
enjoy
💞
💞
💞
💞
💞
Heppy guys
__________________________________
Alvin masih terduduk di lantai rumah Nara sambil terus bergumam yang tidak bisa di dengar oleh orang lain
mba ipah sedikit bingung melihat sikap Alvin dan tidak tega melihat Alvin menagis seperti itu
ipah" den bangun jangan seperti ini,
namun Alvin tidak menggubris perkataan mba ipah, dirinya makin terisak Karana rasa sakit di hatinya
mba ipah meninggalkan Alvin dan membiarkan Alvin menangis di depan pintu itu ...
"Nara aku mohon maaf kan aku, kembali lah pada ku,aku berjanji akan membahagiakan mu, dan aku akan mencintai mu selamanya Nara" Alvin terus bergumam
namun dirinya sadar jika semuanya juga adalah kesalahan nya yang tidak peka dan terlalu egois menyatakan perasaannya pada Nara , padahal Nara sudah menyatakan perasaanya pada dirinya
"Alvin" seseorang memanggil dirinya
Alvin menoleh ke Tah suara yang sangat iya kenal itu
Alvin" Nara
Alvin bangkit dari duduk nya dan memeluk Nara
Alvin" ini benar kamu kan,jangan tinggalkan aku Nara, aku mohon aku sangat merindukanmu Nara
Nara" Alvin apa yang kamu lakukan di sini,(melepaskan pelukan )
Nara berjalan menjauhi Alvin namun Alvin menarik Nara kembali dalam pelukannya
Alvin" Nara biarkan aku memeluk mu sebentar saja
Nara membiarkan Alvin memeluk dirinya karena dirinya pun merindukan Alvin
Alvin melepaskan pelukannya dan menggenggam tangan Nara
Alvin" Nara tolong dengarkan aku baik baik, aku hanya mengatakan nya sekali, jadi tolong dengarkan aku
Nara hanya mengangguk dan menatap Alvin
sambil menelan selivahnya denah susah payah
Alvin"(menarik nafas) Nara, aku mencintai mu, mau kah kamu menjadi kekasih ku, mendampingi ku dan jangan tinggalkan aku
Nara terkejut mendengar pernyataan cinta dari alvin, hak itu membuat Nara tak bisa berkata kata ...
Alvin" aku tahu selama ini aku banyak berbuat salah pada mu, dan selaku membuat mu menangis Karana diriku, maafkan atas ke egois nya diriku, Nara aku tahu mungkin kamu sudah membenciku atas semua sikap ku tapi aku hanya ingin kamu tahu tentang perasan ku, aku sangat berharap jika diri mu mau bersama ku
Nara belum menjawab tapi malah mami lara yang menjawab
mami" enak saja kamu meminta anak saya seperti itu, jika kamu benar mencintai anak saya, saya mau kamu besok datang kemari membawa orang tua mu, untuk melamar anak saya
Nara lebih terkejut lagi mendengar perkataan maminya
mami" (menarik Nara ) jika kamu serius dengan anak saya, saya akan tunggu kedatangan kamu dan keluarga kamu besok di rumah ini
Alvin" baik lah saya akan bawa keluarga saya untuk melamar Nara
Nara lebih tercengang lagi mendengar jawaban dari Alvin
mami" ya sudah sana pergi, ingat saya tunggu besok ...
mami lara, membawa Nara masuk kedalam rumah dan menutup pintu nya dengan sedikit kencang ...
Nara" mami apa apaan sih , kenapa jadi menyuruh Alvin datang melamar, kata mami mau membantu Nara melupakannya
mami" ini juga cara mau sayang, jika anak itu benar mencintaimu, dia akan datang membawa keluarga nya besok, tapi jika tidak dia tidak akan datang, dan itu jawaban yang sangat cukup untuk kita
Nara " tapi mi
mami" percaya pada mami nak
Nara" baikah Nara akan percaya mami
Alvin pulang dengan perasaan bimbang dirinya takut jika orang tuanya tidak mau melamar Nara untuk dirinya mengingat kakak nya belum menikah
Alvin sampai di rumah nya dengan degup jantung yang sangat kencang
"(menarik nafas) aku bisa, demi Nara" dalam hati Alvin
Alvin melihat seluruh keluarga nya sendang berkumpul bersama di rumah keluarga ...
mama Ervina" ya Allah Alvin wajah kamu kenapa , tadi Kiki sekarang kamu
Alvin " Alvin gak apa apa ma
mama Ervina" gak apa apa gimana sampai babak belur begini ...
