
selamat membaca
.
.
.
.
.
enjoy
❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️
mereka sudah berada di rumah sakit, Nara terus menerus bertriak merasakan rasa sakit yang luar biasa , hingga dirinya tidak sadar sudah mencengkram,menjambak para laki-laki yang membantu nya
Nara" mami sakit mi aduh mi sakit
mami" sabar nak, sabar tarik nafas sayang yang teratur
nara mengikuti perintah mami lara,sesampainya di rumah sakit Nara langsung di tangani oleh tim medis,
Nara" aduh mas sakit (mencengkram kuat lengan Alvin)
Alvin" sabar sayang,kamu harus kuat untuk anak kita (menahan sakit)
Nara" astafirloh,sakit mas,sakit (menjambak rambut Alvin)
Alvin hanya bisa pasrah dengan perbuatan istrinya itu,walaupun sakit Alvin tahu jika rasa sakit yang di rasakan istrinya lebih sakit dari yang ia rasakan
semua orang menunggu Nara yang sedang berjuang di dalam kamar persalinan ,mama Ervina,papa Reza,serta Kiki tiba di rumah sakit
mama Ervina" bagaimana Nara ?
mami" dia masih di dalam masih pembukaan enam, kalo mau lihat dulu boleh mba
mama Ervina" boleh ?
mami" iya
mama Ervina masuk kedalam rumahan persalinan, untuk memberi semangat pada menantunya itu
mama Ervina" sayang, kamu pasti bisa ya nak, kamu pasti bisa,kita di sini nemenin kamu ya nak
Nara" hiks,hiks sakit ma, huh,huh,huh sakit ma,
mama Ervina" iya sayang mama tahu,kamu terus istighfar sayang, jangan menyerah ya nak
Nara" iya ma,
Nara merasakan sakit yang luar biasa tidak tahu di bagian mana, yang pasti semuanya terasa sakit membuatnya tidak nyaman
Alvin dengan setia menemani istrinya itu,memeluk Nara agar merasa lebih tenang dan terus mengelus perut Nara,
Alvin" kamu bisa sayang, kamu wanita kuat,kita sama-sama lewati ini ya
Nara memeluk Alvin dengan erat,untuk melampiaskan rasa sakitnya
__ADS_1
sementara di luar mereka masih menunggu dengan setia dan terus berdoa
nada" mi nada ambil barang-barang mba Nara di rumah ya
mami" iya nak,mami lupa, cepat ambil dan kembali lagi ke mari ya,beritahu ipah, dan pak Idris juga
nada" iya mi, nada pamit
nada berpamitan pada semua yang ada di sana,dan pergi bersama Ghani
sepanjang perjalanan nada hanya diam memikirkan ke Adan Nara yang sedang berjuang, sementara ghani dirinya hanya bisa diam menunggu sampai bertemu waktu yang tepat untuk melamar ke kasih nya itu
setelah sampai di rumah, nada langsung mengambil barang uang sudah di siapkan nara,dan langsung membawa tas berisi perlengkapan Nara
nada" mba ipah, jaga rumah ya, mungkin saya dan mami tidak pulang malam ini, mba Nara sudah di rumah sakit akan melahirkan
ipah" ya Allah, iya non,semoga non nara dan bayinya sehat selamat ya non
nada" amin mba , pak Idris di mana mba ?
ipah" pak Idris sedang pergi non, ada apa biar nanti mba ipah sampaikan ?
