
enjoy
.
.
.
...
reading
🎀🎀🎀🎀🎀🎀🎀🎀🎀🎀
kini usia kandungan rara menginjak empat bulan, dan perut Rara sudah terlihat buncit namun masa ngidam Rara belum juga menghilang
hati ini adalah jadwal pemeriksaan Rara , taya sengaja mengosongkan semua jadwalnya untuk menemani istrinya itu
taya" sayang apa kamu sudah siap?
rara" iya sabar Daddy
sambil berjala ke arah taya
taya" sudah
rara" em, ayo kita pergi
mereka pergi menuju ke rumah sakit ,
sesampainya di sana tidak perlu menunggu lama, nama Rara sudah di panggil untuk masuk ruang periksa
dokter memperlihatkan janin yang ada di dalam perut Rara, mejelaskan dengan sangat detail pada Rara dan taya
taya" dok apa jenis kelamin anak kami?
dokter" em mohon maaf pak, seperti nya anak anda masih enggan untuk memberi tahu lihat ini (menunjuk monitor) dia masih menutupinya
taya" baik lah dok
setelah selesai pemeriksaan Rara dan taya kembali ke apartemen
namun taya membagi tidak bisa libur dengan tenang Steven menelponnya dan memberi tahu jika Dimas datang ke perusahaan dan mengadakan rapat mendadak
taya* apa pak Dimas di sini ?
Steven* iya pak kami pun baru mengetahuinya saat beliau tiba di sini
taya* ada Maslah apa ?
Steven* tidak tahu pak, pak Dimas mengajak semua jajaran untuk rapat segera mungkin
taya* baik lah aku kan ke kantor lima belas menit lagi aku sampai
Steven* baik pak
taya mengakhiri panggilan itu
taya menatap layar ponselnya
"kenapa aku tidak bisa merasakan libur yang tenang " gumam taya
rara" kenapa mas, kantor ya, pergi lah, aku tidak apa apa
taya" di sini ada om Dimas sayang, pasti aunty Rika juga di sini, apa ma.u mau ikut ?
rara" benarkah, aunty di sini ?
taya" tidak tahu sih, tapi biasa nya jika om Dimas pergi ke mari aunty pasti ikut
__ADS_1
rara" baik lah aku ikut , tunggu sebentar aku ambil tas ku dulu
taya" biar aku saja, kamu tunggu dan habiskan susu mu dulu
rara" baik lah
setalah selesai mereka berdua pergi menuju kantor
sesampai nya di kantor mereka langsung menuju ke rumah taya
benar saja di rumahan itu sudah ada Dimas,Rika dan juga Fahri
taya" om Dimas kenapa gak kasih kabar kalo kemari (mencium tangan )
rara" aunty kakak rindu (memeluk)
Dimas" sengaja biar kalian panik (menarik turun kan alis)
taya" serius kenapa om,
Dimas" (tertawa) nanti kita bahas di rapat saja ya
Rika" aduh kak, udah gede aja perut kamu ini, udah berapa bulan cucu Oma di dalam sini
rara" sudah empat bulan Oma, iya Oma dia tumbuh dengan baik
fahri" cowok atau cewek kak?
rara" belum tahu RI, dia masih senang ngumpet
Dimas" malu dia punya bapak kayak taya
taya" om Dimas, ri bapak mu ya
fahri" bukan suaminya mommy
Dimas memimpin rapat kali ini
Dimas" baik semuanya pertama Tama saya mohon maaf karena mendadak mengandalkan rapat ini, kalian pasti bertanya-tanya mengapa saya mengadakan rapat dadakan ini
semua mulai serius menatap Diana termasuk taya dan Steven
Dimas" baik lah, maksud kedatangan saya kemari adalah saya mau Menganti pemimpin perusahaan ini
perkataan Dimas membuat semua orang terkejut termaksud taya, sebagai pemimpin perusahaan tersebut
Dimas" saya mohon tenang semuanya dengarkan dulu penjelasan dari saya
saya akan mengganti pemimpin perusahan ini dengan putra saya Fahri , dan pemimpin yang lama bapak ataya Dimitri akan memegang perusahan induk yang ada di Indonesia
sontak semua orang bertepuk tangan untuk taya dan Fahri , taya masih terheran heran dengan ucapan Dimas , yang menurutnya sangat mendadak dan tidak ada pemberitahuan lebih dulu
Dimas menatap taya dan tersenyum
Dimas" mengingat saya semakin hari semakin tua, jadi saya memutuskan untuk pensiun, pak Dimitri , pak Fahri
taya dan Fahri berdiri di sebelah Dimas
Dimas" saya berikan lencana ini sebagai simbol, untuk kalian dan jabatan baru kalian
taya" terimakasih pak (menjabat tangan )
fahri" terimakasih pak (menjabat tangan)
fahri dan taya mendapat tepuk tangan yang meriah dari setiap orang
taya benar benar tidak menyangka jika dirinya bisa kembali ke tanah air, untuk berkumpul dengan keluarga nya, dan kemauan sang istri bisa terwujud
rapat telah usai, tersisa Dimas, taya,Fahri dan para asisten
__ADS_1
taya" om Dimas ad apa sebenarnya ? kenapa om tiba tiba pensiun tanpa ad kabar ?