__ADS_1
Alvin" ma,pa Alvin mau menikah
"apa" bersamaan
papa Reza" kamu menghamili anak orang Vin
astafirloh pantas kamu babak belur
Alvin" enggak pa, Alvin gak menghamili anak orang
mama Ervina" terus kenapa kamu tiba tiba mau nikah Vin jangan bohong sama mama nak (meneteskan air mata)
Alvin menceritakan pada orang tuanya apa yang terjadi
mama Ervina" astafirloh kamu ini, buat malu aja, mama gak pernah ya Vin ngajarin kamu jadi laki laki kurang ajar begitu
papa Reza"siapa nama wanita itu
Kiki" Nara pa
mama Ervina dan papa Razi melihat ke arah Kiki
mama Ervina" kamu tahu Ki
Kiki" (terkekeh) iya ma
mama ervina" ya Allah anak anak mama ini pada kenapa sih, (menagis) kamu sebagai kakak harusnya ingat kan adik kamu Ki bukanya malah diam begitu, pokok nya mama gak mau tahu besok kita datang ke rumah wanita itu, kita minta maaf pada ibu nya dan kita akan melamar gadis itu
mama Ervina meninggalkan ketiga pria itu
papa Reza" kamu beri tahu wanita itu, Karana kita akan datang besok dan kamu papa mau kamu tebus kesalahan kamu
papa Reza pun,meninggalkan Alvin dan Kiki
Kiki" kok bisa Vin mami nya Nara minta Lo lamar anak nya
Alvin" panjang ceritanya bang, udah lah bang gue capek mau istirahat
Kiki" obati dulu wajah Lo itu, biar besok gak memar lagi
Alvin" thanks bang ...
Alvin masuk ke dalam kamar nya dan mencari ponselnya untuk menghubungi Nara
Alvin" halo na
Nara" iya
Alvin" bilang sama mami kalo besok mama papa bakal datang ke sana
Nara" iya
Alvin" na gak bisa bilang yang lain selain iya
Nara" apa
Nara" selamat malam
Tut Tut Tut
panggilan Alvin terputus Karana Nara sudah mematikannya
Alvin menatap ponselnya
" ada apa dengan dia" batin Alvin
ke esokkan hari keluarga Alvin sudah siap untuk datang ke rumah Nara
Alvin sangat gugup saat ini, iya takut jika Nara akan menolak nya
sesampainya di rumah Nara terlihat sangat sepi dan sepeti tidak ada orang di rumah itu
papa Reza " Vin ini bener rumah nya kok seperti tidak ada orangnya
Alvin" Alvin juga gak tahu
mama Ervina " ya udah turun dulu, kita lihat
mereka semua turun dari mobil itu, Alvin mengetuk pintu rumah Nara beberapa kali namun tidak ada jawaban, Alvin mencoba mengetuk nya lagi
ipah" iya sebentar
mba ipah membukakan pintu
ipah" den Alvin sudah sampai , mari masuk
silahkan duduk, tunggu sebentar saya panggilkan nyonya dan non Nara
tidak menunggu lama mami lara dan Nara menemui Alvin dan keluarganya
Nara terkejut melihat Kiki berada di rumahnya
Nara" Kiki ngapain ke sini ?
