Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 230


__ADS_3

happy reading


.


.


.


.


let's read


--------------------------------------------


"di-dion awas!!! "


naima berlari mendekati adik dan suaminya itu


"doorrr"


mereka terkejut mendengar suara itu, yang terdengar nyaring, rey langsung menarik naima ke dalam pelukannya sementara dion iya berlari ke arah pria yang menghalangi peluru itu agar tidak mengenai nya, peluru itu bersarang tepat di jantung pria tersebut


"mario!!!! " dion berteriak sambil berlari ke arah mario,iya laki-laki itu adalah mario, sahabat yang selalu membantu nya, sahabat yang selalu ada untuknya


orang itu mengarah kan pistolnya ke arah dion namun belum sempat menembak orang tersebut terkena tembakan lebih dulu,dan jatuh seketika


jems yang sudah siap dengan peralatannya mulai beraksi,tidak lama kemudian pasukan brand sudah meringkus lucas dan juga teman teman nya


mario" untung aku menghubungi mereka dengan cepat (tertawa)


dion"kita akan ke rumah sakit,kau akan baik-baik saja, kau akan selamat aku berjanji


mario" (menahan sakit) tidak usah, aku rasa waktu sudah dekat, aku senang memiliki teman seperti mu dion, berubah lah, dan jalani hidup mu, jika aku tidak ada siapa yang akan menjaga mu


dion" tidak usah banyak bicara kau akan baik-baik saja


dion mencoba mengangkat mario, namun mario menolak


mario" dion apa kau mau berjanji pada ku?


dion" apa


mario"jadi lah orang sukses dan cari lah wanita baik yang bisa menjaga mu, dan aku titip putra ku, dia berada di Indonesia, bersama ibu ku


dion" putra?? kau


mario"(tertawa) kau akan tahu siapa aku


jems berlari ke arah dion dan juga mario


jems" cepat bawa mario


beberapa anak buah m ngangkat tubuh mario, dan memasukannya ke dalam. ambulance


dion masih tidak mengerti dengan apa yang terjadi, dan mario, jems, anak hal itu terus berputar dib kepalanya


"aaaaaaa" naima bertriak kencang semua orang menghampiri naima dan rey


jems" ada apa?

__ADS_1


rey" sepertinya naima akan melahirkan (panik)


jems" cepat bawa dia


dengan sigap mereka membatu naima masuk ke dalam mobil


jems" pergi lah tian rey, dan dion biar di sini aku yang mengurus nya


rey dan dion langsung meninggalkan tempat itu menuju rumah sakit


jems mengambil ponsel genggam miliknya dan menghubungi abi


jems*halo tuan, nona naima sedang dalam perang jalanan menuju rumah sakit, nona naima akan melahirkan


abi*apa kata mu, baik lah aku dan yang lain akan segera ke sana


jems* tuan brand sudah menunggu anda tuan


abi* brand ada di sini? sedang apa? ada masalah apa?


taya, chacha dan juga rara ikut bertanya-tanya saat mendengar nama brand di sebut


jems* tuan brand akan menjelaskan pada anda tuan


jems langsung menyelesaikan panggilan nya dan pergi menuju rumah sakit


sesampainya di rumah sakit, mario langsung di tangani oleh tim medis begitu pula dengan naima,rey sangat takut terjadi sesuatu pada istri dan anaknya, karena kejadian yang begitu membuat panik semuanya


semetara dion masih mencari jawaban atas pertanyaan yang terus terngiang di kepalanya


dion" uncle jems,apa uncle kenal dengan mario dan


jems memotong perkataan dion


jems meninggal kan dion, dan menghampiri beberapa anak buah nya menunggu ke hadiran brand


