
happy reading
.
.
.
.
.
.
enjoy
🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
hari ini di kediaman keluarga Nugroho Rika sedang sangat sibuk mempersiapkan pernikahan putranya yang tinggal hitungan hari saja,Rika di bantu dengan keluarga yang lain mempersiapkan ini dan itu
cha-cha" dek ini ada orang catering telepon mengkonfirmasi menu, mana catatannya biar mba yang lihat
Rika" ini mba (memberikan buku pada cha-cha)
Fani" Rika di bawah ada yang orang butik mengantar baju, katanya minta di coba dulu
Rika" ya ampun aku lupa, terimakasih aunty, aku panggil Ica dan yang lain dulu
Rika bergegas mencari calon menantunya itu, dan anggota keluarga yang lain
Rika" dad ada orang butik mereka meminta kita mencoba bajunya dulu
dimas" oooo oke sayang
Rika" kamu panggil Fahri dan Ghani,aku mau menggila yang lain
dimas" siap sayang (tersenyum)
Rika masuk ke kamar Ica dan si sana sudah ada nada dan cyra yang menemani Ica
Rika" sayang ikut mom nak kita coba bajunya,orang butik sudah di bawah
alisha" oooo iya mom (bangkit dari tempat duduk)
Rika" nada sayang kamu juga ikut
nada" nada juga mom ?
Rika" iya kamu juga harus coba baju kamu
nada" iya mom
cyra" mom key tidak di suruh coba baju (tertawa)
Rika" (terkekeh) baju key sudah di rumah bukan tapi kalo key mau ikut lihat tidak apa-apa
cyra" asik key ikut
mereka berempat turun untuk mencoba baju yang akan mereka kenakan di acara akad nikah dan resepsi pernikahan Fahri dan alisha
sesampainya di bawah mereka melihat para pria sudah mencoba baju mereka
Rika" ya Allah anak-anak mommy terlihat tampan sekali (mengelus pipi ke duanya ) tidak terasa kalian sudah tumbuh dewasa, mommy rasa nya baru kemarin mengelap air mata kalian saat menagis kerena terjatuh, sekarang sudah mau jadi suami (tersenyum dan berkaca-kaca )
Ghani" mom jangan sedih dong,aku tidak akan meninggalkan mom, kami akan selalu jadi anak kecil mommy yang selalu minta di manjakan (mencium kening Rika)
Fahri" mom jangan menagis, kami akan sering-sering menjenguk mom nanti
dimas" lihat mom kalian sangat cengeng kan (tertawa) sini sayang, biarkan mereka tumbuh dewasa, tapi mereka tetap bocah kecil kita yang selalu merengek untuk di belikan es krim
"dad" Fahri dan Ghani bersamaan
Fahri" jangan ungkit cerita itu (membulat kan mata)
Ghani" cukup dad
__ADS_1
dimas" (tertawa) lihat lah, mom anak kita
para wanita hanya bisa menyimak dan merasa sangat terharu melihat percakapan di depan mereka
butik" maaf jeng Rika ini yang wanita bisa mencoba pakaian merek
Rika" ya ampun aku lupa, maaf jeng, anak-anak coba lah baju kalian
nada dan alisha pergi mencoba baju yang di berikan pada mereka,setelah selesai nada dan alisha keluar untuk memperlihatkan baju yang mereka kenakan
cha-cha" Masya Allah kalian cantik sekali sayang
Fahri melirik malu pada alisha ia sangat terpesona melihat alisha
sementara Ghani sangat terpana melihat calon istrinya itu yang terlihat anggun
cyra" ya ampun kalian cantik bangat tunggu gue foto dulu,senyum dong
cha-cha dan Fani turun dari atas untuk melihat baju yang sedang mereka coba
cha-cha" waduh pengantinnya ada dua ya (terkekeh) ya ampun cantik banget kalian
Fani" tuh key lihat, biar nanti kalo kamu jadi pengantin udah bisa
cyra" mama apa sih, kenapa key yang di bahas (mengerucutkan bibir)
Fani" kan mama hanya memberi tahu
cyra hanya diam tidak menanggapi perkataan Fani
Fahri" si key kenapa ? (berbisik)
Ghani" dua Minggu lagi pertemuan keluarga pria dan wanita
Fahri" yah pas gue bulan madu dong
Ghani" iya, makanya muka key ditekuk terus
