
pagi-pagi sekali Zain sudah bersiap untuk pergi ke kantor,cyra membatu Zain mempersiapkan diri
cyra" Zain besok aku juga mulai bekerja,em Zain
Zain" ya
cyra" jika aku berhenti bekerja apa tidak masalah untuk mu
Zain"(berbalik) apa kamu terpaksa?atau kamu di perintah seseorang?
cyra" tidak (mengembangkan kepala)
Zain" kemauan mu sendiri ?
cyra" iya
Zain" lakukan,selama itu kemauan mu, lakukan,aku tidak memaksa mu untuk melakukan hal yang tidak kamu ingin kan
cyra" Zain apa boleh jika setiap hari aku kemari,untuk membatu merawat papa ?
Zain" lakukan,itu tugas mu sebagai dokter dan kamu adalah anaknya
cyra" terimakasih Zain (tersenyum)
Zain" key tolong pasangkan dasi ku,aku ingin menelepon
cyra mendekat ke arah Zain,
"bagaimana ini, aku tidak bisa memasang dasi,dari dulu aku selalu kena hukum saat sekolah karena tidak pernah pakai dasi" batin cyra
cyra mulai mencoba memasangkan dasi Zain,cyra merasa bingung melihat kain panjang yang berada di tangannya,cyra memutar-mutar benda itu,Zain yang masih sibuk berbicara pada asistennya itu merasa sedikit terganggu dengan cyra yang hanya memutar-mutar dasi itu
Zain selesai menelepon asistennya, dan melihat dasinya belum juga terpasang
Zain" key apa kamu tidak bisa memasang dasi
cyra" (menatap Zain) tidak (tersenyum)
Zain" kamu tidak bisa memasang dasi? astaga key selama bersekolah kamu bagaimana
cyra" di hukum (terkekeh)
Zain"(menghela nafas) tolong siapkan tas miliki ku saja key
cyra mengerjakan yang di perintahkan Zain untuknya, Zain memasang dasinya sediri
setelah selesai Zain langsung pergi,dan tidak ikut sarapan pagi bersama Fani dan juga cyra
Zain" ma Zain pamit ya,maaf Zain tidak bisa ikut sarapan
Fani" Tidka apa-apa nak, Zain bisa tidak nanti sore menjemput Tante Dina dan anak nya Karana pak Kardi tidak masuk
Zain" Tante Dina yang akan menemani mama di sini nanti
Fani" iya,bisa Tidka ?
Zain" iya ma, Zain akan menjemputnya, mama kabari Zain jika mereka sudah datang
Fani" iya sayang,terimakasih ya nak
__ADS_1
Zain" tidak usah berterimakasih ma,sudah tugas Zain
cyra"hati-hati ya,ini bekal untuk mu makan di kantor
Zain" terimakasih
cyra mencium punggung tangan Zain, sebelum laki-laki itu pergi
Zain merasa terharu,mendapat perlakuan seperti itu dari cyra,Zain merasa jika cyra menganggapnya seperti seorang suami
sesampainya di kantor,langsung menuju ruangannya
semua mata tertuju pada Zain yang tengah berjalan menuju lift, hal itu membuat Zain merasa Tidka nyaman, ia tahu mengapa semua orang menatapnya seperti itu
Zain mendengar dasas desus yang di lakukan para karyawan setiap kali dirinya berjalan
"benar gak sih wanita kemarin itu hamil anak pak Zain,ih aku gak percaya loh " beberapa karyawan membicarakan Zain yang melintas di hadapan mereka
Zain terus melajukan langkahnya menuju lift,dan masuk kedalam lift khusus
sesampainya di depan ruangan Zain meminta asistennya menyiapkan rapat pagi,
Zain" chand tolong minta semua divisi untuk bersiap rapat pagi ini
Chand" baik pak,nona itu sudah saya hubungi dan dia akan tiba pukul sebelas nanti pak
Zain" langsung bawa dia ke ruangan saya, dan jangan ada yang sampai melihat nya kamu mengerti Chand
Chand" baik pak, saya mengerti
Chand mengerjakan tugasnya menghubungi setiap divisi untuk memberitahu jika mereka akan mengadakan rapat pagi
Zain memulai rapat dadakan yang ia adakan itu
Zain" saya rasa kalian semua tahu kenapa saya mengumpulkan kalian disini, saya mau kalian para atasan membungkam mulut para karyawan agar tidak bergosip sembarangan, dan yang kedua saya mau hari ini semua divisi mengumpulkan laporan detail mengenai proyek baru, dan saya mau pukul tiga sore sudah ada di meja saya
semua mulai merasa takut karena, mereka tahu atasannya itu sedang dalam perasaan yang tidak baik, membuat siapa saja takut untuk menatapnya
rapat berakhir pukul sembilan tiga puluh,semua stap terlihat memasang takut saat keluar dari ruang rapat
Zain" saya mau semua karyawan di pastikan tetap bekerja agar tidak ada yang melihat mengerti kamu Chand
Chand" siap pak
semua karyawan kini sibuk mengerjakan tugas yang harus mereka selesaikan sebelum pukul tiga sore,semua sibuk dengan pekerjaan membuat semuanya Tidka ada waktu untuk sekedar mengobrol
pukul sebelas siang sepeti yang sudah di janjikan violet tiba di kantor Zain, dan di sambut oleh Chand, dan langsung di bawa ke ruangan Zain
sesampainya di ruangan Zain violet langsung memeluk Zain
violet" Zain aku merindukan mu sayang
Zain mendorong violet
Zain" apa mau mu?
