Really My Husband 2

Really My Husband 2
#RMH (season 2) 219


__ADS_3

selamat membaca


.


.


.


.


enjoy


💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕


pagi ini di kediaman Rara,sudah ramai oleh para keluarga yang berkumpul,karena Rara mengadakan piknik keluarga


semenjak mengandung anak ke dua,Rara sangat senang jalan-jalan,hal itu membuat taya sedikit kewalahan di buat nya


namun kali ini hanya keluarga Brawijaya saja karena Rara hanya ingin berlibur dengan keluarganya saja


Rara" bunda


cha-cha" iya sayang ada apa ?


Rara" aku sayang bunda (memeluk)


cha-cha" bunda juga sayang kakak,ada apa sih kok tiba-tiba jadi romantis gini


Rara" (terkekeh) tidak ada hanya ingin saja


cha-cha" ya sudah kita pergi sekarang,semua sudah kumpul kan


Rara" iya,eh Rey belum sampai Bun


cha-cha" astaga anak itu kenapa selalu saja terlambat


Dion" bunda itu Abang dan kak Rey sudah datang


Rara" panjang umur dia


Rey Naima masuk menemui keluarga mereka


Rey" maaf pa,kami terlambat


Abi" sudah biasa,dan papa tahu pasti kamu yang buat jadi terlambat


Rey" (terkekeh) bukan begitu aku


belum menyelesaikan ucapannya chacha memotong perkataan Rey


cha-cha" hanya apa? Hem ? hanya bermanja dengan istri mu hingga Naima tidak bisa melakukan tugas nya iya


Rey" bunda bukan begitu,lagi pula Naima istri ku,wajar saja jika bermanja


Dion" kenapa aku tidak boleh melakukan itu,aku adik nya


Rey" diam kamu bocah kecil


taya" maklum,Bun,pa,belum punya momongan jadi Rey masih seperti bayi (tertawa)


Rey" terus saja,kalian ini selalu saja mengejek ku


Naima terkekeh melihat wajah kesal suaminya yang menurut nya sangat mengemas kan


Rey" kenapa kamu jadi ikut tertawa


Naima" kamu sangat lucu

__ADS_1


Rara" Rey,Rey,dulu saja terlihat sangar sekarang lihat seperti Kean jika bermanja (tertawa)


cha-cha" sudah kita pergi sekarang sudah siang


menempuh perjalanan dua jam menuju vila milik keluarga abimanyu


sesampainya di sana,mereka langsung menuju sebuah taman yang berada dekat dengan vila mereka


Naima" wah indah sekali pemandangan di sini


Rara" maka dari itu kakak mengajak ke sini


Dion" kak nai kita ambil foto yuk,Dion tidak punya foto berdua dengan kak nai


Dion langsung mengambil foto nya dan Naima,setelah puas Dion memasang foto itu di sosial media milik nya


Naima" kenapa keluarga Daddy, dan kak key tidak ikut


Rara" nada sebentar lagi melahirkan,cyra mood nya sedang sangat buruk,maka dari itu mereka tidak ikut


taya" rasanya ada yang kurang jika mereka tidak ikut


Dion" iya,kak Fahri sudah kembali ke Inggris ya,padahal aku masih ingin bermain bersama cia


Rey" dion,kamu akan melanjutkan kuliah di mana ?


Dion" tidak tahu,aku belum memutuskan,ada dua yang menawari ku beasiswa tapi aku belum tertarik


taya" kenapa tidak mencoba nya ?


Dion" ah aku masih ingin bersama kalian,belum ingin pergi


Rey" kamu sudah bersama kami dari kecil,aku saja bosan melihat mu (tertawa)


Rara" Rey!


