Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 187


__ADS_3

let's read


.


.


.


.


happy guys


............................................


"kamu" ketiga pria itu terkejut melihat Naima yang berada di hadapan mereka


begitu juga dengan Naima yang terkejut melihat Rey dan juga yang lainnya


Rey" jadi kamu ?


Abi" kalian sudah saling kenal nak ?


cha-cha" bagus jika kalian saling kenal


Rey" dia cleaning service di kantor Rey pa,Bun


Ghani" gue bilang juga apa Zain,serbuk berlian tuh anak (berbisik)


Zain" gak nyangka gue ghan,jeli mata Lo lihat yang bening


cha-cha" oooo jadi kamu bekerja di tempat rey,bagus kalo begitu


Abi" ya sudah kita makan,agar lebih nyaman berbincang


Naima hanya diam saja tidak banyak bicara tidak seperti Febi yang banyak bicara membuat yang lain merasa risih melihat sikap Febi


selesai makan malam semuanya berkumpul di ruang keluarga untuk membahas pernikahan


Abi" nanti kami akan datang ke rumah mu ren untuk melamar Naima,dan aku akan membawa semua keluarga ku,hari ini mereka tidak bisa datang


Reno" iya aku tidak melihat Dimas dan aku benar-benar minta maaf atas ke tidak Tahuan ku soal Radit


Abi" Dimas sedang ke Inggris untuk menyusul menantu nya karena sebentar lagi akan melahirkan,tidak masalah ren kita saja baru bisa bertemu sekarang


Naima menyela pembicaraan para orang tua karena dirinya sudah tidak tahan untuk buang air kecil


Naima" permisi semuanya apa boleh Naima menumpang ke toilet


Rara" mari kakak antar


Naima m ngikuti Rara yang jalan lebih dulu


Rara" kamu sangat pendiam ya Naima ?


Naima" tidak terlalu kak (menundukan kepala)

__ADS_1


Rara" kamu jangan takut, kami di sini tidak akan menindas mu,kami justru senang,Naima tolong pahami Rey ya, dia pernah gagal sebelum ini,kerena adik ku itu sedikit emosional,dia lebih mendahulukan emosi nya namun adik ku tidak ringan tangan,Naima kami punya harapan besar pada mu


Naima" kakak bisa panggil ku nai saja seperti keluarga ku, aku mengerti kak,tapi aku tidak menjamin bisa memenuhi harapan kalian


Rara" kakak hanya minta satu nai,jangan pernah tinggalkan Rey,dia terlihat kuat namun di dalam Rey itu lemah,dan dia sedikit sulit beradaptasi


Naima" aku mengerti kak


Rara" nah kita sudah sampai, kakak tinggal ya nai,kamu ingat kan jalan kembalinya (terkekeh)


Naima" iya kak,terimaksih


rara meninggalkan Naima,Naima masuk ke dalam kamar mandi


Naima" keluarga nya sangat baik,hah apa aku bisa hidup Dnegan laki-laki seperti dia,seandainya bukan Karana mama aku Tidka mau,dan memilih pergi dari rumah


setelah selesai Naima keluar dari kamar mandi,Naima terkejut saat melihat Rey yang berada di depan kamar mandi itu


Naima" astaghfirullah (memegang dadanya) bapak membuat saya terkejut


Rey" ikut aku (menarik tangan Naima)


Naima meronta karena merasa sakit karena Rey mencengkeram tangannya dengan kuat,hingga membuat tangan Naima memerah


Rey menghempas Naima dengan kuat,hingga Naima hampir terjatuh,rasanya Naima ingin menagis kerena merasakan sakit di pergelangan tangannya


Rey" dengar baik-baik,aku tahu kenapa kamu mau menerima ku sebagai suami,kamu mengincar harta keluarga ku bukan, dan kamu pasti sudah merencanakan ini


Naima" apa? saya bahkan tidak kenal keluarga Anda pak dan asal Anda tahu saya tidak pernah mau menikah dengan anda


