
selamat membaca
.
.
.
.
.
enjoy
❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️
seluruh keluarga sedang menunggu alisha yang masih dalam ruangan operasi mereka terus berdoa agar alisha baik-baik saja,dan bisa kembali pada mereka
Rey" ghan itu tangan Lo kenapa ?
Ghani" ini (menunjukan tangan nya yang penuh cakaran ) ini hasil menjadi uncle yang baik (tertawa)
Zain" kenapa ?
Ghani" nanti Lo pada juga tahu,apa yang terjadi sama gue
Rey" ampun dah kenapa jadi bikin penasaran deh Lo
Zain" jangan bilang kalo Ica yang ngelakuin itu ke Lo
Ghani" nah itu lo tahu
Fahri" sorry ghan gue jadi ngerepotin Lo,dan nad sorry Ghani jadi kayak gini
Ghani" santai bro,hitung-hitung latihan ya kan sayang
nada"(terkekeh) iya
ghani" fokus sama anak dan istri Lo,jangan biarin mereka sedih,apa lagi alisha,baby cia akan jadi malaikat buat kita,udah tidak usah merasa bersalah
Rey" benar ri, semnagat kami selalu ada buat Lo
Zain" semua ada hikmah nya ri
taya" mereka harta yang berharga buat lo ri, jadi jaga baik-baik
Fahri" thanks guys,kalian yang terbaik
para ornag tua sangat terharu melihat anak-anak mereka kini sudah menjadi laki-laki yang luar biasa,para orang tua merasa sangat tenang melihat ke akraban yang terjalin
sekitar dua jam operasi berjalan dengan lancar,kini alisha sudah di pindahkan ke rumah rawat
para keluarga bergantian melihat alisha untuk memberikan semangat untuk nya
nada" selamat Ica,baby cia sangat cantik,dia akan jadi princess dan juga kekuatan untuk mu
alisha" kalian semua kekutan ku,terimaksih sudah menjadi saudara dan keluarga untuk ku selama ini nda
nada" (menagis) kamu juga
Naima" baby cia sangat lucu,aku suka melihat pipinya yang merah seperti tomat itu,apa aku boleh membawanya
Fahri" enak saja,buat sendiri,Rey istri mu sudah mau punya baby tuh (tertawa)
pipi Naima mulai memerah karena merasa malu
Ghani" cie nai malu
nada" ssttt jangan berisik,ini rumah sakit kalian ini
Ghani" ya sudah Ica kita pulang dulu,mau bobo dan ganti baju,lihat kan kami masih pakai piyama (terkekeh)
alisha" thanks uncle Ghani,mom Rika,uncle Rey dan
Naima" buna,buna nai (dengan semangat)
alisha" oke buna nai,terimaksih
__ADS_1
setelah berpamitan Naima dan Rey kembali ke rumah mereka,sepanjang perjalanan tak ada pembicaraan dari keduanya,hanya suara alunan musik saja yang terdengar
sesampainya di rumah Naima langsung masuk ke dalam kamar,dan Menganti pakaian nya,dan mempersiapkan makan siang untuk dirinya dan juga Rey,setelah selsai Naima memanggil suaminya itu untuk makan bersama
Rey" nai
Naima" em i-iya
Rey" nai kamu tahu sebentar lagi keluarga besar kita akan di penuhi oleh tawa dan tangis bayi-bayi lucu
Naima" iya,lalu
Rey" hari ini Fahri dan alisha,beberapa bulan lagi Ghani dan nada,lalu cyra dan Zain mereka pasti bahagia
Naima" tentu mereka akan menjadi orang tua dan mendapatkan bayi yang sangat lucu
Rey" apa kamu menyukai anak-anak
Naima" sangat suka,aku ingin memiliki adik,tapi mama tidak pernah memberikannya
Rey" nai apa kamu tidak mau memiliki seorang bayi
Naima langsung tersedak oleh makanan yang yang sedang ia kunyah
Naima"khuk,khuk
Rey" pelan,pelan nai (memberikan minum)
Naima" terimaksih
Rey" maaf jika kata-kata ku membuat mu terkejut,tapi nai pernikahan kita sudah lama,bahkan kita malam pertama saja belum
Naima merasa malu mendengar kata-kata rey,
Rey" aku juga ingin memiliki anak
Naima hanya diam tidak mengatakan apa pun,hal itu membuat Rey sedikit kesal karena Naima seperti tidak perduli pada ucapannya
melihat hal itu Rey langsung pergi meninggalkan meja makan,dengan rasa kesal pada Naima
Naima menarik nafas nya,melihat Rey yang meninggalkan meja makan begitu saja
setelah selsai membereskan bekas makan nya Naima kembali ke kamar dan mendapati Rey sedang sibuk dengan leptop nya
Naima" kak Rey mau aku buatkan kopi ?
