Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 194


__ADS_3

enjoy


.


.


.


.


happy guys


💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙


sudah dua hari dari kejadian itu Naima tidak mengeluarkan suara nya sedikit pun,Naima hanya diam dan melamun setiap ada yang datang Naima memilih untuk tidur dan tidak perduli apa yang ornag katakan


Rey sangat sedih melihat Naima yang hanya berdiam diri,kini dirinya benar-benar merasa bersalah


cha-cha pun khawatir dengan ke adaan Naima saat ini


Naima melihat ponselnya saat hanya ada Rey di ruangan itu,Naima memperhatikan ponselnya,tiba-tiba Naima mengeluarkan air mata dan langsung menghapus air mata itu


"selamat ulang tahun Naima" dalam hati Naima


Naima memejamkan matanya,kembali namun bulir bening itu kembali mengalir dari mata Naima


Rey melihat itu menjadi penasaran,hal apa yang membuat Naima menagis


saat Naima benar-benar tidur Rey mengambil ponsel Naima dan melihat sebuah catatan


"my birthday 21,semoga bahagia"


Rey" dia berulang tahun hari ini


Rey bergumam dengan pelan,Rey melihat ada banyak pesan yang dikirim kan Arif dan beberapa orang yang Rey tidak tahu


Rey mengembalikan ponsel Naima pada tempatnya,Rey meninggalkan ruangan itu dan menelpon seseorang,setelah selesai Rey kembali masuk ke ruangan itu,Rey melihat Naima masih memejamkan matanya


Rey membaca pesan dari sang bunda yang sedang berada di Belanda menemui adiknya yang akan di nobatkan siswa terbaik


cha-cha


(bagaimana Naima Rey,apa ada perubahan,apa dia baik-baik saja,bunda sangat khawatir,setelah selesai bunda akan langsung pulang,bunda benar-benar khawatir pada Naima )


Rey


( bunda temani dulu Dion Naima biar Rey yang mengurus,bunda jangan khawatir)


pukul dua belas siang Naima terbangun karena perawat datang dan membawakan makan siang


suster" nona Naima, saat nya makan siang,bagaimana kabar mu hari ini,kamu tahu hari ini putra ku berulang tahun


Naima" selamat ulang tahun untuk putra mu,semoga dia selalu bahagia


suster dan juga Rey terkejut mendengar Naima menjawab pertanyaan suster itu


suster" terimakasih nona Naima,nona kamu sangat beruntung memiliki suami seperti tuan Rey,dia setia sekali menemani mu


Naima" em beruntung,terimaksih sus


Rey terus memperhatikan Naima


Rey" sus biar saya yang menyuapinya makan,anda boleh pergi


suster" baik lah tuan

__ADS_1


suster itu meninggalkan Naima dan Rey


Rey" Naima,selamat ulang tahun,semoga kamu bahagia


Naima menatap Rey yang menyodorkan sendok ke arah mulut nya


Naima" kamu tahu dari mana ?


Rey" aku memiliki ingatan yang kuat,sekilas membaca buku pernikahan dan aku mengingat nya (berbohong)


Naima" aku tidak akan pernah bahagia


Rey" jangan bicara seperti itu,kamu pasti akan bahagia


Naima" saat aku mati


Rey" Naima,maaf kan sikap ku pada mu selama ini,nai aku benar-benar minta maaf pada mu


Naima hanya diam saja,tidak menanggapi perkataan Rey,Rey hanya bisa menarik nafas melihat Naima yang kembali diam


setelah selesai makan,Rey meminta suster menemani Naima,karena Rey akan pergi sebentar


Rey membeli kue ulang tahun,beberapa balon dan sebuket bunga mawar merah dan boneka beruang coklat, karena ia ingat jika di kamar Naima banyak sekali boneka itu


setelah selesai Rey kembali ke rumah sakit,Rey masuk ke dalam ruangan itu dan melihat Naima tertidur


Rey" apa dia baru tidur ?


suster" sudah dari tadi tuan


Rey" baik lah, terimaksih kamu boleh pergi


suster" baik lah


suster itu keluar,Rey mulai menghias kamar itu Dnegan balon berbentuk hati,di tepian pembaringan,meletakan tulisan tulisan di dinding,setelah selesai Rey membangun kan Naima


Naima membuka matanya dan melihat bolon berbentuk hati yang menghiasi tempat tidurnya