tidak menunggu lama abi dan keluarga bersama dengan brand tiba di rumah sakit


"plak" tamparan kerasa mendarat tepat di pipi dion


chacha" bunda kecewa pada mu, lihat yang kamu lakukan, ini kah cara mu berubah apa ini kah yang bunda ajarkan pada mu, begini caranya menjadi seorang anak, bunda salah apa pada mu hingga kmu berbuat hal-hal buruk itu


chacha mulai menagis, chacha menatap ke arah dion yang hanya berdiam, dion melihat raut kekecewaan pada wajah bunda nya, membuat nya sedih dan takut kini perasaan dion bercampur aduk


chacha" sangat kecewa pada mu, apa salah bunda nak, dimana titik kesalahan bunda mendidik mu


air mata chacha semakin deras, membuat dion semakin merasa bersalah


dion" ma-maaf kan dion bun, dion tahu dion salah, dion bodoh, bunda tidak salah tapi dion bun, dion, bunda boleh pukul dion, bunda boleh maki dion tapi dion mohon jangan menangis lagi


chacha merasa ia sudah gagal sebagai ibu, karena tidak bisa menjaga dan membuat putra nya menjadi pria yang baik


abi" kita bahas ini nanti, sekarang kita fokus pada nama, sudah lah bun kita akan selesai kan ini nanti


mendengar perkataan abi, chacha menghampiri rey yang tengah berdiri di depan pintu IGD


chacha" apa nai baik-baik saja?


rey" rey masih belum tahu bun, mereka belum mengizinkan rey masuk

__ADS_1


chacha" ya Tuhan selamatkan anak serta cucu ku, rey apa naima terkena tembakan itu


rey" tidak bun, hanya saja naima berlari dan hampir terjatuh, tapi rey langsung menariknya


chacha" semoga semuanya baik-baik saja


ponsel milik abi berdering menandakan panggilan masuk


abi* iya


taya* pa taya sudah membawa mereka ke kantor polisi dan pihak polisi tengah menghubungi orang tua mereka


abi* baik lah, om brand dan yang lain akan kesana dan setelah mereka sampai kamu pulang jaga rara dan kedua anak mu


taya* baiklah pa, taya mengerti


abi mengakhiri panggilan nya, dengan taya


abi" brand taya sudah berada di sana, bawa anak buah mu untuk menjaga anak dan kedua cucu ku di apartemen cepat pergi lah


brand" baik tuan, jems bawa anak buah mu menuju apartemen


jems dan juga brand mulai menjalankan tugasnya masing-masing


semntara di dalam ruangan para tim medis berusaha membantu matii yang mulai kehilangan banyak darah


semntara naima, tiba-tiba tidak sadarkan diri membuat para tim medis harus mengambil tindakan segera untuk menyelamatkan naima dan juga bayi nya


suster" suami dari ibu naima?


rey" saya, ada apa? bagaimana istri dan anak saya


suster" ibu naima tiba-tiba tidak sadarkan diri kami harus segera ambil tindakan saya mohon bapak menandatangani semua berkas ini, agar kami mengambil tindakan dengan segera


rey langsung mennadatangani semua berkas itu tanpa membacanya


tiba-tiba seorang suster bertriak dari balik pintu yang sedikit terbuka


kedua detak jantung pasien melmah dok


rey, chacha, abi serta dion sontak berdiri dan mendekat


"apa semua baik-baik saja" bersamaan


suster" saya minta semua keluarga harap tenang kami akan melakukan yng terbaik


suster itu hendak meninggalkan mereka namun mereka memiliki dengar perkataan seseorang yang berada di dalam


"pasien kehilangan detak jantung nya"


"niiitttt" suara panjang itu terdengar oleh semuanya


__________________________


tbc


next ya


maaf saya baru, up saya baru saja keluar dari RS dan saya minta maaf pada kalian yang menunggu lama

__ADS_1


terimakasih atas dia kalian, dan Terimaksih sudah mau menunggu saya, sekali lagi saya mohon maaf pada kalian semua


😔😔😔😢😢😢😢


__ADS_2