Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 91


__ADS_3

happy reading


.


.


.


...


enjoy


🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


sudah seminggu Alvin bekerja menjadi pengirim barang, karena hanya tempat itu yang menerima nya, karena setiap perusahaan yang iya datangi selalu menolak nya


walau panas, lelah, Alvin tetap semangat jika dirinya bisa melalui itu semua, dan selalu berdoa mendapatkan yang terbaik untuknya


siang ini seperti biasa Alvin selalu beristirahat di pelataran masjid setelah menunaikan ibadah


tiba tiba ponsel Alvin berbunyi menandakan panggilan masuk


"kantor"


Alvin" iya pak ada apa ?


pak Harto" Vin ini ada barang yang harus kamu antar, bisa segera kemari


Alvin" baik pak, saya akan segera kesan


Alvin mematikan panggilannya dan bergegas menuju tempat pengiriman.


sesampainya di sana Alvin langsung menemui pak Harto


Alvin" mana barang nya pak ...


pak Harto" ini Vin, hati hati sepeti barang ini mahal, lihat pengirimnya saja dari luar negri


Alvin" baik lah pak,apa hanya ini pak ?


pak Harto" iya Vin hanya itu saja, dan setelah mengantar kamu kembali ke mari mengantar paket paket ini


Alvin"kenapa tidak sekalian saja pak


pak Harto" apa kamu bisa Vin , ini banyak Vin


Alvin"(tersenyum) tentu, percaya pada saya pak


pak Harto" baik lah, kamu bereskan


Alvin menyusun paket paket itu sesuai alamat yang sekiranya searah, agar dirinya lebih mudah


setelah selsai, Alvin pergi mengantar barang barang itu,satu persatu barang telah ia antar, dan hari sudah mulai sore


Alvin" paket terakhir, semangat Alvin , mati kita lihat dimana alamat nya


Alvin melihat alamat yang tertera pada ponselnya, Alvin sedikit terkejut karena dirinya harus mengirim paket itu ke rumah Nara


Alvin" baik lah ayo kita antar, setelah itu selesai sudah tugas ku


Alvin menarik nafas, dan melajukan motornya untuk menuju ke rumah Nara


sesampainya di sana seperti biasa rumah Nara sangat sepi, Alvin menekan bel rumah itu namun tak ada jawaban hingga beberapa kali


Alvin memutuskan untuk meninggalkan barang itu di sela pintu pagar , namun Alvin mengurungkan niat nya karena dirinya mendengar teriakan dari dalam rumah itu


buru buru Alvin masuk, lebih tepat nya menerobos masuk tanpa izin


Alvin mendengar suara seseorang meminta tolong, dari dalam rumah, Alvin mencoba mengetuk pintu, namun tak ada jawaban Karana panik Alvin mendobrak pintu rumah itu


brak


pintu rumah itu terbuka Alvin mencari sumber suara yang semakin jelas dan ia tahu itu suara Nara


Alvin berlari ke arah dapur Karana suara nya terdengar dari sana

__ADS_1


betapa terkejutnya Alvin melihat Nara sudah berpakaian sudah tidak benar


Nara"tolong ,tolong,tolong,kurang ajar lepaskan aku, (menagis)


Alvin langsung menghajar laki laki yang mencoba melecehkan Nara


bag bug bag bug


Nara sangat ketakutan hingga dirinya hanya bisa berdiam diri di sudut ruangan itu


setelah puas menghajar laki laki itu Alvin menghampiri Nara ,


Alvin" kamu tidak apa apa...


Alvin memakaikan jaketnya pada Nara untuk menutup tubuh Nara,


Alvin" ayo kita pergi,tenang jangan menagis lagi


Nara langsung memeluk Alvin , dengan erat


Alvin" sudah tenang jangan menagis lagi, kita laporkan laki laki bejat itu ke polisi


tanpa Alvin sadari jika Dika sudah berada di belakang mereka dengan pisau yang sudah berada di tangan


jleb


Nara" Alvin !!!


