
happy reading
.
.
.
.
.
enjoy
💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓
Alvin tidak tenang bekerja karena mengingat istri nya yang masih berada di Jogja ,
Alvin terpaksa pulang karena harus mengurus perusahaan nya, tidak mungkin iya membiarkan Rudi menangani perusahaan sendirian
hari ini Alvin ada pertemuan dengan nona Aulia , sebenarnya Alvin enggan namun mau bagaimana lagi, mereka sudah tanda tangan kontrak
Rudi " pak nona itu datang
Alvin" bencana sekali pagi pagi seperti melihat orang ini
Rudi tertawa kecil mendengar kelurahan Alvin
Rudi"sabar pak (terkekeh)
Alvin tersenyum melihat klien nya itu datang
Alvin" selamat datang nona Aulia , apa kabar?
Aulia" baik,jadi pak Alvin,saya langsung saja ya,ini konsep yang di inginkan perusahaan kami,dan kita mau pakai artis ternama untuk jadi model iklan ini
Alvin" baik lah nona, kami akan pelajari konsep nya,dan akan kami pilih artis yang pas sesuai dengan konsep ini (tersenyum)
Aulia" baik lah, jika begitu saya rasa sampai di sini pertemuan kita,
Alvin" terimakasih nona, kami akan memberi kabar pada anda jika kami sudah siapkan. semuanya
Aulia meminta berfoto bersama Alvin, Alvin sebenar nya sedikit bertanya tanya untuk apa foto itu, jika hanya untuk bukti kenapa hanya bersama Alvin dengan jarak yang dekat
namun Alvin tidak mau ambil pusing Maslah ini
setelah kepergian Aulia,Alvin mengambil ponselnya,dan menghubungi istrinya
Alvin* sayang bagaimana ke Adan papi ?
Nara* tidak ada perkembangan, apa kamu sudah memberi surat pengunduran diri ku ?
Alvin* sudah, Rudi yang mengantarnya ke Marin
Nara* sampaikan terimakasih pada Rudi , kamu sudah makan ?
Alvin*sudah, kamu sudah istirahat ?
Nara* iya, kamu tenang saja,aku di sini punya tiga ibu yang menjaga ku, kamu baik baik di sana, jika papa sudah ada perkembangan aku akan pulang
Alvin* aku merindukan mu
Nara*aku juga,kamu jangan lupa salat,makan,dan istirahat, jangan lupa jaga papa ya
Alvin* baik lah istri ku, kamu baik baik juga di sana
Nara*assalamualaikum sayang
Alvin*(tersenyum) walaikumsalam
Rudi memperhatikan bos nya itu,
__ADS_1
Rudi" pak kapan akan mendaftarkan pernikahan bapak di catatan sipil ?
Alvin" secepat nya rud, saya mau pernikahan saya sah secara hukum secepatnya
Rudi" baik pak
Alvin dan Rudi kembali ke kantor untuk kembali bekerja
Alvin menghabiskan waktunya lebih banyak di kantor agar dirinya tidak hanya memikirkan Nara
malam ini Alvin pulang dengan rasa lelah yang luar biasa
papa Reza" Vin baru pulang ?
Alvin" iya pa, kerjaan banyak sekali di kantor
papa Reza" kasian anak papa, pengantin baru tapi sudah terpisah seperti ini
Alvin" udah deh pa, gak usah meledek Alvin
papa Reza" udah sana kamu main sama Abang kamu, biar muka kamu itu gak kucel (tertawa)
Alvin" papa aja sana yang main, biar gak kesepian, ya sudah Alvin mau istirahat
Alvin meninggalkan papa nya untuk naik ke kamarnya , Alvin membersihkan diri, setelah selesai Alvin membaringkan tubuh nya di tempat tidurnya
ponsel Alvin berdering menandakan panggilan masuk
Alvin langsung mengangkat panggilan itu
Nara*papi,(menagis)
Alvin" kenapa papi sayang, tenang lah jangan menagis (panik )
pintu kamar Alvin di buka oleh papa Reza dengan kencang
papa" Vin pak Harsono meninggal,papa mertua mu
Alvin sangat terkejut mendengar ucapan papanya,
Nara masih menagis di sebrang sana, dengan sigap Alvin menelpon Rudi untuk menyiapkan keperluannya untuk terbang ke Jogja
saat dalam perjalanan menuju bandara ponsel Alvin kembali berdering
Alvin melihat Rara yang memanggil
Rara " Vin kamu di mana ?
