Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 149


__ADS_3

happy reading guys


.


.


.


.


.


💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙


cyra memperhatikan Zain yang makan dengan sangat lahap,seperti anak kecil,Zain makan dengan sangat berantakan membuat cyra terkekeh di buatnya, mengingat Zain yang dingin,galak dan terkadang tidak sopan pada cyra,ternyata bisa makan seperti anak kecil


tanpa berfikir cyra mengambil tisu dan membersihkan bibir Zain yang terlihat kotor


Zain menghentikan aktifitas mengunyahnya karena cyra,


Zain" terimakasih


cyra"(tersenyum) kamu seperti anak kecil (terus membersihkan )


Zain memperhatikan cyra yang masih tersenyum dan terus membersihkan bibir Zain


Zain" cantik


tanpa sadar Zain mengucapkan kata-kata itu untuk cyra


cyra" apa ?


Zain" em... itu wanita yang baru masuk itu cantik


Zain menunjuk sepasang kekasih yang baru saja memasuki tempat makan


cyra" iya wanita itu cantik, tapi sayang dia sudah ada kekasih dan kamu juga sudah punya (terkekeh)


Zain" benar aku sudah punya kekasih


Zain merasa tidak enak mendengar kata-kata itu keluar dari cyra , tidak tahu kenapa dirinya merasa bersalah mendengar ucapan cyra


Zain melanjutkan makannya, sementara cyra hanya meminum teh yang ia pesan saja


cyra ingin sekali bertanya pada Zain tentang keluarga nya,namun cyra mengurung kan niat nya,karena ia tak mau melihat Zain kembali bersedih seperti tadi


setelah selesai menyantap makanan nya,Zain memperhatikan cyra yang sedari tadi memandangnya,hal itu membuat Zain sedikit risih


Zain" ada apa? ada yang salah dengan ku ?


cyra" tidak,aku hanya heran saja,makanan sebanyak itu habis oleh mu sendiri (menggelengkan kepala)


Zain" kamu tidak pernah merasa kelaparan ya,oh aku lupa wanita seperti mu mana pernah merasakan itu, pasti banyak laki-laki yang mengajak mu makan


cyra" kata siapa? aku juga pernah kelaparan,tapi tidak seperti mu (kesal)


Zain" terserah


Zain bangun dari. tempat duduk nya,dan membayar makan dan minum mereka


Ida" loh sudah mau pulang mas Zain,jangan lupa sering-sering mampir mas Zain


Zain" iya mba Ida,makanan nya tidak berubah, masih enak seperti dulu


Ida" mas Zain bisa saja,salam buat bapak ya mas Zain,OOO iya ini tolong berikan pada bapak ya mas Zain,makanan favorit bapak gratis dari saya


Zain" tidak mba, masukan dalam tagihan saya, mba Ida kan jualan masa saya tidak membayar rugi dong mba Ida nya


mba" Ida ih mas Zain ini tidak lah, saya ikhlas ini buat bapak , dan ini kembalian nya mas Zain


Zain" terimakasih mba Ida, kembalian nya biar disini saja, dan ini Zain bawa oke


Ida" iya deh mas Zain


cyra" terimakasih mba Ida


Ida" eh mba cantik, iya sama-sama terimakasih Lo mba cantik mau mampir ke mari, hati-hati. di jalan nya mba cantik


cyra" iya mba


Zain dan cyra meninggalkan tempat itu,sepanjang perjalanan seperti biasa tidak ada komunikasi di antara keduanya,adzan magrib berkumandang Zain memutuskan untuk mampir ke sebuah masjid terlebih dulu


Zain" kita solat magrib dulu


cyra" baik lah


Zain dan cyra menunaikan kewajiban mereka setelah itu Zain kembali mengantar cyra


cyra memberanikan diri untuk bertanya pada Zain soal keluarganya yang membuat dirinya sangat penasaran itu


cyra" Zain ?


Zain" apa ?

__ADS_1


cyra" boleh aku bertanya ?


Zain" apa ?


cyra" em... boleh aku tahu tentang keluarga mu ?


Zain" untuk apa?


cyra" ya untuk,em, aku hanya ingin tahu saja


Zain" belum saat nya, nanti jika sudah saat nya aku akan memberi tahu mu


cyra" kapan?


Zain" tunggu kamu layak menurut ku


cyra sangat kesal sekali mendengar perkataan Zain,


" ya Allah orang ini tidak bisakah bersikap baik,tadi saja baik sekali sekarang menjengkelkan lagi" gumam cyra dalam hati


setelah mengantar cyra dan berpamitan pada Radit dan Fani, Zain kembali ke rumahnya


Affandi" bagaimana kamu dan cyra?


Zain" baik, kenapa yah ? apa ayah sudah minum obat malam ini ?


Affandi" sudah,suster itu sangat cekatan mengurus ayah,kamu tenang saja


Zain" yah apa belum ada kabar dari rumah sakit


Affandi" belum nak,Abang mu masih seperti itu, belum ada kemajuan


Zain" maaf kan Zain yah,seandainya Zain mendengar perkataan ayah mungkin Abang masih di sini bersama kita


Affandi" Zain jangan menyalahkan diri mu, ini semua sudah takdir, kita harus menjalaninya Dangan usaha dan doa agar Allah memberi kan yang terbaik untuk kita, kamu fokus saja pada pekerjaan dan juga calon menantu ayah, ayah sudah sangat ingin memiliki cucu, ayah ingin rumah kita ramai seperti dulu


Zain" iya ayah, Zain janji akan mengabulkan permintaan ayah


Affandi" terimakasih nak, ya sudah kamu mandi dan makan malam


Zain" Zain sudah makan yah, oooo iya yah ini ada titipan dari mba ida, tempat makan favorit kita dulu, tadi Zain mengajak key kesana


Affandi" benarkah, ah ayah rindu sekali tempat itu,(tersenyum) apa kabar nya mba Ida dan keluarganya ?


