Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 84


__ADS_3

selamat membaca


.


.


.


.


.


.


enjoy


🌈🌈🌈🌈🌈🌈🌈🌈🌈🌈🌈🌈


Nara membuka matanya karena pintu kamar nya di ketuk oleh maminya,


Nara bangkit dari tempat tidurnya untuk membuka pintu kamar nya


cklek


Nara" ada apa mi ? masih pagi ni, Nara masih ngantuk


mami" ih anak gadis bangun kok siang siang sih


Nara" mi Nara udah bangun subuh , salat terus tidur lagi,dan sekarang Nara masih sangat mengantuk


mami" udah udah mandi dan bersiap Alvin sudah nunggu kamu di bawah


Nara" mau apa lagi sih, pagi pagi udah di rumah orang aja


mami" hus kamu ini, itu calon suami kamu loh udah sana mandi


Nara" iya iya mami


nara mulai membersihkan dirinya,setelah selesai nara turun menemui Alvin Dnegan wajah polos dan baju santai


Nara" ngapain sih pagi pagi sudah ke rumah orang, mau minta makan ya (kesal)


Alvin"(tersenyum) maaf kemarin aku benar benar lupa, aku tahu kamu marah, makanya aku datang lagi pagi ke sini


Nara" marah? marah kenapa ya? oooo iya jika Tidka ada kepentingan yang lain saya harap kamu bisa pulang


Nara hendak pergi meninggalkan alvin, namun Alvin menggenggam tangan Nara


Alvin" maaf sayang, aku benar benar minta maaf, aku benar benar lupa


Nara hendak menjawab namun mami lara datang membawa nampan berisi minuman


mami" loh kok pada berdiri , duduk dong, biar enak ngobrol nya


Nara" gak perlu mi, Alvin sudah mau pergi, ada meeting Matta nya (tersenyum) ya kan Vin


Alvin" sayang ...


Nara" iya aku paham, ya sudah sana nanti kamu terlambat


mami" yah Alvin, mami sudah buatkan kopi kamu malah mau pergi


Nara" ya udah mi, kopi nya kasih pak Idris aja biar gak mubazir


Alvin berpamitan pada mami lara, sebenarnya Alvin tidak ada meeting, hanya dia tahu jika Nara saat ini butuh waktu untuk memaafkan kesalahannya


Nara hanya menatap Alvin dari kejauhan saat Alvin meninggalkan rumah nya


mami" kalian sedang bertengkar


Nara"(terkejut) mami buat Nara kaget aja,


mami" kalian sedang bertengkar ?


Nara" tidak mi, kami baik baik saja,Hanay saja Alvin memang sangat sibuk (berbohong)


mami" benar, kamu gak bohong kan sama mami

__ADS_1


Nara" enggak mi,


"maaf mi, Nara gak mau buat mami sedih" dalam hati Nara


mami" ya sudah, mami ke dapur dulu, oooo iya nak tadi Rara menelpon tapi mami tidak angkat


Nara" (tersenyum) oke mi, Nara pergi ke kamar dulu ya


Nara pergi ke kamarnya dan mengambil ponselnya untuk menghubungi sahabatnya itu


Nara* selamat pagi Bu mil


rara* siang Nara disini


Nara"(terkekeh) oooo iya lupa, ada apa menelpon ku


rara" aku merindukan mu,


Nara" em senang nya di ada ya rindu


rara" kamu sedang sedih


Nara" Hem Kenap kamu selalu tahu kondisi ku sih Ra , padahal kamu tidak melihat wajah ku


rara" kamu lupa aku ini seorang cenayang (tertawa) ada apa ? cerita pada ku ?


Nara" ini soal Alvin Ra


rara" ada apa dengannya ?


flashback


siang itu Nara sudah siap pergi bersama Alvin karena mereka akan memesan cincin untuk pernikahan


Nara menunggu hingga pukul tiga sore namun Alvin tidak juga datang ...


karena toko tempat mereka memesan sudah menelpon berkali kali,akhirnya Nara memutuskan untuk pergi sendiri


sepanjang perjalanan Nara mencoba menghubungi Alvin namun Alvin tidak mengangkat telpon dari Nara


akhirnya Nara membatalkan perjanjiannya dengan toko perhiasan tersebut


Nara berjalan melihat lihat di setiap toko, untuk menghilangkan rasa kesalnya terhadap Alvin


ponsel Nara berbunyi menandakan panggilan masuk,


"mama Ervina"


mama Ervina* assalamualaikum sayang


Nara* walaikumsalam ma ada apa ma?