Rey" selamat ulang tahun Naima,sekarang berdoa setelah itu tiup lilin nya


Naima menutup matanya seraya berdoa


Rey" amin,sekarang tiup lilinnya


Naima meniup lilin di atas kue itu


rey meletakan kue itu di atas meja,mengambil buket bunga dan boneka beruang yang cukup besar


Rey" ini hadiah untuk mu,semoga kamu suka


Naima langsung memeluk boneka beruang coklat itu


Naima" terimakasih


Naima tidak menerima bunga dari Rey,ia lebih memilih boneka beruang itu


Naima terlihat sangat bahagia saat memeluk boneka pemberian Rey,mata Naima terlihat berbinar


tidak terasa hari cepat berlalu,mata hari sudah terbenam kini berganti bulan yang meyinari langit gelap


Naima" kapan aku boleh keluar dari sini ?


Rey melihat ke arah Naima yang memandang jendela


Rey" apa kamu sudah merasa baik-baik saja

__ADS_1


Naima" aku baik-baik saja


Rey" aku akan menanyakan pada dokter besok


Naima sudah tidak menanggapi perkataan Rey


malam semakin larut Naima sudah memejamkan matanya,namun tidak dengan Rey yang masih terjaga


Rey tidak bisa memejamkan matanya,karena dirinya merasa takut jika Naima akan melakukan hal bodoh, Rey terus berada di sebelah Naim untuk memastikan jika wanita itu tidak akan pergi ke mana pun


keesokan paginya Arif datang bersama Febi ke rumah sakit untuk melihat ke Adan Naima


Febi" ya ampun nai,kamu kenapa bisa sakit,kenapa kamu tidak memberi tahu ku,aku bisa menemani,apa kamu sudah Tidka menganggap ku kakak mu


Naima diam saja,Tidka mau menanggapi perkataan febi,Naima hanya diam dan memilih berbaring dan memejamkan matanya


Febi merasa heran pada sikap Naima


Febi" kamu apakan adik ku,kenapa dia menjadi seperti ini,kamu lihat kan Rif laki-laki ini sungguh tidak baik,kasihan nai,nai bicara lah pada kakak kamu ada apa


rey" maaf nona Febi, sebaiknya anda pergi dari sini karena istri saya sedang beristirahat


Febi" kamu jangan coba-coba mengancam adik ku ya,kamu jangan merusak adik ku


Naima" pergi,kalian pergi dari sini,aku tidak mau bertemu kalian (berteriak)


Febi dan juga Arif terkejut mendengar Naima berteriak


Febi" nai kamu


Naima" pergi lah,aku tidak mau bertemu kalian, jangan pernah menganggap ku ada,pergi lah aku mohon pad kalian


Rey" saya mohon pergi lah


Arif menarik Febi untuk pergi dari ruangan itu Naima sama sekali Tidka melihat Febi dan Arif


Febi" kamu lihat kan Rif Naima jadi sombong dan berubah setelah menikah dengan orang kaya itu


Arif" nai tidak berubah tapi kita,dan kamu tidak pernah berubah sedikit pun


Arif meninggalkan Febi yang berdiam diri di lobby rumah sakit


Febi" ada apa dengannya,ini pasti karena Naima (kesal)


di dalam ruang rawat Rey mencoba menenangkan Naima yang tiba-tiba menagis


Naima" aku benci hidupku, kenapa tuhan menciptakan aku,kenapa tuhan tidak pernah merubah nasib ku,sekeras apa pun usah ku,selalu aku yang akan tersakiti,kenapa tuhan tidak megambil nyawaku saja,izinkan aku untuk mati,aku mohon aku sudah tidak sanggup hidup (menagis)


Rey" tenang lah nai,tenang lah semua akan baik-baik saja (memeluk)


Naima" aku mohon lepaskan aku,aku berjanji tidak akan merusak hidup mu,Tidka akan melakukan hal bodoh apa pun,atau mempermalukan keluarga,aku mohon


Rey" nai tenang lah, aku berjanji semuanya akan baik-baik saja kita akan bahagia aku berjanji pada mu,kita akan bahagia


Naima merasakan nyaman berada di dalam pelukan Rey,Naima mulai meras tenang kerena usapan lembut dari tangan Rey


Rey" aku berjanji jika kita akan bahagia,aku berjanji,bukan hanya kamu tapi kita


Naima semakin mempererat pelukannya pada rey,


" aku berjanji kita akan bahagia,aku akan menjaga mu,aku akan mencobanya,kita akan mencobanya bersama-sama aku berjanji" gumam Rey di dalam hati


_______________________________


TBC

__ADS_1


next


terimaksih ya


__ADS_2