
let's read
.
.
.
.
enjoy
👣👣👣👣👣👣👣👣👣👣👣
setelah selesai akad nikah kini Rara dan taya di persilahkan untuk melakukan sungkem kepada orang tua mereka
taya lebih dulu sungkem kepada orang tuanya
taya" pak doain taya agar bisa membimbing Rara sebagai istri taya sekarang
pak Lukman" pasti nak, bapak bakal doain kamu dan Rara nak, nak inget pesan bapak ya, jaga Rara baik baik, terima semua kekurangan nya jika melakukan kesalahan ajarkan dia jangan kamu marah padanya ,
taya" iya pak, taya ngerti
kini taya beralih pada sang ibu
kini giliran Rara yang menghadap pak Lukman
pak Lukman" makasih nduk,udah mau bantu eyang, eh sekarang panggilnya bapak ya kak, bukan eyang lagi,Ra bapak titip taya ya, urus dia dengan baik, dia suka lupa kalo udah kerja gak inget makan, kadang Sampek ke tiduran di ruang kerjanya, kamu jaga dia ya,bapak yakin Rara bisa (tersenyum)
rara hanya membalas dengan pelukan yang erat saja sambil terus menangis
taya kini beralih pada Abi
Abi" taya saya percayakan Rara pada mu, dan jangan pernah kamu buat anak saya menangis,jangan pernah tinggalkan Rara apa pun ke adaan nya namun jika kamu sudah tidak sanggup, kamu temui saya dan bilang pada saya dan jangan beritahu dia, biar saya sebagai papa nya yang membawanya pulang (menangis)
taya" iya mas taya berjanji
setelah selesai acara sungkem, pasangan baru itu berganti pakaian untuk acara resepsi
rara di bantu oleh Fani dan Rika berganti pakaian
Rika" untung badan kakak kecil kak, jadi bajunya muat, kalo badannya kayak omcan udah alamat pake daster di pelaminan (terkekeh)
Fani" oooo, belum aja ri, nanti kalo udah punya anak, terus di bahagian terus sama suami juga ikut melar eh tapi omcan gak gemuk gemuk amat kok cuma enam puluh doang , mungkin kalian yang terlalu kecil
Rika" (tertawa) iya juga ya
tak lama taya keluar dari kamar mandi dan sudah berganti pakaian
dan Rara pun sudah selesai di hias oleh Fani dan Rika
taya sangat terpesona melihat Rara mengunakan baju bak seorang putri dari negri dongeng itu
hingga iya tak sadar jika dirinya kini jadi perhatian Rika dan Fani
Fani" Hem Hem , aduh kayak nya ada yang terpesona banget ya sampai gitu banget liatnya
Rika" taya awas ada, lalat masuk, (tertawa)
wajah taya mulai terasa panas karena malu, iya yakin kini wajahnya pasti sedang memerah
__ADS_1
taya" enggak kok biasa aja, (menatap ke sembarang tempat)
Fani" kayak nya tugas kita udah selesai ya ri, yuk keluar, tinggal pakai lipstick aja kan, pakai sendiri juga bisa
Rika dan Fani meninggalkan Rara dan taya berdua di dalam kamar pengantin itu
keduanya hening tanpa suara , sibuk dengan pikiran masing masing
sampai taya mencoba mencari kan suasana
taya" Ra setelah menikah, kita akan pindah ke inggris,apa kamu mau ikut?
rara" jika om ajak aku, aku ikut jika tidak ya aku akan tetap disini (
taya" aku pasti mengajak mu, sekarang kamu adalah istri ku, tidak mungkin aku meninggalkan mu, em lalu bagai mana dengan kuliah mu?
rara" aku akan mencari tempat kuliah atau kursus saja nanti disana, lagi pula, om gak usah ribet sama urusan aku,kita urus diri masing masing saja
taya" (menghela nafas) kamu benar
rara" eyang ikut kita kan ?