Alvin" aku dalam perjalanan menuju bandara
Rara" baik lah kami akan menunggu mu, kita berangkat bersama
Alvin" baik lah
Alvin mematikan panggilan nya,sesampainya di bandara Alvin langsung menghampiri Rara dan taya yang sudah menunggu nya
Alvin" kalian hanya berdua
taya" tidak yang lain sudah di dalam, ayo Vin cepat
mereka semua pergi mengunakan jet pribadi milik taya, agar lebih cepat
tidak sampai satu jam mereka,tiba di Jogja dan langsung menuju kekediaman orang tua Nara
sesampainya di sana,Alvin langsung masuk mencari istrinya
Alvin" nada,mba Nara di mana
nada" mba nada ada di kamar mas,temui mba nara kasihan mba dari tadi menangis
Alvin" di mana kamar nya nad
__ADS_1
nada" kamar sebelah sana mas,(menunjuk sebelah kanan nya )
Alvin" baik lah, kamu yang sabar nad,
nada" nada harus kuat kan mas, (tersenyum menahan tangis nya)
Alvin langsung pergi menemui istrinya, Alvin masuk ke dalam kamar itu
Alvin" sayang
Alvin mendekati istrinya yang sedang tertidur
alvin" sayang,(mencium kening )
Nara" papi, papi ninggalin aku
Alvin" sudah sayang sudah, papi sudah bahagia di sana,papi tidak merasakan sakit lagi, jangan menagis, kamu harus kuat, lihat mami,mama uti, dan nada mereka juga di tinggalkan papi, kamu adalah pegangan bagi mereka saat ini, jika kamu sepeti ini bagaimana dengan mereka
Nara" maaf, aku sungguh lupa soal itu, (sesegukkan )
Alvin" sudah lah, ayo kita temui yang lain, Rara dan keluarga nya ada di sini
Nara" Rara,sudah aku bilang tidak usaha datang
Alvin" sudah lah sayang, tunggu sebentar
Nara" ada apa ?
Alvin" tersenyum untuk ku
Nara memberikan senyumnya untuk Alvin
Alvin" anak pintar (mengusap kepala Alvin)
keesokan hari pemakaman papi Nara sudah di laksana kan, kini tinggal mereka yang di tinggalkan memikirkan nasib mereka ke depannya
Rara dan keluarga sudah kembali ke Jakarta karena kondisi Rara tidak memungkinkan untuk berlama lama di tempat orang lain, karena kini Rara sering sekali ke toilet
Alvin" mama uti, bagaimana ke depannya, kalian mau ikut kami atau bagai mana
uti" mama akan pulang ke kampung Vin, tapi mama mau titip nada pada kalian, mama mau nada mewujudkan mimpinya
Nara" Nara bakal jaga nada ma, mama tenang saja, kenapa mama tidak ikut dengan kami ma
uti" Nara mama, ingin sekali ikut tapi mama tidak bisa, orang tua mama masih membutuhkan mama, lagi pula di sini juga tidak ada yang mau di urus lagi, perusahaan dan rumah ini juga sudah bukan milik kami
(meneteskan air mata) mama akan pergi besok , mama titip nada pada kalian ya
mami lara memeluk mama uti dengan erat
mama" terimakasih mba, mau menerima saya, dan menganggap saya saudara
mami" sama sama uti, kamu baik baik di sana ya, sering sering kabari kami
Nara" dimana nada ?
uti" nada sedang ke kampus, dia akan wisuda dua Minggu lagi,jadi dia sedang mengurus keperluannya
Nara" apa nada tahu jika,dia akan ikut dengan kami
uti" dia tahu, tolong titip adik mu ya Nara , tolong maklumi dengan sikap nya yang terkadang ceroboh,dan nada sedikit penakut dan dia tidak bisa di bentak , itu kan membuatnya takut
Alvin" mama uti tenang saja, kami akan menjaga nada
mama uti merasa sangat beruntung memiliki keluarga baru yang sangat menerimanya, walau dulu dirinya sangat lah jahat merenggut kebahagian orang lain, namun dirinya selalu mengajarkan anaknya itu, agar jangan pernah seperti dirinya, yang merusak kebahagian orang lain
-------------------------------------------------
TBC
next
__ADS_1
jangan lupa like,komen, dan dukungan yang lainnya buat aku ya
terimakasih