Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 191


__ADS_3

selamat membaca


....


.


.


....


enjoy


∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆


sudah sebulan Naima menjadi istri Rey namun Naima tidak pernah merasa jika dirinya sebagai seorang istri,Naima merasa jika dirinya seperti asisten pribadi yang yang mengurus kebutuhan atasannya


hari ini Rara dan cha-cha akan menginap di rumah Rey dan itu artinya Rey dan Naima harus berpura-pura menjadi sepasang suami istri yang normal dan mereka harus tinggal dalam satu ruangan


Rey" sudah kamu bereskan semuanya


Naima" sudah


Rey" bagus sebentar lagi bunda dan kakak akan tiba bersikap sewajarnya


Naima" baik


tidak menunggu lama cha-cha dan Rara tiba dan tidak lupa Kean anak kecil yang semakin gembul dan juga mengemaskan itu pun ikut serta


cha-cha" haduh pengantin baru susah sekali di hubungi,Samapi harus bunda yang yang datang


Naima" maaf bun,Naima benar-benar minta maaf


Rara" ya ampun nai kamu serius sekali,kami juga paham kok (terkekeh)


sementara Naima merasa bingung dengan kode yang di berikan Rara


Kean" aunty aku mengantuk,apa boleh aku tidur


Naima" jadi Kean mengantuk,ayo ikut aunty,kita menuju ke kamar mu dan juga mommy


cha-cha" dimana Rey,nai


Naima" oooo kak Rey ada di ruang kerja Bun,biar Naima panggilkan


cha-cha" tidak,tidak usah biar bunda saja kalian duluan saja,bunda mau menemui anak nakal itu dulu


Naima dan Rara menuju kamar yang sudah di siapkan Naima


tok tok tok


Rey" masuk


cha-cha" hey anak nakal bukannya menemui bundanya malah sibuk bekerja


Rey" bunda (memeluk) kenapa Naima Tidka memanggil ku


cha-cha" bunda yang melarangnya karena bunda mau memarahi mu (menjewer telinga Rey)


Rey" aaaaauuu bunda sakit,ampun Bun apa salah Rey


cha-cha" masih bertanya salah Rey,kamu fikir saja sendiri,seharusnya pengantin baru itu datang ke rumah orang tua dan melihat ornag tuanya ini sudah sebulan jangan kan datang kabar saja tidak ada


Rey" maaf Bun Rey sangat sibuk dengan pekerjaan kantor, dan Naima masih sibuk menata rumah ini


cha-cha" dasar kamu ini, bunda senang bisa melihat mu seperti sekarang ini,bagai mana menikah bukan kah menyenangkan


Rey" iya Bun


cha-cha" apa Naima memperlakukan mu dengan baik


Rey" baik sekali


cha-cha" ya sudah,antar bunda ke kamar,dan istirahat lah ini sudah malam


Rey" iya bun


setelah selesai mengantar chacha,Rey kembali ke kamar nya dan melihat Naima sudah berbaring di sofa dan sudah memejamkan matanya


Rey pun melakukan hal yang sama di tempat tidur nya dan memejamkan matanya


keesokan harinya Naima dan chacha sedang asik masak bersama saling berbincang

__ADS_1


cha-cha" nai bagaimana kabar mama mu, apa dia baik-baik saja ?


Naima" mama baik-baik saja,mama sedang pergi ke luar kota bersama papa


cha-cha" nai apa kamu bahagia menikah Dengan Rey


Naima" bahagia Bun


cha-cha" syukur lah jika begitu,nai bunda sangat berharap pada mu, ingat pesan bunda nak jangan pernah tinggalkan Rey,Rey adalah laki-laki yang rapuh,bunda sangat senang melihat perubahan pada dirinya sekarang


Naima" iya bunda


cha-cha" nai panggil Rey sarapan kita sudah siap


Naima menuju ke kamarnya untuk memanggil Rey yang sedang bersiap untuk pergi bekerja


Naima" sarapan sudah siap


Rey" baik lah, apa Kean sudah Bagun


Naima" kean dan kakak sudah pulang karena Kean ingin bertemu dengan Daddy nya,em hari ini apa boleh aku mengunjungi rumah ku,dan mengambil barang-barang ku yang masih tertinggal di sana apa boleh ?


Naima menundukan kepalanya karena dirinya tidak berani menatap wajah Rey


Rey" pergi lah,tapi tunggu aku pulang bekerja


Naima" tapi itu sudah sore,aku takut tidak ada angkutan umum lagi


Rey" aku yang akan mengantar kamu


Naima" tidak usah,aku bisa sendiri aku tidak akan merepotkan mu


Rey" pergi bersama sama ku,atau tidak pergi sama sekali,oh atau kamu sengaja biar aku di anggap orang tau mu suami yang tidak bertanggung jawab


Naima" bukan begitu, mama dan papa sedang tidak di rumah sebab itu aku akan ke sana


Rey" apa? kenapa seperti itu?