violet" sayang jangan kasar-kasar pada ku aku bisa merusak nama naik mu jika kamu melakukan itu
Zain" (tersenyum sinis) kamu lupa bio sedang berhadapan dengan siapa?
__ADS_1
violet" aku Tidka takut,karena aku yakin jika kamu masih mencintai ku, jadi kamu Tidka akan berbuat apa pun pada ku
Zain" cinta, maaf violet kamu sudah Tidka ada lagi di hati ku, dan kamu tidak perlu khawatir, setelah kamu melangkah keluar dari kantor ini, detik itu juga karir dan hidup mu akan habis tidak bersisa
violet" Zain aku masih mencintai mu,jangan perlakukan aku seperti itu, tinggalkan istrimu yang jelek itu,dan kembali pada ku (menangis)
Zain" (tertawa) kamu sangat lucu vio,kembali kata mu,aku tidak mungkin meninggalkan istriku yang sangat baik demi wanita yang tidak tahu diri seperti mu,dan kamu hamil dengan fotografer itu, jadi silahkan minta pertanggung jawaban padanya, dan jangan pernah menguji ke sabaran ku violet
violet" ba...bagaimana kamu tahu (terkejut)
Zain" sudah ku bilang, jangan pernah bermain api dengan ku vio,jika kamu Tidka mau terbakar,pergi dari sini dan buang jauh-jauh semua rencana bodoh mu itu,dan jangan pernah muncul di hadapan ku atau pun keluarga ku
violet sudah Tidka bisa berkata-kata dirinya hanya bisa terdiam sambil terus menagis
Zain" Chand bawa wanita ini pergi, dan beri dia uang agar bisa membeli makanan yang layak untuk bayi nya
Chand membantu violet Bagun, dan membawa violet pergi
Chand" nona jangan pernah bermain-main dengan cara kotor seperti ini,lebih baik nona fokus bekerja dan urus bayi nona
violet hanya diam di dalam dekapan Chand,
Chand" silahkan nona,mobil anda sudah menunggu dan ini pemberian dari tuan Zain
violet menatap amplop itu dan mengambil nya
Chand" pak Zain bukan orang yang Tidka punya hati nona, selamat jalan,semoga selalu sehat
Chand kembali ke dalam ruangan Zain dan melihat Zain sedang asik mengerjakan tugasnya
Chand" nona itu sudah pergi pak
Zain" apa sudah kamu berikan
Chand" sudah pak, kenapa bapak masih membatunya pak,dia sudah berbuat jahat
Zain" aku bukan manusia yang Tidka punya hati melupakan teman yang kesusahan Chand
Chand"(tersenyum) anda terlalu baik pak
ponsel Zain berbunyi menandakan panggilan masuk dengan dering khusus yang tidak lain itu adalah istrinya
Zain* ya ada apa ?
cyra" Zain (menagis)
Zain* ada apa ? baik lah aku segera pulang,kamu tunggu di rumah?
Zain langsung pergi dan menitipkan kantor pada asistennya itu,dengan terburu-buru Zain mengendarai mobilnya
______________________________
TBC
next guys
jangan lupa kasih like dan komen kalian setelah membaca ya
terimakasih
__ADS_1