Dika berlari meninggalkan rumah Nara ,


Alvin" aaaa telepon ambulance na


nara mengambil ponsel Alvin dan menelepon bantuan untuk Alvin


setalah menunggu beberapa saat para tim medis tiba dan membawa Alvin ke rumah sakit


Nara hanya bisa menagis melihat ke adaan Alvin yang mengeluarkan begitu banyak darah


di dalam ambulance pun Nara masih terus menangis


Alvin" sudah jangan menangis,aku baik baik saja,


Alvin" sudah lah


setelah mengatakan itu Alvin mulai tak sadarkan diri


Nara" mas kenapa dia pingsan (menagis)


perawat" maaf mba mungkin masnya lelah, kita akan tahu jika sudah sampai di rumah sakit, mba lebih baik jaket nya kenakan yang benar


Nara baru sadar jika jaket yang iya pakai sedikit terbuka


Nara cepat cepat memakai jaket itu


sesampainya di rumah sakit Nara menghubungi Kiki untuk memberi tahu soal Alvin


Kiki" ada apa na? gue gak banyak waktu (berbohong)


Nara" Ki, Alvin Ki,


Kiki" Alvin,kenapa ? Lo kenapa magis? (panik)


Nara" Ki buruan ke rumah sakit ****** Alvin


Kiki" gue kesana sekarang


Kiki langsung mengakhiri panggilannya dan bergegas menuju ke rumah sakit


sesampainya di rumah sakit Alvin melihat Nara yang masih menagis di kursi


Kiki" kenapa Alvin na ?


Nara " Ki semuanya salah aku, aku yang salah


Kiki" ya kenapa ? na tenang dulu jangan nangis

__ADS_1


Nara menceritakan yang terjadi Kiki,


Kiki" puas Lo nyiksa adek gue, udah puas buat dia menderita, gue mau Lo pergi dari sini dan jangan pernah temui adek gue lagi


Nara" tapi Ki, gue mau tahu ke adaan Alvin Ki


Kiki" pergi na, selama gue masih bersikap baik, gue harap Lo ngerti


Nara menangis dan meninggalkan rumah sakit itu


"ya Allah semoga Alvin baik baik saja, jika Alvin sembuh aku akan menebus semua kesalahan ku" dalam hati Nara


sesampai nya di rumah nara melihat sudah ramai orang,


mami" Nara kamu baik baik saja ?


Nara" Nara hampir tidak baik baik saja mi


mami" ini darah siapa dan apa yang terjadi


Nara menceritakan yang terjadi pada anggota keluarganya


Nara" Nara salah mi (menangis)


mami" alvin di mana dia? bagaimana ke adaan nya ?


Nara" Nara gak tahu mi, (menangis)


mami" ya sudah kamu bersih kan diri biar Rika jadi urusan mami, mami tidak akan melepaskan ******** itu ( kesal)


Nara membersihkan diri, setelah selesai Nara duduk di tepian ranjang dan melihat jaket yang di berikan Alvin padanya


pintu kamar Nara diketuk oleh mami lara


tok tok tok


mami" nak apa mami boleh masuk


Nara" masuk lah mi


mami" apa kamu sudah menghubungi Kiki untuk menanyakan ke adaan Alvin


Nara" belum mi, Nara takut, jika Kiki akan bertambah marah pada Nara


mami" nak jika kamu, berniat baik mami yakin Kiki akan mengerti


nara" Nara bodoh mi, Nara benci sama diri Nara sendiri mi (menangis)


mami" sudah lah nak yang sudah terjadi ya terjadi, sekarang bagaimana kamu memperbaiki semuanya, sudah jangan menagis anak mami jelek jika menagis


Nara tersenyum mendengar kata kata maminya,


______________________________


terkadang kita harus terluka lebih dulu


sebelum kita bisa merasakan bahagia


terkadang kita berjuang lebih dulu


sebelum kita mendapatkan sesuatu


karena di dalam kehidupan tidak ada yang mendapatkan sesuatu tanpa melewati


jatuh, sakit,terluka,dan kecewa


karena itu adalah proses hidup


jangan lupa nikmati, dan syukuri apa pun yang kita miliki 🤗🤗


_________________________________


TBC


next

__ADS_1


jangan lupa kasih like,komen, dan dukungan apa pun untuk aku ya


terimakasih


__ADS_2