
enjoy
...
...
...
💮💮💮💮💮💮💮💮💮💮
setelah kejadian itu Rey,memilih untuk beristirahat karena dirinya merasa sangat lelah setelah menyelesaikan pekerjaannya
Rey" Arif jangan ada yang ganggu saya,dan ajari wanita itu agar bekerja yang baik
Arif" baik pak
Rey meninggalkan Arif dan juga Naima yang masih terduduk di lantai
Arif" bangun lah,bersih kan pakaian mu,sudah aku bilang anak seperti mu tidak akan mampu bekerja seperti ini
Naima" tidak aku bisa,aku akan buktikan pada papa jika aku bisa hidup sendiri tanpa bantuannya
Arif" kamu terlalu keras kepala
Naima" tolong bantu aku ya mas Arif,aku mohon
Arif" sudah sana bersihkan diri mu,dan minta ob untuk membersihkan tempat ini
Naima" baik lah mas
Arif" ini kantor jangan panggil seperti itu
Naima" oooo iya bapak
Naima pergi meninggalkan ruangan itu, dengan pakaian yang sedikit kotor kerena kopi
"galak sekali bos itu,aku jadi takut,ah aku tidak boleh menyerah,atau papa akan menertawakan aku" batin Naima
Naima mulai mengerjakan tugas yang lain,dirinya berusaha keras belajar menjadi seorang og
setelah selesai membersihkan ruangan dan lainnya
Naima beristirahat karena kini sudah memasuki waktu makan siang
Arif" Naima ini makan siang untuk mu (memberi bungkusan)
Naima" tidak usah mas,Naima bisa beli sendiri,itu buat mas saja
Arif" kamu memangnya punya uang untuk beli,ambil ini dan makan,aku sudah punya
Naima"(tersenyum) terimaksih mas
Arif" kamu pulang nanti bagaimana?
Naima" kak Febi akan menjemput ku
Arif" Febi ? (tersenyum)
Naima" cie ada yang senang mau bertemu kak Febi
Arif" ah tidak biasa saja (malu)
Arif pergi meninggalkan Naima
"kenapa semua orang menyukai kak Febi,sedang aku,astaga Naima apa yang kamu fikirkan,dia kakak mu tidak boleh melakukan hal itu"
waktu bekerja sudah hampir selesai Naima sudah bersiap untuk membersihkan ruangan Rey,karena hanya ruangan itu saja yang belum Naima rapihkan
Naima melihat jam yang melingkar di pergelangan tangannya yang menunjukan pukul setengah lima sore,sudah lewat setengah jam waktu pulang
Naima masuk kedalam ruangan Rey dan mulai membersihkan ruangan itu,Naima memperhatikan setiap foto yang terpajang dalam ruangan itu
__ADS_1
Naima" sepertinya orang ini memiliki keluarga yang bahagia
Naima melanjutkan kerjanya,Naima tertarik pada sebuah bingkai foto yang terletak di atas meja kecil yang tidak jauh dari meja utama
Naima" ternyata dia sudah memiliki kekasih,em ternyata ada juga orang yang mau dengan orang yang galak seperti harimau itu
tanpa Naima sadari jika ada seseorang yang memperhatikan dan mendengar ucapannya itu
Rey" kamu sudah bosan hidup ya
Naima langsung berbalik dan melihat ke arah suara itu,Naima sangat terkejut melihat Rey yang berdiri tidak jauh dari dirinya
Naima" ba-bapak ma-maaf kan saya,saya lancang
Naima mengembalikan foto itu di atas meja,dan hendak berjalan keluar
Rey" mau kemana kamu ? saya belum menyuruh mu untuk pergi
Naima" i-iya pak,ada apa ?
Rey" kamu sudah bosan hidup,atau kamu mau merasakan di terkam oleh harimau
"habis lah aku,astaga Naima mulut mu keterlaluan seharusnya kamu tidak berkata seperti itu" Naima merutuki dirinya di dalam hati
Naima meremas ujung bajunya,saat ini Naima merasa sangat takut,karena Rey tidak lepas memandangnya dengan tajam
Arif" pak Rey mobil anda sudah
kata kata Arif terhenti saat melihat Rey menatap tajam ke arah nya
Arif" maaf pak saya fikir anda sedang
Rey" bantu aku,aku ingin pulang,dan kamu (menunjuk Naima) urusan kita belum selesai
Naima hanya menundukan pandanganya dan tidak berani mengangkat kepalnya
Arif yang melihat itu bertanya-tanya hal apa lagi yang di perbuat Naima
Arif" Naima
Naima" huh mas Arif bikin nai terkejut
Arif" apa yang terjadi,kenapa pak Rey terlihat marah pada mu ?
