Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 99


__ADS_3

selamat membaca


.


.


.


.


.


enjoy


❕❕❕❕❕❕❕❕❕❕❕❕


Alvin mengangkat panggilan dari kekasihnya itu, dengan perasaan yang tidak enak


Alvin* halo


Nara* halo, Vin kamu dimana ? (menagis)


Alvin* kamu kenapa sayang, kenapa menagis ? (panik)


Nara* Vin bisa jemput aku di kantor, aku mohon cepat lah ke mari


Alvin* baik lah, kamu tunggu aku segera ke sana


Alvin mengakhiri panggilan nya


Alvin meminta Rudi untuk memutar arah


Alvin"rud kita putar arah, dan tolong cepat ke perusahan raynan advertising


Rudi" baik pak


selama perjalanan Alvin tidak tenang kerena mendengar Nara menagis, iya takut suatu yang buruk terjadi pada kekasihnya itu


sesampainya di kantor Nara , Alvin segera menelepon Nara


Alvin* halo sayang aku sudah di depan


Nara* tunggu, aku segera turun


Nara mematikan panggilan, dan bergegas turun dari ruangan nya


sesampainya di lobi Nara sudah melihat mobil Alvin yang sudah berada di depan pintu


dengan cepat Nara masuk ke dalam mobil Alvin


Nara" Bun bisa antar aku dan mami ke Jogja


Alvin" apa Jogja, mau apa kesana ?


Nara" papi,papi sedang kritis


Alvin" apa kritis ? baik lah aku akan mengantar mu, tapi kita minta izin papa dan mama lebih dulu


Nara" iya Vin (menagis)


Alvin mencoba menenangkan kekasihnya itu agar berhenti menangis , karena ia tidak tega melihat Nara menangis seperti itu


Rudi yang melihat itu hanya bisa diam saja dan terus mengendarai mobil itu saja


sesampainya di kediaman alvin mereka langsung turun untuk meminta izin pada papa dan mama Alvin


mama Ervina" loh Nara sayang, kamu kenapa? kok menagis, kamu di di buat sedih sama Alvin iya,


Alvin" bukan ma, bukan, ya Allah udah kayak anaknya ini penjahat aja


mama Ervina" terus kenapa Nara menagis ? (menaikan alis)


Alvin" papa di mana ma?


mama Ervina" ada kenapa?


Alvin" ma Alvin mau minta izin mau mengantar Nara ke Jogja bersama maminya karena papa nya Nara sedang kritis


mama Ervina terkejut mendengar pernyataan anaknya itu


mama Ervina" astagfirloh ya sudah ayo kita antar mereka


Alvin" kita, mana mau ikut ?

__ADS_1


mama Ervina" mama sama papa mau ikut, masa iya calon besan sakit gak ikut lihat


Nara langsung memeluk mama Ervina


Nara " terimakasih ma,


mama Ervina" sama sama sayang, kalian tunggu di sini mama, dan papa akan bersiap siap


setelah sekitar setengah jam mama ervina dan papa Reza sudah siap, dengan barang bawaan mereka


papa Reza" ayo pergi, kasian mami nya nara pasti. menunggu kita


Alvin" baik lah pa ...


Alvin menemui Rudi lebih dulu yang masih menunggu di mobil


Alvin" rud kamu Kemabli saja ke kantor dan tolong untuk beberapa hari tangani kantor


Rudi" baiklah pak


Rudi pergi meninggalkan kediaman Alvin,


Alvin,Nara , dan keluarganya pergi menuju kekediaman Nara


sesampainya di sana mami lara sudah siap dengan barang barang mereka


mama Ervina" ayo mba kita pergi, kasihan papinya Nara pasti menunggu kalian


mami" iya mba terimakasih sudah mau mengantar kami


mama Ervina" sama sama sudah kewajiban mba, sebagai saudara saling membatu


mereka pergi menuju Jogja, untuk melihat papinya Nara


setelah menempuh perjalanan tujuh jam mereka sampai di Jogja ,


mami lara menelepon istri dari mantan suaminya


mami* mba kami sudah sampai di jogja, apa kami langsung datang saja ke rumah sakit


"tidak usah mba,lebih baik cari penginapan dulu, besok pagi mba dan Nara baru ke rumah sakit


mami" baik lah mba, terimakasih


mami lara mematikan panggilannya


mami" mba,mas kita cari penginapan saja, besok baru ke rumah sakit, maaf ya mba mas. jadi merepotkan


mama Ervina" loh gak apa-apa kita kan keluarga jadi saling membantu (tersenyum)


sekitar lima belas menit mereka mendapatkan penginapan,Alvin memesan tiga kamar untuk mereka


Alvin" ini kunci kamar kamu sama mami,jangan sedih lagi ya sayang, aku tidak tega melihat kamu menangis, kamu istirahat saja agar besok pagi kamu terlihat lebih fresh saat bertemu papa mu


