
selamat membaca
....
.
.
....
enjoy
∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆
sudah sebulan Naima menjadi istri Rey namun Naima tidak pernah merasa jika dirinya sebagai seorang istri,Naima merasa jika dirinya seperti asisten pribadi yang yang mengurus kebutuhan atasannya
hari ini Rara dan cha-cha akan menginap di rumah Rey dan itu artinya Rey dan Naima harus berpura-pura menjadi sepasang suami istri yang normal dan mereka harus tinggal dalam satu ruangan
Rey" sudah kamu bereskan semuanya
Naima" sudah
Rey" bagus sebentar lagi bunda dan kakak akan tiba bersikap sewajarnya
Naima" baik
tidak menunggu lama cha-cha dan Rara tiba dan tidak lupa Kean anak kecil yang semakin gembul dan juga mengemaskan itu pun ikut serta
cha-cha" haduh pengantin baru susah sekali di hubungi,Samapi harus bunda yang yang datang
Naima" maaf bun,Naima benar-benar minta maaf
Rara" ya ampun nai kamu serius sekali,kami juga paham kok (terkekeh)
sementara Naima merasa bingung dengan kode yang di berikan Rara
Kean" aunty aku mengantuk,apa boleh aku tidur
Naima" jadi Kean mengantuk,ayo ikut aunty,kita menuju ke kamar mu dan juga mommy
cha-cha" dimana Rey,nai
Naima" oooo kak Rey ada di ruang kerja Bun,biar Naima panggilkan
cha-cha" tidak,tidak usah biar bunda saja kalian duluan saja,bunda mau menemui anak nakal itu dulu
Naima dan Rara menuju kamar yang sudah di siapkan Naima
tok tok tok
Rey" masuk
cha-cha" hey anak nakal bukannya menemui bundanya malah sibuk bekerja
Rey" bunda (memeluk) kenapa Naima Tidka memanggil ku
cha-cha" bunda yang melarangnya karena bunda mau memarahi mu (menjewer telinga Rey)
Rey" aaaaauuu bunda sakit,ampun Bun apa salah Rey
cha-cha" masih bertanya salah Rey,kamu fikir saja sendiri,seharusnya pengantin baru itu datang ke rumah orang tua dan melihat ornag tuanya ini sudah sebulan jangan kan datang kabar saja tidak ada
Rey" maaf Bun Rey sangat sibuk dengan pekerjaan kantor, dan Naima masih sibuk menata rumah ini
cha-cha" dasar kamu ini, bunda senang bisa melihat mu seperti sekarang ini,bagai mana menikah bukan kah menyenangkan
Rey" iya Bun
cha-cha" apa Naima memperlakukan mu dengan baik
Rey" baik sekali
cha-cha" ya sudah,antar bunda ke kamar,dan istirahat lah ini sudah malam
Rey" iya bun
setelah selesai mengantar chacha,Rey kembali ke kamar nya dan melihat Naima sudah berbaring di sofa dan sudah memejamkan matanya
Rey pun melakukan hal yang sama di tempat tidur nya dan memejamkan matanya
keesokan harinya Naima dan chacha sedang asik masak bersama saling berbincang
__ADS_1
cha-cha" nai bagaimana kabar mama mu, apa dia baik-baik saja ?
Naima" mama baik-baik saja,mama sedang pergi ke luar kota bersama papa
cha-cha" nai apa kamu bahagia menikah Dengan Rey
Naima" bahagia Bun
cha-cha" syukur lah jika begitu,nai bunda sangat berharap pada mu, ingat pesan bunda nak jangan pernah tinggalkan Rey,Rey adalah laki-laki yang rapuh,bunda sangat senang melihat perubahan pada dirinya sekarang
Naima" iya bunda
cha-cha" nai panggil Rey sarapan kita sudah siap
Naima menuju ke kamarnya untuk memanggil Rey yang sedang bersiap untuk pergi bekerja
Naima" sarapan sudah siap
Rey" baik lah, apa Kean sudah Bagun
Naima" kean dan kakak sudah pulang karena Kean ingin bertemu dengan Daddy nya,em hari ini apa boleh aku mengunjungi rumah ku,dan mengambil barang-barang ku yang masih tertinggal di sana apa boleh ?
Naima menundukan kepalanya karena dirinya tidak berani menatap wajah Rey
Rey" pergi lah,tapi tunggu aku pulang bekerja
Naima" tapi itu sudah sore,aku takut tidak ada angkutan umum lagi
Rey" aku yang akan mengantar kamu
Naima" tidak usah,aku bisa sendiri aku tidak akan merepotkan mu
Rey" pergi bersama sama ku,atau tidak pergi sama sekali,oh atau kamu sengaja biar aku di anggap orang tau mu suami yang tidak bertanggung jawab
Naima" bukan begitu, mama dan papa sedang tidak di rumah sebab itu aku akan ke sana
Rey" apa? kenapa seperti itu?
