Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 136


__ADS_3

enjoy


.


.


.


.


.


Heppy guys


💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞


pagi ini baby nail sudah siap untuk pergi ke rumah Oma dan opa nya, yang sudah sangat tidak sabar menunggu kedatangan baby nail


Nara" mi kita pergi dulu ya,Oma nya sedari subuh tadi sudah menelpon terus menerus


mami" jadi hari ini mami sendirian di rumah


Nara" maaf ya mi, nanti sore nail sudah pulang kok eyang


mami" ya sudah hati-hati ya kalian


Nara" nada mana mi ?


mami" nada!!


dengan terburu-buru nada menghampiri mami serta yang lain


nada" yah nail mau pergi ya,aunty di tinggal ya


Nara" aunty juga kan akan pergi, ini dari mas Alvin untuk mu pergi


nada" terimakasih mba,baby nail jangan pulang malam-malam ya aunty mau main sama baby nail


Nara" iya aunty, ya sudah kita pergi dulu kamu hati-hati mainnya, jika sudah tidak ada urusan pulang


nada" iya mba, ( mencium tangan ) hati-hati baby nail (mencium pipi ) nanti kita main lagi ya


mami" hati-hati salam buat mama Ervina ya,


Nara" iya mi


tin tin tin


Alvin memberi tanda untuk bergegas


Nara" heh pasti mama sudah menelepon lagi deh


mami"(tertawa) ya sudah sana sebelum Alvin kesal dengan mamanya


Nara dan baby nail pergi meninggalkan rumah menuju ke rumah Oma Ervina


mami" kamu mau pergi jam berapa nad ?


nada" jam sepuluh mi, nanti nada naik ojek saja


mami" kenapa tidak minta Anatar pak Idris saja ?


nada" nada naik ojek saja mi, soalnya tidak menjemput siapa-siapa langsung pergi ke tempatnya


mami" memang nya mau cari apa sih anak gadis mami ini ?


nada" mau jalan-jalan saja mi, mau coba kayak anak-anak Jakarta gitu (tertawa)


mami" Hem dasar kalian ini ada-ada saja, ya sudah nanti jika kamu mau pergi ini uang jajan mu


nada" tarikan sudah di kasih mas Alvin mi


mami" ambil untuk tambahan oke, ya sudah mami mau .menyiram tanaman dulu kamu jangan lupa sarapan kalo sudah selsai dengan tugas mu itu


nada" iya mi,(memeluk) nada sayang mami


mami" (mencubit hidung) mami juga sayang nada


nada menyelesaikan laporan yang ia harus selesaikan, setelah selesai nada bersiap-siap untuk pergi dan tidak lupa makan lebih dulu


sedang bersiap ponsel nada berdering menandakan panggilan masuk


nada* assalamualaikum


Ghani* walaikumsalam, kamu jadi pergi


nada* iya, kenapa ?


Ghani* tidak hanya bertanya saja


nada* kamu jadi pergi bersama Fahri ?


Ghani* jadi tapi mungkin siang


nada*oooo, ya sudah ya aku mau bersiap, nanti jika aku tidak membalas chat atau mengangkat telepon mu jangan marahnya


Ghani* oke sayang aku mengerti, apa aku benar-benar tidak boleh tahu kalian akan pergi kemana ?

__ADS_1


nada* tidak, ini urusan wanita (terkekeh)


Ghani* baik lah,baik,kamu hati-hati ya, jika sudah selsai hubungi aku agar aku menjemputmu


nada* iya aku tahu, assalamualaikum


Ghani* walaikumsalam


Ghani menutup panggilan itu, Fahri dan Rey menatap ke arah Ghani


Rey" gimana ?


Ghani" tidak memberi tahu


Fahri" Ica pun sama


Rey" Rizki pun sama


Ghani" apa yang akan mereka lakukan kenapa perasaan ku jadi tidak enak, ah sialan key buat kita pusing saja


Fahri" aku takut key mengajari mereka yang tidak-tidak


Rey" haduh su'uzon duluan deh gue


para lelaki dibuat pusing oleh para wanita yang pergi entah kemana


sementara para wanita sudah siap untuk pergi


(video call)


cyra* kalian sudah siap girls


nada*sudah key


Rizki* sudah key


alisha* sudah dong


cyra* para laki-laki tidak ada yang tahu kegiatan kita hari ini bukan ?


Rizki* tidak, dari kemarin Rey terus bertanya tapi aku tidak beri tahu


nada* Ghani pun sama,tadi saja dia bertanya lagi


alisha* Fahri pun sama,terus menelepon ku,sampai aku malas mengangkatnya


cyra* bagus,let's go kita bersenang-senang sebagai lajang hari ini (tertawa)


"let's go " bersamaan


para wanita memulai rencana mereka untuk satu hari tanpa para pria, mereka ingin merasakan bagaimana rasanya menjadi seorang cyra


nada" Hay,Hay (senang)


cyra" wih cepat sekali sampainya


Rizki" Ica mana ?


nada" masih di jalan, di harus menghindari supir nya Fahri baru bisa kesini


cyra" ya sudah kita tunggu dia


tak perlu menunggu lama, orang yang di tunggu-tunggu tiba


alisha" sorry,sorry aku terlambat, maaf ya


cyra" tidak masalah, ya sudah kita mulai saja bagaimana ?