Naima" sepertinya bos itu tidak suka pada ku,dan aku juga sedikit keterlaluan mengatainya harimau
Arif"(tertawa) apa kamu mengatai pak Rey harimau,astaga Naima pantas dia marah,mas kasih tahu ya,pak Rey itu sebenar nya baik,hanya saja pak Rey sedang patah hati karena di tinggal calon istrinya makanya dia sensitif,jadi kamu lain kali jangan bicara sembarangan mengerti
Naima" habis lah aku
Arif" sudah bersiap, kakak mu sudah menunggu di bawah
Naima" terimaksih mas
setelah selesai Naima bergegas menemui kakaknya yang sudah menunggunya sedari tadi
Naima" maaf kak jadi nunggu
Febi" tidak apa-apa,bagaimana pekerjaan mu
Naima" yah begitulah kak,lelah sudah pasti
Febi" berjuang dek,buktikan pada papa kamu bisa
Naima" harus
sesampainya di rumah Naima langsung menuju ke kamarnya karena dirinya sangat lelah
tok tok tok
tita" nai boleh mama masuk
__ADS_1
Naima" masuk lah ma,tidak di kunci
tita" nai bagai mana pekerjaan mu,sudah lah nak menyerah saja, mama tidak tega melihat kamu seperti ini
Naima" tidak Naima akan bukti kan ke papa jika nai juga bisa berdiri dengan kaki nai sendiri
tita" kenapa kamu keras kepala sekali nai
Naima" nai hanya ingin papa mengakui nai sebagai putrinya juga seperti kak Febi,yang selalu di puji oleh papa,dan di sayangi semua orang
tita" kami semua sayang kamu nak,jangan bicara seperti itu
Naima" apa mama sudah selesai,nai lelah ingin istirahat
tita"(menghela nafas) mama sayang kamu nak
tita meninggalkan kamar putri bungsunya itu
malam hari,Naima sudah terlihat segar setelah membersihkan dirinya
Febi" nai cepat turun kami sudah menunggu mu untuk makan malam
Naima" iya kak tunggu sebentar,kakak duluan saja nai akan turun
Febi" ya sudah cepat
tidak menunggu lama Naima bergabung dengan keluarga nya di meja makan
Reno" feb papa dengar kamu berhasil menjalin kerja sama dengan perusahaan besar
Febi" iya pa,febi sangat senang
Reno" itu baru anak papa
Naima sangat kesal,Tidka tahu kenapa ia tidak pernah suka saat papanya memuji Febi di hadapannya
Naima" nai sudah selesai
Naima hendak meninggalkan meja makan, namun Reno menahan nya
Reno" mau ke mana kamu,duduk papa mau bicara
Naima" ada apa lagi pa?
Reno" kamu sudah mendapat pekerjaan ?
Naima" sudah
Reno" bekerja sebagai apa ?
Naima" og
Reno" kamu mau buat malu papa, bekerja seperti itu
Naima" buat malu,Naima kan bukan anak papa,jadi tidak mungkin Naima bikin malu papa,lagi pula anak papa kan hanya kak Febi
Naima pergi meninggalkan meja makan itu,Dnegan rasa kesal dan air mata yang siap meluncur
Reno" lihat putri mu,kamu selalu memanjakan nya,dan lihat hasilnya
tita" maaf aku akan beri tahu nai nanti
Febi merasa senang karena Naima menjadi terpojok,Karana melihat adik tirinya bersedih itu adalah kebahagian yang luar biasa untuknya
__________________________
TBC
next
bab selanjutnya aku mau ceritain tentang Naima ya,biar enak jalan ceritanya,setelah itu baru kita lanjut lagi oke
__ADS_1
jangan lupa setelah membaca tinggalkan jejak kalian ya,terimakasih