
happy reading
.
.
.
.
.
.
let's read
,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
acara resepsi sudah selesai, kini keluarga Ghani berpamitan untuk pulang,termasuk Zain ikut berpamitan pada nada dan juga Ghani
Zain" ghan,nad selamat menempuh hidup baru ya,semoga sakinah mawadah warohma dan cepat memberikan kami keponakan ya
nada" terimakasih ya Zain,siap-siap sebentar lagi kalian (terkekeh)
Ghani" thanks Zain
Zain" kalau begitu gue pamit ghan,nad
nada" hati-hati Zain, salam untuk ayah mu ya
Ghani" sekali lagi terimakasih Zain (menjabat tangan Zain)
setelah selsai berpamitan Zain mengandeng cyra untuk menuju ke mobilnya
sesampainya di mobil cyra melupakan sesuatu,hingga dirinya harus Kemabli ke rumah nada
Zain menunggu cyra,di mobil sambil memandangi Unjung sepatunya
taya" Zain
Zain" mas taya, ada apa mas ?
taya" boleh kita bicara sebentar
Zain" boleh mas,ada apa ya mas ?
taya" Zain jadi begini
belum selesai taya bicara cyra sudah kembali membawa kipas karakter miliknya
cyra" loh mas taya belum pulang, key kira sudah pulang
taya" oooo key, ini mas baru mau pulang, Zain nanti kita lanjut ya
Zain" oh iya mas
taya meninggalkan Zain dan juga cyra
cyra" mas taya bicara apa ?
Zain" belum bicara kamu sudah datang, dan sekarang dia pergi
cyra" biarkan saja,aku yakin dalam waktu dekat ini mereka akan mengajak mu bertemu percaya pada ku, dan saat itu terjadi, beri tahu aku kamu tahu
Zain" iya bawel,cepat lah, ayah sediri di ruang, para asisten sedang pergi
cyra" kenapa kamu tidak bilang,cepat masuk mobil mu, kita kerumah mu
cyra masuk kedalam mobil Zain, Zain hanya bisa menggeleng kan kepalanya melihat tingkah cyra
sesampainya di rumah Zain,cyra sudah Seperi di rumah sendiri,langsung berlari menuju ruang keluarga karena pasti ayah Zain sedang berada disana menonton televisi
cyra" ayah key datang (tersenyum)
Affandi" Hay key, sudah selesai acaranya
cyra" sudah yah
Affandi" bagai mana, apa berjalan lancar
cyra" alhamdulilah yah semuanya lancar
Affandi" alhamdulilah jika begitu
cyra" bagai mana keadaan ayah apa sudah lebih baik,key dengar kemarin ayah demam
Affandi" iya,seperti nya ayah kelelahan karena bermain tenis meja bersama pak Ujang key
cyra" ayah ini sudah key bilang jangan terlalu lelah
Affandi" ayah terlalu bersemangat kemarin key,habis ayah senang karena sebentar lagi ayah akan memiliki menantu (tertawa)
cyra"(tersenyum) ayah bisa saja
Affandi" dimana Zain?
cyra" tadi ada di belakang key, nanti key cari dulu
cyra mencari Zain,cyra tersenyum saat melihat Zain yang sedang duduk di kursi halaman rumahnya
__ADS_1
cyra jalan mendekati Zain,Zain mendengar jika Zain seperti sedang bicara pada seseorang
Zain" sudah aku katakan,aku tidak akan kembali padamu,jangan pernah menganggu ku lagi mengerti,
"aku akan menganggu wanita sialan itu jika kamu tidak mau kembali pada ku" mengancam
Zain" jangan macam-macam jangan menantang ku,sampai kamu berani menyentuhnya nyawa mu taruhannya mengerti
Zain mengakhiri panggilan,itu dan membuang nafas kasar
cyra" Zain ada apa?
