Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 180


__ADS_3

enjoy


...


...


...


💮💮💮💮💮💮💮💮💮💮


setelah kejadian itu Rey,memilih untuk beristirahat karena dirinya merasa sangat lelah setelah menyelesaikan pekerjaannya


Rey" Arif jangan ada yang ganggu saya,dan ajari wanita itu agar bekerja yang baik


Arif" baik pak


Rey meninggalkan Arif dan juga Naima yang masih terduduk di lantai


Arif" bangun lah,bersih kan pakaian mu,sudah aku bilang anak seperti mu tidak akan mampu bekerja seperti ini


Naima" tidak aku bisa,aku akan buktikan pada papa jika aku bisa hidup sendiri tanpa bantuannya


Arif" kamu terlalu keras kepala


Naima" tolong bantu aku ya mas Arif,aku mohon


Arif" sudah sana bersihkan diri mu,dan minta ob untuk membersihkan tempat ini


Naima" baik lah mas


Arif" ini kantor jangan panggil seperti itu


Naima" oooo iya bapak


Naima pergi meninggalkan ruangan itu, dengan pakaian yang sedikit kotor kerena kopi


"galak sekali bos itu,aku jadi takut,ah aku tidak boleh menyerah,atau papa akan menertawakan aku" batin Naima


Naima mulai mengerjakan tugas yang lain,dirinya berusaha keras belajar menjadi seorang og


setelah selesai membersihkan ruangan dan lainnya


Naima beristirahat karena kini sudah memasuki waktu makan siang


Arif" Naima ini makan siang untuk mu (memberi bungkusan)


Naima" tidak usah mas,Naima bisa beli sendiri,itu buat mas saja


Arif" kamu memangnya punya uang untuk beli,ambil ini dan makan,aku sudah punya


Naima"(tersenyum) terimaksih mas


Arif" kamu pulang nanti bagaimana?


Naima" kak Febi akan menjemput ku


Arif" Febi ? (tersenyum)


Naima" cie ada yang senang mau bertemu kak Febi


Arif" ah tidak biasa saja (malu)


Arif pergi meninggalkan Naima


"kenapa semua orang menyukai kak Febi,sedang aku,astaga Naima apa yang kamu fikirkan,dia kakak mu tidak boleh melakukan hal itu"


waktu bekerja sudah hampir selesai Naima sudah bersiap untuk membersihkan ruangan Rey,karena hanya ruangan itu saja yang belum Naima rapihkan


Naima melihat jam yang melingkar di pergelangan tangannya yang menunjukan pukul setengah lima sore,sudah lewat setengah jam waktu pulang


Naima masuk kedalam ruangan Rey dan mulai membersihkan ruangan itu,Naima memperhatikan setiap foto yang terpajang dalam ruangan itu

__ADS_1


Naima" sepertinya orang ini memiliki keluarga yang bahagia


Naima melanjutkan kerjanya,Naima tertarik pada sebuah bingkai foto yang terletak di atas meja kecil yang tidak jauh dari meja utama


Naima" ternyata dia sudah memiliki kekasih,em ternyata ada juga orang yang mau dengan orang yang galak seperti harimau itu


tanpa Naima sadari jika ada seseorang yang memperhatikan dan mendengar ucapannya itu


Rey" kamu sudah bosan hidup ya


Naima langsung berbalik dan melihat ke arah suara itu,Naima sangat terkejut melihat Rey yang berdiri tidak jauh dari dirinya


Naima" ba-bapak ma-maaf kan saya,saya lancang


Naima mengembalikan foto itu di atas meja,dan hendak berjalan keluar


Rey" mau kemana kamu ? saya belum menyuruh mu untuk pergi


Naima" i-iya pak,ada apa ?


Rey" kamu sudah bosan hidup,atau kamu mau merasakan di terkam oleh harimau


"habis lah aku,astaga Naima mulut mu keterlaluan seharusnya kamu tidak berkata seperti itu" Naima merutuki dirinya di dalam hati


Naima meremas ujung bajunya,saat ini Naima merasa sangat takut,karena Rey tidak lepas memandangnya dengan tajam


Arif" pak Rey mobil anda sudah


kata kata Arif terhenti saat melihat Rey menatap tajam ke arah nya


Arif" maaf pak saya fikir anda sedang


Rey" bantu aku,aku ingin pulang,dan kamu (menunjuk Naima) urusan kita belum selesai


Naima hanya menundukan pandanganya dan tidak berani mengangkat kepalnya


Arif yang melihat itu bertanya-tanya hal apa lagi yang di perbuat Naima


Arif" Naima


Naima" huh mas Arif bikin nai terkejut


Arif" apa yang terjadi,kenapa pak Rey terlihat marah pada mu ?


