Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH(season 2) 9


__ADS_3

enjoy ...


.


.


.


.


.


happy reading


💫💫💫💫💫💫💫💫💫💫💫💫💫


sesampainya di rumah rara langsung turun dan naik ke kamarnya untuk membersihkan dirinya


setelah itu Rara menyapa kedua orang tuanya lebih dulu baru iya akan tidur


tok tok tok


rara" Bun boleh kakak masuk


cha-cha" masuk saja kak


rara masuk dan melihat papa dan bunda nya sudah siap untuk istirahat


cha-cha" ada apa kak ?


rara" gak ada apa apa , kakak cuma kangen aja (tertawa)


cha-cha " tiap hari ketemu kok kangen kak


rara" (tersenyum) kakak kangen di manjain bunda


cha-cha" sini sini sayang


rara langsung mengambil posisi di tengah tengah papa dan bunda nya


cha-cha" bunda juga kangen manjain kakak, rasanya tuh ya baru kemarin bunda tuh bantuin kakak buat belajar jalan, mengusap dengkul kakak saat kakak jatuh, bergadang karena kakak sakit, dan selalu jagain kakak kemana pun kakak, (meneteskan air mata) gak kerasa sekarang malah udah gede, mungkin sebentar lagi akan menikah


rara" kakak belum mau nikah dulu, kakak masih mau sama bunda sama papa


Abi" (tersenyum) ya mana. bisa kak, kamu pasti bakal menikah, dan memiliki keluarga sendiri,ninggalin papa sama bunda


rara" iya kakak tahu tapi kan gak harus sekarang pa,


cha-cha" iya iya beli. sekarang , nanti kalo jodoh kakak udah Dateng ya , ya sudah ayo tidur, kakak mau tidur sini atau di kamar Kakak


rara" em.... disini aja deh,kakak mau bobo di peluk bunda


Abi" sama papa enggak nih


rara" sama papa juga,


cha-cha" ini kalo Dion tahu dia pasti ngambek


(tertawa)


rara" udah tidur dia Bun (tertawa)


malam itu Rara menghabiskan malamnya dengan papa dan bunda nya,


entah mengapa iya pun merasa sangat merindukan momen seperti itu, dimana dulu iya selalu di manjakan bunda nya dan selalu mengadu apa pun pada sang bunda


namun saat ini iya tak bisa melakukan itu, karena iya takut bunda nya malah menjadi pikiran sang bunda


ke esokkan paginya chacha bangun lebih dulu seperti biasnya


dan iya melihat anak perempuannya itu masih tertidur pulas sambil berpelukan Dangan papanya


"aku seperti mengingat dahulu, setiap bangun dan selalu di suguhkan pemandangan ini" batin cha-cha


cha-cha membersihkan diri, setelah selesai iya mulai membangunkan semua anggota keluarga karena waktu subuh sudah hampir tiba


para laki laki sudah bersiap pergi ke masjid sementara Rara dan cha-cha menunaikan solat di rumah


setelah selesai mereka berdua membuat sarapan setelah selesai cha-cha menyuruh anak perempuannya itu untuk bersiap ke kantor


waktu sudah menunjukan pukul enam tepat dan mereka sudah siap untuk menjalankan hari mereka dengan kegiatan masing masing


seusai sarapan Rara,Rey,dan Dion berpamitan untuk pergi

__ADS_1


rara" Rey antar kakak dulu ya, baru antar Dion, soalnya pagi ini kakak ada rapat


Rey" siap tuan putri, perintah laksanakan


rara" haduh pagi pagi udah gombalan kakak nya deh


cha-cha" udah cepet pergi nanti pada telat, Rey bawa mobil nya jangan kebut kebut ya, hati hati


Rey" siap komandan (memberi hormat)


Abi" ya sudah hati hati, kalian antar kakak nya dulu,


Dion" iya papa, bunda, siap


mereka bertiga pergi sepanjang perjalanan mereka bertiga tidak mengeluarkan suara sedikit pun hanya suara lagu saja yang terdengar


rara merasa ada yang aneh pada adik adiknya karena tidak biasa biasa nya adik adiknya jadi pendiam terlebih lagi Dion


rara" ini kakak yang merasa kalian tidak bersuara atau memang gak ada yang buka suara


Rey" (tertawa) Rey kan lagi fokus nyetir kak,


Dion" Dion lagi membaca nih kak, Dion ada ujian soalnya, mana gurunya galak lagi


Rey" kak kita boleh nanya sesuatu gak


rara" apa ?