Nara" terimakasih, sudah mau aku susahkan


Alvin" sayang ini tugasku, jadi tidak masalah oke


Alvin memanggil para orang tua untuk menuju kamar


sesampainya di kamar Nara langsung membersihkan diri, karena dirinya belum mandi dari pulang bekerja


setelah selesai Nara melihat mami nya yang masih menangis


Nara" mi ada apa ?


mami" seharusnya dua hari yang lalu mami mengangkat panggilan itu, mami tidak tahu jika itu papi kamu yang menelpon, sampai tadi siang mami baru mengangkat panggilan itu ternyata papi kamu sakit


Nara" sudah lah mi, tidak usah di pikirkan, kita sudah di sini, lebih baik kita beristirahat agar besok kita bisa bertemu papi


keesokan paginya Nara dan mami nya pagi pagi sekali sudah siap untuk pergi


albin menghubungi Nara ,dengan niat untuk membangunkan Nara


Alvin* kamu sudah bangun


Nara* bukan cuma sudah bangun, tapi aku sudah siap untuk pergi


Alvin* baiklah tuan putri tunggu sebentar pangeran mu akan menjemput dan mengantar kalian ke rumah sakit


Nara*(terkekeh) baiklah aku tunggu


alvin* sayang kamu sarapan dulu, sambil menunggu aku,

__ADS_1


nara* iya,kamu juga jangan lupa sarapan,


Alvin* sudah sayang, ya sudah aku bersiap dulu


panggilan berakhir, Nara memesan makanan untuk dirinya dan ibu nya tak menunggu lama makanan mereka sudah datang,


sambil menunggu Alvin mereka menikmati makan pagi mereka


setelah selesai makan, Nara melihat ponselnya , tidak ada pemberitahuan apa pun, pintu kamar mereka di ketuk oleh seseorang


tok,tok,tok


Nara" iya tunggu sebentar


cklek


Nara" mama


mama Ervina" kalian sudah siap, ayo kita pergi ke rumah sakit


Nara" iya ma, Nara panggil mami dulu ma


mama Ervina" baik lah, mama tunggu di lobby ya


Nara" iya ma


Nara bergegas mengambil barang barnagnya dan mengajak maminya untuk pergi menuju lobby


setelah berkumpul mereka menuju rumah sakit dimana papi nya Nara di rawat


setelah sampai mereka langsung menuju ruangan dimana papi nya Nara di rawat


mami" mba gimana ke adaan mas Harsono


uti" mas Harsono masih tidak sadarkan diri mba(menagis)


mami" yang sabar mba, kita doa kan yang terbaik untuk mas Harsono


Nara" Tante apa Nara boleh melihat papa


uti" kamu nara,


Nara menganggukkan kepalanya


uti langsung memeluk anak tirinya itu,


uti" Nara kamu tahu, papi mu sangat merindukan mu, sehari sebelum papi di bawa ke rumah sakit, dia menceritakan mu, dan ia sangat bangga pada mu, papi menceritakan nya pada adik adik mu, bagai mana kamu,dan sekuat apa kamu


mendengar itu Nara tidak bisa menahan air matanya


uti" Nara mas Harsono hanya meminta satu sebelum dirinya di jemput tuhan, ia ingin melihat kamu


sejak tahun lalu kami mencoba mencari kabar tentang kalian tapi kami tidak mendapatkannya,akhirnya kami memilih berhenti , tapi beberapa hari yang lalu kami baru mengetahui jika papi mempunyai kontak mba lara (melihat lara)


Nara" Tante apa boleh Nara melihat papi


uti" boleh sayang, boleh masuk lah


dengan air mata yang sudah bercucuran Nara mesum ke dalam ruangan papinya, di mana alat alat yang banyak sekali terpasang di tubuh papinya


Nara mendekati tempat tidur papinya itu


Nara" Pi ini Nara, Pi, bangun Nara sudah di sini, katanya papi mau bertemu Nara, Nara sudah di sini Pi, bangun lah


Nara menatap hari papinya itu,yang sudah lama tidak iya jumpai,


Nara duduk di sebelah papinya bercerita tentang hidupnya kini bersama maminya


cukup lama Nara berada di dalam ruangan itu namun belum ada tanda tanda jika papi nya itu akan terbangun


Nara keluar dari kamar rawat itu dengan mata sembabnya


mami" sayang bagaimana papi ?


Nara" papi belum mau membuka matanya mi, Nara takut, jika papi meninggalkan Nara, Nara takut mi


mami" sayang , sayang kita doakan saja yang terbaik untuk papi ya nak


Nara memiliki sedikit trauma melihat rumah sakit dan Rungan rawat yang khusus seperti itu, dirinya takut jika kejadian dulu terulang kembali, di mana dirinya di tinggalkan oleh ibu asuh nya


________________________________


TBC

__ADS_1


jangan lupa setelah baca kasih like dan komen ya


terimakasih


__ADS_2