
enjoy
.
.
.
...
.
.
.
➿➿➿➿➿➿➿➿➿➿➿
pagi ini di rumah sakit para keluarga berkumpul saat jam besuk sudah di buka mereka semua ingin sekali melihat taya karena kemarin belum sempat melihat
bapak dan ibu sungguh tidak tega melihat putranya itu, yang benar benar menderita
Bu Lia" maaf nak, maaf kan ibu, ibu gak tahu kamu punya Maslah besar seperti itu, ibu sungguh minta maaf
pak Lukman" maaf kan bapak juga nak, kamu pasti sangat tersiksa sekali selama ini, kami sungguh orang tua yang buruk nak
kedua nya mulai menangis karena tidak mau di dengar oleh taya mereka berdua keluar
mereka terus bergantian untuk melihat taya
sementara para anak muda berkumpul di taman rumah sakit
cyra" gue ngerasa bersalah banget , apa lagi lihat kondisinya tadi, gue makin merasa bersalah
Dion" aku juga iya
Rey" ini gara gara Libya key ,kalo aja mulut Lo gak lemes pas papa tanya kejadiannya gak bakal begini
cyra" kok jadi gue, kan kalian juga ikut ikutan bukan gue aja yang salah
fahri" sudah sudah, tidak usah saling menyalahkan, gak ada gunanya kita semua salah, gak saling peduli, gak saling dengar,
makanya kalo di bilangin tunggu kabar ya diam aja, makanya dengerin apa kata orang tua (tertawa)
Rey" kurang asem lu ri, timbang pinter doang lu, umur geh tua gue kali
Ghani" iya gue heran sama kembaran gue ini umur lima belas tahun udah lulus SMA , kuliah lulus umur delapan belas, udah kayak mas taya ya, kadang gue suka mikir lu anak Daddy apa anak mas taya sih,
__ADS_1
fahri" kurang asem Lo, gue anak Daddy lah, udah udah ngapa jadi ngebahas gue sih
Dion" iya Dion salut bangat sama kak Fahri, mas taya juga inspirasi banget buat Dion apa lagi mas taya,udah pinter dapet beasiswa kuliah di sini, gak kayak Abang Rey sama kak Ghani
gahni" wah Dion mau kena jitak nih Rey
Rey" emang kenyataan ni, gak usah marah
Ghani" astaga Rey hidup Lo pasrah amat sih
Rey" gue mau ngelakuin apa aja kalo mas taya bangun , buat Nebus ke salahan gue
cyra " gue juga,
sementara par anak muda itu berbincang beda halnya dengan yang terjadi di dalam rumah sakit
rara tidak menyapa keluarga nya bahkan bunda nya mengajak bicara pun , iya tak menanggapinya
tidak tahu kenapa, Rara .asih merasa kesal pada kelurga nya itu,
Abi dan cha-cha kini pasrah dengan sikap diam putri mereka,karena mereka tahu jika mereka membuat kesalahan
para keluarga kini telah meninggalkan rumah sakit namun tidak dengan Rara dan Fahri mereka tetap di sana untuk berjaga
tak terasa hari sudah sore mulai sore namun tidak ada tanda tanda taya akan membuka matanya ... rara mulai merasa sedikit putus asa, dan rasa marah pada keluarga semakin membesar
rara kembali dalam ruangan taya namun taya belum juga membuka matanya
rara" apakah kamu sedang bermimpi indah, hingga kamu enggak untuk bangun,atau kamu tidak merindukan aku, (menangis) aku sangat merindukan mu
malam hari Rara tertidur dengan nyenyak ...
tiba tiba Rara terbangun karena ada yang membelai kepalanya
rara" mas taya ...
rara sangat girang melihat taya berdiri di depannya ...
rara" aku sangat merindukan mu, (memeluk) kenapa kamu lama sekali bangun aku sudah lama menunggu mu
taya" aku pun merindukan mu... maaf aku tidak bisa menjemputmu
rara" tidak apa apa,aku tahu kamu tidak bisa pergi, aku senang sekarang Maslaah kita sudah selesai mas kita bisa hidup dengan tenang sekarang
taya memeluk Rara sangat erat
rara" mas aku janji kita akan hidup bahagia setelah ini... asal kamu tetap bersama ku..
__ADS_1
taya hanya diam dan semakin erat memeluk Rara
rara" mas kamu kenapa? kenapa kamu diam saja
rara .lepas pelukan nya dan melihat wajah taya sanagat pucat
rara" ya Allah mas, wajah kamu pucat sekali, aku panggil dokter ya
rara hendak keluar namu taya menahannya
taya" maafkan aku belum bisa membahagiakan kamu,maaf kan aku selalu membuat mu menangis, selalu membuat mu kesal,Ra jika aku pergi aku mohon kamu hidup dengan baik, jangan pernah menyesal, jangan pernah marah pada siapa pun
rara" mas kamu ngomong apa sih, kamu bakal baik baik saja , kita akan hidup bahagia, biar aku panggil dokter
taya" tidak usah, aku hanya mau memeluk mu
taya kembali memeluk Rara dengan erat
rara" mas kamu kenapa sih, lepas mas biar kau panggil dokter dan Fahri
rara sedikit mendorong tubuh taya, Rara sangat kaget melihat darah yang mengalir dari hidung taya
rara" mas kamu kenapa? mas mas, Fahri Fahri tolong suster dokter fahri, mas mas bangun mas mas kamu kenapa
rara sangat panik namun tak ada seorang pun yang datang
rara" tolong tolong tolong , mas bangun mas bangun mas , mas bangun, Fahri tolong aku mas mas bangun
darah yang keluar dari hidung taya semakin banyak membuat Rara semakin panik
rara mau pergi namun upaya tidak tega meninggalkan taya sendirian di rumahan itu
rara terus bertriak memanggil manggil taya, dan terus bertriak meminta bantuan, taya sudah tidak sadar kan diri Rara semakin bertriak histeris di bautnya dan tak seorang pun yang datang untuk membantu
rara" mas bangun mas, jangan tinggalin aku, mas, mas mas taya (bertriak)
taya tidak merespon panggilan dari Rara
rara kembali bertriak meminta bantuan dan terus berusaha membangunkan taya
-----------------------------------------------------------
huaaaaa 😭😭 kira kira gimana nasib taya dan Rara ya ...
next ya
jangan lupa kasih like dan komen buat aku ya hehehe dukungan yang lain juga boleh kok
__ADS_1
terimakasih