Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 134


__ADS_3

selamat membaca


.


.


.


.


.


enjoy


❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️


mereka sudah berada di rumah sakit, Nara terus menerus bertriak merasakan rasa sakit yang luar biasa , hingga dirinya tidak sadar sudah mencengkram,menjambak para laki-laki yang membantu nya


Nara" mami sakit mi aduh mi sakit


mami" sabar nak, sabar tarik nafas sayang yang teratur


nara mengikuti perintah mami lara,sesampainya di rumah sakit Nara langsung di tangani oleh tim medis,


Nara" aduh mas sakit (mencengkram kuat lengan Alvin)


Alvin" sabar sayang,kamu harus kuat untuk anak kita (menahan sakit)


Nara" astafirloh,sakit mas,sakit (menjambak rambut Alvin)


Alvin hanya bisa pasrah dengan perbuatan istrinya itu,walaupun sakit Alvin tahu jika rasa sakit yang di rasakan istrinya lebih sakit dari yang ia rasakan


semua orang menunggu Nara yang sedang berjuang di dalam kamar persalinan ,mama Ervina,papa Reza,serta Kiki tiba di rumah sakit


mama Ervina" bagaimana Nara ?


mami" dia masih di dalam masih pembukaan enam, kalo mau lihat dulu boleh mba


mama Ervina" boleh ?


mami" iya


mama Ervina masuk kedalam rumahan persalinan, untuk memberi semangat pada menantunya itu


mama Ervina" sayang, kamu pasti bisa ya nak, kamu pasti bisa,kita di sini nemenin kamu ya nak


Nara" hiks,hiks sakit ma, huh,huh,huh sakit ma,


mama Ervina" iya sayang mama tahu,kamu terus istighfar sayang, jangan menyerah ya nak


Nara" iya ma,


Nara merasakan sakit yang luar biasa tidak tahu di bagian mana, yang pasti semuanya terasa sakit membuatnya tidak nyaman


Alvin dengan setia menemani istrinya itu,memeluk Nara agar merasa lebih tenang dan terus mengelus perut Nara,


Alvin" kamu bisa sayang, kamu wanita kuat,kita sama-sama lewati ini ya


Nara memeluk Alvin dengan erat,untuk melampiaskan rasa sakitnya

__ADS_1


sementara di luar mereka masih menunggu dengan setia dan terus berdoa


nada" mi nada ambil barang-barang mba Nara di rumah ya


mami" iya nak,mami lupa, cepat ambil dan kembali lagi ke mari ya,beritahu ipah, dan pak Idris juga


nada" iya mi, nada pamit


nada berpamitan pada semua yang ada di sana,dan pergi bersama Ghani


sepanjang perjalanan nada hanya diam memikirkan ke Adan Nara yang sedang berjuang, sementara ghani dirinya hanya bisa diam menunggu sampai bertemu waktu yang tepat untuk melamar ke kasih nya itu


setelah sampai di rumah, nada langsung mengambil barang uang sudah di siapkan nara,dan langsung membawa tas berisi perlengkapan Nara


nada" mba ipah, jaga rumah ya, mungkin saya dan mami tidak pulang malam ini, mba Nara sudah di rumah sakit akan melahirkan


ipah" ya Allah, iya non,semoga non nara dan bayinya sehat selamat ya non


nada" amin mba , pak Idris di mana mba ?


ipah" pak Idris sedang pergi non, ada apa biar nanti mba ipah sampaikan ?


nada" em, bilang pak Idris untuk tetap berada di rumah ya mba, takut kami butuh sesuatu tidak ada yang bisa


ipah" oooo iya non, apa ad lagi yang bisa mba ipah bantu non


nada" tidak mba, sudah cukup terimakasih


setelah selesai nada dan Ghani pergi menuju ke rumah sakit, sebagian dari keluarga sudah ada yang kembali ke rumah masing-masing ,hanya tersisa kelurga Nara,Alvin dan Rika serta Dimas yang lain sudah pulang mengingat hari semakin sore dan semua orang lelah


nada membelikan beberapa botol minuman untuk keluarganya,


Rika" tidak sayang kami masih ingin di sini,ingin menemani kamu


dimas"iya hitung-hitung grandpa latihan jika nanti menunggu cucu lahiran (tertawa)


nada" tapi mom , kalian pasti lelah, dan Ica pasti kesepian di rumah,mom terlihat sangat lelah sekali


nada tidak tega melihat wajah lelah Rika yang duduk di bangku tunggu rumah sakit itu


