Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 207


__ADS_3

selamat membaca


.


.


.


.


.


enjoy


❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️


kini Rey dan Naima sudah berada di depan pintu rumah cyra,Rey merasa ragu untuk mengetuk pintu itu,Rey takut jika dirinya menyampaikan hal itu cyra akan terguncang,namun mau tidak mau dirinya harus memberi tahu


Rey menarik nafasnya sebelum mengetuk pintu


tok tok tok


tidak menunggu lama,pintu putih itu terbuka dan menampakan mba Sri yang berdiri disana


mba Sri" tua Rey,ada yang tertinggal ?


Rey " tidak, saya mau bertemu Dnegan cyra dan juga Rey, apa mereka ada


mba Sri" silahkan masuk saya akan panggilkan tuan dan nyonya


Rey dan Naima masuk ke dalam rumah itu, Rey benar-benar bingung harus memulai dari mana,karena dirinya pun masih syok


Naima" kak Rey,kak Rey baik-baik saja


Rey" tidak,aku tidak baik-baik saja nai


Naima menggenggam tangan Rey agar merasa lebih tenang,Rey menggenggam tangan Naima dengan kuat seakan mencari kekuatan dari tangan mungil itu


cyra" kenapa kalian kembali (tersenyum)


Rey langsung menghampiri cyra yang berada di ujung tangga,Rey memeluk cyra


cyra" ada apa Rey ?


perasan cyra mulai merasa tidak enak,karena tidak biasanya Rey melakukan hal itu


Rey" key Lo harus kuat,gue yakin Lo bisa (menagis)


cyra" ada apa Rey? (khawatir)


Rey" opgan


cyra" ada apa dengan papa?


Rey" opgan sudah meninggalkan kita key


cyra merasa tidak percaya dengan ucapan Rey,cyra mendorong tubuh Rey


cyra" ini tidak lucu Rey,kamu tidak boleh bercanda seperti ini


Rey" key


Rey mendekat pada dan kembali memeluk cyra


cyra" kamu jahat Rey,kamu bercanda kan,kamu (mulai menagis)


Rey" menagis lah key


cyra" papa tidak mungkin meninggalkan gue dan mama Rey,papa udah janji bakal jagain


gue sama mama,dan papa belum lihat cucunya Rey


Naima ikut meneteskan air mata melihat cyra yang menagis

__ADS_1


Rey"key bersiaplah kita akan kerumah mu


cyra hanya diam saja tidak bergerak sedikit pun


Naima mendekati cyra


Naima" kak key mari nai bantu untuk bersiap


cyra" nai ini hanya mimpi ku saja kan,katakan pada ku ini mimpi kan nai (menagis)


Zain yang baru tiba melihat istrinya menangis langsung menghampiri istrinya itu


Zain" ada apa ini Rey,nai ?


Rey" belum ada yang memberitahu mu Zain ?


Zain" apa? tidak ada ?


Rey" papa Radit sudah pergi meninggal kan kita


Zain terlihat syok dengan berita yang di sampaikan oleh Rey


Zain" tidak mungkin,tadi pagi aku ke sana semuanya baik-baik saja dan papa masih terlihat sehat


Rey" bersiap lah Zain yang lain sudah menunggu kita


Zain langsung memeluk istrinya dengan erat


cyra" ini hanya mimpikan kan Zain,papa masih ada di rumah kan,masih menanti cucunya lahir kan Zain,iya kan


Zain semakin mengeratkan pelukannya pada cyra


Zain" sayang kamu harus sabar,kasian papa jika kamu seperti ini


Rey" lebih baik kita pergi sekarang saja Zain,biar aku yang mengendarai mobil


melihat kondisi cyra tidak mungkin ia akan bersiap


sesampainya di kediaman Radit,seakan tidak percaya cyra melihat bendara kuning yang terpasang di depan rumahnya,membuat dirinya semakin menagis histeris


cyra" papa!!! papa tidak boleh tinggalin key pa,papa udah janji bakal jagain mama dan key, papa belum melihat cucu papa, papa bangun jangan tinggalkan key pa


semua ornag yang melihat cyra ikut merasa sedih


Fani" key (memeluk)


cyra" ma papa jahat ma,dia tinggalin kita,papa tidak sayang kita,ma bangun kan papa suruh papa jangan bercanda


Fani sangat sedih melihat putrinya yang sangat terpukul karena di tinggalkan oleh Radit


