
happy reading
.
.
.
.
.
enjoy
🐣🐣🐣🐣🐣🐣🐣🐣🐣🐣🐣
Zain mencari cyra di setiap sudut taman hiburan itu,namun dirinya tidak menemukan cyra,
"ya Allah cyra kamu di mana " dalam hati Zain
sambil mencari Zain terus menghubungi cyra
Zain mencari kesana ke mari dengan perasaan takut, takut terjadi sesuatu pada cyra
Zain melihat kerumunan orang,sedang bersorak, melihat adegan pantomim
sekilas Zain melihat wanita berambut panjang mengenakan dress biru dengan lengan sopan yang ikut bersorak girang di kerumunan itu
"astaga dia benar-benar membuat ku takut" batin Zain yang bisa bernafas lega
Zain berlari menghampiri cyra dan langsung memeluk cyra, cyra merasa terkejut saat Zain memeluk nya di tengah kerumunan
kini kerumunan itu menatap Zain dan cyra termasuk laki-laki yang berdiri di sebelah cyra
Zain" kamu membuat ku takut,tahu tidak, aku sudah berfikir yang tidak-tidak
cyra" maaf, tadi aku bertemu dokter Isman bersama keponakannya, dan mengajak ku kemari
Zain" dokter Isman?
Isman" maaf mas, saya tidak tahu jika dokter key datang bersama anda
Zain" lain kali bertanya, jangan asal bawa (ketus)
cyra" Zain, kamu apa-apaan sih, maaf dok
Zain" dia yang apa-apaan main bawa kamu, kamu tidak tahu betapa panik nya aku melihat mu tidak ada di sana
Isman" maaf memang salah saya, keponakan saya menagis dan mengajak dokter key menonton ini
Zain" jangan beralibi (gumam Zain)
cyra" Zain (memukul lengan Zain)
Zain" ayo pergi, katanya kamu mau naik gondola,
Zain menarik tangan cyra,
cyra" dok saya pergi dulu,
Nita" Tante dokter mau kemana ?
cyra menahan Zain agr tidak berjalan.
cyra" Tante dokter mau temani, uncle ini dulu karena uncle ini sedang ingin naik gondola
Nita" gondola , Nita mau naik itu juga uncle iman
cyra" kalo begitu kita naik bersama bagaimana agar lebih seru
Nita" Nita mau,Nita mau
Zain memang sangat menyukai anak kecil,Zain tidak bisa melihat anak kecil merengek atau menagis di hadapannya
Isman" jangan sayang, uncle dan Tante dokter mereka ada urusan berdua
Zain" tidak apa-apa ayo Nita kita naik gondola bersama (tersenyum)
Nita" yey ayo uncle iman kita naik gondola
__ADS_1
Zain dari memegang tangan kini beralih melingkarkan tangannya di pinggang cyra
cyra" Zain kamu apa-apaan sih (berbisik)
Zain" kita kan pasangan yang mau menikah harus terlihat mesra kan
cyra" dasar aneh
Nita" uncle, Tante dokter ayo cepat
sesampainya di gondola dokter Isman merasa sedikit canggung, bagaimana tidak melihat wanita yang di sukai bermesraan di depan mata nya
Nita" uncle tampan boleh Nita, duduk di pangkuan uncle tampan
Zain" kemari
Zain mengambil alih buta dari pangkuan Isman
Zain" Nita takut ke tinggian?
Nita" sedikit
Zain" baiklah berpegangan yang kencang ya, biar tidak takut (tersenyum)
"Hem kenapa dia tidak menanyakan aku,aku kan takut ketinggian juga,dan sikap nya sangat manis sekali pada Nita " dalam hati cyra
sebelum gondola itu,bergerak dokter Isman pamit untuk ke toilet,
Isman" key,mas Zain saya titip Nita ya,saya mau ke toilet
cyra" oooo baik lah dok, kami akan jaga Nita
Isman" Nita sama uncle dan Tante dokter dulu ya,uncle iman mau ke toilet
Nita" em
Isman meninggalkan gondola itu,Isman tidak kuat melihat pandangan di hadapannya,iya tidak mau cemburu menguasai dirinya
"aku tidak boleh seperti ini,cyra dan Zain sangat cocok, dan Zain terlihat sangat mencintai cyra,sadar lah Isman jangan seperti ini" Isman menyadarkan dirinya sendiri
gondola itu mulai bergerak Nita sangat senang melihat pemandangan dari atas,Zain adik berbincang pada Nita sampai dirinya melupakan cyra yang berada di sebelahnya sudah mulai mengeluarkan keringat dingin
cyra" Zain (lemah)
Zain" key kamu kenapa ? (panik)
cyra" tinggi sekali Zain
Zain langsung menarik cyra masuk kedalam pelukannya
Zain" peluk aku,dan jangan bayangkan ke tinggian,tarik nafas mu,perlahan dan buang perlahan
cyra melakukan perintah Zain,cyra merasa aman dan nyaman berada di pelukan Zain