Rika" terimakasih sayang, kamu sangat perhatian, beruntung mom memiliki putri sepeti mu (mengelus kepala nada)


dimas" jika begitu mom dan dad kembali ke rumah, biar Ghani yang menemani mu di sini, jika terjadi sesuatu atau membutuhkan sesuatu beri tahu kami nak


nada" iya dad,terimakasih


dimas mencium kening nada,dengan kasih sayang,membuat Rika terharu melihat nya, pasalnya tidak pernah Dimas memperlakukan seseorang seperti itu jika dirinya tidak benar-benar menyayanginya


dimas" ya sudah kami pergi sayang,Ghani jangan macam-macam kamu, jaga nada baik-baik


Ghani" siap dad, paling hanya peluk saja ( tertawa)


Rika" dasar anak ini


Rika dan Dimas berpamitan pada yang lain dan pergi meninggalkan rumah sakit


mereka menunggu Nara melahirkan dari pukul tiga sore hingga pukul sebelas malam belum ada tanda-tanda jika Nara akan melahirkan


mami" kenapa Nara lama sekali melahirkannya, aku tidak tega melihat nya, ia merasa sangat sakit

__ADS_1


mama Ervina" mungkin karena anak pertama , jadi lama kita doa kan saja


pukul dua belas semuanya sudah mulai lelah menunggu dan merasakan kantuk


Ghani memperhatikan nada yang terlihat ke ringan itu,Ghani memberikan jas yang ia kenakan pada nada


Ghani" pakai ini, kamu juga kenapa tadi tidak berganti pakaian , baku mu sedikit terbuka (memasangkan


jas)


nada" terimakasih , kamu lelah ?


Ghani" tidak


nada" maaf jadi menyusahkan kamu


Ghani" tidak sayang, ini juga tugas ku membantu mu


nada" kamu ini


nada memasukan tangannya ke saku jas itu, dimana kotak cincin itu berada


nada" em.. kotak apa ini ?


Ghani lupa akan kotak cincin itu, dengan cepat Ghani mengambil kotak itu dari tangan nada


Ghani" ooo ini kotak cincin milik Fahri (berbohong)


nada" kenapa bisa ada di kamu ?


Ghani" tadi Fahri menitipkannya, dan dia lupa mengambilnya


nada" oooo aku fikir kotak itu hadiah untuk ku (terkekeh)


"ah tidak masa aku melamarnya di tempat seperti ini,tidak romantis sekali) dalam hati ghani


pukul satu dini hari Nara melahirkan bayi laki-laki yang sangat tampan , melalui proses persalinan normal


walau Alvin harus rela, tubuhnya di penuhi memar, dan juga luka. namun iya mendapatkan hasil yang sangat tidak ternilai


Nara melihat buah hatinya, yang selama sembilan bulan yang selalu bersamanya, yang menemaninya di mana pun, seorang anak yang menjadi penguat dirinya,anak yang sudah di nanti-nanti oleh keluarga mereka


Nara" anak mama (menagis)


Alvin" anak kita sayang, terimakasih mau berjuang untuk anak kita sayang


sementara keluarga di luar sudah tidak sabar untuk melihat anggota baru dalam keluarga mereka, yang selalu di nanti-nanti siang dan malam


kebahagian keluarga Nara terasa sangat lengkap membuat nya merasa sangat hari, dan bersyukur Karana Allah sudah sangat baik pada nya


------------------------------------------


TBC


next


maaf baru bisa up, aku sedang kurang sehat, maaf jika kurang ceritanya


jangan lupa setelah baca berikan komen,like,favorit,dan vote terimakasih

__ADS_1


🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗


__ADS_2