mama Ervina* kamu membatalkan janji dengan toko perhiasan ya sayang


Nara* iya ma, albumnya tidak bisa datang, jadi Nara pikir lebih baik Nara batalkan saja


mama Ervina* memang Alvin tidak sama kamu, dia pergi sudah dari siang


Nara* tidak ma, alvin sibuk ma, jadi cari hari lain saja ma


mama Ervina* ya sudah, mama hanya tanyakan itu saja nak


Nara* iya ma,


panggilan berakhir Nara menaruh kembali ponselnya kedalam tasnya


Nara duduk di sebuah kafe untuk sekedar beristirahat,


mata Nara tertuju seseorang laki laki yang sedang mengandeng mesra seorang wanita yang berpenampilan sangat cantik


Nara cepat dapat menutup wajah nya dengan buku menu agar dirinya tidak terlihat


Nara" pantas saja tidak bisa di hubungi, sedang bersaing senang rupanya


Nara memperhatikan setiap yang dilakukan alvin pada wanita itu


ya laki laki itu adalah Alvin , bersama wanita lain yang Nara tidak tahu

__ADS_1


Nara merasa sangat sakit melihat Alvin bersama wanita itu, mereka terlihat sangat cocok, Nara memutuskan untuk meninggalkan tempat itu dan kembali ke rumah


flashback off


rara* apa kamu sudah bertanya pada Alvin siapa wanita itu na, aku takut kalian hanya salah paham saja


Nara* belum, aku belum sanggup untuk bertemu, Ra apa aku batalkan saja ya pernikahan ini, sebelum lebih jauh lagi


rara* jangan gegabah Nara, selesaikan baik baik, siapa tahu kalian hanya salah paham


Nara* baik lah, terimakasih sudah mau mendengar kan ceritaku ini


rara* aku akan setia mendengarnya kamu adalah sahabat ku


Nara* aku sayang kamu Bu mil


rara* aku juga sayang kamu


setelah selesai berbincang dengan Rara, Nara memutuskan untuk menghubungi Alvin agar masalah di antara mereka jelas


Nara mengirim pesan pada Alvin ,


*Nara *


"aku ingin bertemu, ada yang harus kita selesaikan,temui aku di tempat biasa "


setelah mengirim itu Nara bersiap untuk pergi


Nara" mami Nara pergi dulu ya


mami" mau kemana nak?


Nara" mau ketemu Alvin mi


mami" ya sudah hati hati


Nara" iya mi (mencium tangan)


sesampainya di sana Nara sudah melihat Alvin dengan senyum yang menghias di wajahnya


Alvin" kamu mau pesan apa ?


Nara" tidak aku datang kesini bukan untuk makan atau minum


Alvin"ada apa? (serius)


Nara" kemarin aku melihat mu bersama seorang wanita siapa dia ?


Alvin merasa terkejut mendengar perkataan Nara


Alvin" kamu lihat dimana ?


Nara" tidak perlu tahu, siapa dia ?


Alvin" bukan siapa siapa dia hanya teman


Nara" teman tapi mesra sekali, dan harus bergandengan


Alvin" ayolah dia hanya teman aku serius


Nara" baik lah kalo begitu, Vin aku memang mencintai mu, tapi aku tidak bisa melihat mami ku menagis karena aku , dan lebih baik kita akhiri saja semua ini dari awal ini Menag salah ku, tidak seharusnya aku memaksa kan ini


Nara pergi meninggalkan Alvin yang masih terdiam di tempat duduk nya


tak terasa air mata Nara sudah mengalir deras membuat dirinya menjadi pusat perhatian setiap orang


Nara memberhentikan sebuah taksi,


Nara" ke ********** pak


Nara sudah tidak tahan melihat ke bohongan di mata Alvin, dirinya merasa bersalah dan sakit hati akan sikap Alvin yang tidak mau jujur padannya


"lebih baik seperti ini, dari pada aku harus menyesal di kemudian hari" batin Nara


___________________________________


TBC

__ADS_1


next ya


terimakasih


__ADS_2