
enjoy
.
.
.
.
happy guys
⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️
nada menatap ke arah Rey dan cyra yang membantunya berdiri
cyra" ayo bangun nad
Rey" sudah lah jangan menagis
nada" aku,aku (menagis)
cyra" sudah jangan menagis lebih baik kita ke rumah sakit untuk melihat kakak
cyra dan Rey saling pandang
mereka membawa nada bersama mereka menuju ke rumah sakit, sepanjang perjalanan nada hanya menangis membuat cyra dan Rey merasa iba melihatnya
cyra" sudah lah nad, kakak akan baik-baik saja jangan menangis lagi
Rey" kamu tenang saja, kami tahu kamu tidak sengaja melakukan itu
sesampainya di rumah sakit mereka langsung menuju ke IGD
nada saat ini benar-benar merasa sangat takut, semua orang tidak ada yang memperhatikan nada
Ranti" nada, kamu baik-baik saja
semua orang melihat ke arah nada,
Ghani" ngapain Lo ke sini, puas Lo buat masalah, emang Lo itu selalu buat masalah, Lo itu sumber masalah Lo tahu gak (bertriak)
plak
Rika menampar putranya dengan sekuat tenaga
Rika" jaga ucapan mu, nada tidak sengaja melakukan itu, ini bukan saat nya untuk menyalahkan,Ghani mommy tidak pernah mengajari mulut mu untuk berkata kasar pada seseorang, terlebih dia seorang wanita
semua orang menatap ke arah Rika yang pergi dari tempat itu
sekitar menunggu satu jam, namun tim medis belum juga ada yang memberi kabar pada mereka, semua menunggu dengan gelisah,semua menunggu dengan perasaan takut, takut terjadi sesuatu pada Rara dan bayi nya
taya tidak bisa diam, dirinya terus bolak balik di depan pintu menunggu kabar istrinya,
seorang dokter keluar dari ruangan itu
dokter" bapak ataya (melihat ke arah mereka)
taya" saya dok, bagaimana ke adaan istri saya ?
dokter" bisa ikut saya pak
taya" baik dok
taya mengikuti dokter itu masuk ke dalam ruangan
taya" apa istri saya baik-baik saja dok ?
dokter" istri dan anak anda baik-baik saja hanya pak, saya mohon kejadian ini jangan sampai terulang,
taya" baik dok, apa saya boleh melihat istri saya dok
dokter" silahkan pak, istri anda sedang tertidur jadi biarkan dia tertidur dulu,
taya" apa istri saya harus di rawat?
dokter" tidak perlu pak, tunggu sampai vitamin yang kami beri habis, anda bisa membawanya pulang
taya" baik dok, terimakasih
taya menemui istrinya itu,untuk melihat keadaan nya
taya"aku sangat bersyukur kalian berdua baik-baik saja, Daddy minta maaf ya sayang apa kamu merasakan sakit?(mengelus perut)
taya terus mengelus perut istrinya, ia merasa sangat lega mengetahui anak dan istrinya baik-baik saja namun tidak dengan keluarganya yang masih menunggu
dimas" kenapa taya lama sekali? apa terjadi sesuatu? (cemas)
Abi" tidak tahu, kenapa para dokter atau suster tidak ada yang mengabari juga
cha-cha" sabar lah, dan terus berdoa agar mereka berdua baik-baik saja
Nada hanya bisa duduk dan menunggu dari ke jauhan ia tak mau membuat suasana di tempat itu semakin kacau karena nya, dan menambah kebencian orang-orang pada nya
ponsel nada berdering, menandakan panggilan masuk
"mami"
__ADS_1
nada menarik nafasnya dan berusaha sebisa mungkin bersikap biasa,
nada* iya mi
mami* kamu di mana ? kenapa belum kembali
nada* em nada lupa memberi kabar ke mami, jika nada, nada em menginap di rumah teman, boleh ya mi,
mami* em baik lah, kamu hati-hati ya, jangan pulang larut, ingat itu
nada* i...iya mi
nada mengakhiri panggilannya , mami lara merasa ada yang aneh pada nada,
"tidak biasanya nada seperti ini,biasnya dia pulang lebih dulu, untuk berpamitan,apa terjadi sesuatu padanya " batin mami lara
taya keluar dari ruangan IGD menemui keluarganya,
Abi" taya bagaimana ?