Zain" (terkejut) key sejak kapan kamu disini
cyra" lumayan untuk mendengar mu marah pada seseorang itu,apa ada masalah Zain ?
Zain" tidak hanya orang iseng saja
cyra" kamu yakin ?
Zain"iya,ada apa ke mari ?
cyra" ayah memanggil mu
Zain" baiklah
Zain tanpa sadar,mengandeng tangan cyra masuk kedalam rumah nya
cyra melihat tangan nya yang di genggam erat oleh Zain,tidak tahu mengapa jantung cyra bekerja ekstra
Zain" ada apa yah
Affandi" Zain apa rumah sakit menghubungi mu, sudah seminggu tidak ada kabar dari mereka
Zain" nanti akan Zain hubungi yah,apa ayah merindukan Abang Anam
Affandi" rindu? ya ayah sangat merindukannya, sudah lama tidak melihatnya
Zain" nanti Zain cari waktu,kita akan melihat Abang
Affandi" nanti saja setelah pernikahan kalian,agar key bisa mengenal Anam
Zain" baik lah
Affandi" ayah masuk ke kamar dulu Zain,ayah lelah
Zain" mau Zain bantu yah
Affandi" tidak usah ayah bisa
Affandi meninggalkan Zain dan cyra, Zain menundukan kepalanya yang terasa sangat berat itu,
Zain" key apa aku berdosa jika berbohong ?
cyra" iya, ada apa ?
Zain" key tiga hari yang lalu, rumah sakit tempat bang Anam di rawat memberi tahu jika, mas Anam mengalami serangan jantung,dan saat ini mereka masih berusaha memulihkan kondisi mas Anam , apa yang harus aku lakukan sekarang key, ini semua salah ku,seandainya aku tidak bertingkah bodoh saat itu semua ini tidak akan terjadi
cyra" jangan bicara seperti itu, ini sudah takdir Zain,kita berdoa saja agar Allah memberikan yang terbaik untuk Abang Anam
Zain" aku tidak bisa membayangkan bagaimana jika mas Anam meninggalkan kami,ayah pasti sangat terpukul sekali
cyra" jangan seperti itu Zain,kamu harus percaya jika Abang mu akan kembali
Zain memeluk cyra dengan erat
cyra" tenang lah Zain semua akan baik-baik saja
Zain" terimakasih key sudah menemaniku
cyra" sama-sama Zain,semangat jangan menyerah,ingat ayah mu,ingat senyum nya jika kamu mulai merasa lelah,ingat senyum hangatnya saat menyambut mu
Zain" key kamu wanita yang baik,tidak pantas kamu mendapat pria seperti ku
cyra" aku tidak sebaik itu Zain,sudah jangan seperti ini,kamu terlihat jelek
Zain" itu artinya kamu membenarkan jika aku tampan (melepas pelukan)
cyra" dasar terlalu percaya diri,kamu itu jelek,jika sedih seperti itu semakin jelek (terkekeh)
Zain" lihat saja sampai kamu jatuh cinta pada ku,aku tidak mau bertanggung jawab (tertawa)
cyra" itu tidak akan terjadi
sementara di kediaman nada,pengantin baru itu tangah sibuk, membersihkan diri masing-masing setelah seharian menjadi raja dan ratu
setelah selesai nada menyiapkan pakaian suaminya,karena saat ini Ghani sudah berada di dalam kamar mandi
nada masih tidak percaya jika dirinya sudah resmi sebagai istri Ghani, laki-laki yang dulu sangat membencinya dan laki-laki yang paling tidak menyukai dirinya
namun hari ini mereka telah resmi menjadi suami istri, yang di satukan oleh cinta dan perjuangan panjang yang mereka berdua lalui
Ghani keluar dari kamar mandi hanya mengunakan handuk yang melilit di pinggangnya,membuat nada sedikit terkejut
