
happy guys .
.
.
.
.
enjoy
✳️✳️✳️✳️✳️✳️✳️✳️✳️✳️✳️
kini Alvin melakukan kebiasaan baru nya ya itu berdiri di depan rumah Nara ,
dari kejauhan Alvin melihat Nara di antar oleh seorang pria mengunakan motor , alvin sangat kesal di buatnya
setalah laki laki itu pergi Alvin menghampiri Nara
Alvin" Nara
Nara"(menarik nafas) ada apa? kamu gak ada kerjaan ya, setiap malam disini
Alvin" siapa dia?
Nara" bukan urusan mu, sudah lah Vin tidak usah mencampuri urusan ku, lagi pula kita sudah tidak bersama
Alvin" Nara, aku tidak pernah bilang jika sudah berakhir
Nara" tapi aku iya Vin, sudah lah , aku lelah habis bekerja dan tolong tinggal kan rumah ini Vin , kamu membuat ku dan keluarga malu
Nara meninggalkan, Alvin yang masih berdiri di depan gerbang rumah itu
Alvin" aku gak akan pergi, sampai kamu mau balik lagi sama aku aku gak akan pergi aku akan tetap di sini (bertriak)
Nara tidak menggubris perkataan Alvin itu
Nara masuk kedalam rumah nya dan cepat cepat menutup pintu
Nara" astaga jantung ini masih saja bekerja ekstra
mami" sih Alvin ya yang teriak teriak
Nara" iya mi
mami" kamu sih mau Samapi kapan hukum dia nya
Nara" sampai dia benar benar jera mi
mami" iya kalo jera, kalo bosen gimana ?
Nara" ya itu artinya dia memang bukan buat Nara mi
Nara meninggalkan mami lara
Alvin masih tetap berdiri di depan rumah Nara tanpa menyerah sedikit pun
Nara melihat dari balik jendela kamarnya, Alvin yang masih setia berdiri di depan rumah Nara itu
Nara" kenapa gak pergi pergi sih, bukanya pulang saja dan tidur di rumahnya dengan nyenyak
keesokan pagi nya Nara sudah tidak melihat mobil Alvin teeparkir di depan gerbang rumahnya
Nara" akhirnya pergi juga dia
Nara menjalani hari hari nya Dnegan semangat karena iya bekerja lebih santai di perusahaan baru,
Nara sangat senang bekerja di tempat baru nya walau bukan perusahan besar seperti perusahan nya yang lama tapi Nara sangat suka karena di sana nara banyak mendapatkan kasih sayang karena rekan kerja Nara lebih banyak yang berumur dan rata rata wanita
Nara pulang dari kantor di antar oleh salah satu temannya dan dari jauh Nara sudah melihat mobil Alvin berada di depan rumahnya
" ya Allah di Alvin udah di situ aja " batin Nara
__ADS_1
seperti biasa Alvin menghampiri Nara
Alvin" eh mas jangan macem macem ya, Nara ini calon istri saya
Nara" apa apaan si Vin
"maaf mas, saya juga tidak tertarik soalnya saya sudah punya dua anak dan satu istri mas, tapi mas jika memang mas calon suaminya Nara kenapa gak mas jemput Nara nya setiap hari "
setelah mengatakan itu teman Nara itu pergi meninggalkan kedua orang itu
Nara" kamu buat malu tahu gak Vin
aku gak suka sama sikap kamu itu
Alvin" maaf Nara, aku hanya ingin mereka tidak mendekati mu
Nara" maaf tuan Alvin seperti nya anda salah bersikap pada saya, dan tolong anda ingat jika saya tidak ada hubungan apa pun Dnegan anda
Nara langsung pergi meninggalkan alvin, dan masuk kedalam rumahnya dengan cepat
Alvin sangat kesal melihat sikap Nara pada nya,
Alvin masih gigih Dnegan pendiriannya, iya tak meninggalkan barang sejengkal pun rumah Nara, dirinya bermalam di depan rumah Nara hal itu membuat mami lara merasa iba pada Alvin
pagi pagi sekali mami lara menemui Alvin tanpa sepengetahuan Nara
tok tok tok
mami Nara mengetuk kaca mobil Alvin
Alvin" mami,
Alvin membuka pintu, mobilnya dengan cepat
Alvin" ada apa mi
mami" ini untuk kamu, pasti dingin tidur di sini kan
mami lara memberikan secangkir teh dan beberapa potong roti
mami" Vin sebaiknya kamu menyerah saja, Seperi nya Nara tidak akan memaafkan mu, mami tidak pernah melihat Nara Semarah itu pada seseorang
Alvin" enggak mi, Alvin akan tetap berjuang Samapi Nara mau kembali sama Alvin
mami" (menarik nafas) terserah kamu Vin yang pasti mami sudah mengingatkan
Alvin" terimakasih mi, tapi Alvin akan tetap memperjuangkan Nara
mami" ya sudah mami masuk dulu, sebelum Nara melihat, nanti gelasnya dan piring nya kamu letakan di dekat bel saja Vin
Alvin" sekali lagi terimakasih mi,
setelah mami lara pergi Alvin meminum dan memakan roti yang di berikan untuknya
Nara keluar dari rumah dengan pakaian yang sudah siap untuk pergi ke kantor
Alvin langsung menghampiri Nara yang berdiri di depan gerbang rumahnya itu
Alvin" ayo aku antar (menarik Nara)
Nara" lepaskan Vin, aku mau pergi sendiri saja
Alvin" tidak aku akan mengantarmu
Alvin memaksa Nara untuk masuk kedalam mobilnya namun Nara terus meronta agar Alvin melepaskannya
Nara mulai menangis karena merasakan sakit di lengannya
Alvin yang melihat itu langsung menghentikan aksinya
Alvin" maaf ...