Naima" sepertinya bos itu tidak suka pada ku,dan aku juga sedikit keterlaluan mengatainya harimau


Arif"(tertawa) apa kamu mengatai pak Rey harimau,astaga Naima pantas dia marah,mas kasih tahu ya,pak Rey itu sebenar nya baik,hanya saja pak Rey sedang patah hati karena di tinggal calon istrinya makanya dia sensitif,jadi kamu lain kali jangan bicara sembarangan mengerti


Naima" habis lah aku


Arif" sudah bersiap, kakak mu sudah menunggu di bawah


Naima" terimaksih mas


setelah selesai Naima bergegas menemui kakaknya yang sudah menunggunya sedari tadi


Naima" maaf kak jadi nunggu


Febi" tidak apa-apa,bagaimana pekerjaan mu


Naima" yah begitulah kak,lelah sudah pasti


Febi" berjuang dek,buktikan pada papa kamu bisa


Naima" harus


sesampainya di rumah Naima langsung menuju ke kamarnya karena dirinya sangat lelah


tok tok tok


tita" nai boleh mama masuk

__ADS_1


Naima" masuk lah ma,tidak di kunci


tita" nai bagai mana pekerjaan mu,sudah lah nak menyerah saja, mama tidak tega melihat kamu seperti ini


Naima" tidak Naima akan bukti kan ke papa jika nai juga bisa berdiri dengan kaki nai sendiri


tita" kenapa kamu keras kepala sekali nai


Naima" nai hanya ingin papa mengakui nai sebagai putrinya juga seperti kak Febi,yang selalu di puji oleh papa,dan di sayangi semua orang


tita" kami semua sayang kamu nak,jangan bicara seperti itu


Naima" apa mama sudah selesai,nai lelah ingin istirahat


tita"(menghela nafas) mama sayang kamu nak


tita meninggalkan kamar putri bungsunya itu


malam hari,Naima sudah terlihat segar setelah membersihkan dirinya


Febi" nai cepat turun kami sudah menunggu mu untuk makan malam


Naima" iya kak tunggu sebentar,kakak duluan saja nai akan turun


Febi" ya sudah cepat


tidak menunggu lama Naima bergabung dengan keluarga nya di meja makan


Reno" feb papa dengar kamu berhasil menjalin kerja sama dengan perusahaan besar


Febi" iya pa,febi sangat senang


Reno" itu baru anak papa


Naima sangat kesal,Tidka tahu kenapa ia tidak pernah suka saat papanya memuji Febi di hadapannya


Naima" nai sudah selesai


Naima hendak meninggalkan meja makan, namun Reno menahan nya


Reno" mau ke mana kamu,duduk papa mau bicara


Naima" ada apa lagi pa?


Reno" kamu sudah mendapat pekerjaan ?


Naima" sudah


Reno" bekerja sebagai apa ?


Naima" og


Reno" kamu mau buat malu papa, bekerja seperti itu


Naima" buat malu,Naima kan bukan anak papa,jadi tidak mungkin Naima bikin malu papa,lagi pula anak papa kan hanya kak Febi


Naima pergi meninggalkan meja makan itu,Dnegan rasa kesal dan air mata yang siap meluncur


Reno" lihat putri mu,kamu selalu memanjakan nya,dan lihat hasilnya


tita" maaf aku akan beri tahu nai nanti


Febi merasa senang karena Naima menjadi terpojok,Karana melihat adik tirinya bersedih itu adalah kebahagian yang luar biasa untuknya


__________________________


TBC


next


bab selanjutnya aku mau ceritain tentang Naima ya,biar enak jalan ceritanya,setelah itu baru kita lanjut lagi oke

__ADS_1


jangan lupa setelah membaca tinggalkan jejak kalian ya,terimakasih


__ADS_2