Rey" kakak udah punya pacar belum sih,


rara" kenapa tanya gitu, tumben ? (curiga)


Rey" ya nanya aja, secara, kakak cantik,pintar, dan baik masa iya gak ada laki laki yang mau


Dion" iya kak, kalo di sekolah Dion ada cewek kayak kakak, uh itu udah banyak yang antri


rara"(tertawa) hahaha ya ampun kalian terlalu memuji, Kaka tuh gak kayak gitu, kakak tuh biasa biasa aja , udah ah kenapa jadi bahas ini to


"satu lagi kelebihan kakak, pintar menyembunyikan perasaan " batin Rey yang melihat kakak nya dari kaca


sesampainya di kantor Rara langsung turun dan langsung masuk ke dalam gedung itu


satpam" selamat pagi mba rara


rara berjalan menuju lift seperti biasa iya mesti harus menunggu lift itu


dan seperti biasa Nara selalu saja membuat Rara terkejut


Nara" Rara (berteriak)


rara pura pura tidak melihat karena iya malu dengan ulah temannya yang meneriaki namanya


Nara berlari mendekati Rara


Nara" ih kuping Lo budek ya, gue panggilan juga


rara" kamu bisa gak sih gak usah teriak teriak gitu na, malu tahu


Nara" ah elah, biasa aja Ra, lagian satu kantor juga udah biasa denger gue teriakin nama lu (tertawa)


rara" dasar kamu


sedang asik menunggu lift Rara di kejutkan dengan sosok yang tak asing baginya sosok laki laki yang sampai saat ini masih singgah di hatinya,


"om taya" gumam Rara


Nara" Ra lu ngomong apa ?


rara" oh enggak


"berarti yang aku lihat kemarin memang dia, dan sedang apa dia kemari, apa ada masalah dengan perusahan di Inggris " batin Rara


fahri dan taya sudah berdiri tepat di sebelah Rara dan Nara dan beberapa karyawan lainnya


fahri" selamat pagi my team ?(tersenyum)


rara" pagi pak


Nara" pa ... pagi pak


rara mendengar desas desus dari karyawan lain yang memuji ketampanan Fahri dan juga taya


lift karyawan terbuka Nara dan Rara cepat cepat masuk

__ADS_1


rara" kami duluan pak ,(tanpa melihat ke arah mereka berdua)


fahri dengan isengnya mengikuti Rara dan Nara masuk kedalam lift karyawan dan mau tidak aku taya pun mengikutinya


fahri sengaja berdiri di dekat Nara dan Rara yang berada di belakang , atau lebih tepat nya di depan mereka berdua


entah mengapa perut Nara terasa mules dan ingin membuang angin


Nara sudah tidak tahan lagi untuk menahan nya akhirnya Nara menggeluarkan itu dengan suara yang lumayan besar


"mampus deh gue" batin Nara


rara" Nara kamu jorok (berbisik)


para karyawan lain mulai ribut dan mulai memandang ke belakang


fahri" maaf semua nya saya sangat sakit perut sampai tidak tahan(tertawa)


fahri mengatakan itu dengan santai nya


sambil tertawa


belus


memerah sudah wajah Nara karena malu, malu yang sangat luar biasa


para karyawan mulai turun satu persatu di lantai yang berbeda


rara dan Nara sama sekali tidak mengeluarkan sedikit pun , Nara merasa malu sementara Rara , masih sibuk mengatur hatinya


Ting


pintu lift terbuka dimana Nara dan Rara harus pergi


karyawan lain sudah keluar dan saat ingin keluar


fahri mengatakan sesuatu pada Nara


fahri: nona Nara, jika kau sakit perut lebih baik anda ke kamar mandi segera (tersenyum )


Nara benar benar malu karena ulah perutnya yang selalu saja tidak bisa di ajak kompromi


Nara" aduh Ra gue malu banget, aduh ni perut gue juga kenapa coba, bisa begini


rara"(tertawa) sumpah ya na kalo aku jadi kamu aku udah pura pura pingsang kali sangking malunya


Nara" bagus ketawain aja Ra, sampai puas, aduh sumpah gue malu banget Ra


rara" udah udah terima aja ya na (tertawa)


Nara" aduh jangan cerita ke yang lain Lo Ra, bisa abis gue kena kongek sama mereka


rara" siap, asal makan siang nanti di traktir aja


Nara" matere lo Ra


rara" traktir atau tersebar ? (rara kembali tertawa)


Nara" iya iya gue traktir, awas aja ya Lo Sampek bocor


rara" rahasia aman


Nara" dah fix gue bangkrut hari ini


rara kembali tertawa melihat temannya yang kini mulai memasang wajah memelas


rapat sudah di selenggarakan dan mereka mulai membahas masalah ini dan itu sampai tak terasa waktu makan siang sudah tiba dan rapat baru berakhir


rara, Fahri dan Nara keluar dari ruang rapat tersebut saat keluar Rara tak sengaja melihat taya sedang berpelukan dengan Sarah


deg


hati Rara seakan akan sedang di tusuk tusuk oleh anak panah, yang membuat hati nya sangat sakit


" jangan menangis, jangan menangis, jangan menangis" batin Rara menguat kan dirinya sendiri


______________________________________


TBC


next


jangan lupa setelah membaca kasih like dan komen

__ADS_1


maaf jika nanti up nya lama,karena bukan dari aku yang mau, tapi dari pihak manga nya yang mengatur , jadi mohon bersabar dan pengertiannya ya semua


__ADS_2