nada" ih kamu ini tidak tahu malu ya,kenapa tidak memanggilku, aku kan bisa memberikan pakaian mu (memalingkan wajahnya)
Ghani"(tersenyum) aku fikir kamu tidak ada di sini (memeluk dari belakang)
nada" sayang aku jadi basah karena kamu, lepas
__ADS_1
Ghani" aku sangat merindukan mu, seminggu tidak bertemu rasanya seperti ribuan tahun (mencium puncak kepala nada)
nada" kamu berlebihan,cepat kenakan pakaian mu, sebentar lagi kita akan makan malam, mami dan yang lain pasti sudah menunggu
Ghani" kiss
Ghani memberi pipi nya pada nada, nada tersenyum melihat tingkah Ghani,nada hendak mencium pipi Ghani namun Ghani mengubah posisinya hingga nada mencium bibir Ghani
nada" ih dasar kamu ini, nagambil kesempatan saja
Ghani" kamu istri ku, jadi terserah mau aku apakan kamu
nada" aku beritahu mami
Ghani" beritahu saja jika kamu ingin di ejek
nad" (berfikir) kamu benar
ghani" (tertawa) aku mencintai mu my wife
nada" aku juga mencintai my husband
setelah selesai nada dan Ghani bergabung dengan yang lain di meja makan, di ruang itu masih ada beberapa saudara yang masih menginap membuat Ghani harus meladeni mereka berbincang bersama
nada" sayang aku naik dulu ya,mau merapikan pakaian mu
Ghani" aku juga ikut
nada" tidak enak dengan yang lain mereka masih berbincang
Ghani" ayolah, aku sangat canggung di sini,aku ikut kamu ya ya (memohon)
nada" baik lah,pakde,bude nada dan Ghani naik ke atas dulu ya
"ya istirahat kalian pasti lelah"
Alvin" jangan bergadang ghan (tertawa)
mami" Alvin!
Alvin" maaf mi
nada dan Ghani meninggalkan ruang keluarga , sesampainya di kamar nada mengambil koper berisi barang barang Ghani untuk di rapihkan
Ghani" sayang aku tidak menyangka kita sekarang resmi menjadi suami mu,dulu aku sangat membenci mu,tapi tidak tahu kenapa aku jadi mencintai mu (tersenyum)
nada" aku juga dulu tidak suka pada mu,kamu itu galak,dan perkataan mu itu selalu membuatku ingin menangis
Ghani" benar kah?
nada" iya
Ghani" maaf,apa dulu kamu pernah menangis karena aku ?
nada"( diam sejenak) pernah (tertawa) jika di ingat-ingat dulu itu lucu sekali ya
Ghani"(memeluk) aku berjanji aku tidak akan membuat mu menangis,kecuali tangis bahagia
nada" aku pegang janji mu
Ghani membalikan tubuh nada,agar menghadap ke arahnya,Ghani mencium bibir nada dengan lembut,tidak ada penolakan dari nada,nada memejamkan matanya,menikmati permainan Ghani
Ghani mengakhiri aksi nya itu,dan menyatukan kening mereka
Ghani" apa kamu sudah siap ?
nada" sayang
Ghani" iya,kenapa ?
nada" aku...
Ghani" kamu belum siap ya,ya sudah aku akan menunggu
nada" bukan sayang,aku sedang datang bulan,baru tadi pagi maaf ya
Ghani" jadi aku menunggu selama seminggu (melepas pelukannya)
nada" em, mau bagaimana
Ghani" huh baik lah aku akan menunggu,tapi setelah itu aku tidak ada toleransi
nada" baik lah bapak pemaksa
Ghani" jadi benar aku haru puasa, ya Allah baru juga menikah sudah puasa saja,bagaimana mau punya baby
nada hanya tertawa melihat tingkah Ghani,yang uring-uringan,
nada" sabar ya sayang (memeluk)
Ghani memeluk erat nada,dengan gemas nya
______________________________
TBC
next
jangan lupa like dan komen kalian ya
__ADS_1
terimakasih