
selamat membaca
.
.
.
.
enjoy
💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕
pagi ini di kediaman Rara,sudah ramai oleh para keluarga yang berkumpul,karena Rara mengadakan piknik keluarga
semenjak mengandung anak ke dua,Rara sangat senang jalan-jalan,hal itu membuat taya sedikit kewalahan di buat nya
namun kali ini hanya keluarga Brawijaya saja karena Rara hanya ingin berlibur dengan keluarganya saja
Rara" bunda
cha-cha" iya sayang ada apa ?
Rara" aku sayang bunda (memeluk)
cha-cha" bunda juga sayang kakak,ada apa sih kok tiba-tiba jadi romantis gini
Rara" (terkekeh) tidak ada hanya ingin saja
cha-cha" ya sudah kita pergi sekarang,semua sudah kumpul kan
Rara" iya,eh Rey belum sampai Bun
cha-cha" astaga anak itu kenapa selalu saja terlambat
Dion" bunda itu Abang dan kak Rey sudah datang
Rara" panjang umur dia
Rey Naima masuk menemui keluarga mereka
Rey" maaf pa,kami terlambat
Abi" sudah biasa,dan papa tahu pasti kamu yang buat jadi terlambat
Rey" (terkekeh) bukan begitu aku
belum menyelesaikan ucapannya chacha memotong perkataan Rey
cha-cha" hanya apa? Hem ? hanya bermanja dengan istri mu hingga Naima tidak bisa melakukan tugas nya iya
Rey" bunda bukan begitu,lagi pula Naima istri ku,wajar saja jika bermanja
Dion" kenapa aku tidak boleh melakukan itu,aku adik nya
Rey" diam kamu bocah kecil
taya" maklum,Bun,pa,belum punya momongan jadi Rey masih seperti bayi (tertawa)
Rey" terus saja,kalian ini selalu saja mengejek ku
Naima terkekeh melihat wajah kesal suaminya yang menurut nya sangat mengemas kan
Rey" kenapa kamu jadi ikut tertawa
Naima" kamu sangat lucu
__ADS_1
Rara" Rey,Rey,dulu saja terlihat sangar sekarang lihat seperti Kean jika bermanja (tertawa)
cha-cha" sudah kita pergi sekarang sudah siang
menempuh perjalanan dua jam menuju vila milik keluarga abimanyu
sesampainya di sana,mereka langsung menuju sebuah taman yang berada dekat dengan vila mereka
Naima" wah indah sekali pemandangan di sini
Rara" maka dari itu kakak mengajak ke sini
Dion" kak nai kita ambil foto yuk,Dion tidak punya foto berdua dengan kak nai
Dion langsung mengambil foto nya dan Naima,setelah puas Dion memasang foto itu di sosial media milik nya
Naima" kenapa keluarga Daddy, dan kak key tidak ikut
Rara" nada sebentar lagi melahirkan,cyra mood nya sedang sangat buruk,maka dari itu mereka tidak ikut
taya" rasanya ada yang kurang jika mereka tidak ikut
Dion" iya,kak Fahri sudah kembali ke Inggris ya,padahal aku masih ingin bermain bersama cia
Rey" dion,kamu akan melanjutkan kuliah di mana ?
Dion" tidak tahu,aku belum memutuskan,ada dua yang menawari ku beasiswa tapi aku belum tertarik
taya" kenapa tidak mencoba nya ?
Dion" ah aku masih ingin bersama kalian,belum ingin pergi
Rey" kamu sudah bersama kami dari kecil,aku saja bosan melihat mu (tertawa)
Rara" Rey!