Kiki" (tersenyum) em gini na, em gue ini Abang nya Alvin
Nara" hah jadi kamu sama Alvin
Kiki" (terkekeh) iya na
mami Nara" perkenalkan say maminya Nara, nama saya lara henzie
__ADS_1
papa Reza" saya papa dari Alvin dan Kiki, nama saya Reza dan ini istri saya Ervina
mama Ervina" em mba saya sebagai ibunya Alvin minta maaf atas kelakuan anak saya yang nakal ini
mami lara" saya udah maafin kok mba, dengan dia datang membawa keluarganya ke sini saja dia sudah membuktikan jika dia benar benar serius dengan putri saya
papa Reza" jadi kedatangan kami kemari memenuhi permintaan dari mba, kami mu melamar anak nya mba untuk anak saya Alvin
mami lara" saya akan terima jika anak say menerimanya karena saya tidak mau memaksakan anak saya
papa Reza" jadi nak Nara bagaimana ?
Nara melihat ke arah maminya
Nara" bisa beri waktu saya bicara dengan mami saya
Nara membawa maminya masuk kedalam
Nara" mi Nara gak tahu harus jawab apa ? (berbisik)
mami" Nara dengar mami, kamu mencintai Alvin ,
Nara mengangguk kan kepala nya
mami" nak, jika kamu mencintai dia, dan dia juga mencintai kamu,apa lagi yang harus di pikirkan
Nara" mi, ini bukan hal main main, Nara akan hidup bersama nya selamanya, Nara takut, jika Nara tidak bisa, dan akan gagal mi ...
mami" mami tahu ini bukan main main nak, nak jika kamu sudah merasa takut seperti ini, kamu tidak akan bisa menjalankan hidup Dnegan baik, na jadikan pengalaman mami sebagai pelajaran bukan sebagai rasa takut, nak usia mu sudah mampu untuk membangun sebuah rumah tangga ,dan mami rasa kamu sudah siap
Nara" mi, Nara belum mau ninggalin mami
mami" Nara kamu juga tidak akan menikah dalam waktu dekat kita akan bisa tetap sama sama
Nara" jadi Nara terima ?
mami" tanya hati mu sayang
mami Nara dan lara kembali ke tempat Alvin dan keluarga nya berada
mami " maaf mas, mba jadi di tinggal
mama Ervina" enggak apa apa , jadi Nara bagai mana ?
Nara menatap Alvin dengan lekat
Alvin merasa jantung nya berdetak sangat kencang,di tatap seperti itu oleh Nara ...
"ya Allah lebih baik sidang skripsi dari pada harus menunggu jawaban seperti ini" batin Alvin
Nara"(menarik nafas) Nara terima lamaran Alvin
"alhamdulilah" bersamaan
mama Ervina" akhirnya mama punya mantu juga, terimakasih Nara, besan terimakasih juga
mami" sama sama besan (tersenyum)
kedua keluarga kini menikmati makan siang setelah itu mereka berbincang
Nara dan Alvin sedang duduk berdua
Alvin" na boleh tanya sesuatu ?
Nara" apa ?
Alvin" kenapa gak jadi pergi ke Belanda ?
Nara"(menarik nafas) Karana mami lupa bawa paspor jadi kita balik lagi
Alvin" (memeluk) terimakasih sudah mau menerima ku menjadi calon suami na,aku janji bakal perbaiki semuanya dan kita mulai hidup kita dengan cinta dan senyuman
Nara" Vin lepas, belum mahrom Vin
Alvin". bentar lagi halal sayang
deg
jantung Nara seakan berhenti mendengar Alvin memanggilnya Dnegan kata kata sayang
Nara" sayang ?
Alvin " iya dong kamu kan sekarang calon istri aku, jadi aku panggilnya sayang nanti kalo udah nikah dan punya anak panggil nya mama (tertawa)
Nara" percaya diri sekali anda tuan Alvin (terkekeh)
Nara dan Alvin merasa sangat senang terutama Nara, iya tidak menyangka jika perjuangan nya tidak sia sia
------------------------------------------------------
benar kata orang, jika usaha itu tidak akan pernah mengkhianati hasilnya,
Nara
_________________________________
TBC
next
semoga pada suka ya, maaf up nya telat soalnya aku habis dapat musibah jadi baru bisa up sekarang
__ADS_1
jangan lupa kasih like dan komen nya ya
terimakasih