Naima" ya sudah jika tidak boleh,aku ikut apa kata mu saja,cepat lah turun bunda sudah menunggu


Naima keluar dari kamar itu menuju meja makan dan Rey menyusul


cha-cha" Rey nanti bunda bareng kamu ya pulang nya,soalnya papa mu tidak bisa jemput


cha-cha" nai bunda titip Rey ya,jaga dia baik-baik jika dia memarahi mu bilang pada bunda,jika dia nakal bilang pada bunda,karena dia sering sekali melakukan itu (menatap Rey)


Naima" iya Bun (tersenyum) kak Rey tidak pernah seperti itu (berbohong)


cha-cha" bagus lah jika begitu


"seandainya bisa,aku akan melakukan itu Bun,sayang nya aku tidak bisa membagi cerita ku pada siapa pun" dalam hati Naima


seusai makan pagi cha-cha dan Rey pergi meninggalkan rumah,Naima memulai rutinitas sehari-harinya


pukul sepuluh pagi tidak seperti biasa nya Rey kembali ke rumah


Rey" Bu di mana Naima ?


Bu Linda" nyonya sedang di belakang mengurus taman bersama pak Tarno tuan


Rey langsung menemui Naima,yang sedang belajar mengurus tanaman dari pak Tarno


Tarno" tuan


Naima berbalik dan melihat Rey tepat berada di belakangnya


Naima" k-kamu ada apa


Rey" ikut aku


Rey menarik Naima hingga Naima terseret karena Rey berjalan begitu cepat,Naima meronta meminta Rey melepaskannya namun semuanya sia-sia


Rey membawa Naima ke kamar nya dan menghempas Naima


Rey" apa yang kamu adukan ke bunda


Naima" a-aku tidak mengadukan apa pun,aku berusaha menghindari bunda hanya saat masak saja,dan aku tidak membicarakan apa pun


Rey" jangan berbohong, kenapa bunda memarahi ku karena diri mu


Naima" aku berani bersumpah aku tidak bicara apa pun pada bunda

__ADS_1


Rey" aku tidak percaya pada wanita bermuka dua seperti mu,Arif sudah memberitahu ku semua tentang diri mu jadi jangan mencoba berbohong


Naima" cerai kan aku,aku mohon ceraikan aku kamu bilang aku wanita mata duitan,pemalas,tidak bisa di andalkan,pembohong,bermuka dua dan aku bukan wanita baik itu semua sudah cukup untuk alasan mu menceraikan ku,aku mohon


Rey" tidak semudah itu


Naima" jangan siksa aku seperti ini,jangan biarkan aku merasakan sakit hati lagi aku mohon aku bisa mati seperti ini


brug


Naima tidak sadarkan diri di lantai,


Rey" jangan berpura-pura aku tahu kamu sedang berakting,berpura-pura lah sesuka mu


Rey meninggalkan Naima yang sedang tidak sadar kan diri


Bu Linda dan Sri masuk ke kamar Naim dan melihat Naima tergeletak di lantai


" nyonya" bersamaan


Bu Linda dan Sri mengangkat Naima dan memindahkannya ke tempat tidur


Bu Linda" astaga Sri badan nyonya panas sekali,kita panggil dokter Sri


Sri" iya mba aku telepon dulu


Sri pergi menelepon dokter


Bu Linda" anak manis kenapa nasib mu seperti ini,tuan sungguh kejam


Sri" mba dokter nya akan tiba lima belas menit lagi


tidak menunggu lama dokter itu sudah tiba dan memeriksa Naima


dokter" apa dia tidak makan apa pun


Bu Linda" beberapa hari ini nyonya sedang tidak bernafsu makan


dokter" lebih baik kita bawa dia ke rumah sakit,karena kondisinya sangat buruk


Bu Linda " baik lah dok,saya akan beritahu tuan


dokter" segera bawa dia,saya tunggu di rumah sakit


setelah dokter pergi Bu Linda menelepon Rey dan memberi tahu ke adaan Naima tak lupa Bu Linda memberi tahu cha-cha tentang ke adaan Naima


Bu Linda dan yang lain langsung membawa Naima ke rumah sakit


sesampainya di rumah sakit para dokter langsung menangani Naima,Bu Linda dan yang lain menunggu dengan cemas


Sri" kenapa tuan selalu marah pada nyonya, padahal nyonya tidak pernah melakukan hal yang di tuduh kan tuan pada nya


Bu Linda" aku juga tidak tahu Sri


Kadir" kamu tahu jika mengantar nyonya ke pasar, nyonya selalu terlihat senang,aku pernah bertanya,apa nyonya tidak pernah jalan-jalan,kalian tahu jawabannya ,tidak aku selalu di rumah,bagaimana bisa nyonya melakukan semua hal yang di tuduh kan tuan


tidak menunggu lama dokter langsung memindahkan Naima ke ruang rawat


di ruang rawat Naima belum juga membuka matanya,membuat para asisten sangat khawatir


" apa aku sudah mati"


mereka bertiga melihat ke arah Naima


Bu Linda" nyonya sudah sadarkan diri


Naima" aku bekum mati


Sri" nyonya kenapa bilang begitu, nyonya sudah baik-baik saja


Naima" kenapa kalian menyelamat kan aku (menagis) biar kan aku mati,di dunia ini tidak ada yang menginginkan ku,bahkan keluarga ku saja tidak menginginkan ku,aku ingin mati,biarkan aku mati,agar aku tidak merasakan sakit lagi aku ingin mati


Naima menagis dengan kencang,Bu Linda merasa iba melihat Naima yang sangat sedih itu,mereka pun ikut menangis melihat ke adaan Naima


____________________________


TBC


next


jangan lupa kasih like dan komen ya

__ADS_1


terimaksih


__ADS_2