Naima" ya sudah jika tidak boleh,aku ikut apa kata mu saja,cepat lah turun bunda sudah menunggu
Naima keluar dari kamar itu menuju meja makan dan Rey menyusul
cha-cha" Rey nanti bunda bareng kamu ya pulang nya,soalnya papa mu tidak bisa jemput
cha-cha" nai bunda titip Rey ya,jaga dia baik-baik jika dia memarahi mu bilang pada bunda,jika dia nakal bilang pada bunda,karena dia sering sekali melakukan itu (menatap Rey)
Naima" iya Bun (tersenyum) kak Rey tidak pernah seperti itu (berbohong)
cha-cha" bagus lah jika begitu
"seandainya bisa,aku akan melakukan itu Bun,sayang nya aku tidak bisa membagi cerita ku pada siapa pun" dalam hati Naima
seusai makan pagi cha-cha dan Rey pergi meninggalkan rumah,Naima memulai rutinitas sehari-harinya
pukul sepuluh pagi tidak seperti biasa nya Rey kembali ke rumah
Rey" Bu di mana Naima ?
Bu Linda" nyonya sedang di belakang mengurus taman bersama pak Tarno tuan
Rey langsung menemui Naima,yang sedang belajar mengurus tanaman dari pak Tarno
Tarno" tuan
Naima berbalik dan melihat Rey tepat berada di belakangnya
Naima" k-kamu ada apa
Rey" ikut aku
Rey menarik Naima hingga Naima terseret karena Rey berjalan begitu cepat,Naima meronta meminta Rey melepaskannya namun semuanya sia-sia
Rey membawa Naima ke kamar nya dan menghempas Naima
Rey" apa yang kamu adukan ke bunda
Naima" a-aku tidak mengadukan apa pun,aku berusaha menghindari bunda hanya saat masak saja,dan aku tidak membicarakan apa pun
Rey" jangan berbohong, kenapa bunda memarahi ku karena diri mu
Naima" aku berani bersumpah aku tidak bicara apa pun pada bunda
__ADS_1
Rey" aku tidak percaya pada wanita bermuka dua seperti mu,Arif sudah memberitahu ku semua tentang diri mu jadi jangan mencoba berbohong
Naima" cerai kan aku,aku mohon ceraikan aku kamu bilang aku wanita mata duitan,pemalas,tidak bisa di andalkan,pembohong,bermuka dua dan aku bukan wanita baik itu semua sudah cukup untuk alasan mu menceraikan ku,aku mohon
Rey" tidak semudah itu
Naima" jangan siksa aku seperti ini,jangan biarkan aku merasakan sakit hati lagi aku mohon aku bisa mati seperti ini
brug
Naima tidak sadarkan diri di lantai,
Rey" jangan berpura-pura aku tahu kamu sedang berakting,berpura-pura lah sesuka mu
Rey meninggalkan Naima yang sedang tidak sadar kan diri
Bu Linda dan Sri masuk ke kamar Naim dan melihat Naima tergeletak di lantai
" nyonya" bersamaan
Bu Linda dan Sri mengangkat Naima dan memindahkannya ke tempat tidur
Bu Linda" astaga Sri badan nyonya panas sekali,kita panggil dokter Sri
Sri" iya mba aku telepon dulu
Sri pergi menelepon dokter
Bu Linda" anak manis kenapa nasib mu seperti ini,tuan sungguh kejam
Sri" mba dokter nya akan tiba lima belas menit lagi
tidak menunggu lama dokter itu sudah tiba dan memeriksa Naima
dokter" apa dia tidak makan apa pun
Bu Linda" beberapa hari ini nyonya sedang tidak bernafsu makan
dokter" lebih baik kita bawa dia ke rumah sakit,karena kondisinya sangat buruk
Bu Linda " baik lah dok,saya akan beritahu tuan
dokter" segera bawa dia,saya tunggu di rumah sakit
setelah dokter pergi Bu Linda menelepon Rey dan memberi tahu ke adaan Naima tak lupa Bu Linda memberi tahu cha-cha tentang ke adaan Naima
Bu Linda dan yang lain langsung membawa Naima ke rumah sakit
sesampainya di rumah sakit para dokter langsung menangani Naima,Bu Linda dan yang lain menunggu dengan cemas
Sri" kenapa tuan selalu marah pada nyonya, padahal nyonya tidak pernah melakukan hal yang di tuduh kan tuan pada nya
Bu Linda" aku juga tidak tahu Sri
Kadir" kamu tahu jika mengantar nyonya ke pasar, nyonya selalu terlihat senang,aku pernah bertanya,apa nyonya tidak pernah jalan-jalan,kalian tahu jawabannya ,tidak aku selalu di rumah,bagaimana bisa nyonya melakukan semua hal yang di tuduh kan tuan
tidak menunggu lama dokter langsung memindahkan Naima ke ruang rawat
di ruang rawat Naima belum juga membuka matanya,membuat para asisten sangat khawatir
" apa aku sudah mati"
mereka bertiga melihat ke arah Naima
Bu Linda" nyonya sudah sadarkan diri
Naima" aku bekum mati
Sri" nyonya kenapa bilang begitu, nyonya sudah baik-baik saja
Naima" kenapa kalian menyelamat kan aku (menagis) biar kan aku mati,di dunia ini tidak ada yang menginginkan ku,bahkan keluarga ku saja tidak menginginkan ku,aku ingin mati,biarkan aku mati,agar aku tidak merasakan sakit lagi aku ingin mati
Naima menagis dengan kencang,Bu Linda merasa iba melihat Naima yang sangat sedih itu,mereka pun ikut menangis melihat ke adaan Naima
____________________________
TBC
next
jangan lupa kasih like dan komen ya
__ADS_1
terimaksih