taya" semuanya baik-baik saja, tidak perlu ada yang di cemas kan
cha-cha" bagaimana ke adaan Rara dan bayinya ?
taya" mereka baik-baik saja, ini berkat doa kita semua
Rika" syukur lah, apa Rara di bolehkan pulang?
taya" tapi tunggu vitamin yang di berikan habis
dimas" akhirnya bisa bernafas lega, tunggu dimana nada ?
cyra" bukannya tadi dia di sini? kemana dia?
nada hanya bisa berucap syukur mengetahui Rara dan bayi nya baik-baik saja, nada memilih untuk pergi, dari rumah sakit, ia takut jika dirinya akan membawa banyak masalah untuk orang-orang di sekitarnya, nada sangat bingung ia harus pulang ke mana
"aku harus ke mana sekarang,tidak mungkin aku pulang dengan keadaan begini" dalam hati Rara
kata-kata Ghani terus terngiang di telinga nada, jika dia adalah pembawa masalah untuk orang lain
nada"apa kah aku seburuk itu, apakah aku akan menyusahkan orang-orang di sekitar ku (menghela nafas )
nada melihat ada sebuah penginapan di dekat rumah sakit itu, nada memutuskan untuk bermalam di sana
keesokan harinya, pagi-pagi sekali nada terbangun dan pulang ke rumah, sesampainya di rumah nada bersiap untuk bekerja
Nara" dek kamu pagi banget udah mau pergi ?
nada" banyak kerjaan mba, kemarin aku lupa membereskan file penting (berbohong)
Nara" ya udah kamu hati-hati,oooo ini uang untuk mu,
Nara" ih tumben peluk segala,(tertawa ) ya sudah sana pergi katanya kamu buru-buru
nada pergi diantar oleh pak Idris seperti biasa sesampainya di kantor nada menunggu hingga pak Idris benar-benar pergi, karena dirinya ingin pergi ke rumah Rara untuk meminta maaf
setelah sampai, nada memberanikan diri untuk mengetuk pintu rumah itu
tok tok tok
cklek
cha-cha" nada
nada" assalamualaikum Bun, apa nada boleh bertemu kakak
cha-cha" masuk, ayo masuk
nada mengikuti cha-cha untuk menemui Rara sempainya di kamar Rara cha-cha mengajak nada untuk masuk
cha-cha" kak ada nada
nada" (tersenyum) selamat pagi kak
Rara hanya diam saja tidak menanggapi nada
nada"(menarik nafas) kak nada ke sini mau minta maaf, maafkan nada kak, nada tidak sengaja melakukan hal itu, nada mohon maafkan nada
Rara masih diam dan tak menanggapi,bahkan melihat saja Rara tidak mau
cha-cha" kak, nada datang untuk meminta maaf kenapa kamu diam saja
Rara" maaf, dia hampir membunuh anak ku Bun, mudah sekali dia meminta maaf seperti itu (marah )
nada" kak nada benar-benar tidak sengaja, nada tahu nada salah, nada benar-benar minta maaf
Rara" kamu tahu maaf mu itu tidak berguna,seandainya keluarga tidak melarang ku melaporkan mu ke polisi mungkin pagi ini kamu sudah mendekam di penjara
cha-cha" Rara, jangan seperti itu
Rara" bun bawa dia pergi, Rara tidak mau melihat nya
cha-cha membawa nada untuk keluar, dari kamar Rara,
cha-cha" kamu maklumi ya nada, Rara mungkin butuh waktu
nada" nada tahu Bun, nada memang salah,nada pantas mendapatkan hukuman
__ADS_1
cha-cha" sudahlah lebih baik kamu pulang,jangan di ambil hati ucapan kakak ya
nada mengangguk,sepanjang perjalan. nada hanya bisa menagis, dirinya sangat merasa bersalah, walau ini bukan sepenuhnya salah nada
nada sampai di kantor, nada tidak menuju ke ruangan nya melainkan ke ruangan Ghani,nada mau memberikan surat pengunduran dirinya
tok tok tok
"masuk"
nada" permisi pak
Ghani" mau apa lagi kamu, mau membuat masalah lagi ? (sinis)
nada" maaf pak, saya hanya ingin memberikan ini, ( memberi surat pengunduran dirinya)
Ghani" akhirnya kamu sadar juga, secepat nya kemas barang-barang mu
nada berusaha menahan air matanya
dan pergi menuju ke ruangannya untuk berkemas, setelah selesai nada tidak langsung pergi, ia pergi ke ruangan taya untuk meminta maaf atas kesalahannya
nada" pak Deni apa pak taya ada ?
