Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 106


__ADS_3

enjoy


.


..


.


..


.


..


let's read


💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞


sudah tiga bulan berlalu dari kejadian itu, kini Ghani dan Fahri sudah mulai berbaikan , Ghani sudah mulai bisa melupakan Ranti sedikit demi sedikit


Ghani saat ini hanya tinggal menunggu ke lulusannya sebagai sarjana dan dirinya kini sudah bekerja di perusahaan milik ayahnya


hari ini adalah hari syukuran rumah baru taya dan Rara, sekaligus acara tujuh bulan Rara , ya tidak terasa. bayi di kandungan Rara sudah berumur tujuh bulan tidak lama lagi mereka akan di sibukkan dengan mengurus bayi,dan mendengar suara tangis bayi yang akan membuat rumah mereka selalu ramai


tamu tamu sudah mulai berdatangan dan keluarga pun sudah berkumpul untuk memeriahkan acara , dari mulai pengajian , pembacaan doa,siraman, sungkem, belah cangkir,dll (sesuai adat Jawa) semuanya mereka jalankan dengan penuh rasa bahagia dan syukur


setelah serangkaian acara itu, kini semuanya Sadang asik berbincang bersama karena acar pun sudah selesai dan para tamu juga sudah tidak ada lagi, hanya tinggal saudara saja


Abi" Ghani bagaimana rasanya bekerja?


Ghani" em lumayan menyenangkan, tapi di kantor dad tidak banyak wanita cantik (tertawa)


dimas" makanya dulu dad tidak suka di kantor (tertawa)


Fani" lihat bapak sama anak sama saja kelakuannya


cha-cha" Ghani wajah mirip Rika kelakuan persis Dimas , berbanding terbalik dengan Fahri, wajah mirip Dimas tapi sifat dan tingkah nya seperti Rika


Bu Lia" apa bedanya Rey dan Dion (tertawa)


Rara " nanti anak kakak kayak siapa ya , ah jangan seperti Daddy nya, seperti mom saja ya nak (mengelus perutnya )


Radit" kak anak kalo gak mirip bapaknya ya ibu nya masa iya mirip tetangga


Rey" mirip uncle ya dek


Dion" jangan mirip uncle saja


Ghani" mom mau rebutan kayak Rey sama Dion


dimas" kamu mau rebutan anak nya siapa Ghani


Ghani" besok suruh Fahri cepat menikah jangan bekerja saja biar bisa kayak gitu


Rika"(menjewer kuping) kamu pikir menikah itu mudah heh ... dasar kamu ini


Ghani" ampun mom, ampun


taya" terserah nak kamu mau mirip mom atau dad yang penting kamu lahir selamat tanpa kurang suatu apa pun dan sehat


semua orang mengamini perkataan taya,sedang asik berbincang mereka kedatangan keluarga Nara


"assalamualaikum" bersamaan


"walaikumsalam" bersamaan


cha-cha" aduh anak bunda yang satu nya baru datang,ayo masuk masuk


Nara Alvin dan nada masuk dan ikut bergabung bersama para orang tua , sedang kan para anak muda berpindah tempat


Nara"(memeluk) selamat ya mom Rara sebentar lagi bakal punya baby


Rara" kamu sama Alvin kapan nyusulnya, biar nanti anak kita bisa main bareng


cha-cha" Nara ini siapa ?


nara" oooo iya kenalkan ini adik Nara,namanya nada


nada mencium tangan para orang tua sambil memperkenalkan diri,


cha-cha" key ini ajak nada gabung sama kalian


cyra mendekati cha-cha dan nada,


cyra" Hay cyra (mengulurkan tangan)


nada" nada( menjabat tangan )


cyra" ayo kita gabung dengan yang lain, jangan sama orang tua, bosen (terkekeh)

__ADS_1


nada mengikuti cyra menuju ruangan berbeda


cyra" Hay ini ada adiknya kak Nara


mereka semua kompak melihat ke arah cyra


Ghani" Lo


dari melihat cyra sekarang beralih melihat ke arah Ghani


Rey" Lo kenal ghan ?


Ghani" enggak, gue gak kenal, gue selalu aja sial setiap kali ketemu ni cewek


nada menundukan kepalanya mendengar ucapan Ghani


Dion" kak Ghani kok ngomong gitu, gak boleh maaf ya kak nada, kak Ghani emang suka begitu


cyra" tahu Lo ghan, sembarangan kalo ngomong, ayo nada duduk jangan hiraukan Ghani


nada duduk di sebelah Rey dan mereka melanjutkan berbincang, Ghani memperhatikan nada yang menurut nya sangat jauh di bawah standar sebagai wanita


"enggak nyangka, kak nada punya adik yang bentuknya begini" batin Ghani


Rey" nad kamu kerja atau kuliah ?


nada" aku lagi cari kerja,


cyra" wah kamu sudah lulus padahal umur kita sama ya


nada" iya,tapi sangat sulit mencari kerja di sini


Ghani" iya lah, apa lagi bentukannya kayak Lo (ketus)


"Ghani" bersamaan


nada merasa sakit hati sekali mendengar ucapan Ghani , walau benar apa yang di katakan namun dirinya memang tidak bisa berubah, karena dirinya kurang percaya diri


Ghani meninggalkan ruangan itu meninggalkan mereka


Rey" jangan dengerin omongan Ghani ya, dia emang suka kayak gitu


cyra" Ghani itu sebenar nya baik, cuma dia kadang suka menyebalkan


nada hanya tersenyum menanggapi perkataan Rey dan cyra


taya" itu nada belum kerja ya mom ?


