Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 113


__ADS_3

enjoy


.


.


.


.


happy guys


⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️


nada menatap ke arah Rey dan cyra yang membantunya berdiri


cyra" ayo bangun nad


Rey" sudah lah jangan menagis


nada" aku,aku (menagis)


cyra" sudah jangan menagis lebih baik kita ke rumah sakit untuk melihat kakak


cyra dan Rey saling pandang


mereka membawa nada bersama mereka menuju ke rumah sakit, sepanjang perjalanan nada hanya menangis membuat cyra dan Rey merasa iba melihatnya


cyra" sudah lah nad, kakak akan baik-baik saja jangan menangis lagi


Rey" kamu tenang saja, kami tahu kamu tidak sengaja melakukan itu


sesampainya di rumah sakit mereka langsung menuju ke IGD


nada saat ini benar-benar merasa sangat takut, semua orang tidak ada yang memperhatikan nada


Ranti" nada, kamu baik-baik saja


semua orang melihat ke arah nada,


Ghani" ngapain Lo ke sini, puas Lo buat masalah, emang Lo itu selalu buat masalah, Lo itu sumber masalah Lo tahu gak (bertriak)


plak


Rika menampar putranya dengan sekuat tenaga


Rika" jaga ucapan mu, nada tidak sengaja melakukan itu, ini bukan saat nya untuk menyalahkan,Ghani mommy tidak pernah mengajari mulut mu untuk berkata kasar pada seseorang, terlebih dia seorang wanita


semua orang menatap ke arah Rika yang pergi dari tempat itu


sekitar menunggu satu jam, namun tim medis belum juga ada yang memberi kabar pada mereka, semua menunggu dengan gelisah,semua menunggu dengan perasaan takut, takut terjadi sesuatu pada Rara dan bayi nya


taya tidak bisa diam, dirinya terus bolak balik di depan pintu menunggu kabar istrinya,


seorang dokter keluar dari ruangan itu


dokter" bapak ataya (melihat ke arah mereka)


taya" saya dok, bagaimana ke adaan istri saya ?


dokter" bisa ikut saya pak


taya" baik dok


taya mengikuti dokter itu masuk ke dalam ruangan


taya" apa istri saya baik-baik saja dok ?


dokter" istri dan anak anda baik-baik saja hanya pak, saya mohon kejadian ini jangan sampai terulang,


taya" baik dok, apa saya boleh melihat istri saya dok


dokter" silahkan pak, istri anda sedang tertidur jadi biarkan dia tertidur dulu,


taya" apa istri saya harus di rawat?


dokter" tidak perlu pak, tunggu sampai vitamin yang kami beri habis, anda bisa membawanya pulang


taya" baik dok, terimakasih


taya menemui istrinya itu,untuk melihat keadaan nya


taya"aku sangat bersyukur kalian berdua baik-baik saja, Daddy minta maaf ya sayang apa kamu merasakan sakit?(mengelus perut)


taya terus mengelus perut istrinya, ia merasa sangat lega mengetahui anak dan istrinya baik-baik saja namun tidak dengan keluarganya yang masih menunggu


dimas" kenapa taya lama sekali? apa terjadi sesuatu? (cemas)


Abi" tidak tahu, kenapa para dokter atau suster tidak ada yang mengabari juga


cha-cha" sabar lah, dan terus berdoa agar mereka berdua baik-baik saja


Nada hanya bisa duduk dan menunggu dari ke jauhan ia tak mau membuat suasana di tempat itu semakin kacau karena nya, dan menambah kebencian orang-orang pada nya


ponsel nada berdering, menandakan panggilan masuk


"mami"