Fani" nak kita harus ikhlas,papa sudah senang,papa sudah tidak merasakan sakit,tidak harus kerumah sakit lagi,papa sudah berkumpul dengan orang-orang yang ia sayangi,nak tugas papa sudah selesai di sini,sekarang saat nya kita yang yang berjuang,kasihan anak mu jika kamu seperti ini nak,papa akan sedih


cyra hanya menangis dalam pelukan Fani,yang memeluk nya erat


Fani" kamu masih punya mama nak,kita berjuang bersama,biarkan papa mu beristirahat dengan tenang


cyra tidak bisa berfikir jernih saat ini,dirinya hanya bisa menangis,duduk di samping mendiang ayahnya


cyra hanya memandangi wajah papanya yang sudah pucat,berharap jika semua ini hanyalah sebuah mimpi buruk,saat dirinya terbangun semuanya akan baik-baik saja


malam semakin larut,cha-cha meminta cyra untuk beristirahat mengingat kondisi cyra yang tengah mengandung


cha-cha" key lebih baik kamu beristirahat,ini sudah sangat larut,kasihan anak mu key


cyra" key mau temani papa saja Bun,key tidak mau meninggalkan papa


Rika" key,fikirkan anak mu,dia pasti lelah key ayo nak kita istirahat


Rika dan cha-cha membatu cyra untuk bangkit dari duduk nya,dan membawa cyra menuju ke kamarnya untuk beristirahat


zain masuk kedalam kamar itu dan melihat istrinya yang sedang menagis tanpa suara


Zain" sayang

__ADS_1


cyra" aku tidak bisa tidur


Zain" ke marilah


menarik cyra masuk kedalaman pelukannya


Zain" aku akan menemani,hingga kamu tertidur


Zain mengelus kepala cyra hingga istrinya itu tertidur


keesokan paginya kediaman Radit sudah di penuhi oleh para pelayat,termasuk orang tua Naima


Reno datang bersama dengan Febi,para keluarga melihat ke datangan Reno ingin sekali mengusir kedua orang itu namun itu tidak mungkin mereka lakukan mengingat ini adalah Acra pemakaman mereka tidak ingin ad keributan terjadi


dengan sigap Rey tidak melepaskan Naima dari genggamannya,ke mana pun dirinya pergi Naima terus bersamanya


Naima yang melihat papanya tiba langsung menghampiri,karena Naima tahu jika semua ini bukan lah ke salahan papa nya melainkan kakak perempuannya


Naima" papa (mencium tangan)


Rey pun mengikuti yang dilakukan istrinya itu


Reno " kamu masih ingat papa Naima ? (ketus)


Naima" maksud papa?


Reno" oooo papa lupa,jika kamu itu


Febi yang mengetahui jika papanya akan mengatakan kejujuran yang terjadi langsung mencegah papa nya


Febi" pa,papa harus masuk dulu,sebentar lagi akan di makam kan


Rey terus menatap tajam ke arah Febi,Naima hanya bisa menundukan kepalanya ia tahu pasti kakak nya itu sudah bicara yang tidak-tidak megenai dirinya


"hampir saja papa menggagalkan rencana ku,jika Naima tahu mama nya tidak berada di rumah,dia tidak akan menuruti kemauan ku" dalam hati Febi


acara pemakaman berlangsung,cyra terus menagis memandang papa nya yang sudah di tutupi oleh tanah,air mata cyra keluar begitu saja


setelah selesai pemakaman semua keluarga kembali ke kediaman Radit,Reno dan Febi pun mengikuti


Naima" kak Rey aku mau ke toilet


Rey" pergi lah, dan cepat kembali kemari


Naima beranjak dari duduk nya dan pergi menuju toilet


setelah selsai Naima langsung keluar dan melihat Febi sudah menunggunya


Febi" kamu tidak takut dengan ancaman ku ya Naima,rupanya kamu sudah mulai tidak perduli pada mama mu


Febi menarik lengan Naima agar mendekat padanya


Febi" kamu mau mama mu,seperti om Dimas Naima


Naima merasa sudah tidak kuat berpura-pura di depan Febi,dan mendengar semua celotehan Febi


Naima" aku tidak takut pada ancaman kakak,asal kakak tahu,aku tidak akan meninggalkan suami ku,dan mama aku akan memberi kejutan pada kakak,seharusnya yang takut sekarang kakak bukan aku


dengan cepat Naima meninggalkan Febi yang masih mematung berdiri di tempat nya mencerna kata-kata adik nya itu


____________________________


TBC


next


jujur nulis bab ini,aku sedih banget karena harus melepas Radit pergi,tapi tidak mungkin terus membiarkan karakter Radit yang tidak berdaya terus ada,nulis bab ini mengingatkan aku akan papa ku yang sudah Tidak ada,jadi aku tahu bagaimana rasanya kehilangan


eh kok aku jadi curhat,maaf semua


terimakasih buat yang sudah membaca jangan lupa memberi dukungan buat aku


sekali lagi terimaksih

__ADS_1


__ADS_2