Rey" maaf hanya bercanda


Rara" benar itu,kasian papa jika masih harus menunggu mu,papa sudah tua,sudah tidak seharusnya bekerja dan mengelola perusahaan


sedang asik berbincang chacha memanggil anak-anak nya


cha-cha" hey cepat kemari semuanya sudah siap,cepat lah Kean sudah tidak sabar


"iya" bersamaan


Rey menahan Dion untuk tidak pergi,karena ada hal yang ingin ia sampaikan


Rey" Dion dengar Abang, cepat lanjutkan pendidikan mu,dan selesaikan dengan baik,gantikan posisi papa,kami semua menyayangi mu,kami ingin kamu bisa berdiri sendiri karena kamu adalah anak laki-laki,dengar abang Dion papa sudah semakin menua,dan butuh istirahat di masa tuanya


Dion" baik lah bang, Dion mengerti,Dion butuh bantuan dari Abang dan keluarga


Rey" kami selalu ada buat mu


cha-cha" astaga kalian ini, cepat lah,nanti semua nya habis oleh Kean


Rey" iya bunda


berlari menuju keluarga mereka


malam hari mereka bermalam di vila,mereka menikmati liburan keluarga mereka dengan melakukan hal-hal seru


seperti saat ini mereka saling berbincang dan terus tertawa


cha-cha" tidak terasa anak-anak bunda sudah besar dan sudah memiliki keluarga,rasanya bunda semakin tua saja


Rey" kata siapa bunda sudah tua,bunda masih terlihat seperti usia tujuh belas tahun

__ADS_1


Dion" iya bunda itu masih cantik


Abi" ada maunya mereka itu Bun (tertawa)


cha-cha" (tertawa) iya,dulu Rey dan Dion jika menginginkan sesuatu mereka akan bersikap sangat manis dan terus memuji bunda sampai mereka mendapatkan yang mereka inginkan


Rara" dan satu lagi bunda mereka akan menagis jika tidak di berikan yang mereka mau


Naima" benar kah,em aku sedang membayangkan jika kak Rey merengek meminta balon pada bunda (tertawa)


taya" dulu ingat sekali,Rara selalu menyebutku orang yang baik,karena selalu memberikan apa yang ia inginkan


Abi" sampai-sampai Rara lebih memilih taya dari pada papa nya ini


Naima" kakak dan mas taya sudah kenal sejak kecil


Dion" bukan hanya kenal,tapi mas taya adalah pawang nya kakak (tertawa)


Naima" aku baru tahu,jadi mas taya dan kakak sudah dekat dari kecil


taya" dekat sekali (tertawa)


setelah berbincang dan hari semakin larut,mereka mulai mengistirahatkan tubuh mereka yang mulai merasa lelah


ponsel Rey terus berdering,membuat Naima merasa sedikit kesal karena ponsel itu terus berdering


Naima" papa ponsel mu dari tadi berdering,angkat saja siapa tahu penting


Rey" biar saja,itu pasti Arif,padahal aku sudah bilang jika aku tidak mau di ganggu


Naima" tapi pa


Rey" (memeluk dari belakang) buna,sudah lah biarkan saja,hari ini aku hanya ingin bersama kalian, dan tidak ada yang boleh menggangu


sementara di kamar lain dia masih memandangi ponselnya dan terus menatap layar ponsel itu


"dia cantik,tapi sayang dia tidak menyukai ku" dalam hati Dion


Dion" ah lupa kan Dion,jangan fikirkan lagi,fokus pada pendidikan mu,dan buat keluarga mu bangga pada mu,dan yakin jika dia akan melihat mu


Dion kembali memandang ponselnya,dan mengetik sesuatu pada layar ponsel itu


keesokan paginya ponsel milik Rey kembali berdering ,dengan sedikit kesal Naima mengangkat panggilan dari ponsel suaminya itu


Naima* halo


"Hay mas Rey,semuanya sudah siap,kapan mas Rey akan datang "


Naima sangat terkejut mendengar suara wanita di seberang sana,yang mengundang suaminya untuk datang menemuinya


Naima"maaf ya nona,mas Rey sedang di kamar mandi jika ada pesan akan saya sampaikan


"apa ini istri mas Rey"


Naima" benar mba


tut tut tut


suara panggilan yang tiba-tiba berakhir,membuat Naima merasa ada sesuatu yang di sembunyikan suaminya dari dirinya


"siapa wanita ini, dan mengapa dia menyudahi panggilan setelah menanyakan ku" hal itu terus menganggu fikiran Naima sepanjang hari


______________________________


TBC


next

__ADS_1


maaf saya up nya lama,terimaksih sudah menunggu,sekali lagi maaf


terimaksih


__ADS_2