Zain" sehat yah, dan ini ada titipan dari mba Ida untuk ayah, tapi Zain sarankan untuk makan nya besok saja, karena ini sudah malam


Affandi" sedikit saja boleh ya


Affandi(menarik nafas) baik lah, ya sudah sana kamu mandi


Zain" Zain naik dulu yah


Affandi" iya


keesokan paginya di kediaman taya,Rara sedang sibuk mengurus putranya yang saat ini tidak bisa di tinggal, kean akan berlari kesana kemari, karena Kean baru bisa berjalan,Rara takut anaknya akan jatuh jika tidak di awasi


Rara" Kean jangan berlari nak,nanti kamu jatuh nak


Kean tidak mendengar kan Rara, Kean terus berlari mengelilingi ruang keluarga


Rara" ya ampun Kean mommy mu ini bukan anak muda lagi,mommy capek nak, sudah ya kain kejar-kejaran nya


Kean" mommy,mommy tean mau temu Aty nada dan omty tey,


Rara" kamu bicara apa sih nak, mommy ini masih kurang paham


Kean" Aty nada omty tey mom


Rara" oooo aunty nada dan omty key


Kean" em


Rara" tidak bisa sayang kita harus pergi ke rumah eyang hari ini,ayang merindukan kamu


eyang putri sedang sakit,kita lihat eyang dulu baru nanti kita bertemu aunty dan omty ya


sedang asik berbincang dengan putranya tiba-tiba taya menuruni anak tangga dengan terburu-buru


Rara" ada apa dad ? kenapa kamu terburu-buru


taya" aku harus ke kantor sekarang, aku tidak bisa sarapan dan mengantar kalian , maaf sayang


Rara" tidak apa-apa dad, kami bisa dengan supir, kamu pergilah jika sedang ada ke adaan darurat


taya" maaf sayang,Kean dad pergi dulu ya nak, kamu temani mommy ya nak, (memeluk)


Rara" Kean cium tangan Daddy nak


Kean" tean mau cama Daddy


taya" nanti ya nak, Daddy harus bekerja dulu,Daddy janji setelah Daddy bekerja, Daddy akan bermain bersama Kean


Rara" Kean sama mommy dulu ya,oke

__ADS_1


Kean" ote


Rara" anak pintar,kiss Daddy


Kean mencium pipi taya,dan taya pun mencium pipi Kean


taya" aku pergi sayang (mencium kening)


Rara" hati-hati sayang


taya pergi meninggalkan rumahnya,menuju ke kantor, sesampainya di kantor taya langsung menemui Deni asistennya


taya" mana buktinya yang kamu bilang


Deni" ini pak, kemarin pak brand memberikannya saat bapak sudah pulang


taya" kamu hubungi Ghani,minta dia secepatnya ke kantor


Deni" baik pak


taya masuk kedalam ruangannya dan melihat data yang di berikan oleh brand mengenai Zain,taya membaca Dnegan teliti setiap lembar kertas itu


sekitar satu jam Ghani tiba di kantor dan langsung menuju ruangan taya


Ghani" ada apa mas ?


taya" lihat ini (memberikan berkas nya pada Ghani)


Ghani" apa ini ?


taya" baca saja


Ghani membuka berkas itu, dan membaca dengan teliti


Ghani" ini semua tentang Zain


taya" kita harus beri tahu opgan tentang ini sebelum terlambat, kasihan key jika harus menikah dengan nya


Ghani" apa tidak apa-apa kita beri tahu, aku takut jika opgan akan shok


taya" kita beritahu perlahan, kasian key ghan


Zain sudah memiliki ke kasih,aku Tidka mau melihat key harus bersedih karena hal itu


Ghani" aku ikut saja, aku rasa kita beritahu Rey juga tentang ini,


taya" baik lah,ayo kita pergi


saat ingin pergi tiba-tiba ponsel Ghani berdering panggilan masuk dari nada


Ghani menjawab panggilan itu


Ghani* ada apa sayang ?


nada* ayah nya Zain masuk rumah sakit, karena terjatuh, key sedang menuju ke sana aku ingin menemaninya apa boleh


Ghani* apa? oooo baik lah,pergilah nanti aku ke sana,kamu hati-hati


nada" terimakasih sayang


nada mengakhiri panggilannya, Ghani menatap taya


taya" ada apa ?


Ghani" ayah Zain masuk rumah sakit, dan sekarang bukan waktu yang tepat untuk memberi tahu, opgan tentang Zain mas


taya"astagfirloh yang benar kamu,


Ghani" iya mas


sementara di rumah sakit Zain menunggu di depan pintu IGD dengan perasaan bercampur aduk


cyra berlari menghampiri Zain yang terlihat sangat kacau


cyra" Zain


Zain melihat ke arah cyra,Zain langsung memeluk cyra dengan erat,Zain menumpahkan rasa sedih dan takutnya,di dalam pelukan cyra


cyra menepuk-nepuk bahu Zain agar Zain lebih tenang


Zain" aku Tidka mau kehilangan ayah,ini salah ku (menagis)


cyra" sudah Zain jangan bersedih,ayah mu akan baik-baik saja percaya pada ku


cyra merasa sangat iba melihat kondisi Zain,cyra merasa sangat sedih melihat Zain yang terus memeluk dan mengais, membaut dirinya tidak tega untuk meninggalkan Zain


___________________________________


TBC


next


jangan lupa setelah membaca tinggalkan jejak kalian ya, terimakasih semuanya

__ADS_1


__ADS_2