Rara" kata Nara sih belum, kasihan deh udah melamar kemana mana gak dapet dapat


taya" kenapa gak kerja sama Alvin ?


Rara" nada tidak mau, katanya dia mau bekerja dengan kemampuannya sendiri


kayak aku deh anak itu (terkekeh)


taya" aku suka sama wanita wanita mandiri seperti itu


Rara" OOO jadi suka sama nada juga gitu (membulatkan mata)


taya" bukan suka sepeti itu mom, hanya kagum saja , di hati dad hanya ada mommy saja (mencium gemas pipi Rara)


Rara" dasar gombal ... lihat nak, dad mu itu tukang gombal


taya" tidak apa apa ya nak, kan sama mommy ini (tertawa)


berbeda dengan Nara dan Alvin yang masih harus berusaha mendapatkan momongan , sementara dari pihak Alvin sudah sering menanyakan hal itu, hal itu membuat Nara sangat tertekan


Alvin" sayang kamu kenapa?


Nara" Rara bahagia banget ya, bakal punya anak


Alvin" kita juga akan punya, kita tetap harus usaha ya sayang


Nara" mama bakal sedih deh tahu bulan ini aku halangan lagi


Alvin" sabar sayang, Allah masih mau lihat usaha kita, jangan pikirkan kata kata mama ya, mama memang suka begitu


Nara" tapi aku merasa bersalah


Alvin" sudah lah sayang, jangan pikirkan lagi, bagaimana kita mau dapat dik bayi jika calon ibunya selalu memikirkan hal hal tidak penting (memeluk Nara)


" kamu bisa bilang begitu karena kamu tidak merasakan nya, bagaimana jadi aku, wanita yang selalu saja di sindir oleh keluarga mu " batin Nara


sebenarnya mama Ervina tidak mempermasalahkan menantunya itu namun , keluarga serta yang lainnya yang mempengaruhi mama Ervina


pagi pagi sekali nada sudah siap untuk pergi, mencari pekerjaan ,


mami" nada kamu pagi pagi gini mau kemana ?

__ADS_1


nada" mau cari kerja mi, siapa tahu kalo pagi pagi pagi gini, Rezki nada gak di ambil ayam


mami" ya Allah anak gadis mami satu ini,(tertawa) jangan kan ayam, itu perusahaan juga belum buka nad, ini masih sangat pagi ...


nada" mi emang apa yang salah dari nada ?


mami" maksud Nya ?


nada" apa ada yang salah dengan penampilan nada, apa nada seperti mahluk asing, apa nada terlihat kucel


mami" kamu cantik nak, hanya perlu sedikit riasan kamu bisa menyaingi Miss world


nada" (menghela nafas) mami ini mengejek nada (mengerucutkan bibir)


mami" kamu cantik nada, percaya sama mami,


nada" tapi kenapa orang orang bilang nada ini jelek


mami" kerena mereka tidak kenal kamu, udah udah kenapa kita jadi bahas ini, ya udah kamu panggil mas Alvin dan mba mu, ajak mereka sarapan


nada" siap mi


nada memanggil Nara dan Alvin untuk makan pagi bersama , kini waktu menunjukan setengah tujuh


tok tok tok


nada" mba,mas ayo makan pagi, mami sudah menyiapkan nya


Nara" iya nad kamu turun saja dulu nanti mba dan mas Alvin menyusul


nada" iya mba


setelah selesai sarapan pagi Alvin pergi ke kantor dan nada pergi mencari pekerjaan dengan di antar oleh pak Idris, ya semenjak kejadian di mana nada di ganggu oleh preman mami lara melarang nya untuk pergi sendiri


hari ini nada mencoba memasukan berkasnya ke dalam Nugroho company, karena dirinya mendapat info jika Nugroho company sedang membuka lowongan pekerjaan


pak Idris" non sudah sampai kenapa tidak turun?


nada" nanti pak nada berdoa dulu, biar bisa di terima


pak Idris tertawa kecil melihat tingkah nada yang begitu polos dan lugu itu


nada" pak nada pamit (mencium tangan ) doakan nada ya pak


pak Idris" iya non,nanti kalo sudah pulang hubungi saja non


nada"iya pak


nada turun dari mobil dan masuk kedalam kantor itu


nada melihat banyak sekali orang orang yang ingin melamar pekerjaan


"ya ampun mereka cantik cantik sekali, berbeda sekali dengan ku" dalam hati nada


nada menunggu giliran nya untuk di panggil nada hanya diam melihat orang orang yang bersaing dengan dirinya


"nada Pradipta"


nada langsung bangun dan menghampiri wanita yang memanggilnya


nada" saya mba


"mari ikut saya"


nada ikut masuk ke dalam ruangan itu,jantung nada bekerja ekstra membuat nada semakin gugup


"silahkan duduk"


nada duduk di sebuah bangku yang berada di tengah ruangan itu


nada melihat satu persatu petinggi perusahan yang ada di hadapannya, mata nya terhenti saat melihat Ghani berada di salah satu bangku itu


"Hem seperti nya aku tidak akan di terima " batin nada


orang orang itu mulai memberi pertanyaan pada nada,dan nada pun menjawab dengan tenang dan benar


kali ini giliran ghani dan nada sudah sangat takut melihat tatapan Ghani yang seakan siap memangsanya


" ya Allah tolong selamat kan nada " dalam hati nada


________________________________


TBC


next


jangan lupa setelah baca kasih like dan komen buat aku ya terimakasih


🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗

__ADS_1


__ADS_2