Dimas" om sudah tua taya, dan om merasa kamu dan Fahri sudah bisa memegang tanggung jawab ini, om .aku mau menikmati masa tua om bersama aunty
taya" terimakasih om sudah percaya pad taya(memeluk) bisa rahasiakan ini dari Rara
Dimas" tentu, karena aunty mu juga belum tahu
taya" Fahri
fahri" iya siap mas, siap
taya" bagus
semetara taya mendapatkan kebahagian ya berbeda halnya dengan Alvin yang terlihat kacau
sudah hampir dua bulan kisahnya dengan Nara kandas, Karan ulahnya sendiri
iya berbohong pada Nara, jika itu adalah teman nya , tapi sebenarnya wanita itu adalah mantan kekasih yang mencoba merayu nya dan salahnya Alvin, membuka diri
Kiki sangat prihatin pada adik nya namun mau bagai mana ini semua salah adiknya yang masih mau saja jalan Dnegan mantan dan melupakan hal penting
setiap malam Alvin berdiri didepan rumah Nara tanpa bersuara hanya melihat dan berdiri saja
setelah itu iya akan pergi, menuju ke sebuah club' untuk menenangkan dirinya dan Kiki yang selalu iya repotkan setiap malam untuk menjemputnya karena adiknya itu sudah sangat mabuk
Kiki membantu adiknya mengganti bajunya, jika sudah mabuk begini Kiki terpaksa membawa adik nya ke apartemennya agar tidak terlihat oleh orang tua mereka
Kiki" kapan tobat Vin, bosen gue jemput Lo mabok Mulu
"Nara maaf, maaf,bukan bermaksud membohongi mu, aku tahu aku salah, maafkan aku" Alvin bergumam
Kiki" gimana Nara mau maafin Lo , lah Lo nya aja begini, bodoh sih Lo, mau aja lagi di ajakin mantan jalan, giliran di tinggalin baru dah kayak orang gak waras Lo , gue udah kayak orang gila ngomong sendiri coba
pagi pagi alvin membuka matanya dan merasakan pusing di kepalanya
Alvin" aw sakit
Kiki" udah bangun Lo , nih minum
Kiki menyodorkan segelas teh hangat pada adiknya itu
Kiki" mau Samapi kapan lo mau kayak gini terus, yang ada Nara makin benci liat Lo
Alvin" gue bingung bang harus apa lagi, semua cara udah gue lakuin buat minta maaf tapi Nara tetap gak mau maafin gue bang (menangis)
Kiki" Lo sih ngapa coba mau aja jalan sama mantan Lo, heran gue sama Lo
Alvin" gue udah bilang bang, gue cuma menganggap dia teman ,dan gue mau bantu dia buat Manson manganya mana tahu dia memang sengaja ngenalin gue ke teman teman nya kalo gue pacarnya
Kiki" bodoh Lo dek,
Alvin" gue pusing bang, pulang ke rumah mama masih musuhi gue, cuma Lo satu satunya yang mau nolong gue bang
Kiki" Lo sih ah, pusing juga gue, udah Lo mulai malam ini tinggal sama gue, dan gue gak mau ya, liat Lo minum minum lagi, Sampek gue liat Lo minum lagi,gue video in gue kirim ke Nara biar tahu rasa Lo
Alvin" iya bang iya , gue gak bakal minum lagi,bang bantu gue bang dapetin Nara lagi gue mohon bang
Kiki" nyusahin Lo dek,
Alvin sungguh berharap pada kakaknya itu, karena iya sudah sangat bingung harus berbuat apa
⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️
TBC
next
terimakasih
__ADS_1