padahal gue dapet info dari nada, kata Rizki key naksir salah satu dokter rumah sakit, tapi gue sih tidak yakin jika key benar-benar suka sama dokter itu
dimas" kalian bicarakan apa sih,dad penasaran
Ghani" rahasia anak muda dad (tertawa)
setalah selesai mencoba baju dan hari sudah senja, semua keluarga sudah berkumpul di kediaman Dimas , karena malam ini mereka mengadakan makan malam bersama
dimas" aduh cucu grandpa Kean dan nial udah pada gede ya, aduh sini-sini sama grandpa
nial dan Kean, langsung menagis saat mereka di tegur dimas
Radit" haduh grandpa cucu nya pada takut lihat grandpa
Abi" grandpa wajah mu menyarankan lihat nial dan Kean ketakutan (tertawa)
Nara" bukan takut,opa,grandpa hanya jarang bertemu saja
Rara" benar itu
dimas" Rey,tidak ke mari
Abi" sedang menjemput Riri
dimas"oooo
tidak lama di tunggu Rey dan Rizki tiba, mereka mulai menikmati makan malam keluarga mereka
setelah selsai seperti biasa mereka berbincang satu dan yang lain, para ayah, mengobrol sendiri, para ibu pun mengobrol sendiri begitu pula para anak muda
para ayah sedang seru membahas tentang pertandingan bola,sementara di sisi para ibu sedang berbincang santai
Rika" mba lara, jika boleh bertanya apa benar ibu nada sedang sakit keras
mami" iya dek, aku kasihan lihat nada, ibu nya tidak membolehkannya untuk pulang
cha-cha" sakit apa mba ibu nya nada ?
__ADS_1
mami" kangker stadium akhir
Fani" nada tahu soal ini
mami" tahu, kami tidak pernah menyembunyikan apa pun dari nya,
Rika" apa kita bisa melihat nya?aku mau bertemu sebelum nada menikah dengan Ghani
mami" dia tidak mengizinkan kami untuk melihat kondisinya bahkan nada saja tidak di perbolehkan pulang
Rika" kenapa seperti itu?
mami" dia tidak mau pergi Dnegan beban katanya,dia selalu merasa berdosa melihat ku,Nara dan juga nada,aku sedang sering memaksa namun dia tetap tidak mau
cha-cha" kita hargai saja keinginannya disini kita jaga nada Dnegan baik
Rika" kasihan dia, aku jadi teringat ibu ku (menagis)
Fani" sudah lah, kita jangan bahas hal yang sedih , kita bahas yang lain saja
sementara di tempat anak muda nada sedang menjadi rebutan bayi-bayi tampan
Rara" lihat nial mulai menagis, melihat nada menggendong Kean (tertawa)
Nara" aduh nak kalian ini ada-ada saja (tertawa)
Rizki" lihat ghan kamu banyak saingan
alisha" nada dari dulu memang selalu jadi rebutan
Ghani" OOO ya, kok kamu tidak pernah cerita
alisha" dia tidak tahu, sampai waktu itu saja di kampus ada cowok adu jotos gara-gara dia,eh dia nya cuek kayak tidak terjadi apa-apa (tertawa)
Nara" kalian temanan sudah dari kecil
alisha" iya mba,nada ini selalu bantu aku,apa lagi kalo di panti aku kesusahan,nada pasti bantuin aku
cyra" senang ya bisa punya teman seperti itu,aku sedari kecil hanya sendiri,bahkan tidak punya teman
Rara" kakak pun sama, beruntung bertemu Nara
nada" jadi aku,Rizki dan Ica kamu anggap apa key
cyra" kalian kan keluarga,rasa sahabat (tertawa)
Rara" key gimana kamu sudah siap ?
semua terdiam dan menatap serius ke arah cyra
cyra" siap,tidak siap kak,key tidak bisa melawan kemauan papa (menatap ke sembarang arah)
nada" maaf key karena kami kamu jadi begini
cyra" bukan salah kalian aku yang salah, aku yang membuat ide bodoh itu
rara" apa kamu tahu wajah nya key
cyra" tidak kak
Ghani" sabar key, siapa tahu, ini memang yang terbaik buat Lo
cyra" semoga (sedih)
cyra hanya bisa pasrah dengan keputusan yang di ambil oleh orang tuanya untuk dirinya, ia hanya berharap jika semua itu akan berakhir baik untuk dirinya
-----------------------------------------------
TBC
next
jangan lupa setelah selesai membaca tinggalkan jejak kalian ya
terimakasih
__ADS_1