Rey" kamu fikir saya bodoh,ini peringatan pertama saya,jangan pernah berharap apa pun setelah pernikahan kita saya tidak mau tahu apa masalah anda,dan saya Tidka akan memberikan sepeserpun uang oh ya satu lagi saya tidak mau orang-orang di kantor tahu


tanpa seizin Naima bulir bening kini mengalir bebas di pipi Naima


"tidak bisakah aku hidup bahagia tuhan,tidak bisa kah kamu mempertemukan aku dengan orang baik saja, tidak ada kah yang bisa sayang pada ku, bahkan mama lebih sayang papa dan kak Febi" dalam hati Naima air mata Naima semakin deras


Naima yang sadar akan hal itu bergegas menuju kamar mandi untuk membersihkan wajah nya dari air mata


tok tok tok


nada" Naima kamu baik-baik saja


Naima keluar dari kamar mandi itu dan melihat nada berdiri di hadapannya


nada" kamu baik-baik saja


Naima" i-ya kak


nada" kenapa lama sekali,yang lain sudah menunggu mu


Naima" maaf perut ku sakit sekali tadi


nada" apa sekarang sudah baik-baik saja


Naima" iya kak

__ADS_1


nada " ya sudah kita bergabung dengan yang lain


Naima dan nada jalan bersama sambil berbincang sedikit dan saling bertukar nomor ponsel


setelah berbincang tidak terasa waktu semakin larut Reno dan keluarganya memutuskan untuk berpamitan pada keluarga Abi


Reno" terimakasih atas undangan makan malam nya, dan kami akan menunggu kalian di rumah kami


Abi" sama-sama ren, aku juga mengucapkan terima kasih,kami secepat nya akan melamar putri mu yang cantik ini


cha-cha" hati-hati ya besan (memeluk)


tita" terimakasih atas jamuan nya


cha-cha" sama-sama,terimakasih ya sayang bunda senang kamu yang menjadi menantu bunda ( memeluk Naima)


Naima" terimakasih juga Tante mau terima nai


cha-cha" loh kok Tante,bunda sayang kamu juga akan menjadi anak bunda


Naima" i-ya bunda


Rara" nanti kita lanjut berbincang melalui ponsel ya adik ku,akhirnya aku akan punya adik perempuan lagi (tertawa)


nada" hati-hati nai


cyra" sampai jumpa adik kecil,ah aku punya adik yang masih sangat imut


Naima" nai pamit semuanya terimakasih


Rey hanya menatap tajam pada Naima yang membuat Naima merasa takut pada pandangan Rey


sepanjang perjalan Febi merasa sangat kesal karena dirinya tidak di anggap di keluarga Abi


Febi" Febi tidak suka pada mereka (kesal)


Reno" kenapa ?


Febi" mereka semua itu cupu tidak keren dan mereka semua kampungan tidak mengerti dengan pembahasan Febi, memang cocok bersanding dengan Naima


Reno" Febi jaga ucapan mu, mereka itu keluarga terpandang, dan om Abi adalah sahabat papa (meninggikan suara )


Febi terdiam mendengar papanya membentak dirinya


Naima hanya diam dan Tidka memperdulikan perdebatan antara Febi dan Reno,Naima hanya mengingat perkataan Rey yang terus terngiang di kepalanya


" apa yang akan aku aku lakukan,laki-laki itu sangat mengerikan,apa yang harus aku lakukan " otak Naima terus berfikir untuk mencari cara agar dirinya tidak bertemu Rey


namun semua hal yang muncul di kepalanya semuanya terlihat sia-sia


"aku pasrah,ya Allah apa pun yang kau berikan aku akan menjalankan nya " dalam hati Naima


_________,,,,_______,,,_________


TBC

__ADS_1


next


jangan lupa dukungan kalian berbentuk apa pun untuk author ya


__ADS_2