejut mendengar nominal yang di sebutkan pelayan itu


nada" satu juta? mas harga makanan nya saja tidak sampai ratusan ribu, dan piring nya juga gak sampai segitu yang benar dong mas


pelayan" mau ganti gak, kalo enggak saya perpanjang Maslah ini sampai ke atasan saya


biar mba di penjara


nada" mas jangan jangan, tapi saya gak punya uang segitu mas, mas jangan laporkan saya ke polisi, kasian mama saya, mba saya nanti malu mas jangan mas


pelayan" ya udah bayar kalo gitu


nada" tapi mas (mulai menagis)


nada melihat disekitarnya semua orang hanya menatap pada nya, dan tak ada yang membantunya, nada hanya bisa menagis, ia membayangkan bagaimana malunya keluarga nya jika dirinya di than oleh polisi


"mas kalo mau nipu jangan sama orang bodoh, sini sama saya,restoran ini milik teman saya, dan saya bisa minta dia buat pecat mas"


pelayan itu melihat ke sumber suara


pelayan" mas... mas (takut)


" ini saya ganti dan jangan pernah melakukan hal ini lagi ingat" laki laki itu pergi dari restoran itu


nada mengejar laki laki itu, untuk berterimakasih namun laki laki itu sudah pergi


"Hem dia sudah pergi, aku mau berterimakasih " batin Nada


waktu menunjukan pukul dua siang nada baru sampai ke rumah,


nada" assalamualaikum nada pulang


mami" eh anak gadis mami sudah pulang, gimana hari ini udah keliling nada


nada" sudah mi tapi kelilingnya karena ke sasar (tertawa)


mami" loh kok bisa, besok kamu di antar saja jangan naik kendaraan umum


nada" gak apa apa mi, nada bisa kok, nada malah senang ke sasar , jadi tahu jalan jalan yang sering nada liat di berita berita


mami" em ada ada saja kamu ini, ya sudah sana istirahat, kamu sudah makan


nada" sudah mi, mba Nara mana mi?


mami" lagi bertemu temannya, ya sudah kamu bersih bersih terus istirahat ya,


nada" iya mi


nada menuju ke kamarnya, dan merebahkan tubuhnya lebih dulu,


"ternyata benar Jakarta benar benar kejam, huh jangan menyerah ini baru hari pertama, perjalanan ku masih panjang, semangat nada " nada menyemangati diri sendiri


___________________________________


TBC


next

__ADS_1


jangan lupa kasih, like,komen,dan dukungan yang lainnya buat aku ya,eh lupa jangan lupa vote juga


terimakasih


__ADS_2