Nara" kamu selalu saja seperti ini, selalu mementingkan diri mu, dan tidak perduli pada perasaan orang lain, (tersedu)
__ADS_1
Alvin" maaf kan aku, aku hanya ingin mengantar mu saja, aku tidak bermaksud menyakiti mu maaf (memeluk)
Nara mendorong Alvin agar menjauh darinya
nara" jangan pernah dekati aku, dan aku mohon perbaiki dulu diri mu, dan bersikap lah sebagai seorang pria dan aku mohon jangan pernah ganggu aku lagi
Nara meninggalkan Alvin dan langsung berlari menuju ke rumahnya
Alvin kini hanya bisa menangis melihat Nara yang terluka olehnya, dan sekarang dirinya menjadi orang yang sangat jahat untuk Nara
Alvin melajukan mobilnya meninggalkan rumah Nara, Alvin menuju ke apartemen milik Kakak nya
Kiki" Lo kenapa dek (panik) sakit dek,
Alvin" gue orang jahat bang, Nara udah benar benar benci sama gue,gue selalu nyakitin dia bang (menangis)
Kiki" maksud Lo ?
Alvin" gue masih mau berjuang buat dia bang , tapi kenapa semua yang gue perbuat justru membuat dia sakit bang
Kiki kini sangat iba pada adiknya, orang yang jarang menangis kini malah berubah menjadi sangat Melo karena cinta
Kiki" mungkin cara Lo salah dek,coba Lo pahami Nara dek, gue yakin Lo bisa dan Lo itu kuat dek
Alvin" gue gak sekuat itu bang, orang orang yang gue sayang malah justru pada menjauhi gue bang
Kiki" gue enggak dek,
Alvin" Lo cuma satu satunya yang gue punya buat dukung gue bang
tiba tiba ponsel Kiki berbunyi menandakan panggilan masuk
"papa"
Kiki* iya pa, ada apa ?
papa Reza* apa anak bodoh itu bersama mu
Kiki* iya pa
papa Reza* bilang pada nya, mulai hari ini dia tidak perlu ke kantor, dan ambil semua fasilitas yang ada pada nya
Kiki*tapi kenapa pa, gak bisa begitu dong pa
papa Reza* anak itu udah bikin malu, dan sekarang dia menelantarkan perusahaan papa kecewa padanya Ki
Kiki* tapi pa
papa Reza* tidak ada tapi, lakukan perintah papa atau kamu juga akan merasakan hal yang sama
panggilan berakhir,Kiki memandang adiknya dan tidak tega untuk menyampaikan pesan papanya itu
Kiki" Vin
Alvin" pasti papa kan
Kiki"( menelan selivahnya) iya dek
Alvin" ambil saja bang, gue gak butuh semua ini, dan gue gak butuh jabatan itu
Kiki" tapi Vin Lo
Alvin" memang gak ada yang bisa di banggain dari gue bang , udah lah bang gue mau tidur, surat surat mobil ada di dalam mobil, dan bawa semua kartu ini
Alvin meninggalkan Kiki menuju kamarnya, Kiki sangat iba melihat sang adik, yang kini ada di titik terbawah dalam hidup nya
"apa yang harus gue perbuat" batin Kiki
_____________________________________
TBC
next
__ADS_1
jangan lupa like,komen dan vote nya semua
terimakasih