Nita kembali berceloteh,menanyakan banyak hal pada Zain,
cyra melihat sisi lain dari Zain,yang ternyata sangat menyukai anak kecil,dan pandai menenangkan orang
setelah selesai,cyra merasa senang karena akhirnya mereka menginjakan kaki di tanah kembali,sementara Nita sudah tertidur di gendongan Zain
Zain" kamu aneh takut tinggi ,tapi ingin naik gondola
cyra" mana aku tahu jika setinggi itu
Zain" lain kali kamu naik Komidi putar saja ya
agar lebih aman
cyra" kamu fikir aku anak-anak
Zain" ini dokter Isman di mana,keponakannya sudah tertidur pulas
cyra" sebentar aku telepon dia dulu
cyra menghubungi dokter Isman dan memberitahu jika mereka sudah selesai naik gondola
tidak menunggu lama dokter Isman sudah datang dengan membawa,beberapa kantung berisi minum dan juga makanan
isman" Nita tertidur, maaf jadi merepotkan kalian
__ADS_1
Zain" tidak masalah, Nita anak yang lucu,dan dia tidak rewel
Isman" sini biar Nita saya yang gendong,
Zain memberikan Nita pada Isman,
Zain" mama nya Nita kemana jika boleh tahu ? sebab sedari tadi Nita berkata seandainya mama ada,kata-kata itu dia ucapkan berkali-kali,tapi jika tidak mau menjawab juga tidak apa-apa
Isman" mama nya sudah tidak ada,saat melahirkan Nita, dan papanya pergi tidak tahu kemana,jadi kami yang mengurus Nita
Zain" em, dia terlalu kecil menghadapi itu,jaga dia baik-baik
Isman" pasti, terimakasih mas, key, kami pamit dulu, dan ini untuk kalian
cyra" terimakasih dok, maf jadi merepotkan
Isman" tidak masalah dok,kami pergi dulu
Zain" hati-hati Nita
dokter Isman sudah meninggalkan cyra dan juga Zain
cyra" wah dokter isman banyak sekali membeli coklat tahu saja aku suka coklat
Zain" jangan di makan, kita berikan pada anak-anak itu saja
Zain mengambil kantung berisi makanan yang di berikan dokter Isman dari tangan cyra
dan memberikannya ke beberapa anak kecil
cyra hanya bisa pasrah semua coklat nya di berikan pada anak-anak
Zain" ayo kita pulang, sudah mau sore, tapi kita makan dulu, aku belum makan
cyra hanya diam dan mengerucutkan bibirnya
Zain" kamu marah coklat nya aku berikan pada anak-anak itu, kamu tenang saja aku akan ganti lebih banyak dari itu, sudah lah ayo aku lapar
Zain menarik tangan cyra, cyra mengepal tangannya dan ingin memukul Zain dari belakang namun Zain menoleh
Zain" ada apa ?
cyra" tidak tangan ku terasa pegal, (tertawa)
sesampainya di sebuah kafe cyra langsung masuk dan membuat kan Zain sediri
sekitar lima belas menit, Zain tak kunjung masuk ke dalam kafe itu
" kemana dia, jangan-jangan dia meninggalkan aku, dan pergi " Dalma hati cyra
cyra hendak pergi, namun cyra tidak jadi saat melihat Zain masuk kedalam kafe itu
cyra" lama sekali aku fikir kamu kabur
Zain" ini (memberi sekantung coklat pada cyra)
cyra" coklat,(tersenyum) banyak sekali terimakasih, kamu baik sekali deh
Zain" sudah jangan menekuk wajah jelek mu itu, dan diam aku mau makan
cyra" aku itu cantik, tidak jelek enak saja, makan tinggal makan saja
Zain memanggil pelayan dan mulai memesan makanan nya, setelah makan Zain memperhatikan cyra yang seperti anak kecil,yang sedang memakan coklat
Zain" dasar anak kecil
Zain mengambil tisu dan mengelap bibir cyra yang ada noda coklat nya, perbuatan Zain itu membuat jantung cyra berdebar tidak karuan di buatnya
"ada apa dengan ku, kenapa sepeti ini, jangan sampai aku jatuh cinta padanya, jangan, jangan aku mohon" cyra bergumam dalam hatinya
cyra terpesona melihat senyum Zain yang menurutnya sangat manis, yang membuat jantungnya semakin cepat bekerja
"acyra sadar lah kamu bukan tipenya ingat itu, sadar,sadar acyra " terus memperingatkan dirinya agar nantinya dirinya tidak terjebak dalam cinta tak bersambut, mengingat Zain menganggap nya teman dan cyra bukan lah wanita yang di inginkan Zain
------------------------------------------------
TBC
next
__ADS_1
jangan lupa like komen dan dukungan lainnya ya semua
terimakasih