Rey" maaf hanya bercanda
Rara" benar itu,kasian papa jika masih harus menunggu mu,papa sudah tua,sudah tidak seharusnya bekerja dan mengelola perusahaan
sedang asik berbincang chacha memanggil anak-anak nya
cha-cha" hey cepat kemari semuanya sudah siap,cepat lah Kean sudah tidak sabar
"iya" bersamaan
Rey menahan Dion untuk tidak pergi,karena ada hal yang ingin ia sampaikan
Rey" Dion dengar Abang, cepat lanjutkan pendidikan mu,dan selesaikan dengan baik,gantikan posisi papa,kami semua menyayangi mu,kami ingin kamu bisa berdiri sendiri karena kamu adalah anak laki-laki,dengar abang Dion papa sudah semakin menua,dan butuh istirahat di masa tuanya
Dion" baik lah bang, Dion mengerti,Dion butuh bantuan dari Abang dan keluarga
Rey" kami selalu ada buat mu
cha-cha" astaga kalian ini, cepat lah,nanti semua nya habis oleh Kean
Rey" iya bunda
berlari menuju keluarga mereka
malam hari mereka bermalam di vila,mereka menikmati liburan keluarga mereka dengan melakukan hal-hal seru
seperti saat ini mereka saling berbincang dan terus tertawa
cha-cha" tidak terasa anak-anak bunda sudah besar dan sudah memiliki keluarga,rasanya bunda semakin tua saja
Rey" kata siapa bunda sudah tua,bunda masih terlihat seperti usia tujuh belas tahun
__ADS_1
Dion" iya bunda itu masih cantik
Abi" ada maunya mereka itu Bun (tertawa)
cha-cha" (tertawa) iya,dulu Rey dan Dion jika menginginkan sesuatu mereka akan bersikap sangat manis dan terus memuji bunda sampai mereka mendapatkan yang mereka inginkan
Rara" dan satu lagi bunda mereka akan menagis jika tidak di berikan yang mereka mau
Naima" benar kah,em aku sedang membayangkan jika kak Rey merengek meminta balon pada bunda (tertawa)
taya" dulu ingat sekali,Rara selalu menyebutku orang yang baik,karena selalu memberikan apa yang ia inginkan
Abi" sampai-sampai Rara lebih memilih taya dari pada papa nya ini
Naima" kakak dan mas taya sudah kenal sejak kecil
Dion" bukan hanya kenal,tapi mas taya adalah pawang nya kakak (tertawa)
Naima" aku baru tahu,jadi mas taya dan kakak sudah dekat dari kecil
taya" dekat sekali (tertawa)
setelah berbincang dan hari semakin larut,mereka mulai mengistirahatkan tubuh mereka yang mulai merasa lelah
ponsel Rey terus berdering,membuat Naima merasa sedikit kesal karena ponsel itu terus berdering
Naima" papa ponsel mu dari tadi berdering,angkat saja siapa tahu penting
Rey" biar saja,itu pasti Arif,padahal aku sudah bilang jika aku tidak mau di ganggu
Naima" tapi pa
Rey" (memeluk dari belakang) buna,sudah lah biarkan saja,hari ini aku hanya ingin bersama kalian, dan tidak ada yang boleh menggangu
sementara di kamar lain dia masih memandangi ponselnya dan terus menatap layar ponsel itu
"dia cantik,tapi sayang dia tidak menyukai ku" dalam hati Dion
Dion" ah lupa kan Dion,jangan fikirkan lagi,fokus pada pendidikan mu,dan buat keluarga mu bangga pada mu,dan yakin jika dia akan melihat mu
Dion kembali memandang ponselnya,dan mengetik sesuatu pada layar ponsel itu
keesokan paginya ponsel milik Rey kembali berdering ,dengan sedikit kesal Naima mengangkat panggilan dari ponsel suaminya itu
Naima* halo
"Hay mas Rey,semuanya sudah siap,kapan mas Rey akan datang "
Naima sangat terkejut mendengar suara wanita di seberang sana,yang mengundang suaminya untuk datang menemuinya
Naima"maaf ya nona,mas Rey sedang di kamar mandi jika ada pesan akan saya sampaikan
"apa ini istri mas Rey"
Naima" benar mba
tut tut tut
suara panggilan yang tiba-tiba berakhir,membuat Naima merasa ada sesuatu yang di sembunyikan suaminya dari dirinya
"siapa wanita ini, dan mengapa dia menyudahi panggilan setelah menanyakan ku" hal itu terus menganggu fikiran Naima sepanjang hari
______________________________
TBC
next
__ADS_1
maaf saya up nya lama,terimaksih sudah menunggu,sekali lagi maaf
terimaksih