Deni" ada nad, mau ketemu ?
nada"iya pak, apa boleh saya masuk
Deni"silahkan
tok tok tok
taya" masuk
nada masuk kedalam ruangan taya
taya" nada, ada apa?
nada" pak saya,saya mau meminta maaf atas kejadian semalam, saya salah pak, saya pantas di hukum,saya hampir membuat Kaka dan bayi nya celaka, saya benar-benar minta maaf
taya"(menarik nafas) sudah lah Nara, saya sudah memaafkan mu, lagi pula itu bukan kemauan mu, itu semau kecelakaan
nada" tapi saya bersalah pak
taya" sudah, saya anggap semuanya sudah selsai lebih baik kamu kembali bekerja
nada" maaf pak, saya sudah mengundurkan diri, saya, saya mohon pamit pak,
nada langsung pergi meninggalkan ruangan taya, dan juga meninggalkan kantor itu, nada menuju ke rumah, dan bersiap menjelaskan semua masalahnya ke keluarga nya
nada" assalamualaikum ,nada pulang
ipah" loh non nada tumben jam segini sudah pulang
nada" iya mba, nada sudah tidak bekerja lagi
"apa tidak bekerja lagi" suara mami lara dari arah dapur sambil berjalan mendekati nada
mami" kenapa ? Nara,Nara (memanggil Nara)
Nara" iya mi
nada" ke mari
Nara ikut bergabung bersama mereka
Nara" nada kamu kenapa sudah pulang
mami" dia tidak bekerja lagi katanya
Nara" kenapa?
nada" mba,mi nada melakukan kesalahan besar (menagis)
mami" kesalahan apa? jelaskan yang benar nada ?
nada menceritakan kejadian nya pada mami dan Nara, namun iya tidak menyebutkan nama Ranti, karena percuma tidak akan ada yang percaya pada ucapan nya
Nara" kenapa kamu tidak bilang, mba akan hubungi Rara dan meminta maaf
nada" mba tidak usah, ini salah nada, biar nada yang minta maaf
mami" tidak bisa,kita adalah keluarga kami juga ikut bertanggung jawab atas kesalahan mu nak,kenapa kamu tidak bilang mempunyai masalah sebesar ini, kenapa ?
nada"nada tidak mau merepotkan mami dan mba Nara terus menerus karena masalahku,
Nara"masalah apa hah? kamu itu adik mba, kamu itu tangung jawab mba, kamu tidak pernah merepotkan kami nada, kami senang adanya kamu di sini
nada memeluk Nara, dan juga mami dengan erat,nada merasa bersyukur, iya bisa bertemu orang-orang yang sangat baik padanya dan juga menyayanginya
________________________________
TBC
next
jangan lupa like,komen,favorit,dan juga vote nya buat aku ya ...
__ADS_1
terimakasih