
happy reading
.
.
.
.
let's read
--------------------------------------------
"di-dion awas!!! "
naima berlari mendekati adik dan suaminya itu
"doorrr"
mereka terkejut mendengar suara itu, yang terdengar nyaring, rey langsung menarik naima ke dalam pelukannya sementara dion iya berlari ke arah pria yang menghalangi peluru itu agar tidak mengenai nya, peluru itu bersarang tepat di jantung pria tersebut
"mario!!!! " dion berteriak sambil berlari ke arah mario,iya laki-laki itu adalah mario, sahabat yang selalu membantu nya, sahabat yang selalu ada untuknya
orang itu mengarah kan pistolnya ke arah dion namun belum sempat menembak orang tersebut terkena tembakan lebih dulu,dan jatuh seketika
jems yang sudah siap dengan peralatannya mulai beraksi,tidak lama kemudian pasukan brand sudah meringkus lucas dan juga teman teman nya
mario" untung aku menghubungi mereka dengan cepat (tertawa)
dion"kita akan ke rumah sakit,kau akan baik-baik saja, kau akan selamat aku berjanji
mario" (menahan sakit) tidak usah, aku rasa waktu sudah dekat, aku senang memiliki teman seperti mu dion, berubah lah, dan jalani hidup mu, jika aku tidak ada siapa yang akan menjaga mu
dion" tidak usah banyak bicara kau akan baik-baik saja
dion mencoba mengangkat mario, namun mario menolak
mario" dion apa kau mau berjanji pada ku?
dion" apa
mario"jadi lah orang sukses dan cari lah wanita baik yang bisa menjaga mu, dan aku titip putra ku, dia berada di Indonesia, bersama ibu ku
dion" putra?? kau
mario"(tertawa) kau akan tahu siapa aku
jems berlari ke arah dion dan juga mario
jems" cepat bawa mario
beberapa anak buah m ngangkat tubuh mario, dan memasukannya ke dalam. ambulance
dion masih tidak mengerti dengan apa yang terjadi, dan mario, jems, anak hal itu terus berputar dib kepalanya
"aaaaaaa" naima bertriak kencang semua orang menghampiri naima dan rey
jems" ada apa?
__ADS_1
rey" sepertinya naima akan melahirkan (panik)
jems" cepat bawa dia
dengan sigap mereka membatu naima masuk ke dalam mobil
jems" pergi lah tian rey, dan dion biar di sini aku yang mengurus nya
rey dan dion langsung meninggalkan tempat itu menuju rumah sakit
jems mengambil ponsel genggam miliknya dan menghubungi abi
jems*halo tuan, nona naima sedang dalam perang jalanan menuju rumah sakit, nona naima akan melahirkan
abi*apa kata mu, baik lah aku dan yang lain akan segera ke sana
jems* tuan brand sudah menunggu anda tuan
abi* brand ada di sini? sedang apa? ada masalah apa?
taya, chacha dan juga rara ikut bertanya-tanya saat mendengar nama brand di sebut
jems* tuan brand akan menjelaskan pada anda tuan
jems langsung menyelesaikan panggilan nya dan pergi menuju rumah sakit
sesampainya di rumah sakit, mario langsung di tangani oleh tim medis begitu pula dengan naima,rey sangat takut terjadi sesuatu pada istri dan anaknya, karena kejadian yang begitu membuat panik semuanya
semetara dion masih mencari jawaban atas pertanyaan yang terus terngiang di kepalanya
dion" uncle jems,apa uncle kenal dengan mario dan
jems memotong perkataan dion
jems meninggal kan dion, dan menghampiri beberapa anak buah nya menunggu ke hadiran brand
tidak menunggu lama abi dan keluarga bersama dengan brand tiba di rumah sakit
"plak" tamparan kerasa mendarat tepat di pipi dion
chacha" bunda kecewa pada mu, lihat yang kamu lakukan, ini kah cara mu berubah apa ini kah yang bunda ajarkan pada mu, begini caranya menjadi seorang anak, bunda salah apa pada mu hingga kmu berbuat hal-hal buruk itu
chacha mulai menagis, chacha menatap ke arah dion yang hanya berdiam, dion melihat raut kekecewaan pada wajah bunda nya, membuat nya sedih dan takut kini perasaan dion bercampur aduk
chacha" sangat kecewa pada mu, apa salah bunda nak, dimana titik kesalahan bunda mendidik mu
air mata chacha semakin deras, membuat dion semakin merasa bersalah
dion" ma-maaf kan dion bun, dion tahu dion salah, dion bodoh, bunda tidak salah tapi dion bun, dion, bunda boleh pukul dion, bunda boleh maki dion tapi dion mohon jangan menangis lagi
chacha merasa ia sudah gagal sebagai ibu, karena tidak bisa menjaga dan membuat putra nya menjadi pria yang baik
abi" kita bahas ini nanti, sekarang kita fokus pada nama, sudah lah bun kita akan selesai kan ini nanti
mendengar perkataan abi, chacha menghampiri rey yang tengah berdiri di depan pintu IGD
chacha" apa nai baik-baik saja?
rey" rey masih belum tahu bun, mereka belum mengizinkan rey masuk
__ADS_1
chacha" ya Tuhan selamatkan anak serta cucu ku, rey apa naima terkena tembakan itu
rey" tidak bun, hanya saja naima berlari dan hampir terjatuh, tapi rey langsung menariknya
chacha" semoga semuanya baik-baik saja
ponsel milik abi berdering menandakan panggilan masuk
abi* iya
taya* pa taya sudah membawa mereka ke kantor polisi dan pihak polisi tengah menghubungi orang tua mereka
abi* baik lah, om brand dan yang lain akan kesana dan setelah mereka sampai kamu pulang jaga rara dan kedua anak mu
taya* baiklah pa, taya mengerti
abi mengakhiri panggilan nya, dengan taya
abi" brand taya sudah berada di sana, bawa anak buah mu untuk menjaga anak dan kedua cucu ku di apartemen cepat pergi lah
brand" baik tuan, jems bawa anak buah mu menuju apartemen
jems dan juga brand mulai menjalankan tugasnya masing-masing
semntara di dalam ruangan para tim medis berusaha membantu matii yang mulai kehilangan banyak darah
semntara naima, tiba-tiba tidak sadarkan diri membuat para tim medis harus mengambil tindakan segera untuk menyelamatkan naima dan juga bayi nya
suster" suami dari ibu naima?
rey" saya, ada apa? bagaimana istri dan anak saya
suster" ibu naima tiba-tiba tidak sadarkan diri kami harus segera ambil tindakan saya mohon bapak menandatangani semua berkas ini, agar kami mengambil tindakan dengan segera
rey langsung mennadatangani semua berkas itu tanpa membacanya
tiba-tiba seorang suster bertriak dari balik pintu yang sedikit terbuka
kedua detak jantung pasien melmah dok
rey, chacha, abi serta dion sontak berdiri dan mendekat
"apa semua baik-baik saja" bersamaan
suster" saya minta semua keluarga harap tenang kami akan melakukan yng terbaik
suster itu hendak meninggalkan mereka namun mereka memiliki dengar perkataan seseorang yang berada di dalam
"pasien kehilangan detak jantung nya"
"niiitttt" suara panjang itu terdengar oleh semuanya
__________________________
tbc
next ya
maaf saya baru, up saya baru saja keluar dari RS dan saya minta maaf pada kalian yang menunggu lama
__ADS_1
terimakasih atas dia kalian, dan Terimaksih sudah mau menunggu saya, sekali lagi saya mohon maaf pada kalian semua
😔😔😔😢😢😢😢