Rey" tidak (ketus)
Naima" baik lah
Naima mengambil ponselnya dan duduk di tepian tempat tidur,melihat beberapa pesan masuk
Naima" kak Rey
Rey" ada apa ?
"apa aku salah sebagai istri,tidak memberi hak suami ku,tapi aku takut,aku takut mengecewakan nya" batin Naima
Rey" nai kamu baik-baik saja,nai
Naima te kejut melihat Rey yang sudah berada di hadapannya
Rey" kamu baik-baik saja ?
Naima" oh iya,aku baik-baik saja
Rey" ada apa ?
Naima" kak Rey,aku juga menginginkan seorang anak,tapi (diam sejenak)
Rey" tapi ?
Naima" tapi aku takut,aku belum siap,dan aku takut mengecewakan mu
Rey" nai dengar aku baik-baik,aku akan menunggu mu sampai kamu siap,dan ikhlas,dan aku tidak akan pernah kecewa padamu,maaf akan sikap ku tadi
Naima" seharusnya aku yang meminta maaf,aku sungguh bukan istri yang baik tidak bisa memberikan hak suami ku
__ADS_1
Rey" tidak,aku akan menunggu sudah jangan bersedih,jangan bahas lagi masalah ini
Naima " kak Rey
Naima memberanikan diri mencium sekilas bibir Rey yang berada di hadapannya,membuat Rey terkejut
Naima" maaf
Rey tanpa banyak bicara ******* bibir mungil Naima dan menikmati madu yang berada di sana
sampai Rey harus menghentikan aksinya itu karena suara ketukan pintu
tok tok tok
Bu Linda" tuan ada,den Dion di depan bersama nyonya besar
Rey mengacak rambutnya frustasi
Rey" baik lah,tunggu sebentar,astaga menganggu sekali (kesal) mau apa Dion dan bunda kemari
Naima" kita temui dulu,agar kita tahu
Naima berjalan menuju pintu namun Rey menahan Naima dan menarik Naima ke dalam dekapannya
Rey" huh astaga mereka menganggu sekali (menyatukan kening nya dan Naima)
Naima" kak Rey,ayo kita turun,kasihan bunda menunggu
Rey" nai
Naima" iya
Rey mencium sekilas bibir Naima yang terasa sangat manis untuknya
Rey" kita muai dari hal kecil dulu,agar kita terbiasa (te senyum)
Naima" iya kak
Rey" no,no,no jangan panggil aku kakak,tapi sayang
Naima" apa?
Rey" aku suami mu,bukan kakak mu
Naima" tapi
Rey" tidak ada tapi,katakan atau aku hukum
Naima" hukum ?
Rey kembali ******* lembut bibir Naima
Rey" itu hukumannya,jadi katakan atau aku akan menghukum mu di depan orang
Naima" kak Rey (protes Naima)
Rey" kamu mau aku hukum lagi sayang
Naima" (menutup mulutnya dengan tangan) baik lah
Rey" apa ?
Naima" sa-sayang
Rey" buna pintar,ayo kita temui bunda dan anak manja itu
Rey melingkarkan tangan nya di pinggang Naima dan berjalan bersama menuju ruang keluarga untuk menemui bundanya dan juga Dion
"aku akan berusaha,tunggu aku,aku akan berusaha agar aku siap menjadi istri dan ibu dari anak-anak mu kak,aku berjanji itu tidak akan lama" batin Naima yang terus memandangi Rey yang berada di sebelahnya
_______________________________
TBC
next
terimaksih
__ADS_1