"let's go" bersamaan


para wanita mulai mengelilingi mall,melihat dan mencoba semua baju dan sepatu yang mereka suka, mereka berjalan dari satu boutique ke boutique yang lain mencoba dan membeli beberapa baju dan sepatu,namanya sehari hidup ala cyra


setelah merasa lelah mereka beristirahat di salah satu kafe ternama untuk mengistirahatkan kaki mereka


Rezki" astaga hidup ala cyra menguras dompet dan tenaga ternyata,tapi puas sih (tertawa)


nada" benar kamu ri, key aku tidak heran jika opgan dan omcan menarik ATM dan credit card mu


alisha" aku mau belanja segini banyak bisa tidak makan dua bulan key, untung aku punya tabungan


cyra" ya begini hidup ala cyra, aku sebenar nya ingin berubah, namun susah sekali,kalian bayangkan aku dari kecil tidak punya teman, saudara perempuan hanya kakak dari om fano semu laki-laki, nenek dulu memanjakan ku sekali, Oma pun begitu jadi aku seperti ini, terkadang aku berfikir jika tidak ada laki-laki yang mau dengan ku bagaimana nasib ku,sulit sekali untuk berubah


nada" bukan sulit key, tapi kamu belum menemukan cara yang tepat saja, buktinya kamu bisa bertahan,selama fasilitas mu di ambil


Rizki" benar sekali, coba deh kamu nahan diri key, kita bakal bantu kamu


alisha" aku dulu sama nada pun pernah berfikir hidup seperti ini ya nda namun saat masuk kuliah dan melihat ternyata mencari nafkah itu susah akhirnya kami tidak berani bermimpi sepeti ini


nada" Ica masih ingat saja


cyra" senang deh punya saudara ipar dan sahabat seperti kalian


Rizki" memang aku termasuk


cyra" tinggal tunggu Rey menyatakan cinta nya saja kamu bakal jadi saudara ipar ku


nada" betul sekali, kamu sih kelamaan jual mahalnya RI (tertawa)

__ADS_1


alisha" memang iya ?


Rizki" move on nya susah


alisha" move on dari siapa ?


mereka bertiga saling tatap dan tertawa


nada" mahluk yang bernama laki-laki (tertawa)


cyra" sudah tidak usah di bahas nanti dia ingat lagi


alisha" benar masa lalu harus di kubur, dan di jadikan pengalaman


Rizki" kamu benar (tertawa)


nada" sudah sore kita mau apa lagi ? atau sudah selesai sehari jadi cyra?


cyra" eits belum sampai di sini, masih ada hal yang sangat menarik, di hari-hari seorang key Riri tahu


nada dan alisha melihat ke arah Rizki yang menundukan kepala


Rizki" Allah itu juga harus key ?


cyra" jika mau mencoba jangan setengah-setengah dong


"apa sih" berbarengan alisha dan nada


Rizki" key itu setiap hari pasti bisa jalan dan ke temuan sama empat sampai tiga cowok


nada" apa! aduh kalo itu aku tidak berani


Rizki" sama aku juga, kalian tahu aku dan Rey baru saja berbaikan


alisha" tapi bisa di coba, kan kita diam-diam mereka tidak tahu


cyra" benar kata Ica, asal jangan ada yang buka Ingan saja, semua nya aman kok, gue udah punya orang-orangnya


nada" tapi kalo ketahuan gimana ?


cyra" tinggal minta maaf saja, beres, ayolah RI, kan sekalian lihat gimana reaksi Rey kalo cemburu


Rizki diam seperti sedang berfikir


Rizki" boleh deh aku ikut


mereka bertiga menatap nada


nada" aku takut, kalian tahu Ghani bagaimana kan


Rizki" ayolah nad, kan tidak hanya kamu kami juga pasti kena jika ke Tahuan, makanya jangan ada yang sampai tahu


cyra" benar ayolah nad


alisha" ayo nad


nada" baiklah aku ikut, tapi kita tangung sama-sama resiko nya ya


cyra" iya, jadi mau kan, aku kan menghubungi orang-orangnya


cyra sudah mengatur semua nya,hanya tinggal pergi ke tempat yang sudah mereka sepakati dengan para laki-laki itu


sementara mereka merencanakan hal nakal, para laki-laki masih sibuk melihat ponsel masing-masing menunggu kabar dari para wanita


Ghani" astaga ini sudah mau malam tapi belum juga ada kabar dari mereka


Fahri" bahkan aku sudah menelpon satpam apartemen mereka bilang Ica belum kembali


Rey" Rizki nomornya tidak aktif


Fahri" sama


Ghani" nada pun sama, sudah ada yang hubungi key


Fahri" sama tidak aktif


Ghani" ya Allah kemana mereka aku sangat khawatir pada mereka


tiba-tiba ponsel Rey berdering, panggilan dari Dion


Rey*ada apa ?


dion* Abang dimana ?


Rey* di rumah Ghani,ada apa? apa? kamu tidak salah lihat? kamu dimana ? tunggu kami ke sana ?


Rey menutup panggilannya dan menatap kedua saudaranya yang kini juga menatap dirinya, tersirat ke khawatiran di wajah Rey, membuat Ghani dan Fahri bertanya-tanya


--------------------------------------------------


TBC


next


kira-kira ada apa ya...


jangan lupa setelah membaca kasih aku like , komen, favorit dan votenya ya, pokoknya tinggalkan jejak kalian deh setelah baca

__ADS_1


terimakasih


__ADS_2