__ADS_1


nada menarik nafasnya dan berusaha sebisa mungkin bersikap biasa,


nada* iya mi


mami* kamu di mana ? kenapa belum kembali


nada* em nada lupa memberi kabar ke mami, jika nada, nada em menginap di rumah teman, boleh ya mi,


mami* em baik lah, kamu hati-hati ya, jangan pulang larut, ingat itu


nada* i...iya mi


nada mengakhiri panggilannya , mami lara merasa ada yang aneh pada nada,


"tidak biasanya nada seperti ini,biasnya dia pulang lebih dulu, untuk berpamitan,apa terjadi sesuatu padanya " batin mami lara


taya keluar dari ruangan IGD menemui keluarganya,


Abi" taya bagaimana ?


taya" semuanya baik-baik saja, tidak perlu ada yang di cemas kan


cha-cha" bagaimana ke adaan Rara dan bayinya ?


taya" mereka baik-baik saja, ini berkat doa kita semua


Rika" syukur lah, apa Rara di bolehkan pulang?


taya" tapi tunggu vitamin yang di berikan habis


dimas" akhirnya bisa bernafas lega, tunggu dimana nada ?


cyra" bukannya tadi dia di sini? kemana dia?


nada hanya bisa berucap syukur mengetahui Rara dan bayi nya baik-baik saja, nada memilih untuk pergi, dari rumah sakit, ia takut jika dirinya akan membawa banyak masalah untuk orang-orang di sekitarnya, nada sangat bingung ia harus pulang ke mana


"aku harus ke mana sekarang,tidak mungkin aku pulang dengan keadaan begini" dalam hati Rara


kata-kata Ghani terus terngiang di telinga nada, jika dia adalah pembawa masalah untuk orang lain


nada"apa kah aku seburuk itu, apakah aku akan menyusahkan orang-orang di sekitar ku (menghela nafas )


nada melihat ada sebuah penginapan di dekat rumah sakit itu, nada memutuskan untuk bermalam di sana


keesokan harinya, pagi-pagi sekali nada terbangun dan pulang ke rumah, sesampainya di rumah nada bersiap untuk bekerja


Nara" dek kamu pagi banget udah mau pergi ?


nada" banyak kerjaan mba, kemarin aku lupa membereskan file penting (berbohong)


Nara" ya udah kamu hati-hati,oooo ini uang untuk mu,


Nara" ih tumben peluk segala,(tertawa ) ya sudah sana pergi katanya kamu buru-buru


nada pergi diantar oleh pak Idris seperti biasa sesampainya di kantor nada menunggu hingga pak Idris benar-benar pergi, karena dirinya ingin pergi ke rumah Rara untuk meminta maaf


setelah sampai, nada memberanikan diri untuk mengetuk pintu rumah itu


tok tok tok


cklek


cha-cha" nada


nada" assalamualaikum Bun, apa nada boleh bertemu kakak


cha-cha" masuk, ayo masuk


nada mengikuti cha-cha untuk menemui Rara sempainya di kamar Rara cha-cha mengajak nada untuk masuk


cha-cha" kak ada nada


nada" (tersenyum) selamat pagi kak


Rara hanya diam saja tidak menanggapi nada


nada"(menarik nafas) kak nada ke sini mau minta maaf, maafkan nada kak, nada tidak sengaja melakukan hal itu, nada mohon maafkan nada


Rara masih diam dan tak menanggapi,bahkan melihat saja Rara tidak mau


cha-cha" kak, nada datang untuk meminta maaf kenapa kamu diam saja


Rara" maaf, dia hampir membunuh anak ku Bun, mudah sekali dia meminta maaf seperti itu (marah )


nada" kak nada benar-benar tidak sengaja, nada tahu nada salah, nada benar-benar minta maaf


