Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 28


__ADS_3

let's read


.


.


.


.


.


enjoy


🍭🍭🍭🍭🍭🍭🍭🍭🍭🍭🍭🍭


Sarah sudah sampai di hotel dengan perasan marah karena taya berani memarahinya


dan tidak menjemputnya di bandara


hal itu membuatnya sangat kesal


Devan sang manager pun tidak bisa berkata apa apa lagi jika modelnya sudah merajuk seperti itu


Devan" gue heran sama lu sis, udah tahu kakinya kagak ada hati, tapi nya elu tetep aja maksain dia, gak kasian Tah lu sama dia


Sarah" gue gak peduli, yang penting gue seneng dan gue bisa dapetin dia


Devan" haduh, susah deh kalo udah ketemu perempuan kayak yey, huh untung eke kagak doyan perempuan , ih lu mah kejam sis


Sarah" bodok, yang penting semua yang gue mau, gue bisa dapet,dan gue bakal kasih pelajaran buat dia dan keluarga nya nanti pas di hari pernikahan (tertawa)


Devan" jangan macem macem deh yey, untung si ganteng mau nikahin


Sarah" tenang kartu as. ya masih sama gue, dia bakalan tetep nurut sama gue,


setelah selesai mengambil berkas di kantor Abi, taya sengaja mematikan ponselnya karena iya tak mau di ganggu


taya langsung mempelajari berkas berkasnya sebelum dia mengirim ke Fahri


setelah selesai dan mengirim berkas itu ke Fahri


taya kembali duduk di balkon kamarnya dan memandangi bingkai foto yang selalu iya pandang setiap harinya


taya" kenapa aku masih mencintaimu, bahkan rasa itu semakin tumbuh untuk mu, aku sungguh laki laki tak berguna, bahkan aku selalu saja menyakiti mu, aku harap kamu bisa bahagia,aku sungguh tersiksa dengan semua ini,seandainya engkau tahu perasaan ku, mungkin kamu tidak akan membenci ku, tapi aku tidak mau kamu juga terluka seperti yang lain oleh nya,lebih baik aku yang membuat mu sakit, agar aku bisa mengutuk diri ku sendiri dari pada aku harus tersiksa melihatmu di sakiti olehnya


taya berbicara pada bingkai foto itu yang dimana di dalam. ya ada sebuah foto seseorang

__ADS_1


taya terus memandangi foto itu karena hanya dengan foto itu iya bisa mencurahkan isi hatinya, hanya dengan melihat foto itu iya bisa melupakan sejenak masalahnya, taya terus bercerita pada foto itu sampai iya tertidur dengan pulas


sementara di hotel Sarah sudah seperti orang ke Bakaran janggut iya sangat kesal karena taya tidak bisa di hubungi hal itu semakin membuat emosi nya menjadi jadi,


Sarah" lihat saja ataya kau berani mengabaikan ku, aku akan membuat kau dan keluarga mu menanggung akibatnya


Sarah membanting semua barang barang yang berada di sekitarnya membuat Devan ketakutan


devan" sabar sis, mungkin dia lagi kerja, kan lo tahu sis itu bocah gila kerja, udah sis jangan lu bantingan tuh barang barang, haduh ganti ke hotel nya mahal sis


Sarah" gue gak bisa di ginin itu anak, udah mau coba coba kurang ajar sama gue,


Devan" udah udah jangan emosi , ya gimana kalo kita ke club' aja, gue denger Deket sini ada club' bagus


Sarah" emang pinter Lo Cong buat gue seneng, ya sudah kita kesana biar aja itu si taya nanti bakal gue bales


Devan" ya udah lah cus, kita pergi, sebelum abis barang barang disini


Sarah dan Devan pergi ke club' malam, iya dan asistennya itu bersenang senang melupakan jika iya akan jadi pengantin dalam hitungan hari saja,


di kediaman abimanyu Rara sedang asik memandang bintang bintang dari balkon kamarnya


"hah kenapa aku menjadi khawatir mengingat wajahnya tadi ya, bagai mana aku bisa melupakannya jika hanya karena hal kecil aku sudah sangat sekawatir ini" gumam Rara


taya masih melihat bintang bintang di langit malam yang sangat cerah itu


rara mengambil ponselnya iya merasa jika dirinya harus menelpon taya, untuk menanyakan kabar nya,namun iya ragu jika taya pasti tidak mengangkat telepon darinya


rara mencoba menelpon beberapa kali namun hasil nya sama nomor taya tidak aktif


rara mencoba menelpon rumah Bu Lia


beberapa saat menunggu ... terdengar suara Bu Lia yang terdengar serak suara khas bangun tidur


Bu Lia* halo


rara* assalamualaikum eyang


Bu Lia* walaikumsalam kak


rara* eyang apa om taya sudah di rumah


Bu Lia* sudah, kenapa kak, kamu ada perlu


rara* em iya tadi nya tapi sekarang udah enggak, soalnya udah minta tolong Fahri (berbohong)


Bu Lia* oooo ya, gitu

__ADS_1


rara* ya sudah eyang maaf kalo kakak ganggu tidur eyang


Bu Lia* gak apa apa , kebetulan kamu telepon, eyang jadi kebangun buat salat isya


rara* (terkekeh) ya sudah eyang assalamualaikum


Bu Lia* walaikumsalam


panggilan berakhir, Rara merasa lega karena tahu jika taya sudah berada di rumah dan baik-baik saja


"huh jadi lega, akhirnya bisa tidur dengan nyenyak" gumam Rara


Bu Lia masuk ke kamar putranya untuk melihat kondisi putranya itu namun iya tak menemukan putranya di dalam kamar itu


Bu Lia berjalan ke arah pintu balkon yang terbuka dan benar saja putranya sedang tertidur pulas sekali


Bu Lia" (menghela nafas) kamu pasti lelah,


Bu Lia memandangi putra nya dan Kemabli ke dalam mengambil selimut agar putranya itu tidak kedinginan dan membereskan sedikit berkas berkas yang berserakan


setelah itu Bu Lia melihat sebuah bingkai foto yang tergeletak di lantai


Bu Lia" kebiasaan kalo menaruh sesuatu itu sembarangan


Bu Lia mengambil bingkai tersebut dan melihat foto yang ada di bingkai itu, awalnya iya mengira jika itu foto Sarah atau foto mereka berdua


namun semua di luar dugaan, bingkai itu terisi sebuah foto gadis,cantik yang tak asing buat Bu Lia


Bu Lia "kenapa ada foto ini di sini,perasaan gak pernah menyimpan foto nya sendiri seperti ini atau jangan jangan (menatap putranya)


Bu lia keluar dari kamar itu perlahan dan meletakan foto itu seperti sedia kala saat iya mengambilnya tadi


" besok akan ku selidiki" batin Bu Lia


Bu Lia pergi meninggalkan kamar taya dan kembali ke kamarnya


sementara di tempat lain seorang pria tampan yang masih sibuk bekerja mendapat panggilan telepon dari salah satu anak buah nya


"pak kami sudah menemukan yang anda minta, dan kami akan kirim kan segera semua data data tentang orang itu"


" kerja bagus saya"


orang tersebut mematikan ponselnya...


" aku tidak akan biarkan siapa pun menyakiti nya, lihat saja kalian " pria itu tersenyum penuh arti


-------------------------------------------------------

__ADS_1


TBC


next jangan lupa setelah membaca kasih like dan komen ya


__ADS_2