taya" tidak bapak dan ibu stay di sini, mereka mau menghabiskan masa tua mereka disini
rara" jadi nanti kita hanya berdua saja di sana ?
taya" iya
rara" ya sudah kita pikirkan lagi nanti
rara mengunakan lipstick yang di sediakan oleh Fani
setelah selesai tak lama kemudian pintu kamar taya di ketuk
chacha" nak ini bunda apa bunda boleh masuk?
taya membukakan pintu untuk cha-cha
taya" masuk saja mba ,
cha-cha" ih ngaur masih panggil mba aja, bunda, mulai sekarang panggil bunda ngerti
taya" iya bunda
rara" ada apa Bun ?
cha-cha" ayo turun para tamu sudah menunggu kalian berdua
rara mencari gelang yang di berikan Bu Lia untuknya
rara" om liat gelang yang tadi gak
perkataan Rara sontak membuat sang bunda kaget
cha-cha" om? kakak panggil suaminya om, astafirloh kak, panggil mas,kakak,Abang atau sayang juga boleh, masa om kan taya sekarang udah jadi suami kamu kak
rara diam saat melihat bundanya berbicara
rara hanya memperhatikan pantulan dirinya di cermin
" benar aku istrinya sekarang" batin Rara
__ADS_1
cha-cha" (menghela nafas) ya tapi semua butuh proses, gak perlu buru buru tapi bunda harap kakak mulai belajar (tersenyum) ya sudah ayo kita turun, yang lain sudah gak sabar mau lihat pengantinnya
rara dan taya turun dan mereka sudah berada di atas pelaminan
dengan senyum yang selalu ada di bibir manis rara dan taya
cyra" kakak pasti bahagia bisa menikah dengan orang yang iya cintai
Ghani" diam Lo key
(key adalah panggilan buat cyra)
Rey" kita mesti gimana ri?
fahri" nanti gue kasih tahu Rey, kalo gue udah ngomong empat mata sama om taya
cyra" ada apaan sih, pake ngobrol empat mata segala ? (menatap curiga ke empat pria itu)
Rey" gak usah ikut campur key, Lo mah bisa nya bikin ruyem,gara gara Lo bunda setuju nikahin kakak sama om taya
cyra" kok gara gara gue, kan gue mah ngomong jujur namanya di tanya
Ghani" mulut Lo lebih lemes dari Dion
cyra" ya udah sih, kakak nya juga mau, doain aja bahagia sampai dapet momongan yang lucu lucu, sampai kakek nenek
fahri" terserah Lo aja key
ke empat pria itu pergi meninggalkan cyra dengan khayalan nya tersebut
setelah selesai acara semua tamu dan keluarga satu persatu berpamitan dan suasana pesta mulai sepi
hanya tinggal kelurga inti saja, Abimanyu tengah menerima telpon dari papa nya yang mendapat kabar jika cucunya menikah, membuat papa nya Abimanyu kesal
Abi" maaf pa semua terjadi begitu saja dan kami harus mengambil keputusan segera
papa Yusuf" tidak bisakah menunda seminggu ke depan atau beberapa hari, kamu ini bagaimana sih Abimanyu
bunda ria sibuk menenangkan sang suami,
bunda ria" sudah lah pa, lagi pula tidak ada salahnya Rara menikah dengan taya, kita malah lebih tenang karena kita mengenal taya ,
suara bunda ria menenangkan suaminya
papa Yusuf" pokok nya jangan ke mana mana kalian tetap disana papa dan bunda sudah dalam perjalanan
Tut Tut Tut
panggilan berakhir begitu saja,
Abi menatap layar ponselnya dimana panggilan sudah berakhir
Abi hanya bisa menghela nafas saja, iya yakin jika dirinya malam ini akan di marahi habis habisan
_______________________________________
TBC
lanjut ya guys
jangan lupa kasih like dan komennya buat aku ya
__ADS_1
terimakasih