Rara" kamu tahu maaf mu itu tidak berguna,seandainya keluarga tidak melarang ku melaporkan mu ke polisi mungkin pagi ini kamu sudah mendekam di penjara


cha-cha" Rara, jangan seperti itu


Rara" bun bawa dia pergi, Rara tidak mau melihat nya


cha-cha membawa nada untuk keluar, dari kamar Rara,


cha-cha" kamu maklumi ya nada, Rara mungkin butuh waktu


nada" nada tahu Bun, nada memang salah,nada pantas mendapatkan hukuman

__ADS_1


cha-cha" sudahlah lebih baik kamu pulang,jangan di ambil hati ucapan kakak ya


nada mengangguk,sepanjang perjalan. nada hanya bisa menagis, dirinya sangat merasa bersalah, walau ini bukan sepenuhnya salah nada


nada sampai di kantor, nada tidak menuju ke ruangan nya melainkan ke ruangan Ghani,nada mau memberikan surat pengunduran dirinya


tok tok tok


"masuk"


nada" permisi pak


Ghani" mau apa lagi kamu, mau membuat masalah lagi ? (sinis)


nada" maaf pak, saya hanya ingin memberikan ini, ( memberi surat pengunduran dirinya)


Ghani" akhirnya kamu sadar juga, secepat nya kemas barang-barang mu


nada berusaha menahan air matanya


dan pergi menuju ke ruangannya untuk berkemas, setelah selesai nada tidak langsung pergi, ia pergi ke ruangan taya untuk meminta maaf atas kesalahannya


nada" pak Deni apa pak taya ada ?


Deni" ada nad, mau ketemu ?


nada"iya pak, apa boleh saya masuk


Deni"silahkan


tok tok tok


taya" masuk


nada masuk kedalam ruangan taya


taya" nada, ada apa?


nada" pak saya,saya mau meminta maaf atas kejadian semalam, saya salah pak, saya pantas di hukum,saya hampir membuat Kaka dan bayi nya celaka, saya benar-benar minta maaf


taya"(menarik nafas) sudah lah Nara, saya sudah memaafkan mu, lagi pula itu bukan kemauan mu, itu semau kecelakaan


nada" tapi saya bersalah pak


taya" sudah, saya anggap semuanya sudah selsai lebih baik kamu kembali bekerja


nada" maaf pak, saya sudah mengundurkan diri, saya, saya mohon pamit pak,


nada langsung pergi meninggalkan ruangan taya, dan juga meninggalkan kantor itu, nada menuju ke rumah, dan bersiap menjelaskan semua masalahnya ke keluarga nya


nada" assalamualaikum ,nada pulang


ipah" loh non nada tumben jam segini sudah pulang


nada" iya mba, nada sudah tidak bekerja lagi


"apa tidak bekerja lagi" suara mami lara dari arah dapur sambil berjalan mendekati nada


mami" kenapa ? Nara,Nara (memanggil Nara)


Nara" iya mi


nada" ke mari


Nara ikut bergabung bersama mereka


Nara" nada kamu kenapa sudah pulang


mami" dia tidak bekerja lagi katanya


Nara" kenapa?


nada" mba,mi nada melakukan kesalahan besar (menagis)


mami" kesalahan apa? jelaskan yang benar nada ?


nada menceritakan kejadian nya pada mami dan Nara, namun iya tidak menyebutkan nama Ranti, karena percuma tidak akan ada yang percaya pada ucapan nya


Nara" kenapa kamu tidak bilang, mba akan hubungi Rara dan meminta maaf


nada" mba tidak usah, ini salah nada, biar nada yang minta maaf


mami" tidak bisa,kita adalah keluarga kami juga ikut bertanggung jawab atas kesalahan mu nak,kenapa kamu tidak bilang mempunyai masalah sebesar ini, kenapa ?


nada"nada tidak mau merepotkan mami dan mba Nara terus menerus karena masalahku,


Nara"masalah apa hah? kamu itu adik mba, kamu itu tangung jawab mba, kamu tidak pernah merepotkan kami nada, kami senang adanya kamu di sini


nada memeluk Nara, dan juga mami dengan erat,nada merasa bersyukur, iya bisa bertemu orang-orang yang sangat baik padanya dan juga menyayanginya


________________________________


TBC


next


jangan lupa like,komen,favorit,dan juga vote nya buat aku ya ...

__ADS_1


terimakasih


__ADS_2