nada" em, bilang pak Idris untuk tetap berada di rumah ya mba, takut kami butuh sesuatu tidak ada yang bisa
ipah" oooo iya non, apa ad lagi yang bisa mba ipah bantu non
nada" tidak mba, sudah cukup terimakasih
setelah selesai nada dan Ghani pergi menuju ke rumah sakit, sebagian dari keluarga sudah ada yang kembali ke rumah masing-masing ,hanya tersisa kelurga Nara,Alvin dan Rika serta Dimas yang lain sudah pulang mengingat hari semakin sore dan semua orang lelah
nada membelikan beberapa botol minuman untuk keluarganya,
Rika" tidak sayang kami masih ingin di sini,ingin menemani kamu
dimas"iya hitung-hitung grandpa latihan jika nanti menunggu cucu lahiran (tertawa)
nada" tapi mom , kalian pasti lelah, dan Ica pasti kesepian di rumah,mom terlihat sangat lelah sekali
nada tidak tega melihat wajah lelah Rika yang duduk di bangku tunggu rumah sakit itu
Rika" terimakasih sayang, kamu sangat perhatian, beruntung mom memiliki putri sepeti mu (mengelus kepala nada)
dimas" jika begitu mom dan dad kembali ke rumah, biar Ghani yang menemani mu di sini, jika terjadi sesuatu atau membutuhkan sesuatu beri tahu kami nak
nada" iya dad,terimakasih
dimas mencium kening nada,dengan kasih sayang,membuat Rika terharu melihat nya, pasalnya tidak pernah Dimas memperlakukan seseorang seperti itu jika dirinya tidak benar-benar menyayanginya
dimas" ya sudah kami pergi sayang,Ghani jangan macam-macam kamu, jaga nada baik-baik
Ghani" siap dad, paling hanya peluk saja ( tertawa)
Rika" dasar anak ini
Rika dan Dimas berpamitan pada yang lain dan pergi meninggalkan rumah sakit
mereka menunggu Nara melahirkan dari pukul tiga sore hingga pukul sebelas malam belum ada tanda-tanda jika Nara akan melahirkan
mami" kenapa Nara lama sekali melahirkannya, aku tidak tega melihat nya, ia merasa sangat sakit
__ADS_1
mama Ervina" mungkin karena anak pertama , jadi lama kita doa kan saja
pukul dua belas semuanya sudah mulai lelah menunggu dan merasakan kantuk
Ghani memperhatikan nada yang terlihat ke ringan itu,Ghani memberikan jas yang ia kenakan pada nada
Ghani" pakai ini, kamu juga kenapa tadi tidak berganti pakaian , baku mu sedikit terbuka (memasangkan
jas)
nada" terimakasih , kamu lelah ?
Ghani" tidak
nada" maaf jadi menyusahkan kamu
Ghani" tidak sayang, ini juga tugas ku membantu mu
nada" kamu ini
nada memasukan tangannya ke saku jas itu, dimana kotak cincin itu berada
nada" em.. kotak apa ini ?
Ghani lupa akan kotak cincin itu, dengan cepat Ghani mengambil kotak itu dari tangan nada
Ghani" ooo ini kotak cincin milik Fahri (berbohong)
nada" kenapa bisa ada di kamu ?
Ghani" tadi Fahri menitipkannya, dan dia lupa mengambilnya
nada" oooo aku fikir kotak itu hadiah untuk ku (terkekeh)
"ah tidak masa aku melamarnya di tempat seperti ini,tidak romantis sekali) dalam hati ghani
pukul satu dini hari Nara melahirkan bayi laki-laki yang sangat tampan , melalui proses persalinan normal
walau Alvin harus rela, tubuhnya di penuhi memar, dan juga luka. namun iya mendapatkan hasil yang sangat tidak ternilai
Nara melihat buah hatinya, yang selama sembilan bulan yang selalu bersamanya, yang menemaninya di mana pun, seorang anak yang menjadi penguat dirinya,anak yang sudah di nanti-nanti oleh keluarga mereka
Nara" anak mama (menagis)
Alvin" anak kita sayang, terimakasih mau berjuang untuk anak kita sayang
sementara keluarga di luar sudah tidak sabar untuk melihat anggota baru dalam keluarga mereka, yang selalu di nanti-nanti siang dan malam
kebahagian keluarga Nara terasa sangat lengkap membuat nya merasa sangat hari, dan bersyukur Karana Allah sudah sangat baik pada nya
------------------------------------------
TBC
next
maaf baru bisa up, aku sedang kurang sehat, maaf jika kurang ceritanya
jangan lupa setelah baca berikan komen,like,favorit,dan vote terimakasih
__ADS_1
🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